Sakura membuka matanya dengan perlahan ia baru sadar kalau ia tertidur diruang tamunya sendiri. Diliatnya jam dinding yang tergantung disana dan sudah penunjukan pukul 07.15 am "Gawat, udah jam segini aku telambatt"ucapnya kaget setengah mati dan langsung berlari ke kamar mandi dan langsung bersiap-siap. 30 menit Sakura siap-siap dan akhirnya selesai ia pun mengeluarkan mobil sedannya dari garasi dan langsung menancapkan gasnya. Beruntung guru Iruka tidak masuk pada jam pertama dan beruntung pula Sakura bisa masuk kedalam sekolahnya. Ia pun mendudukan dirinya dan mendesah pelan

"Sakura? Bagaimana? Sudah bertemu Sasuke?" Tanya Ino yang duduk disamping Sakura

"Sasuke berbohong, dia gak nepatin janjinya" lirih Sakura dengan nada yang sangat kecewa

"Maksud kamu? Dia gak datang nemuin kamu Saku"

"Iya Ino-pig. Aku padahal udah siap-siap dan udah bertekad mau berbaikan dengan Sasuke. Tapi apa. Dia malah ngecewakan aku Ino"

"Mungkin Sasuke ada urusan, Tapi tadi aku melihat sekilas sih, waktu aku menemui Sai. Dia ada dikelasnya kok"

"Tau ah, aku males sama dia" ujar Sakura yang tak peduli dengan Sasuke. Tak lama Sakura berbicara seperti apa yang dikatakannya. Sasuke lewat didepan kelasnya dengan digandeng oleh seseorang yang dikenalnya, adik kelasnya. "Karin" ucapnya terkejut

"Saku, itu Karin kan. Kok dia gandeng tangan Sasuke" ujar Ino yang keheranan

"Ntah lah Ino, aku juga gaktau. Lagian aku gak peduli kok" ucap Sakura yang pura pura acuh.

Kurenai-sensei pun masuk kedalam kelas untuk mengajar kelas Sakura, Sakura pun mau tak mau tetap didalam kelas untuk mengikuti pelajaran padahal dalam dirinya ia sangat penasaran untuk mencari tau. Dilain pihak Sasuke yang terus diikuti oleh Karin pun membentaknya

"Karin! Sudah ku bilang jangan mengikutiku terus" bentaknya kepada Karin

"Gomen Sasuke, cuman kita kan sudah dijodohkan apa salahnya aku mau memamerkan hubungan kita" gerutunya

"Pergilah Karin. Aku tidak suka dengan tingkahmu"

"Gak mauuu. Aku kan mau dekat-dekat Sasuke, calon suamiku" Karin pun langsung memeluk lengan Sasuke yang membuat Sasuke pasrah akan perlakuan Karin. Dari kejauhan Naruto memoto kejadian itu, kejadian dimana Karin memeluk lengan Sasuke. Dan Naruto pun langsung mengirim foto tersebut ke ponsel Sakura. Tetapi Hinata yang sudah lama berdiri dibelakang Naruto pun membuka suara

"Apa yang kamu lakukan Naruto" ucap Hinata dengan nada dingin

Naruto pun terkejut dan langsung menoleh ke arah suara tersebut. "Hinata" ucap Naruto terbata-bata

"Jadi ini alasan kamu mengakhiri hubungan kita Naruto?" selidik Hinata

"Aku" ucapan Naruto pun terhenti saat Hinata memotong perkataan tersebut

"Aku tidak akan membiarkan kamu bersama Sakura, Naruto. Karna kau hanyalah milikku" Hinata pun pergi meninggalkan Naruto yang masih mencerna perkataan Hinata, ia tidak menyangka Hinata memiiki sisi kejam seperti yang diperlihatkannya tadi.

Ponsel Sakura pun berbunyi menandakan ada pesan yang masuk. Dan ternyata itu adalah pesan gambar dengan pengirim yg ia tidak ketahui. Mata Sakura membulat saat melihat foto tersebut. Tapi Sakura langsung bisa mengontrol suasana hatinya dan menanggapi dengan santai. Hati Sakura sakit, ya sangat sakit. Sasuke menyakitinya yang kedua kali karna perempuan. Sakura memutuskan untuk izin ke kamar mandi untuk mencuci mukanya. Ternyata saat Sakura keluar dari kelas, ia berpapasan dengan Sasuke yang sedang digandeng Karin. Sasuke yang melihat Sakura terkejut dan hanya dibalas Sakura dengan mata sinis. Sasuke langsung melepaskan gandengan tangan Karin dan menahan lengan Sakura.

"Sakura, tunggu ini bisa ku jelaskan"

'PLAKKK' Sakura menampar Sasuke dengan kerasnya, ia sudah tidak tahan dengan apa yang dilakukan Sasuke terhadapnya membuat Karin yang melihatnya sangat terkejut begitu pula dengan Sasuke yang mendapatkan tamparan tersebut "Jangan dekati aku lagi tuan Uchiha Sasuke" ucap Sakura yang penuh penekanan dan Sakura pun meninggalkan Sasuke yang masih membeku dengan kejadian tadi.

"Sasuke kamu gak apa-apa" ujar Karin memegang pipi Sasuke tapi langsung ditepis Sasuke. Dan Sasuke pun langsung meninggalkan Karin.

Sakura dengan tergesa-gesa berjalan menuju kamar mandi dengan mata yang sembab. Tak sengaja ia menubruk Naruto dan terjatuh. Naruto pun langsung menolong Sakura, sebenarnya Naruto sengaja menabrak Sakura dan pura-pura menolongnya agar ia dapat menarik perhatian Sakura.

"Sakura kamu gak papa? Kamu nangis?" tanya Naruto yang terkejut melihat mata Sakura

"Aku gak papa Naruto, maaf aku harus ke kamar mandi" jawab Sakura menundukan wajahnya dan langsung berjalan melewati Naruto

Naruto hanya bisa memandangi punggung Sakura yang berlalu pergi "Maaf Sakura karna cintaku kamu juga harus menderita, tapi itu gak lama" ucap Naruto pelan penuh keyakinan..

Maaf yaaa, chap kali ini dikit banget. Soalnya lagi sibuk banget nih, mohon maaf ditunggu ya next chapnya besok. Terimakasihh^^