Our Story

Kuroko no Basuke (c) Fujimaki Tadatoshi

This Fanfiction (c) Kuroyuuki Tetsuya

Warning : Typos, OOC, tidak sesuai EYD, Absurd,

Alur Kecepatan, dsb.

Don't Like Don't Read

ENJOY!


"Bagaimana, caraku menjaga Yukimaru, kalau begini? " ujar Seijuuro mendesah kesal.

"Menjaga aku dari apa Akashi-kun? " tanya Miyuki yang muncul dengan membawa Bekal Makanan.

"Yukimaru?, sedang apa kau disini? " tanya Seijuuro yang kaget tapi tetap tenang (?)

"Hehe, kata Tou-sama aku boleh datang " ujar Miyuki Tersenyum.

"Sudah makan siang? " Tanya Miyuki.

"Belum "

"Aku bawakan Sup Tofu " ujar Miyuki berjalan ke arah Seijuuro.

"Bagaimana pekerjaannya? " tanya Miyuki lagi.

"Merepotkan " dengus Seijuuro kesal.

"Kenapa? " tanya Miyuki sembari membuka kotak Bekal.

"Waktuku bersamamu menjadi terbatas Yukimaru " goda Seijuuro.

"A-akashi-kun!, i-ini ditempat umum tahu! " ujar Miyuki kesal.

"Hm?, ini ruanganku Yukimaru tidak ada orang lain hanya kita berdua disini " ujar Seijuuro.

"Eh? "

'Aku baru sadar hanya kami berdua disini' batin Miyuki.

"Lu-lupakan, sekarang Akashi-kun lebih baik makan saja bekalnya " ujar Miyuki.

"Aku mau makan Yukimaru saja " goda Seijuuro tetap saja.

"Kalau kau terus seperti itu!, lebih baik kubawa pulang saja lagi bekalnya! " ujar Miyuki mengambil Bekal yang dibuat untuk Seijuuro.

Segera saja Seijuuro menarik lengan Miyuki dan membuat Miyuki terduduk menghadap Seijuuro di pangkuannya.

"A-akashi-kun! "

"Hm? "

"Lepaskan aku!, na-nanti dilihat orang lain! " ujar Miyuki.

"Tenang saja Yukimaru, tidak ada orang lain, selain kita berdua "

"Lepaskan aku, dan cepat makan bekalnya Akashi-kun! " ujar Miyuki mendorong Seijuuro menjauh.

"…"

Miyuki pun berjalan dan duduk di sofa sembari Memperhatikan sekeliling Ruangan Seijuuro.

'Sudah 2 hari yang lalu Akashi-kun, diminta Tou-sama untuk bekerja di perusahaan selama 1 minggu menggantikan Tou-sama sementara ' batin Miyuki sembari Tersenyum.

'Aku senang tapi agak menyebalkan juga, karena Sekertaris Akashi-kun sungguh sangat genit pada Akashi-kun ' batin Miyuki menghela nafas.

"Menyebalkan " gumam Miyuki.

Tok! Tok!

"Akashi-san, saya masuk "

'Ya ini Sekretaris Akashi-kun ' dengus Miyuki sebal.

"Ada apa? " tanya Seijuuro.

Sekretaris itu melirik ke arah Miyuki seperti merendahkannya.

"Saya kemari ingin memberikan laporan keuangan " ujarnya.

"Letakkan saja di Meja " Perintah Seijuuro.

"Baik~,saya pergi dulu Akashi-san~"

'Sial, dasar menyebalkan! Ups!, baru saja aku mengutuk secara tidak langsung' Sontak Miyuki menutup mulutnya.

"Hm?, ada apa Yukimaru? " tanya Seijuuro berjalan ke arah Miyuki.

"Tidak ada, sudah selesai makan? " tanya Miyuki.

"Hm "

"Baiklah kalau begitu aku pulang dulu " ujar Miyuki membereskan kotak bekal.

Set.

"A-akashi-kun! " pekik Miyuki ketika Seijuuro tiba-tiba saja memeluk Miyuki dari belakang.

"Akhir-akhir ini kau lebih sering melamun Yukimaru, ada apa hm? " tanya Seijuuro.

"Tidak ada apa-apa, Akashi-kun sekarang tolong lepaskan, aku ingin pulang " ujar Miyuki melepaskan pelukan Seijuuro.

"Sampai ketemu nanti " ujar Miyuki.

"Dia menyembunyikan sesuatu " ujar Seijuuro menyeringai.


Saat itu Miyuki…

"Bukannya aku ingin menyembunyikannya, hanya saja aku tidak bisa bilang…aku takut kau tidak fokus di kantor nanti Akashi-kun " gumam Miyuki.

Miyuki pun akhirnya menghela nafas.

Malamnya~

"Aku pulang " ujar Seijuuro.

"Selamat datang Akashi-kun/-sama " ujar Miyuki dan juga Sasaki bersamaan.

"Hm, dan Yukimaru ada yang ingin kubicarakan, ayo ke kamarku " ujar Seijuuro menarik lengan Miyuki sembari mengendurkan dasinya.

"E-eh?! "

"Ja-jadi ingin bicarakan apa Akashi-kun?" Tanya Miyuki yang hanya duduk diam.

Sret.

"Ada yang aneh darimu Yukimaru " ujar Seijuuro sembari membuka kemejanya yang berhasil memperlihatkan tubuh atasnya.

Miyuki pun membelalakkan matanya begitu melihat badan Atletis milik Seijuuro, Sontak Miyuki menutup kedua matanya dengan telapak tangannya.

"K-Kyaaaaa!, A-akashi-kun Bodoh! " teriak Miyuki yang masih menutup matanya.

"Hm?, apa? "

"Ke-kenapa kau membuka baju di hadapanku?! " tanya Miyuki panik.

"Memang kenapa? "

"Pe-pergi, pergi ke Toilet sekarang! " ujar Miyuki mengusir Seijuuro.

"…baiklah "

"Akashi-kun Baka!, aku jadi malu " ujar Miyuki menutup wajahnya yang sudah seperti kepiting rebus.

"Dasar Bodoh!, Bodoh!, Bodoh! " ujar Miyuki sebal sekaligus malu.

"Yukimaru, siapa yang sedari tadi kau katakan bodoh? " tanya Seijuuro yang sudah selesai berganti baju lalu duduk tepat di hadapan Miyuki.

"Tidak ada " ujar Miyuki memalingkan wajahnya "da-dan bukankah wajahmu terlalu dekat? " tanya Miyuki merasa canggung.

"Jadi bisa kau ceritakan?, kenapa akhir-akhir ini kau bersifat aneh? " tanya Seijuuro dengan tatapan mengintimidasi.

"Ti-tidak, ada apa-apa Akashi-kun! " ujar Miyuki berbohong.

Seijuuro menghela nafasnya.

"Kau berbohong Yukimaru " ujar Seijuuro memandang tidak suka.

"Bu-bukan begitu!, tolong jangan salah paham!, sungguh percayalah!, tidak ada apa-apa! " ujar Miyuki takut-takut.

"Yukimaru kau tahukan?, aku tidak suka dibohongi, jadi jujurlah sekarang " ujar Seijuuro menghela nafas.

"…"

Miyuki hanya diam dan tidak berbicara apa-apa.

.

.

.

.

.

Sudah 20 Menit Miyuki terdiam.

"…"

"Sei…" panggil Miyuki.

"Hm? "

"Percaya padaku, tidak ada apa-apa…" ujar Miyuki dengan suara yang sangat kecil.

Seijuuro bisa mendengar apa yang dikatakan Miyuki dan dia pun menghela nafasnya karena Miyuki tidak ingin jujur.

"Baiklah, aku akan menunggu sampai kau ingin bercerita besok " ujar Seijuuro menghela nafas.

Sedang Miyuki hanya mengangguk lalu pergi ke kamarnya.

"Maaf…aku tidak bisa bilang, aku…takut pekeejaanmu terganggu Sei…" gumam Miyuki.


Besok paginya Miyuki segera membuatkan bekal untuk Seijuuro dan sekarang dia sedang dalam perjalanan menuju kantor Akashi.

"Aku buatkan bekal untuk hari ini " gumam Miyuki menenteng kotak bekal.

"Semalam aku sudah membuat Memo kecil untuknya~, aku tidak bisa bilang langsung " gumam Miyuki.

"Sudah sampai! " ujar Miyuki keluar dari mobil dan menengok ke arah kirinya.

Dan dia menemukan sosok laki-laki berjaket Hitam memakai Topi.

"U-uhhk! " begitu melihat laki-laki itu Miyuki langsung segera memasuki gedung Kantor.

"Selamat Siang, Miyuki-sama " ujar Satpam yang berjaga di depan pintu.

"Selamat siang, dan tolong jangan memanggil aku seperti itu pak " ujar Miyuki Tersenyum ramah.

"Hoho, baik-baik " tawa Satpam itu.

"Baiklah, aku masuk dulu " ujar Miyuki.

Saat memasuki gedung, ruangan semua rata-rata sepi, karena memang sudah waktunya jam istirahat kantor tapi juga masih ada yang didalam.

"Akashi-kun!, aku datang membawa be…kal " Miyuki begitu Shock dengan apa yang baru saja dia lihat dengan mata kepala sendiri, sangking Shock-nya. Miyuki tidak bisa berkata apa-apa.

TRAKKK!

Dan tanpa sadar dia menjatuhkan kotak bekal beserta Memo yang didalamnya hingga isi kotak bekal jatuh berantakan.

"Ka-kalian, Kenapa berciuman?! " Sontak Miyuki berteriak kaget.

"Yukimaru? "

"A-ah!, ma-maafkan aku " ujar Miyuki menunduk lalu pergi berlari dari kantor.

"Apa-apaan kau? " tanya Seijuuro mendorong Sekretarisnya menjauh.

Sedangkan Sekretaris itu hanya Tersenyum genit.

Lalu Seijuuro berjalan ke arah kotak bekal Miyuki yang berhamburan.

Mengambil Memo yang tercampur aduk isi bento.

'Ne…Akashi-kun, maaf semalam aku tidak memberitahu, mu alasan mengapa akhir-akhir ini sifatku berubah menjadi aneh, aku hanya tidak ingin pekerjaanmu terganggu itu saja, tapi aku akan bilang padamu sekarang.

Sebenarnya belakangan ini…aku merasa kalau seperti ada yang mengikutiku…mungkin lebih tepatnya Penguntit, aku juga merasa ada yang memgambil fotoku diam-diam, aku takut karena sampai saat ini orang itu masih mengikutiku'

Ps: tolong jangan khawatir ya.

Yukimaru Miyuki.

Seijuuro pun segera berlari mengejar Miyuki.


"Uhhk…,uhhk ternyata benar hiks " tangis Miyuki keluar dari kantor.

"Hei "

"Ka-kau?! "

"Kenapa kau menangis? " tanyanya.

"Kau yang mengikutiku kemana-mana?!" Ujar Miyuki sontak Menunjuk orang itu.

"Hei, kau membuatku seperti seorang penjahat sekarang " ujarnya.

"Si-siapa kau?! " tanya Miyuki takut-takut.

"Heh?, kau lupa denganku? " gumam laki-laki itu membuka tudungnya dan juga Topi.

"Ka-kau…Yo-Yoshida-kun?! " Sontak Miyuki berteriak.

"Yo, dan tolong jangan berteriak seperti itu~"

"A-apa?, ke-kenapa kau kembali la…gi? " tanya Miyuki bergetar.

"Tidak usah bergetar Miyuki, nah sekarang bagaimana kalau kita pergi berkencan? " tanya Yoshida menarik lengan Miyuki.

"Ke-kencan? Ma-maksudnya a-apa? "

"Tentu saja Kencan kita berdua berkencan~ "

"Ke-kenapa?, kenapa denganku? "

"Kau tahu~?, saat kita bertemu lagi waktu 2 tahun yang lalu?, kurasa aku tertarik padamu~,jadi aku mengajakmu Kencan sekarang "

"Ma-maksudmu a-apa?, aku tidak mengerti! "

"Aku Menyukaimu sekarang!, aku tertarik padamu, karena itu ayo kita berkencan! " paksa Yoshida.

"Sakit!, le-lepaskan aku! " ujar Miyuki menarik lengannya.

"Kau tidak akan menolakku kan? " tanya Yoshida Tersenyum palsu.

"Lepaskan " ujar Seseorang mencengkram lengan Yoshida.

"Ka-kau?!, uhk! Awas kau sialan! "

Segera saja Yoshida pergi berlari menjauh.

"Shintarou-kun? "

"Kenapa kau menangis nanodayo? " tanya Midorima.

"Kenapa…? "

"Apa? "

"Kenapa?, kenapa saat aku sedang dalam masalah, selalu ada kau disisiku?" Tanya Miyuki.

"–Karena "

"…karena? " Miyuki masih menunggu jawaban dari Midorima.

"Itu karena aku…"

"Karena apa Shintarou-kun?, beritahu aku " ujar Miyuki mendongakkan kepalanya.

"Itu Karena aku menyukai-mu nanodayo…"


TBC


Yo~ Yuki ada disini~ Maaf ya kalau terlalu sedikit~ kondisi kesehatan Yuki mulai kambuh lagi~

Yang penting Update yakan~, sebelumnya Yuki mau berterima kasih kepada semuanya yang telah Review Fanfic Yuki~

Terutama Buat, Yuunaru Harukaze-san, saran dari anda membuat saya bisa memperbaiki kesalahan menulis~,Yuki janji di Chapter selanjutnya akan lebih baik lagi~ Panggil Yuki apa saja boleh~kok~

Dan juga MinervaDesu108~, hehe terima kasih sudah Review fanfic Yuki~

Dan Buat Bandung girl~ hehe Arigatou~ sudah terus Review dari Chapter 1 hingga sekarang~, pelu Cium dari Bekasi~

Dan Yuugamine Kyuuna~ pergi sana hush~siapa yang minta Review padamu huhh!, *abaikan pertengkaran saudara*

Maaf Yuki gabisa balas satu-satu Review kalian~

Akhir kata~ Review~?