Persona 3 : All About Love

Disclaimer: Saya tidak memiliki P3, P3 milik ATLUS

Nah ini dia pemirsa….Chapter 2 telah saya terbitkan (o) Selamat membaca !


Chapter 2

October 17th 2009

Yukari's room

Yukari masih cengo melihat surat yang dia dapati, "Dari siapa ya ? Kayaknya tulisan kayak gini pernah liat deh, tapi siapa ya ?"

TOK,TOK,TOK !

"Siapa ya ? Masuk !" teriak Yukari. Ternyata orang yang mengetuk pintu tadi adalah Fuuka. "Yuka-san…lagi ngapain ?" Tanya Fuuka dengan muka kepo. "Ooh…ternyata kamu, Fuuka. Ini nih ada yang ngirim surat" jawab Yukari. "Surat apaan ?" Fuuka mengkerutkan dahi. "Tau deh…katanya dari secret admirer aku.

Ngomong-ngomong, kamu tau gak itu dari siapa ?" Tanya Yukari. Fuuka mulai-mulai menebak, "Aku pikir sih si Junpei deh. Soalnya dia seneng banget nge-stalk kamu sih". "Iiih ! Dia secret admirer aku ? Ogah !" Yukari menutup wajahnya "Kalo Minato, Akihiko-senpai, Ken, aku sih mau". "Yee…banyak banget, pilih salah satu donk, sisain buat aku" Fuuka memeletkan lidahnya.


October 18th 2009

Iwatodai Dorm

Hari ini hari dimana sekolah diliburkan. Minato sudah bangun pagi-pagi, karena dia ingin membeli 'sesuatu'. "Nah, sekarang waktunya" Mitsuru bersembunyi dibalik meja "Saatnya untuk membuntuti Minato". Saat Minato pun berjalan keluar asrama, Mitsuru membuntutinya dengan gaya mata-mata FBI (?). Minato berjalan menuju Paulownia Mall.

Tatsumi Port Island

Kemudian Minato berjalan ke arah Chagall Café. Di sana, ia berbicara dengan manager café. "Ngapain ya dia ? dari tadi bicara sama managernya terus…" Minato meninggalkan Chagall café. Kemudian ia berbicara dengan seorang kakek. "Arisato ? dia berbicara dengan seorang kakek ?". Lalu ia berjalan ke arah Port Island membeli bunga mawar merah muda. "Ia akan menyukai ini" Minato tersenyum. "Bunga mawar merah muda ? Untuk apa ?" tanpa disadari, sekelompok geng dari Back Alley berniat jahat

Iwatodai Dorm

KRIEEET….

Pintu asrama terbuka, Minato memasuki ruangan. "Minato sudah pulang, tapi dimana Mitsuru ? aku punya perasaan buruk" ujar Akihiko dalam hati. Matahari pun menenggelamkan dirinya (maksudnya terbenam ._.). "Minato-kun…kau liat Mitsuru-Senpai tak ?" Tanya Aigis. "Mana aku tahu ?"

Minato duduk di sofa. "Loh ? Bukannya Mitsuru-Senpai mengikut-" Yukari langsung menutupi mulut lancang Aigis. Yukari berbisik kepada Aigis, "Ssst ! Jangan ngomong-ngomong donk ! kan ini rahasia anak cewe".

"Emangnya kenapa sih ? Yaudah deh kalo ga boleh kasih tau anak cowok" Aigis meninggalkan ruangan. "Yukari, sebenarnya ada apa sih ?" Minato menatap Yukari dengan tajam. Wajah Yukari memerah, "Gak ada apa-apa kok ! Dasar kepo !" Yukari berlari meninggalkan ruangan.

Yukari's room

"Hampir saja…" ujar Yukari sambil ngos-ngosan. Lagi-lagi Yukari menemukan sepucuk surat di lantai. Yukari membuka amplopnya dan membacanya.

To : Yukari Takeba

I hope you won't forget…

From : Secret Admirer

Yukari terbelalak. Ia segera memanggil Aigis dan Fuuka. Setelah mereka masuk ke ruangannya Yukari, mereka terdiam. "Surat ini lagi ?! Junpei-kun pasti yang ngirimin surat ini !" Fuuka marah-marah dengan gak jelas. Yukari memasang muka marahnya, "STUPEI !" Yukari berlari ke arah asrama laki-laki. Junpei yang jelas-jelas berkuping besar (?) langsung berlari juga, masuk ke kamarnya, dan menguncinya. "Junpei ! Buka !" Yukari menggedor-gedor pintu kamar Junpei. Aigis mengangkat tangannya, "Biar aku yang melakukannya"

JDARR !

Pintu kamar Junpei jebol seketika. Yukari melemparkan surat yang ia terima ke Junpei, "Apa maksudnya nih ?". "A-Aku tak tahu, aku gak pernah tau soal surat" Junpei menjawaab dengan gemeteran. "Apa benar, Junpei ?" Tanya Fuuka.

Saat Junpei ingin bicara, anak kecil imut seperti boneka(?), Ken datang dan berkata, "Semua ! Apa kau lihat Mitsuru-Senpai ? Dia belum pulang. Padahal sekarang udah malem". "Oh iya ya…biar aku cari dengan mata Juno" saat Fuuka ingin menolong dengan personanya, Akihiko datang.

"Jangan pake persona ! mending kita semua cari sendiri. Kita semua mencar !". Mereka semua pun setuju untuk berpencar mencari Mitsuru.

"Oke…aku akan bagi" tugas" kata Minato "Akihiko-Senpai ke Port Island, Junpei, aku, Yukari di Paulownia Mall, Aigis dan Ken di Iwatodai Station, Koromaru dan Fuuka di Naganaki Shrine, Ok ?" Mereka semua pun berpencar mencari Mitsuru.


Back Alley

Mitsuru diikat dengan tali dan mulutnya ditutup oleh lakban. "Mmmmm ?! Mmmm..mmmmm ! (Siapa kalian ? Tunjukan diri kalian !)". Tiba-tiba, kelompok yang sudah kita kenal, Strega memunculkan diri mereka. "Ahh…Mitsuru Kirijo, Selamat datang di duniaku !" Takaya tersenyum licik.

Teman perempuannya, Chidori berkata, "Takaya, kita ada urusan, cepat pergi !". Mereka pun hilang ditelan malam. Mitsuru dijaga oleh pasukan yang disewa Strega.

Sementara itu Akihiko mencari Mitsuru di Port Island, "Mitsuru ! Tunjukkan dirimu !". Suara Akihiko terdengar oleh Mitsuru, "Hmmmm ! Mmmmmm…! (Akihiko ! Aku di sini !)". Akihko dengan feeling pekanya, langsung berlari menuju Back Alley. Saat Akihiko masuk, ia melihat komplotan preman dan melihat Mitsuru di ujung sedang menangis. "Mitsuru !" Akihiko teriak. Pemimpin dari komplotan itu mulai bicara, "Woy…Kalo lo mau dapetin tuh cewe, langkahin mayat kita dulu !".

"Oke ! siapa takut ?!" Akihiko mulai beraksi. Pertarungan besar dimulai. Mungkin karena takdir kali ya, Akihiko memenangkan pertarungan tersebut. Akihiko mulai membuka lakban dan membuka tali yang mengikat Mitsuru. "Terima Kasih !" Mitsuru langsung memeluk Akihiko. Akihiko saat itu langsung memasang wajah merah merona !

Mitsuru melepas pelukan Akihiko. "Kenapa ? Kenapa kau yang datang untuk menyelamatkanku ? Kenapa bukan yang lain ?" Mitsuru bertanya. Akihiko menjawabnya dengan gugup, "I-Itu k-karena...aku mencintaimu" Akihiko langsung mencium kening Mitsur. Dan wajah Mitsuru berubah juga, menjadi merah merona !

Akhirnya mereka berdua kembali ke asrama. Semua anggota S.E.E.S bahagia, karena Mitsuru telah kembali. Tapi, Yukari masih belum tahu, siapa secret admirernya ?

Tunggu di chapter 3 ya….Terima kasih sudah membaca

Tolong di review yoo ~