Our Story

Kuroko no Basuke (c) Fujimaki Tadatoshi

This Fanfiction (c) Kuroyuuki Tetsuya

Warning : Typos, OOC, tidak sesuai EYD, Absurd,

Alur Kecepatan, dsb.

Don't Like Don't Read

ENJOY!


"WUAHHH, AKASHICCHI! APA YANG KAU LAKUKAN-SSU! " teriak Kise saat melihat Adegan Akashi Akan Menyerang Miyuki.

"Gomen Akashi-kun, kami tidak bermaksud mengganggu momen kalian, silahkan lanjutkan, anggap saja kami tidak ada " ujar Kuroko datar sembari Menyiapkan Ponselnya yang sudah siap memotret Akashi dan Miyuki.

"Wow, kau hebat Akashi lanjutkan saja " kali ini Aomine berbicara sedangkan yang lain hanya membisu secara tiba-tiba.

"Dai-chan Mesum! "


*Di kamar Akashi*

"Kami akan menginap hari ini-ssu " ujar Kise Tersenyum riang.

"Kebetulan besok hari libur~ bagaimana kalau kita pergi jalan-jalan~?" Tanya Momoi.

"Bagus itu-ssu kita mau pergi kemana-ssu? "

"Bagaimana kalau pergi ke taman bermain? " tawar Kuroko.

"Boleh juga aku ikut " ujar Miyuki

"Baiklah kalau begitu besok kita semua pergi-ssu! " ujar Kise Riang.

"Oh iya-ssu tadi siang aku kirim email tapi kok ga dibales-ssu? " tanya Kise.

"Eh? " Miyuki pun segera mengecek handphone nya dan ada email dari Kise.

Subject: \^w^/

From: Ryouta-kun.

To: Miyuki.

MIYUKICCHI HARI INI KAMI MENGINAP-SSU! AKU KANGEN MIYUKICCHI-SSU! ::_:: *^O^* ~_~ ~^O^~ ≧﹏≦

"Go-Gomennasai Ryouta-kun aku tidak mengecek ponsel ku tadi " ujar Miyuki.

"Tidak apa-ssu itu kan sudah tadi~" ujar Kise.

"Sekarang sudah waktunya tidur, Tetsuya kau tidur disini denganku, Daiki dan Ryota kamar kalian sudah siap Shintarou dan Atsushi juga "

"Ayo Satsuki-chan kita ke kamar " ujar Miyuki menarik Satsuki.

"Lupakan masa lalu Baka! " gumam Miyuki

"Yuki-chan? Kau…berbicara sesuatu? " tanya Momoi yang masih terjaga.

"Tidak " ujar Miyuki Tersenyum kecil.

"Kalau begitu lebih baik kita tidur supaya besok kita bisa bangun pagi " ujar Momoi.

"Ha'i " ujar Miyuki sebelum tertidur.

"Yuki-chan…masa lalu mu tidak begitu baik ya? " gumam Momoi "sepertinya seperti ada sesuatu yang kau sembunyikan "

Momoi beranjak dari tempat tidur dan keluar dari kamar.

Momoi pun masuk kedalam kamar Akashi.

"Akashi-kun, Tetsu-kun bangun " panggil Momoi.

"Satsuki? Sedang apa kau disini? " tanya Seijuuro.

"Ada yang ingin kutanyakan tentang Yuki-chan " ujar Momoi dengan raut muka yang serius.

"Tentang Yukimaru? "

"Benar jadi bangun, aku akan memanggil Ki-chan dan yang lainnya " ujar Momoi segera keluar kamar dan memanggil yang lain.

"Ada apa sih Satsuki? Kau mengganggu mimpiku dengan Mai-chan! " ujar Aomine malas sambil mengorek telinganya.

"Ini tentang Yuki-chan tau! " ujar Momoi kesal.

"Jadi ada apa Momoi? " tanya Midorima.

"Sepertinya Yuki-chan Dia mempunyai masa lalu yang buruk yang tidak kita ketahui deh " ujar Momoi.

"Dari mana Momoicchi tahu-ssu? " tanya kise.

"Aku tidak tahu tapi sebelum tidur tadi Yuki-chan bergumam seperti 'Lupakan masa lalu ' begitu " ujar Momoi.

"Hah? Lalu dimana masalahnya? " tanya Aomine.

"Mine-chin kau kelewat bodoh ya? " tanya Murasakibara polos.

"Nani?! Oi Murasakibara! "

"Tapi aneh juga sih-ssu " ujar Kise menopang dagunya.

"Benarkan Ki-chan? "

"Sepertinya yang dikatakan Momoi-san benar kenapa Miyuki-san tiba-tiba berbicara seperti itu? " tanya Kuroko.

"Mungkin dia ada masalah di SMP nya yang dulu nanodayo! " ujar Midorima.

"Mungkin dia sering berantem? " ujar Aomine bodoh.

"Itu mana mungkin-ssu! Aominecchi! "

"Lalu apa?! " tanya Aomine sewot.

"Mana kami tahu-ssu! "

"Bagaimana kalau kita tanya langsung pada Miyuki-san? " usul Kuroko.

"Mungkin lebih baik jangan aku takut Yuki-chan semakin tertekan " ujar Momoi.

"Tidak apa Satsuki " ujar Seijuuro.

"Eh? Apa-ssu? "

"Karena sedari tadi dia sudah mendengarkan pembicaraan kita " ujar Seijuuro.

"Ma-maksudnya Yu-Yuki-chan? "

"Mau sampai kapan kau diam disana Yukimaru? " tanya Seijuuro.

"A-aku ketahuan ya " ujar Miyuki tertawa canggung.

Miyuki pun berjalan dan duduk disebelah Midorima dan Aomine.

"Sudah kuduga aku tidak bisa menyembunyikan hal ini terus " ujar Miyuki Tersenyum menghela nafas.

"Bully…" gumam Miyuki.

"Miyukicchi dulu kau dibully-ssu? " tanya Kise tidak percaya.

"Ya dulu aku dibully sebelum pindah ke SMP Teiko " ujar Miyuki. "Terasaki Yoshida-kun "

Semuanya mendengarkan dengan serius.

"Dia orang yang menggangguku "

"Apa yang dilakukannya padamu-ssu? "

"Yoshida-kun dia pernah mengunciku di gedung olahraga " ujar Miyuki.

"Dia mengganguku setiap hari, memintaku mengerjakan pelajaran rumahnya "

"Aku…mendapat luka yang tidak pernah bisa hilang di dahi ku " ujar Miyuki menunjukkan luka di dahinya yang sepanjang 2 Cm tidak begitu kelihatan karena tertutup Rambut.

"Yu-yuki-chan "

"Aku berusaha melupakan masa lalu tapi, selalu saja teringat seolah-olah tidak akan pernah terlupakan olehku "

"Yuki-chan Daijoubu? "

"Daijoubu Satsuki-chan, setelah menceritakannya pada kalian aku merasa lebih baik " ujar Miyuki Tersenyum senang.

"Sudah larut malam lebih baik kalau sekarang kita tidur " ujar Kuroko.

"Ayo Satsuki-chan kita tidur kau sudah mengantukkan? " tanya Miyuki.

"Iya Yuki-chan aku sudah tidak kuat lagi mau tidur " ujar Momoi.

"Oyasumi Minna " ujar Miyuki dan Momoi.


"Satsuki-chan kau bangunkan Daiki-kun dan Ryouta-kun " ujar Miyuki masuk kedalam kamar Midorima.

"Shintarou-kun eh?, kau sudah bangun "

"Sudah nanodayo "

"Kenapa tidak bangunkan Atsushi-kun? " tanya Miyuki.

"Dia susah dibangunkan nanodayo! "

"Shintarou-kun tolong bangunkan Atsushi-kun ya? " ujar Miyuki.

"Terserahlah nanodayo! "

"Arigatou " ujar Miyuki lalu segera kamar Midorima.

"A—oi! " panggil Midorima.

"A-ada apa Shintarou-kun? " tanya Miyuki "kau sudah tidak apa nanodayo? " tanya Midorima "bu-bukan berarti aku peduli ya nanodayo! " Tsundere.

Miyuki Tersenyum ke arah Midorima.

"Daijoubu Shintarou-kun, kau memang peduli padaku " ujar Miyuki Tersenyum ke arah Midorima lalu pergi meninggalkan kamar Miyuki.

"Yuki-chan! " panggil Momoi.

"Ada apa Satsuki-chan? " tanya Miyuki.

"Mereka susah dibangunkan! Aku pusing " ujar Momoi.

"Kalau begitu ayo kita bangunkan mereka " ujar Miyuki.

"Me-mereka tidurnya berantakan sekali ya " gumam Miyuki.

"Kamarnya juga berantakan banyak majalah Dai-chan dan barang-barang Ki-chan " ujar Momoi.

"Sa-satsuki-chan biar aku yang membangunkan mereka, Satsuki-chan berikan saja majalah Daiki-kun ke Sasaki bilang saja padanya suruh bakar majalah itu " ujar Miyuki.

"Oke " Segera Momoi memberikan majalah itu ke Sasaki dan Segera di bakar?

"Daiki-kun gomen, Majalah Mai-chan mu sudah di bakar " ujar Miyuki pada Aomine yang masih tidur terlelap.

"NANI?! " teriak Aomine segera terbangun "Apa kau bercanda Oi Miyuki!"

"Gomennasai Daiki-kun " ujar Miyuki.

"Daiki-kun lebih baik cepat mandi ne? " ujar Miyuki.

"Uhk Mai-chan ku " ujar Aomine terpuruk.

"Daiki-kun tolong bangunkan Ryouta-kun, aku tidak tau bagaimana caranya supaya Ryouta-kun bangun " ujar Miyuki.

Aomine memandang Kise sebentar lalu menyuruh Miyuki menjauh dari Kise.

"Oi! Kise cepat bangun! "

DUK!

"ITTAI! " teriak Kise kesakitan akibat tendangan Dari Aomine.

"AOMINECCHI HIDOI-SSU SAKIT TAHUU! " teriak Kise tidak terima.

"ku-kutunggu dibawah ya " ujar Miyuki lalu pergi keluar.


"Wuahhh, Mau naik yang mana dulu nih-ssu? "

"Ayo kita naik itu dulu " ujar Momoi dengan mata berbinar-binar menunjuk Wahana Cora-cora

"Ha? Baru datang mau langsung naik itu kau ini gimana Satsuki! " ujar Aomine malas.

"Dai-chan kalau kau takut tunggu saja disini " ujar Momoi dengan nada meledek.

"Apa?! Aku tidak takut! Ayo kita naik itu sekarang " ujar Aomine dengan Nada Angkuh.

Sesudahnya.

"Uhk, Aku mual " gumam Aomine.

"Sudah kubilang tunggu disini bukan? " Ujar Momoi.

"Berisik Satsuki! "

"Sudah jangan bertengkar nanodayo! " ujar Midorima.

"Daiki-kun minum dulu " ujar Miyuki memberikan Air mineral kepada Aomine.

"Selanjutnya mau naik apa lagi? " tanya Kuroko.

"Bagaimana kalau Komedi putar? " usul Miyuki.

"Wah boleh-ssu ayo-ayo! " ujar Kise.

Sesudahnya.

"Aku Pusing " gumam Momoi.

"Momoi-san minum dulu " ujar Kuroko datar.

"Arigatou Tetsu-kun "

"Apa lagi nih-ssu? " "Bagaimana kalau kita semua kerumah hantu? " ujar Akashi.

"Ba-bagus itu-ssu! " ujar Kise tertawa berkeringat dingin.

"Ya-yang dikatakan Ki-chan benar a-ayo kita kerumah ha-hantu "

"Ke-kenapa tidak se-sekarang kita kesana? " tanya Aomine.

"Aku ikut saja~" ujar Murasakibara.

Berpasang-Pasangan~

Akashi - Midorima.

Aomine - Kuroko.

Kise - Momoi.

Murasakibara - Miyuki

"Kenapa hantunya tidak muncul? " tanya Seijuuro.

Midorima menghela nafas.

"Mungkin mereka takut denganmu Akashi " ujar Midorima.

"Pintu keluarnya sudah kelihatan " ujar Seijuuro.

Midorima beruntung karena pergi dengan Akashi sedangkan Aomine dan Kuroko?

"Aomine-kun, tolong berhenti memegang pundak ku " ujar Kuroko datar.

"Wuahh Tetsu! Hantunya ada didepanmu! Ignite pass dia! " ujar Aomine ketakutan.

"Itu tidak mungkin Aomine-kun kasihan dia " ujar Kuroko datar.

"Tetsu Sepertinya…ada yang memegang pundak ku " ujar Aomine memberanikan diri melihat ke belakang.

"U-UWAHHHH! JANGAN MENYENTUHKU! " teriak Aomine pergi berlari secepat kilat menuju pintu keluar.

"Aomine-kun kau menakuti hantu yang lainnya " ujar Kuroko datar lalu berjalan ke arah pintu keluar.

"Ki-chan aku takut " ujar Momoi bersembunyi di belakang Kise.

"Mo-momoicchi tenang saja-ssu, a-ada aku kok-ssu " ujar Kise.

"Ki-chan Sepertinya ada sesuatu di depan! " ujar Momoi takut.

"Momoicchi jangan menakutiku dong-ssu! " ujar Kise.

"Tapi bener Ki-chan semakin dekat itu! " ujar Momoi.

"Ja-jangan-jangan hantu-ssu! " ujar Kise deg-deg.

"Mou! Ki-chan! Jangan bilang begitu dong aku jadi takut! "

"Momoicchi a-ayo kita lari saja-ssu! " ujar Kise.

"Ba-baiklah ayo "

"Hitungan ketiga kita lari ya-ssu! "

"I-iya "

"Satu, dua, tiga! " Kise dan Momoi pun ngacir dengan sangat cepat.


"A-aku capek-ssu! " keluh Kise.

"Aku takut Ki-chan! " keluh Momoi.

"Hanya tinggal Murasakibara-kun dan Miyuki-san yang belum datang " ujar Kuroko datar.

"Oi Tetsu kenapa kau tidak diserang oleh hantu?! " tanya Aomine sewot.

"Aku tidak tahu Aomine-kun, dan karena teriakan mu hantunya takut Aomine-kun" ujar Kuroko.

"Midorin, kenapa sama sekali tidak ada hantu yang mendekatimu? " tanya Momoi.

"Mungkin itu karena Aura Akashi nanodayo " ujar Midorima membetulkan letak Kacamatanya.


"Atsushi-kun " panggil Miyuki.

"Hmm? Ada apa Miyu-chin? " tanya Miyuki.

"Hantunya ada didepanmu! " ujar Miyuki semakin mengumpat di belakang Murasakibara.

"Hm? Dimana~?" Tanya Murasakibara melihat kedepan dan tidak ada siapa-siapa.

"Di bawah mu " ujar Miyuki.

Murasakibara pun menengok kebawahnya.

"Mereka kecil ya Miyu-chin~" ujar Murasakibara polos.

"A-ahaha " tawa Miyuki Canggung.

"K-KYAAAAAAAA! " teriak Miyuki saat ada yang menyentuh Pundak dan kakinya.

"A-atsushi-kun! Ha-hantunya! " ujar Miyuki panik.

"Miyu-chin ku gendong aja mau? " tawar Murasakibara.

"…Mau "

"Mi-Miyukicchi teriaknya kencang banget ya-ssu " ujar Kise tertawa.

Mereka pun keluar.

"Yuki-chan Daijoubu? " tanya Momoi.

"Daijoubu Satsuki-chan, tadi itu sangat menyeramkan " ujar Miyuki menghela nafas.

"Ahaha iya-ssu tadi aku juga takut-ssu! " ujar Kise.

"Aku lapar~Aka-chin~" ujar Murasakibara.

"Baiklah ayo kita cari makan " ujar Seijuuro.


"Kenyang-ssu " "Ayo kita cari wahana yang lain-ssu " ujar Kise.

"Hehe ayo kita naik Roller Coaster-ssu! " ujar Kise.

UHK!

"Ayo-ssu kita naik sekarang-ssu aku sudah tidak sabar-ssu! " ujar Kise.

"Yukimaru kau tidak apa? " tanya Seijuuro.

"Tidak apa Akashi-kun, hanya untuk kali ini saja " ujar Miyuki Tersenyum.

"Aku duduk dengan Miyukicchi-ssu! " ujar Kise mendorong Aomine.

"Aku yang duduk dengan Miyuki, Oi Kise!"

"Ja-jangan bertengkar " ujar Miyuki berusaha melerai.

"Yukimaru kau duduk denganku " ujar Seijuuro.

"Ta-tapi mereka masih "

"Biarkan saja mereka " ujar Seijuuro.

"Momoi-san? Mau duduk denganku? " tanya Kuroko datar.

"Mau Tetsu-kun~"

"Hm? Berarti aku duduk dengan Mido-chin~?" Tanya Murasakibara.

"Terserah nanodayo! "

"Kenapa aku jadi duduk dengan Aominecchi sih-ssu?! " ujar Kise kesal.

"Aku juga tidak mau duduk denganmu tahu! "

"Me-mereka masih bertengkar ya? " tanya Miyuki.

"Abaikan saja Yukimaru kau fokus saja kedepan " ujar Seijuuro.

"Eh? Me-memangnnya kenapa di depan?" Tanya Miyuki.

"Tu-turunan! " ujar Miyuki segera memeluk lengan Akashi.

Sedangkan Akashi hanya Tersenyum puas (?)

Sesudahnya~

"Uhk aku mual " gumam Miyuki.

"Daijoubu, Yukimaru? " tanya Seijuuro.

"Daijoubu Akashi-kun "

"Kalian duluan saja main aku dan Yukimaru akan disini " ujar Akashi.

"Oke Akashicchi jaga Miyukicchi ya-ssu!"

"Yukimaru kau tunggu disini sebentar, aku beli minuman " ujar Seijuuro.

"Oi dia sudah sendirian ayo kita hampiri dia! "

2 Orang berjalan ke arah Miyuki.

"Yo! Miyuki lama tak berjumpa! "

"Ka-kau? "

"Masih mengingatku? Atau sudah lupa Miyuki? "

"Te-Terasaki Yoshida-kun! " ujar Miyuki berkeringat dingin.

"Hoo, akhirnya kau ingat juga, bagaimana kalau kita main lagi? Seperti du~lu "


TBC