Our Story

Kuroko no Basuke (c) Fujimaki Tadatoshi

This Fanfiction (c) Kuroyuuki Tetsuya

Warning : Typos, OOC, tidak sesuai EYD, Absurd,

Alur Kecepatan, dsb.

Don't Like Don't Read

ENJOY!


'Kau tidak menyukai Shintarou kan? '

'Kan?'

'Kan?'

'Kan?'

'An?'

'Astaga!, kata-kata itu terus menghantui aku! '

'Bagaimana bisa, Sei mengira aku menyukai Shintarou-kun? '

'Semenjak itu jadi terasa canggung!, bahkan Sei lebih sering berangkat lebih pagi dariku!, saat istirahat makan siang juga dia mengabaikan aku! '

'Ini membuatku Frustasi! '

Cklek!

"A-ah!, O-ohayou, A-akashi-kun…"

'Astaga kenapa aku gugup!?, dia hanya Akashi yang biasa Miyuki! '

"Ohayou, Yukimaru "

"A-akashi-kun, ki-kita pergi ke sekolah bersa—"

"Aku ada rapat osis " ujar Seijuuro dingin.

"Be-begitu ya…kalau begitu sampai…"

BLAM!

"Jumpa…"

"…"

'Astaga!, ada apa dengan kami!? '

'Rasanya…ini seperti kita baru kenal…dan "

'Dan…dan dia bilang Yukimaru tadi…? '

'Dia bilang dia ingin memanggilku Miyuki kan? '

'Dia mau memanggilku Miyuki, karena nanti aku akan jadi Akashi Miyuki kan? '

'Tapi…sekarang dia memanggilku Yukimaru lagi…'

"Aku berangkat…"

"Hati-hati dijalan Miyuki-sama "

"Sepertinya Seijuuro-sama, dan Miyuk-sama sedang ada masalah…"

.

.

.

"Ah!, Mibuchi-senpai! " teriak Miyuki menghampiri Mibuchi.

"Ah~Yuki-chan~ada apa? "

"Ehm, Mibuchi-senpai, anggota osis kan? "

"Benar sekali~"

"Apa tadi pagi…ada Rapat Osis? "

"Tidak…tidak ada, kenapa? "

!

'Jadi tadi dia berbohong…?'

"Begitu…terima kasih…"

"Dah~Yuki-chan! "

'Jadi tadi, dia berbohong padaku…? '

'Aku harus meluruskan kesalahpahaman ini!'

'Aku…tidak mau!, aku tidak mau terus seperti ini! '

'Akashi-kun! '

.

.

.

"A-Akashi-kun?, aku bawakan bento "

"Aku sudah makan siang, Yukimaru "

"Ah?, ta-tapi aku sudah membuatnya jadi bagaimana? "

"Tsk, sudah kubilang tadi kan?, apa aku harus mengulanginya lagi? "

DEG!

"A-ah, ma-maafkan aku…"

"Mengganggu saja "

DEG!

'Mengganggu saja'

'Ganggu saja'

'Nggu saja'

'Gu…'

"…ma-ma-ma…"

DEG! DEG!

Drap! Drap! Drap!

"…"

"Aku…,A-aku, aku…takut…i-ibu…*bergetar* "

"I-ibu…,a-aku ta-kut…" gumam Miyuki menangis sembari menggenggam tangannya, berusaha membuatnya tidak bergetar.

"Yukimaru-san? "

"…"

"Apa ada yang melihat, Yukimaru-san? " tanya sensei.

"Sensei!, tadi dia izin pulang katanya tidak enak badan! "

"Baiklah Yukimaru-san, Izin ya "

.

.

.

"Sa-sasaki "

"Mi-miyuki-sama?, ada apa dengan anda!?, astaga!?, Miyuk-sama! "

"Sa-sasaki, a-aku…takut…"

Gyut!

"Miyuki-sama!, ada apa dengan anda!? "

"To-tolong, bantu bawa aku…kekamarku…"

"Ba-baik! "

*HAAH, HAAH, HAAH.*

"Miyuk-sama!?, ayo kita ke rumah sakit! "

"Tidak usah, Sasaki, aku hanya perlu istirahat, dan tolong jangan beritahu Seijuuro "

"Ta-tapi! "

"Ku-kumohon, padamu…"

"Ba-baiklah…"

BLAM!

"Sebenarnya…Miyuk-sama kenapa!? "

"Aku pulang "

*hening*

"Sasaki? "

"Selamat datang, Seijuuro-sama "

"Aku tidak ikut makan malam hari Ini, Sasaki "

"Saya mengerti Seijuuro-sama "

Cklek!

"Ah…se-se…lamat—da…tang…" segera setelah mengatakan hal seperti itu Miyuki segera berjalan lebih cepat dan turun kebawah.

"…"

'Kenapa?, hubungan kami…?, jadi seperti ini…?'

'Aku…takut, padanya…i-ibu…'

'Ibu…a-aku takut…pada Akashi-kun…'

'*hiks*,*hiks*, i-ibu, aku ingin bersamamu '

Tap…tap…tap…

Miyuki berjalan ke arah kamarnya, tatapan matanya kosong…dan terus menunduk kebawah.

'Bagaimana bisa? '

'Bagaimana bisa?, ini…semua terjadi? '

'Kenapa…? '

Tap…tap…tap.

Sampai akhirnya.

BRUK!

"Ah…? "

'Akashi-kun!? ' batin Miyuki sudah takut.

"Ma-maaf!, aku tidak se-sengaja! " ujar Miyuki segera berlari masuk ke kamarnya.

"Siapa…peduli? " gumam Seijuuro menunduk.

*hiks*,*hiks*,*hiks*

"Uhk!, i-ibu, ayah…!, aku merindukan kalian…kenapa? "

"Kenapa…jalan yang harus kutempuh, seberat ini…? "

"…aku ingin bersama dengan kalian…"

"Hanya…dengan kalian *hiks*

.

.

.

Tok! Tok! Tok! Tok!

"Miyuki-sama!, ini sudah waktunya berangkat ke sekolah! "

Cklek!

"Selamat pagi…Sasaki " ujar Miyuki tersenyum.

"Ah…Selamat pagi, Miyuki-sama, sarapan sudah siap "

"Apakah, Seijuuro sudah berangkat lebih dulu? "

"Iya…Seijuuro-sama sudah berangkat 45 Menit yang lalu "

"Kalau begitu, aku segera berangkat Sasaki, aku tidak sarapan hari ini "

"Tapi, Miyuk-sama anda kan…" ujar Sasaki cemas.

"Aku sudah tidak apa-apa Sasaki, jadi jangan khawatir " ujar Miyuki sembari memakai sepatu.

"Aku berangkat! "

'…'

'Sudah hampir 7 hari kami seperti ini…'

'Seperti, tidak saling kenal '

'Kapan…Ini akan berakhir? '

'Saat, Aku meminta maaf padanya? '

'Tapi…sudah berulang kali Aku ingin menjelaskan padanya…tapi dia tidak ingin mendengarkan aku ' pikir Miyuki melamun dan terus saja duduk di kursi tanpa mencatat pelajaran.

"Yuki-chan…kenapa Kau tidak mencatat soal-soal penting Ini? " tanya Minami.

"…maaf, aku sedikit tidak enak badan…"

"Uhmm!, apa kau mau aku antar ke Uks? "

"Tidak perlu, Minami-chan, aku baik-baik saja kok "

"…tapi, wajahmu pucat sekali tuh!…" ujar Minami cemas.

"Tidak apa-apa!, aku baik-baik saja! " ujar Miyuki tersenyum.

'Aku…merindukan saat-saat kita seperti dulu, Akashi-kun…'

.

.

.

'Setiap kali aku menunggu Akashi-kun pulang…dia tidak juga keluar dari gym…saat aku ingin pulang…ternyata dia sudah di gerbang dan pergi di jemput mobil…lalu, aku jadi pulang sendiri berjalan kaki…' batin Miyuki sembari berjalan.

'Iya…sendiri, langit sudah mulai gelap dan aku pulang jalan sendiri…'

'Ini semua salahku…'

'Seharusnya aku langsung bilang pada Akashi-kun hari itu '

'Supaya tidak jadi seperti ini…'

'Kenapa dia harus tanyakan itu? '

'Kau tidak menyukai Shintarou kan? '

'Tentu saja tidak! '

'Bagiku…Shintarou-kun hanyalah seorang teman yang sangat baik!, hanya Itu saja! '

'Seharusnya dia tahu…kalau yang aku suka hanyalah…dia seorang '

'Tapi kenapa dia harus salah paham seperti ini? '

'Kalau aku menyukai Shintarou-kun,

Mana mungkin aku menerimanya kalau dia menciumku terus? '

'Aku tidak mau…'

'Aku tidak mau…terus seperti ini…'

'Tidak bisakah…kami kembali seperti dulu…? '


~Our~Story~


"Aku pulang…" ujar Miyuki tidak bersemangat.

-Hening-

"Sepi ya?, dimana Sasaki? "

"Mungkin sedang belanja? "

Tap…tap…tap…tap.

Blam!

Setelah itu Miyuki segera pergi ke kamar mandi dan membersihkan dirinya.

Lalu…

Cklek!

Miyuki keluar dari kamarnya.

Dan berdiri tepat di depan pintu kamar Seijuuro.

'Tenangkan dirimu…Miyuki! '

'Walau susah…kau harus biaa mengatakannya! '

Tok! Tok!.

"…A-akashi-kun, i-ini aku Miyuki " ujar Miyuki dengan gagap.

'Astaga!, kenapa aku gugup!? '

*hening*

"Ah…err, apa kau didalam? " tanya Miyuki lagi.

"Kalau kau didalam…bo-bolehkah, aku masuk? "

*tidak ada jawaban*

"Aku ingin berbicara sebentar "

"Mungkin, menurutmu ini, tidak penting tapi…aku…"

"A-aku, masuk ya…A-akashi-kun " ujar Miyuki membuka pintu kamar Seijuuro.

Setelah membuka pintu kamar Seijuuro, Miyuki dapat melihat sosok yang familiar dimatanya, orang yang sudah lama jarang dia ajak bicara, sekarang sedang duduk di meja belajar.

"Ah…kau, ada didalam…"

"Apa yang ingin kau bicarakan? " tanya Seijuuro to the point.

"Aku…"

"Aku sedang sibuk, Yukimaru "

'Dia tidak memanggilku namaku '

"Besok, aku ada rapat osis lagi "

!

"Akashi-kun…tidak "

"Sei…aku Minta maaf " ujar Miyuki.

"Untuk apa? " tanya Seijuuro yang kini duduk menghadap ke arah Miyuki.

"Untuk segalanya "

"Kau membuang waktu—"

"Biarkan aku berbicara dulu…kumohon…"

*menghela nafas*

"5 menit "

"Terima kasih…"

"Sei…apa kau masih ingat?, saat kita bertemu? "

"3 tahun lalu, saat kita masih di Teiko…"

"Pertama kali kita bertemu, kau sangat terlihat menyeramkan…tapi kau mempunyai warna mata yang indah…itu menurutku " ujar Miyuki mulai bercerita dan bersanda di Pintu kamar Seijuuro.

"Mulai saat, dari Tou-sama, membawaku kerumah ini…dan dia bilang sekarang dia adalah ayahku, dan kau adalah kakakku "

"Saat itu…aku merasa seperti mempunyai keluarga yang baru lagi, dan…hari-hariku akan berjalan dengan indah…"

"Saat, aku mulai memanggilmu 'Onii-san', dan lalu kau berkata, jangan memanggilku Seperti itu saat di sekolah…"

"Dan…saat…kau menyuruhku untuk mencium'mu saat diatap…"

"Lalu, aku berkata 'aku belum pernah melakukannya…', dan kau berkata 'bodoh, aku juga ' lalu saat kau hampir menicumku, Kise-kun datang, dan kau bilang itu gangguan "

"Dan saat kau berkata 'kemarilah Yukimaru', ternyata yang kau panggil adalah kudamu, lalu saat itulah, kau menyuruhku mencium'mu lagi…"

"Itu, ciuman pertamaku…"

"Dan…saat teman-teman datang berkunjung kerumah untuk menginap, kau mengatakan 'Ne Yukimaru menikahlah denganku', Dan kita memutuskan untuk bertunangan lebih dulu "

"Lalu esoknya kau, membeli cincin tunangan kita ini bukan? " ujar Miyuki menunjuk jari tangannya.

"Sei…aku senang…"

"Aku sangat senang, melewati hari-hari berdua saja denganmu…"

"Akashi—, tidak Sei…mungkin ini untuk yang terakhir kalinya aku memanggil nama kecilmu…"

"Sei, aku berkata untuk yang terakhir kalinya…"

"Aku mencintaimu…"

"Dan…itu tidak akan pernah berubah…"

"Aku tidak menyukai Shintarou-kun…yang kusukai hanya kau seorang Sei…"

"Tapi…"

"Sekarang…hubungan kita sudah menjadi seperti ini…"

"Dan kita tidak bisa kembali seperti dulu lagi…bukan? "

*tes, tes, tes*

*hiks*

"Jika suatu hubungan hanya dilakukan oleh satu orang tidak ada gunanya bukan…? "

Iris mata Seijuuro membulat.

"Aku tahu…kau sudah tidak mencintaiku seperti dulu…lagi…"

"Karena itu, kita tidak bisa kembali seperti dulu lagi…iya kan? "

"Karena itu, hiks…ugh, kenapa… "

"Tidak, kita Akhiri saja hubungan ini, hiks, Sei? " ujar Miyuki menangis sesugukan sembari melepaskan Cincin tunangan yang diberikan Seijuuro.


TBC


Hai~ Yuki kembali lagi~hehe~

Maaf, updatenya lama~

Dan terlalu pendek untuk Chapter ke 6 ini~

Tolong dimengerti~hehe.

Jangan lupa~Favorit Cerita ini~

Dan~jangan lupa Review~.