OH MY TEACHER

Author : seishuuhara

Cast : Park Chanyeol, Byun Baekhyun,dsb

NB : Ini fiksi semata. Typos..

.

.

.

.

.

.

.

Chapter 13

Pagi-pagi sekali, Chanyeol sudah bangun dan kini sedang menyikat giginya. Setelah mandi dan mempersiapkan semua kebutuhan kuliahnya, Ia berlari ke mobilnya. Ia masuk ke mobilnya dan memulai perjalanan.

DDRRTT...

"Yeoboseyo chagi~~~" Ucap Chanyeol sambil meletakkan ponsel ditelinganya.

"kau sudah berangkat?"

"Hemm..ne...ini sudah dijalan. Waeyo?"

"Aku malas menunggu bus. Bolehkah aku ikut dimobilmu?"

"It's okey. Kau ada dimana?"

"Depan rumah"

"hmm okey aku kesana"

Chanyeol melajukan mobilnya lebih cepat.

==sesampainya di depn rumah Baekhyun==

Baekhyun melambai kearah Chanyeol yang membuka jendela mobilnya.

"C'mon naik" Ucap Chanyeol sambil tersenyum. Baekhyun ikut tersenyum. Chanyeol melajukan mobilnya lagi.

"Kau sudah sarapan?" Tanya Baekhyun. Chanyeol menggelengkan kepalanya. Baekyun duduk serong menghadap Chanyeol yang sedang menyetir itu.

"Nanti jika kau tidak sarapan bisa sakit." Tutur Baekhyun. Chanyeol tersenyum.

"Kau sih tidak mau mengingatkanku" Ucap Chanyeol. Baekhyun mengerenyitkan dahinya.

"Hei, memangnya jika aku tidak mengingatkanmu sampai besok kau tidak akan makan?"

Chanyeol mengangguk. Baehyun mengembalikan posisi duduknya. Kini hening tanpa percakapan. Baehyun menepuk-nepukkan Tangannya di pahanya. Chanyeol yang gemas akan apa yang dulakukan Baehyun meraih tangan Baehyun lalu menciumnya beberapa kali.

"Hey apa yang kaulakukan? hentikan." Ucap Baehyung sambil berusaha mearik tangannya menjauh dr Chanyeol. Chanyeol menghentikan aktivitasnya. Chanyeol kini memberikan smirknya.

"Kalau disitu boleh?" Ucap Chanyeol sambil menunjuk pipi Baehyun. Baekhyun berpikir sebentar lalu mengangguk.

Chanyeol dengan girangnya menciumi sisimanapun pipi Baehyun. Meskipun dia sedang menyetir. Ternyata Aksi Chanyeol tidak berhenti sampai situ saja. Chanyeol juga menyambar bibir Baekhyun dengan kirinya menekan tengkuk Baekhyun sedangkan tangan kanannya sibuk menyetir.

"Nggh...Yeolh...hentikanhh..."Baekhyun sudah kehabisan menarik dirinya agak jauh dari badan sudah menatap Baekhyun dengantatapan lembut.

"Nanti malam bisa dilanjutkan tidak?"Tanya berpikir,

"Maaf aku harus menyeleseikan tugasku lain kali."Jawab agak memarkirkkan mobilnya di sembarang arah (pokoknya pinggir jalan) dan mematikan mesinnya.

"Loh,ini belum berhenti?"Tanya mengeluarkan smirk.

"Karena masih pagi,mari kita bersantai itu kita berangkat."Ucap Chanyeol sambil menangkup wajah Baehyun lalu menciumnya Chanyeol sudah merajalela di badan 5 menit mereka ambil waktu jeda untuk mengambil nafas.

"Kau ini tdak sopan ini tua kau begini padaku."Ucap Baekhyun sambil tertawa.

"Biarlah,kau kan sudah jadi milikku"Ucap Chanyeol sambil mengusap tepian bibir baekhyun.

"Ya..tapi..hmmpph.."Chanyeol yang sudah tidak tahan ingin melanjutkan langsung menyambar bibir Baekhyun.

-25 menit kmeudian—

"Yeolh..sudah jam berapa ini?Ayo kita berangkat."Ucap Baekhyun Baekhyun sudah tidak karuan sekarang. Kemejanya terbuka 3 kancing atas,rambutnya Chanyeol. Chanyeol melirik jam tangannya. Ia terbelalak kaget.

"padahal hanya sebentar saja ,tapi ini sudah kesiangan..15 menit lagi kelas akan dimulai."Ucap Chanyeol sambil merapikan yang mendengarnya langsung bergegas merapikan rapih-rapih,Chanyeol langsung tancap gas.

==sesampianya==

Baekhyun dan Chanyeol berlari di koridor kampus sambil sesekali melirik ka arloji ,naasnya,mereka bertemu dengan kepala dosen Kang. Mr. Kang yang melihat 2 orang didepannya ini langsung menyeretnya ke ruangannya.

"DOSEN BYYUUN! KAU TAHU INI SUDAH PUKUL BERAPA HAH?KELAS HARUS DIMULAI SEPULUH MENIT YANG LALU TETAPI KAU BARU DATANG HEH? BAGAIMANA ORANG SERAJIN DIRIMU INI BSIA TERLAMBAT DI HARI PENTING INI?INI HARI KAMIS DAN HARUSNYA PARA DOSEN SUDAH DATANG KERUANG AJAR MEREKA UNTUK MEMERIKSA KELAS!" Teriak .

"Ma-maafkan aku." Ucap Baekhyun sambil terus menunduk.

"DAN LIHAT PENAMPILAN LUSUHMU ITU DOSEN BYUUN? HARI INI JUGA HARI BERFOTO TAPI KAU BERPENAMPILAN SEPERTI INI?"Teriak Mr,Kang. Mr,Kang berganti menatap tajam Chanyeol.

"Huh?kau pasti penyebab keterlambatan Dosen Byun." Selidik . Chanyeol terbelalak.

"Eh..eh..."Chanyeol gelagapan. hanya mengusap wajahnya kasar.

"Baiklah sekarang pergi dari ruanganku. Sekali terlambat tidak ada salahnya kan."

Chanyeol dan Baekhyun pergi.

Chanyeol hanya menatap buku catatannya dengan tatapan malas. Hari ini hari yang sangat menyebalkan dimana Chanyeol terlambat pergi ka kampus, dihukum Mr. sekarang dia harus memperhatikan penjelasan dosen yang menurutnya sangat membosankan dan membuang waktu saja.

"Ish tau begini tidak usah masuk saja."Gerutu Chanyeol sambil menelungkupkan kelapalnya di melirik Arlojinya.

"Pukul 9 dan msih ada berjam-jam lagi lalu kau boleh pulang. Aish..." Chanyeol sangat kesal. But tiba-tiba Chanyeol mendapatkan ide bagus.

"Ehm..Mrs... " Chanyeol mengangkat tangan kanannya.

"Yes,Mr. Park?"

Chanyeol berdiri dan mengahmpiri dosennya iitu. Lalu ia membisikkan sesuatu ke telinga dosenya itu.

"Oh Sure. Your sister need your help. Yes you can go to hospital now."

"Thank u mrs."

Chanyeol berlari menuju mobilnya sebelum security mengejarnya. Ia memacu mobilnya dan keluar dari kampus.

Chanyeol berputar-putar mencari tempat yang enak untuk dibuat bersantai. Setelah lama berkeliling akgirnya ia menemukan sebuah cafe yang sederhana namun nyaman. Chanyeol memasuki cafe itu.

"Can i help u?" Tanya seorang waitress.

"Yes, i want..emm... vanilla latte and chocolate waffle please..." ucap itu mengangguk dan pergi. Chanyeol terus memainkan ponselnya sambil menunggu pesanannya. Akhirnya pelayan datang membawa pesanan Chanyeol.

"Thank you" Ucap Chanyeol ramah. Pelayan itu tersenyum lalu pergi berlalu. Chanyeol meminum vanilla latte nya dan menyuapkan wafflenya. Saat ia sedang melihat lihat isi cafe, ia terkejut. Ia menemukan sesosok wanita yang terlihat tidak asing dimatanya. Wanita itu memakai baju atasan putih dan celana panjang hitam, serta tambut panjang yang diikat. Wanita itu sedang mengetik sesuatu di laptonya sambil menyuapkan es krim ke mulutnya.

"Seperti...baekkie nuna." Chanyeol terus memicingkan matanya. Chanyeol mendekati wanita itu.

"Baekkie nuna?" Panggil chanyeol. Wanita itu mendongakkan kepalanya.

"Astaga Tuhan...eh? Yeollie?" Wanita itu membelalakkna matanya. Chanyeol senyum senyum sendiri. Ia mengambil makannya dan duduk di depan Baekhyun.

"chagi apa yang kau lakukan disini? Memangnya kau tidak ada kelas?" Tanya Baekhyun heran.

"Kau sendiri?"

Baekhyun gelagapan.

"Eeh...Aku sedang mengerjakan tugasku." Jawab Baekhyun gelagapan. Chanyeol memutar laptop Baekhyun.

"Coba kita lihat seberapa bagus tugasmu itu...hemm apa ini...drama korea terbaru tahun 2013, SNSD akan comeback tahun depan? Inikah yang kau sebut tugas?"

"Aiiih sudah sudah kau ini sukanya mencampuri urusan orang lain saja. Aku disini karena bosan di kampus. Aku sedang di jam kosong. Karena semua dosen sibuk untuk hari berfoto bersama angkatan terakhir." Jelas Baekhyun.

"Lalu kau tidak ikut? Hmm wae?"

"Karena aku dosen baru, yaah bukan itu juga alasannya. Karena aku sendiri tidak kenal siapa siapa angkatan terakhir itu. Jongdae pun tak ikut."

Chanyeol diam.

"hey kok diam?"

Chanyeol masih diam. Ia menyuapkan wafflenya.

"Jangan sebut nama pria kurang ajar itu." Ucap Chanyeol.

"eoh? Waeyo?"

"Kau tidak tahu betapa kesalnya aku jika bertemu dan mendengar nama pria brengsek itu. Berani beraninya mempermainkanku. Tunggu saja aku akan menghajarnya! Sampai mati kalau perlu" Ucap Chanyeol kesal.

"Hei bagaimana pun dia juga bagian dari hidupku. Aku dan Jongdae adalah sepupu. Meskipun jauh jaraknya. " Ucap Baekhyun sambil senyum seyum. Chanyeol memsanag muka =_=.

"Kalau begitu, kenapa kau tidak bersama jongdae saja?" Ucap Chanyeol kesal.

"uuu..cemburu niih...sudah sudah ganti topik saja. Ngomong-ngomong, bagaimana kau bisa kesini, sedangkan waktu kuliah masih 3 jam lagi."

"Aku ini tidak bodoh seperti dulu. Ya jelas aku melakukan yang selalu aku lakukan."

"Kau mengarang cerrita lagi? Omo kau ini benar benar. Lama- lama aku laporkan pada Mrs. Ruth jika kau berbohong. Dan kau tidak akan boleh keluar dari belenngunya heuh"

Chanyeol tersentak.

"Eh chagi jangan lah...kau kan baik, manis, berhati malaikat pula. Jangan lakukan ya.." Ucap Chanyeol sambil memberikan aegyeo. Baekhyun sedikit begidik.

"Aish aish.. i know i know.. tidak akan ku lakukan. Tapi awas saja jika kau melakukannya."

"Yes! Kau memang orang terbaik didunia hingga tak ada yang menandingi. Cantik pula"

"Kalau ada maunya saja memuji, huh!"

Chanyeol dan Baekhyun tertawa. Mereka menonton film bersama di laptop Baekhyun. Lalu melihta gosip artis terkini, apalagi Chanyeol adalah fans dari 2NE1. Ia sangat senang. Beberapa kali ia bertengkar memperebutkan gelar artis terbaik antara 2NE1 dan SNSD saat vote.

Sudah 2 jam mereka disana. Entah apa yang mereka lakukan, sehingga menghabiskan banyak waktu.

"Baekkie saem, minggu depan kita sudah libur karena menyambut hari natal dan Tahun Baru. Bagaimana jika kita merayakan natal dan tahun baru di Korea?"Tanya Chanyeol. Baekhyun tampak berpikir.

"Wah ide yang bagus. Tapi kapan kita berangkat?"

Chanyeol berpikir sebentar.

"BESOK!"

Baekhyun terbelalak.

"MWO? KAU SUDAH GILA APA? BESOK ADALAH HARI PENYAMBUTAN TAMU DARI JEPANG" Baekhyun kalap sendiri.

"Sudah lah itu tidak penting. Yang penting kita bisa pulang dan menikmati natal bersama" Ucap Chanyeol sambil menenteng tasnya.

"hei hei kau mau kemana?"

"Pulang lah, mau apalagi. Aku ingin tidur."

Chanyeol berjalan keluar cafe.

"hei hei jangan tinggalkan aku. TUNGGU!" teriak Baekhyun. Chanyeol malah mempercepat jalannya lalu berlari ke mobilnya.

TING TONG..

Senyap...

TING TONG

Masih senyap

TING TONG TING TONG TING TONG

"Graah! Siapa yang datang dipagi pagi buta?" Teriak Baekhyun kesal. Ia berjalan kesal dengan mata tertutup. Rambutnya yang acak acakan juga bercak lumuran eyeliner yang mengelilingi membukakan pintunya.

"Can i help-.. Chanyeol?" Baekhyun akhirnya membuka matanya.

"GOOD MORNING CHAGI! Ayo kita berangkat!" Teriak Chanyeol girang. Baekhyun menganga.

"Ini masih pagi dan aku butuh tidur pabo" Ucap Baekhyun sambil menutup pintu, tapi di cegah oleh Chanyeol.

"inikah yang kau sebut 'masih pagi'?" Ucap Chanyol sambil menunjukkan arlojinya.

"OMO! Sudah jam 10!" Teriak Baekhyun. Akhirnya Baekhyun memeprsilahkan Chanyeol masuk.

Tik tok tik tok ...

"Chagi kau lama sekali..cepat nanti kita ketinggalan pesawat!" Chanyeol semakin tak sabar.

"Iya sabar sedikit dong. Argh aku kau tidak memberi tahuku kemarin malam? Jika kau baru tahu kemarin kan aku sudah siap. Aku pikir kau hanya bercanda saat di cafe kamerin. Kau ini neakt sekali" Teriak Baekhyun kesal.

"Kemarin ponselku mati. Mianhae.."

Baekhyun tak menggubris. Dia sibuk berlari kesana kemari mncari apa apa yang akan dibawanya.

"Chanyeol,kenapa kau hanya duduk melamun heeh? Bantu aku cepat!"

Chanyeol langsung melayani Baekhyun.

"Baju sudah?" koreksi chanyeol.

"Sudah"

"Dompet pusaka?"

"Yg itu tidak usah ditanya aku juga sudah bawa"

"P3K?"

"sudah"

"charger ponsel? Power bank?"

"Oya power bank"

Setelah berkemas, chanyeol dan baekhyun menuju lama menunggu, pesawat tujuan korea selatan sudah tiba. Chanyeol dan baekhyun mencari tempat duduk.

"Argh finally...i miss Seoul" ucap Chanyeol. Baekhyun tersenyum. Pesawat pun lepas landas.

"yeey..." Chanyeol tak henti hentinya bersorak ria.

"Kau sudah mengabari sehun dan kai? Argh aku rindu dua pasangan itu" ucap Baekhyun.

"hemm sudah kok.." jawab chanyeol dengan senyuman lima jarinya.

Hening...

Baekhyun terus melihat kearah jendela. Sambil sesekali tersenyum. Chanyeol gemas dengan tingkah Baekhyun yang senyum senyum snediri itu. Perlahan Chanyeol meraih tangan Baekhyun yang sedang menganggur di pahanya lalu mengusap usap punggung tangan Baekhyun. Baekhyun terkejut. Ia menoleh ke arah Chanyeol. Chanyeol tersenyum.

"makin cinta saja. Dasar park yeollie pabo" ucap Baekhyun dalam hati.

Baekhyun menyandarkan kepalanya ke sandaran kursi lalu memejamkan matanya. Ia merasa usapan Chanyeol pada tangannya membuatnya nyaman.

"Kau mengantuk?" Tanya Chanyeol. Baekhyun mengangguk.

"Baiklah selamat tidur" Ucap Chanyeol sambil mengecup kening baekhyun juga kedua kelopak mata Baekhyun. Baekhyun membalas dengan senyuman.

"Chagi sudah pagi. Sebentar lagi sampai. Ireona " Ucap Chanyeol sambil sedikit mengguncang tubuh Baekhyun. Perlahan Baekhyun membuka matanya.

"Hem? Sudah pagi?" Baekhyun melihat kearah jendela. Ia lalu mengambil cermin kecil yang selalu ia kantongi dan menrapikan rambutnya.

Tak membutuhkan waktu lama akhirnya sampai juga di Incheon Airport. Chanyeol dan Baekhyun turun dari pesawat.

"Haah South Korea im coming! " Teriak Baekhyun senang. Chanyeol ikut senang.

"Kita akan menghabiskan waktu liburan kita dengan menginap di rumahku. Okey lets go aku akan panggil taksi" ucap Chanyeol sambil menyeret kopernya.

"rumahmu? Orang tuamu kemana?" Tanya Baekhyun.

"Mereka sedang ada bisnis di Paris. " Jawab Chanyeol tanpa menolehkan kepalanya dari ponselnya.

"yeol, bagaimana jika kita menemui kai dan Sehun dulu? I miss them so much. Ayolah ayolaah" Rengek Baekhyun sambil menarik-narik lengan Chanyeol. Ia mulai mengeluarkan aegyo nya yang tak terhingga kekuatannya. Maut sekali bagi Chanyeol.

"Oh God jangan aegyo please...aku tidak tahan. Baiklah, aku akan hubungi mereka dulu" ucap Chanyeol.

"yeey.." Baekhyun berteriak girang. Baekhyun menunggu balasan dari sehun dan kai.

"okey ditaman seperti biasa" ucap Chanyeol sambil mengantongi ponselnya.

"yeee..kajja!" Ucap Baekhyun girang.

At Park

Chanyeol dan Baekhyun berjalan mengelilingi taman, mencari 2 sosok yang sangat mereka rindukan. Sambil menyeret koper mereka, Chanyeol dan Baekhyun terus mencari Sehun dan Kai.

"eh Yeol, itu dia. Wooy.. Sehun! Kai!" teriak Baekhyun. Sehun dan Kai melambaikan tangan pada Chanyeol dan Baekhyun lalu menghampiri mereka.

"Lama tak jumpa, sobat lama." Ucap Chanyeol sambil memeluk keduanya. Baekhyun juga ikut memeluk.

"Kai..." Panggil Chanyeol. Kai menoleh. Chanyeol mengangkat genggamannya pada tangan Baekhyun ke udara.

"Oh, liat mereka chagi, mereka akhirnya pacaran juga " Ucap Kai tak bisa menahan tawa. Sehun juga ketawa.

"Akhirnya kejadian juga. Karma itu ada" Ucap sehun.

"Dia menghadapi masa-masa sulit kau tahu." Ucap Baekhyun.

"Oh jadi dia mempertaruhkan semuanya demi merebut hati sang guru tercinta. Hmm Kalian memang ditakdirkan bersama. Meskipun terpaut 2 tahun lebih tua. Okey.. tepuk tangan untuk mereka." Ucap Kai girang.

"Oh ya, ayo mampir kerumahku." Ajak Chanyeol.

"Okey go!" Teriak Kai dan Sehun.

"Sebentar aku panggilkan taksi" ucap Baekhyun.

"Taksi? Untuk apa? Kita naik mobil baruku..ayo ayo.." ucap Kai sambil merangkul Sehun.

Sesampainya di rumah Chanyeol.

"Huwaaa...aku pulaang..astaga aku rindu rumahku" ucap Chanyeol sambil menghirup udara khas rumahnya.

"rumah mu tidak berubah" ucap Baehyun. Baekhyun dan Chanyeol meletakkan kopernya di kamar serta mandi. Setelah mandi dan menggnati pakaian, Chanyeol dan Baekhyun berkumpul di ruang tengah bersama Sehun dan kai.

"Kalian pasti lapar. Ini aku bawakan kimbab" ucap Sehun. Baekhyun senang sekali mendengar kata "kimbab". Baekhyun dan Chanyeol memakan kimbab itu.

"hmmm enak sekali..kau beli dimana?" tanya Chanyeol.

"heuh? Beli? Aku membuatnya dengan tanganku sendiri pabo !" ucap Sehun menyombongkan diri. Chanyeol cengo.

"Kai, obat apa yang kau berikan pada pacarmu itu? Akhirnya dia merasakan rasanya menjadi perempuan hahahhaha" Ucap Chanyeol sambil melahap kimbabnya. Kai,Sehun,Baekhyun tertawa.

Merke berempat saling menceritakan pengalaman masing-masing. Gelak tawa menghiasi ruang tengah.

"Hei kami pulang dulu ya" Ucap kai sambil berdiri.

"Oh aku pikir kita akan menginap bersama" ucap Chanyeol juga berdiri.

"Shh.. tidak enak dengan pasangan baru. Kalian harus sering bersama layaknya pasangan. Dan, kita tunggu undangan wedding nya." Goda Kai. Chanyeol memukul ringan lengan Kai.

"hahaha yasudah, kami pulang dulu..nikmati malam kalian. Nanti saat natal tiba, kami akan datang lagi kesini." Ucap Sehun sambil membuka pintu depan.

"Neee.." Teriak Baekhyun girang. Sehun dan Kai melambaikan tangan lalu pergi.

Chanyeol dan Baekhyun duduk di sofa. Chanyeol kembali sibuk dengan ponselnya, sedangkan Baekhyun sibuk dengan majalahnya. Hening tak ada percakapan diantara keduanya. Mereka sibuk sendiri. Inisiatif Chanyeol membuka percakapan.

"Natal tinggal 2 hari lagi." Ucap Chanyeol. Baekhyun mengangguk senang.

"tapi aku bingung harus memberimu kado apa." Ucap Chanyeol gelisah. Baekhyun memutar badannya menjadi menghadap chanyeol.

"kado aku dengan cintamu saja." Ucap Baekhyun dengan tingkah menggemaskannya. Chanyeol tak kuasa. Ia tak tahan. Chanyeol lekas mencium singkat bibir Baekyun.

"Jangan aegyo, jangan melakukan tingkah menggemaskan. Itu membuat 'adikku' bangun." Ucap Chanyeol. Baekhyun berdecih.

"Hmm Bagaimana jika kita mencari kado sekarang..Yo ke mall" ucap Baekhyun girang.

"Ide bagus, aku juga bosan di rumah terus." Jawab Chanyeol ikut girang. Baekhyun lompat lompat senang.

Chanyeol memasuki kamarnya. Mengobrak – abrik sebuah box berukuran sedang. Ia juga membuka lemari pakaiannya. Ia tampak bingung. Ia terus mengobrak- abrik isi kamarnya.

"OH!"

Chanyeol kembali membuka lemarinya, meneliti setiap inci dari lemarinya.

"Nah sip"

Chanyeol mengambil kunci mobil yang menggantung diantara gantung an baju. Chanyeol turun lagi menemui Baekhyun yang sedang duduk manis di sofa.

"Kajja, kita ke mall" Ucap Chanyeol sambil membuka pintu depan. Baekhyun mengikuti Chanyeol dari belakang.

Chanyeol dan Baekhyun masuk kedalam mobil. Chanyeol memacu mobilnya dengan kecepatan sedang. Dan mereka pun berangkat ke mall. Gemerlap lampu jalan menghiasi malam yang dingin di Seoul. Baekhyun tampak tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya. Sudah lama sejka ia meninggalkan Seoul untuk kepentingan mengajar di Amerika. Chanyeol pun begitu.

15 menit berlalu dan akhirnya mereka sampai di mall yang dimaksud Chanyeol. Chanyeol lekas memarkirkan mobilnya.

"Yosh akhirnya sampai juga di mall. C'mon. " Ucap Chanyeol sambil melepas sabuk pengamannya dan keluar dari mobil. Baekhyun mengikuti Chanyeol. Mereka berdua masuk ke mall.

"Yeol, kita harus kemana? Disini banyak sekali stan yang ingin aku kunjungiii..aku bingung" Ucap baekhyun sambil terus melihat-lihat.

"Kita keliling dulu saja.. baru jika pas kita langsung masuk." Jawab Chanyeol sambil terus merekatkan genggamannya pada Baekhyun.

Mereka mengelilingi mall. Baekhyun sibuk meperhatikan stan stan. Sedangkan Chanyeol terus sibuk dengan ponselnya. Saat Chanyeol sedang sibuk dengan ponselnya , Baekhyun menyeretnya ke sebuah stan yang menjual berbagai macam pedang samurai dan Jpop stuff.

"mengapa kau menyeretku ke sini? Kau kan tau aku tidak suka bermain pedang-pedangan." Ucap Chanyeol sambil melepas earphone nya. Baekhyun melepaskan lengannya yang sedari tadi ia lingkarkan di lengan Chanyeol dan pergi meninggalkan Chanyeol.

"Yak Saem" Chanyeol mengejar Baekhyun.

"Ini untuk Sehun pabo." Ucap Baekhyun sambil mengambil satu pedang yang dipajang. Chanyeol mengangguk tanda ia mengerti. Chanyeol melihat-lihat pedang yang ada.

"mengapa kita tidak memberikannya pedang dari kayu? Seperti ini. Ini kan tidak berbahaya." Ucap Chanyeol sambil mengambil pedang kayu.

"Sehun itu sudah berbakat. Ia mungkin sudah ada di level master. Maka dari itu aku belikan yang beneran saja. Mungkin suatu hari juga berguna, untuk jaga diri." Ucap Baekhyun tidak menghiraukan Chanyeol. Chanyeol menarik lengan Baekhyun.

"Masa iya dia kemana- mana bawa pedang?" ucap Chanyeol tak mau kalah.

"mungkin saja" Jawab Bekhyun sambil terus berjalan menyusuri stan yang penuh dengan pedang dan Jpop stuff itu. Chanyeol memutar bola matanya kesal.

Chanyeol terus membuntuti Baekhyun dengan kesal.

'Dasar keras kepala' umpat Chanyeol.

Baekhyun tiba-tiba berhenti. Membuat Chanyeol bingung. Chanyeol melepas earphonenya dan melihat sekeliling. Tak ada yang aneh, semau biasa saja.

"Chagi, ada apa?" tanya Chanyeol. Baekhyun berbalik dan menatap Chanyeol bingung.

"yeol, mereka memutar lagu SNSD" Ucap Baekhyun horor. Memang stan itu sedang memutar lagu milik SNSD yang berjudul All My Love Is For You.

GUBRAK

"Baekkie nuna, jangan membuatku kaget begitu. Kukira ada apa" Ucap Chanyeol kalap. Baekhyun tertawa kecil dan memasang wajah tak berdosa. Baekhyun meneruskan perjalanannya /? Mencari hadiah yang pas untuk Sehun.

Setelah lama mengelilingi stan JPOP itu, Akhirnya Chanyeol dan Baekhyun keluar dari stan itu dengan satu pedang yang sudah terbungkus kotak hadiah. Chanyeol dan Baekhyun melanjutkan jalannya. Saat asyik melihat-lihat, Chanyeol berhenti didepan sebuah stan komik. Ia melihat ke dinding kaca itu. Sebuah Komik 4 seri yang ia inginkan sejak dulu. Baekhyun mundur dan melihat apa yang pacarnya lakukan itu. Baekhyun tersenyum kecil.

"Aah.. siapa yang lapar?" Ucap baekhyun mengisi keheningan. Chanyeol memalingkan pandangannya ke arah Baekhyun dengan antusias. Baekhyun tersenyum.

"Yoo..go to food court" Ucap Baekhyun sambil mengepalkan tangannya ke udara.

"yooo..." Chanyeol ikutan mengepalkan tangannya ke udara. Mereka tampak seperti anak kecil.

Mereka sampai di food court. Baekhyun duduk di tampat yang kebetulan sudah kosong, sedangkan Chanyeol memesan sesuatu untuk dimakan. Tak lama menunggu akhirnya chanyeol datang dengan nampan berisi makanan.

"Tadaam..mari makan." Ucap Chanyeol sambil duduk dan mengambil sumpitnya. Baekhyun mengambil steaknya dan mulai makan. Chanyeol juga sudah siap dengan jjangmyeonnya. Baekhyun teringat sesuatu.

"Yeol, aku kekamar mandi dulu ya. Habiskan makanmu." Ucap Baekhyun sambil menenteng tasnya. Chanyeol mengangguk.

Baekhyun menyusuri kembali stan-stan yang sudah ia lalui. Lantai 1 lantai 2 ia telusuri. Dan akhirnya ia menemukan stan yang ia cari-cari. Stan Komik. Baekhyun tersenyum senang. Ia masuk kedalam stan itu. Ia menuju ke Rak yang memajang komik terbaru.

"Jadi ini yang kau mau." Ucap Baekhyun sambil mengambil komik 4 seri yang diinginkan Chanyeol.

"Diskon 35%. Lumayan." Ucap Baekhyun sambil membawanya ke kasir. Setelah membayar dan membungkusnya, Baekhyun keluar dari stan dan kembali ke food court. Ia duduk kembali.

"Mianhae, aku terlalu lama ya?" Ucap Baekhyun sambil meminum jusnya. Chanyeol menggeleng. Chanyeol senyum senyum sendiri. Baekhyun menatap aneh sang pacar.

"Kau sakit? Kau kenapa?" Tanya Baekhyun. Chanyeol menggeleng. Baekhyun menaikkan sebelah alisnya.

"Baiklah kalau begitu ayo cari kado untuk Kai." Ucap baekhyun sambil bangkit dari kursi dan meninggalkan Chanyeol.

"Yak, nunaaa...jangan tinggalkan aku."

...

Chanyeol dan Baekhyun sudah mendapatkan kado untuk teman-teman mereka. Chanyeol dan Baekhyun keluar Mall dan menuju mobil Chanyeol.

"Chanyeol, ayo jalan jalan ke pasar malam." Ucap Baekhyun sambil bergelantungan di lengan Chanyeol. Chanyeol tersenyum sambil menguspa pipi Baekhyun lalu mengangguk.

"yeeey..." Teriak Baekhyun.

Dari kejauhan, ada seseorang yang sedari tadi memata-matai Baekhyun dan Chanyeol.

"Sudah 5 tahun kita tak bertemu. Dan sekarang kau sudah memiliki kekasih. Pacarmu imut juga. Heih.. Park Chanyeol, aku tidak akan melupakan janjimu 5 tahun yang lalu. Dan kupastikan kau menepatinya saat kita bertemu di Christmas Party besok." Ucap Seseorang itu. Seseorang itu terus memandangi mobil Chanyeol yang perlahan menghilang dari tempat parkir.

Siapakah orang itu?

TBC

Hoaik hohohohohoo... :^) Hara datang lagi. Masih dengan ff yang menurutku masih ga jelas. Entah lah. Kritik dan saran masih sangat dibutuhkan. Seperti biasa, tinggalkan jejak setelah membaca. Jika ingin mengkritik dan menyaran /? Silahkan boleh ke akun twitterku : keukimyongra . jangan sampai salah mengetik user name.

Tungguin chapter selanjutnya okeey :^)