Waiting For You
Genre : Hurt , Romance , Drama
Rate : T
Pairing : KyuMin , KyuHyuk , Minho, and etc.
Part : 1/?
Warning : Genderswitch , Miss Typo
Disclaimer : Saya hanya menyalurkan inspirasi melalui cerita, ff ini hanya pelampiasan khayalan saya yang terlalu tinggi. Jadi apabila anda semua tidak menyukai ff ini saya harap anda tidak usah membacanya. DON'T LIKE DON'T READ!
Summary : Cinta adalah satu kata semu yang mengandung seribu makna, satu kata yang dapat membuat duniamu seakan berhenti berputar saat itu juga. Satu kata yang dapat membuat dirimu senang maupun sedih di saat bersamaan, bagaimana jika cinta yang kau harapkan tidak seperti itu?
Music : Bittersweet By Super Junior
"Ne, galkhe" wanita itu perlahan berjalan meninggalkan kedua orang tuanya, senyum manis terus terpatri di wajahnya. Sedikit merasa sedih karena meninggalkan orang tuanya di Seoul demi seseorang yang sangat ingin di temuinya di Macau. Sungmin sekali lagi melirik ke arah jari manisnya, di usapnya benda yang melingkari jari putihnya. Tersenyum lembut menatap benda itu.
Aku datang Kyunnie, tunggu aku ne
0o0o0
Sungmin kini tengah duduk di kursi nyaman di kursi penumpang di pesawat yang akan take off sebentar lagi, wanita itu memejamkan kelopak matanya perlahan. Membuat manik foxy yang selalu berbinar itu tak terlihat, wanita itu tersenyum dalam tidurnya. Membuat tiga pasang mata yang melihatnya juga ikut tersenyum, ketiga sosok itu terus memperhatkan sosok mungil Sungmin yang tertidur dengan nyaman sedari tadi.
"Kau yakin kita harus mengikutinya hyung?" seorang lelaki tampan bertanya pada sosok lelaki yang dipanggil 'hyung' di sebelahnya, jari telunjuk lelaki tampan itu menunjuk ke arah sosok Sungmin yang tertidur dengan pulas di kursinya. Lelaki tampan itu sedikit melirik lelaki yang di panggil 'hyung' olehnya
"Ne, dia adalah tanggung jawab kita. Selain itu—" Lelaki yang di panggil 'hyung' itu tersenyum tipis menatap sosok Sungmin yang tak jauh dari tempat mereka duduk. Tatapan mata lelaki itu beralih menatap lelaki tampan di sebelahnya, senyum manis terulas dibibir tipisnya membuat matanya menyipit membentuk bulan sabit.
"-Kita juga harus bertemu sahabat lama kita, bukan begitu Minho?" diliriknya sosok lelaki yang tak jauh dari tempat mereka duduk, senyum lelaki itu semakin lebar saat lelaki bernama Minho itu mengangguk yakin.
"Ne, Yesung hyung" Minho tersenyum tipis menatap Yesung-Lelaki bermata sipit- yang juga tengah menatapnya. Membuat lelaki tampan yang berada di antara mereka sedikit kesal karena di acuhkan oleh kedua orang itu.
"Ya! Yesung hyung, Minho-ah! Kalian mengacuhkanku eoh?" sontak Minho dan Yesung tertawa menatap lelaki tampan itu mengerucutkan bibirnya kesal, menciptakan kesan imut di wajah childishnya itu. Jemari mungil Yesung bergerak menepuk bahu lelaki tampan itu.
"Jangan memasang wajah jelek seperti itu, fishy" lelaki tampan itu semakin menekuk wajahnya mendengar nama kecilnya di sebut, membuat Yesung dan Minho semakin tertawa keras.
"Diamlah kau kepala besar jelek"
"Ya! Kau mau mati eoh?" Yesung menepuk keras kepala lelaki berwajah imut itu, membuat empunya meringis kecil. Lelaki tampan itu menatap tajam sosok Yesung yang terlihat santai memasang wajah datarnya, seolah tidak terjadi apa-apa. Lelaki tampan itu balik memukul kepala besar Yesung, membuat empunya menatap tajam padanya. Kedua lelaki itu saling menatap tajam satu sama lain, membuat Minho yang melihat kejadian itu memutar bola matanya bosan. Oh! Ayolah, hal ini sudah sering terjadi dan lelaki itu sudah bosan melihatnya. Perlahan tangan kanannya menarik pergelangan tangan lelaki tampan yang masih menatap tajam sosok Yesung.
"Sudahlah Hae hyung, kau tidak akan menang melawan Yesung hyung"
"Ya! Kau membela Yesung hyung eoh? Dasar dongsaeng pabbo" Minho terkikik geli menatap wajah cemberut lelaki tampan itu. di tepuknya pelan bahu lelaki tampan itu membuat empunya menatap tajam padanya. Senyum Minho kian lebar menatap wajah childish hyungnya yang merangkap sebagai sahabatnya itu.
"Apalagi eoh?" nada suara lelaki tampan itu terdengar dingin di telinga Minho, membuat lelaki itu memeluk erat lengan hyungnya. Menggesek-gesekan kepalanya di bahu lelaki tampan itu. "Aku menyayangimu Donghae hyung, kau hyungku yang terbaik" lelaki tampan bernama Donghae itu tersenyum, Yesung yang melihat hal itu juga ikut tersenyum melihat tingkah kedua sahabatnya itu. di tepukya puncak kepala Donghae tersenyum pada kedua sahabatnya itu.
"Sekarang kita harus menemui sahabat lama kita" kepala Minho mendongkak menatap Yesung, senyum tipis terukir di bibirnya mengingat 'seseorang' yang merupakan sahabat mereka. Sahabat yang akan segera mereka temui sebentar lagi. "Ne, aku penasaran dengan bocah itu. Apakah dia masih se-evil dulu atau tidak" kedua lelaki itu tersenyum mendengar pernyataan Donghae.
Pikirin mereka kembali tertuju pada seorang lelaki yang sangat evil, dan manja. Seorang lelaki yang tidak memiliki sopan santun sama sekali terhadap Hyung-hyungnya. Seorang lelaki yang merupakan sahabat masa kecil mereka yang harus pergi meninggalkan mereka karena harus menugurus bisnis di usia muda. Meninggalkan mereka juga yeojachingunya, sontak ketiga lelaki itu memandang sosok Sungmin yang masih memejamkan matanya; Tidur.
Ketiga lelaki itu menghela nafas gusar memikirkan hal ini, mereka masih mengingat jelas seberapa menderitanya Sungmin tanpa Kyuhyun di sisinya. Wanita itu terus menangis setiap malam, entah sudah berapa banyak air mata yang keluar dari manik foxy itu. Wanita itu tidak bisa tanpa Kyuhyun, tanpa Kyuhyun di sisi Sungmin sama saja dengan tubuh tanpa raga. Untunglah masih ada ketiga sahabat Kyuhyun yang masih setia menemaninya. Ketiga lelaki itu terus berada di sisi Sungmin selama 5 tahun belakangan ini, terus menemani Sungmin selama 5 tahun di tinggal Kyuhyun. menemani Sungmin saat keluarganya mengalami masalah.
Masih teringat jelas di ingatan ketiga lelaki itu saat toko kecil keluarga Sungmin harus di gusur oleh eomma Kyuhyun sendiri. Yah! Eomma Kyuhyun tidak menyukai hubungan putranya dengan Sungmin, hal itu sungguh membuat Sungmin dan keluarganya harus bekerja keras demi membuka usaha baru. Sungguh sangat miris bukan?
"Aku tidak menyangka eomma Kyuhyun sekejam itu, bahkan dia sampai mengirim Kyuhyun ke Macau dengan alasan demi appanya Kyuhyun" kedua lelaki itu segera memandang Donghae mendengar perkataan namja itu. Yesung menghela nafas gusar mendengar ucapan Donghae, di liriknya Sungmin yang tak jauh dari tempat mereka duduk. Wanita itu terlihat menggeliat dalam tidurnya, bibir plump itu sesekali mengerucut. Membuat ketiga lelaki itu tidak bisa menahan senyuman mereka.
"Sudahlah, kita harus bersiap-siap, pesawat ini akan segera landing" kedua lelaki tampan itu sontak mengangguk mendengar penuturan Minho, ketiga lelaki itu kembali sibuk dengan urusan masing-masing.
…
'Pluk'
Kelopak mata wanita itu mengerjab-erjab imut merasakan tepukan di bahunya, Sungmin menguap kecil saat terbangun dari tidurnya. Di usapnya kelopak matanya sebentar, ciri khas wanita itu saat terbangun dari tidurnya. Manik foxy itu menatap bingung sosok wanita cantik di depannya, wanita itu tersenyum menatap raut kebingungan Sungmin.
"Agasshi, sebentar lagi pesawat akan landing. Bersiaplah ne"
"Ah! Ye, gamshamidda" Pramugari itu segera melangkah meninggalkan Sungmin yang tengah merona merah sekarang, wanita itu sungguh merutuki kebodahannya tadi, tangan mungilnya bergerak memukul kepalanya pelan. "Aishh! Jeongmall pabboya!" see? Bahkan wanita itu berteriak sekarang, membuat seluruh penumpang menatap horror kepadanya. Sungmin sedikit menundukan kepalanya meminta maaf, wajah wanita itu sedikit merengut sekarang.
0o0o0
Kaki wanita itu melangkah meninggalkan bandara Macau International Airport, Sungmin melangkah menuju sebuah Bus atau yang biasa di sebut dengan suttle bus Venetian. Bus yang akan membawanya ke The Venetian Hotel Macau, senyum wanita itu semakin lebar saat mengetahui tak dia akan segera menemui kekasihnya. Seorang lelaki yang sangat sukses hingga bisa mengelola sebagian besar saham hotel mewah itu. Yah! Sungmin memang mengetahui kekasihnya berada di hotel itu, dari mana wanita itu mengetahuinya? Siapa yang tidak mengenal Cho Kyuhyun? Seorang CEO di The Venetian hotel, hotel yang tegolong mewah di Macau dan sering di liput di berbagai chanel Televisi. Seorang lelaki yang sukses dan juga tampan.
Sungmin tertawa kecil mengetahui kekasihnya merupakan orang yang cukup terpandang di Korea maupun Macau, sungguh wanita itu tidak pernah berpikir bisa memiliki kekasih yang termasuk dalam 5 golongan orang terpandang dan terkaya di Korea. Membayangkan hal itu sungguh membuatnya sedikit terkejut mengetahui jarak di antara mereka berdua sangat jauh. Sungmin merupakan seorang yang tergolong 'kalangan menengah kebawah' wanita itu sungguh berada jauh di bawah Cho Kyuhyun. sedikit membuatnya merasa tidak percaya diri jika mengetahui hal itu, selain itu eomma Kyuhyun juga menentang hubungan mereka berdua. Eomma Kyuhyun membawa anaknya ke Macau untuk menjauh dari Sungmin, selain karena meninggalnya appa Kyuhyun. Wanita itu juga tidak ingin Kyuhyun berada di dekat Sungmin, dan hal itulah yang membuat Sungmin sedih selama 5 tahun belakangan ini. hubungan yang miris bukan? Tapi itulah cinta, mempertaruhkan segalanya demi cinta. Itulah yang di lakukan Kyuhyun dan Sungmin, mereka rela menentang Eomma Kyuhyun dan tidak mempermasalahkan kekayaan yang dimiliki keluarga masing-masing.
Sungmin kini telah duduk di kursi penumpang suttle Bus, wanita itu memilih duduk di kursi belakang yang terletak di dekat jendela. Manik foxy itu memandang lurus pemandangan yang ada di kawasan Venetian, bibir mungil itu mengulas senyum manis sekali lagi. Wajah cantik wanita itu sungguh terlihat ceria sekarang, manik foxy itu berbinar-binar melihat pemandangan di kota Macau; Indah. Mungkin hanya kata itu yang terlitas di benak Sungmin saat melihat pemandang di kota itu.
"Excuse me, may Isithere?" Sungmin mengalihkan pandangannya menatap seorang wanita cantik yang tengah bertanya padanya, jemari telunjuk wanita itu menunjuk kursi kosong di sebelah kursi Sungmin.
"Ah! Of course" Sungmin tersenyum tipis pada wanita cantik itu, membuat wanita itu tersenyum lebar. Segera wanita itu mendudukan dirinya tepat di sebelah Sungmin. "Gamshamidda" ucap wanita cantik itu tanpa sadar, Sungmin sontak memalingkan kepalanya dari jendela menatap wanita cantik itu. Di tatapnya sosok wanita cantik itu. Kulit putih mulus, orbs bening dengan wajah mungil serta bibir mungil dengan gummy smile yang sangat manis. Sungguh wanita yang sangat cantik.
"Kau orang Korea?" wanita cantik itu menoleh menatap Sungmin, tersenyum memamerkan gummy smilenya. Kepala wanita itu menganguk membuat rambut blondenya sedikit menutupi wajahnya, Sungmin tersenyum lebar mengetahui hal itu. Di angkatnya tangan kanannya ingin menjabat tangan wanita cantik di sebelahnya.
"Annyeonghasaeyo, Lee Sungmin imnidda" wanita cantik itu perlahan menjabat tangan mungil Sungmin, senyum manis terpatri di bibir wanita itu. "Ne, annyeonghasaeyo. Joneun Lee Hyukjae imnidda, mannaseo bangabseubniddaSungmin-ssi"
"Ne, bangabseubnidda"
"Apa yang kau lakukan di sini Sungmin-ssi?"
"Ye? Ah! Aku ingin menemui seseorang"
"Nuguya? Kekasihmu Ne?" wajah Sungmin sontak memerah mendengar candaan yang di lontarkan Hyukjae padanya, di tundukannya kepalanya guna menyembunyikan semburat merah yang tercetak di pipi chubbynya. "Ne, sepertinya begitu" ucap Sungmin malu-malu membuat Hyukjae terkekeh geli.
"Ya!, kenapa kau menertawakanku eoh?" wanita itu merenggut mendengar kekehan Hyukjae membuat Hyukjae semakin tertawa, kedua orang itu tanpa sadar menjadi sangat dekat sekarang. Tidak ada lagi suasana canggung di antara keduanya, mereka terus berbincang di dalam bus itu tanpa menyadari sepasang mata tengah menatap mereka berdua. Sosok itu menyeringai melihat wanita cantik yang tengah berbicara dengan Sungmin.
"Di sini ternyata" gumam sosok itu, perlahan sosok itu membalikan badannya memunggungi kedua wanita cantik yang masih asik dengan dunia mereka. "Dia ada di sini sajangnim" sosok itu berbicara dengan orang di seberang sana dengan ponselnya, mata tajamnya masih setia menatap pada sosok Hyukjae.
"…"
"Ne, Arraseo sajangnim" sosok itu makin tersenyum setelah menelpon tadi, di tatapnya sosok Hyukjae yang duduk tak jauh darinya. "Kau tidak bisa kabur lagi, Agasshi" gumam sosok itu.
0o0o0
"Sampai jumpa lagi, Sungmin-ssi" kedua wanita itu kini telah berada di The Venetian Hotel Macau, Hyukjae melambaikan tangannya meninggalkan sosok Sungmin yang juga tengah melambaikan tangan padanya.
"Hufftt… sekarang aku harus menemui Kyunnie" senyum cerah terpatri di wajah manis wanita itu, di langkahkan kakinya menuju Venetian Hotel. Sungmin berdecak kagum menatap lobby hotel yang sungguh mewah, perlahan kaki mungil itu melangkah menuju Kasino The Venetian dimana tempat kalangan-kalangan kaya bermain judi. Senyum manis terus menghiasi wajah itu matanya mengedar menatap sekeliling gedung, sampai mata itu terpaku menatap satu titik. Senyum itu luntur seiring dengan menegangnya tubuh itu, manik foxy itu terus menatap sesosok lelaki berkulit pucat dan berambut sedikit ikal yang tengah merangkul seorang wanita di sampingnya. Sungmin terpaku di tempatnya berdiri, manik foxy itu terus menatap sosok lelaki yang kini tengah tertawa dengan seorang wanita di sebelahnya. Mata Sungmin terbelalak saat pandangannya bertemu dengan manik onxy lelaki itu, seulas senyum terlukis di wajah Sungmin menatap lelaki yang juga tengah menatap matanya.
Kyunnie…
TBC/END?
Annyeong, saya kembali lagi membawa chapter 2 ff ini*tebar bunga.
Sebenarnya ff ini mau saya update kemarin, tapi di karenakan suatu hal. Maka saya mengupdate ff ini hari ini, jeongmall mianhae readerdeul. Apakah masih ada yang penasaran dengan kelanjutan ff ini? jika ada saya mohon reviewnya ne~ karena review kalian sangat berharga buat saya dan juga author lain. Ok! Sekarang saya mau balas review dulu ne~
Special Thank's to:
Sunghyunnie, ANAKNYADONGHAE, sparkyu, choi hyekyung, noviiraaa, KimShippo,
Cho Kyuri Mappanyukki, kyurin minnie, BbuingBbuing137, KMS Kyuminshiper.
Sunghyunnie : ini udah di lanjut^^ mianhae nggak bisa update kilat ne~ padahal ff ini mau di update kemarin tapi nggak jadi, mianhae ne~ dan gomawo untuk reviewnya*cipok
ANAKNYADONGHAE : nyehehehe, chingu tahu aja kalau si Umin mau nyusul nae nampyeong*plakk. Ini udah lanjut, gomawo udah review ne~^^
sparkyu : gomawo udah di follow dan di favorite'kan ne~^^ jeongmall gomawoyo*bungukin badan 90 derajat. Ntar di review ne~ aku butuh kesan dan saran chingu
choi hyekyung : ini udah lanjut eon, mianhae lama updatene
noviraaa : gomawo udah memfollow dan memfavoritekan ff ini ne~^^*cipok ntar review ffnya ne~ aku butuh kesan dan saran chingu
KimShippo : iya, Kyu ninggalin Min pergi. Ini udah terjawabkan Kyu mau kemana dan berapa lama^^ di chapter satu juga udah ada penjelasaannya^^ gomawo udah review ne~ ini udah lanjut, mianhae masih pendek
Cho Kyuri Mappanyukki : gomawo udah memfavoritekan ff ini ne~*cipok. Nanti di review ne eon, aku butuh saran dan juga kesan eonie
Kyurin minnie : chingu terharu? Aigooo..! aku seneng banget ada yang sampai terharu baca ff ini*senyum-senyum sendiri, ini udah lanjut^^ gomawo udah review ne
BbuingBbuing137 : ini udah lanjut, mianhae lama updatene. gomawo udah review^^
KMS kyuminshipper : ini udah lanjut chingu, gomawo udah review ne
Aigooo..! aku seneng banget ada yang mau review ff ini walaupun ceritanya jelek*pundung di pojokan.
Tapi aku sungguh berharap kalian para sider juga mau mereview ff ini walaupun ceritanya jelek, tapi ini adalah hasil pemikiranku. Sungguh membuat ff itu tidak gampang, dan aku sangat berharap kalian mau menghargai karyaku maupun karya author lain. Berhentilah menjadi sider, karena hal itu akan membuat kalian kesusahan mendapat teman. Jadi aku sangat bkalian mau mereview ff ini, karena hal itu merupakan penyemangatku dan juga author lain^^ saranghae readerdeul^^
Ah! Aku hampir lupa, adakah yang merasa cerita ini sedikit familiar? Jika ada maka kalian memang benar^^ cerita ini aku buat karena aku sedikit terinspirasi dari korean drama Boys Before Flower. Tapi aku hanya terinspirasi, dan bukan mengcopas dari drama itu. Jadi masih adakah yang penasaran dengan ff ini jika sudah mengetahui ff ini terinspirasi dari drama korea itu? jika ada tolong di review nejeongmall gamshamidda readerdeul, saranghae
Ah! Satu lagi. Aku ingin bisa lebih dekat dengan kalian semua, tapi aku tidak tahu di mana bisa berkomunikasi dengan kalian semua. Jadi bisakah kalian memfollow twitterku^^ aku ingin berteman dengan kalian. Follow aku ne~
shinta_soohyun
Aku akan memfollback kalian walaupun tanpa mentionspay pay chingudeul, sarangahae*cipok satu-satu
REVIEW PLEASE…^^
