Waiting For You

Genre : Hurt , Romance , Drama

Rate : T

Pairing : KyuMin , KyuHyuk , Minho, and etc.

Part : 3/?

Warning : Genderswitch , Miss Typo

Disclaimer : Saya hanya menyalurkan inspirasi melalui cerita, ff ini hanya pelampiasan khayalan saya yang terlalu tinggi. Jadi apabila anda semua tidak menyukai ff ini saya harap anda tidak usah membacanya. DON'T LIKE DON'T READ!

Summary : Cinta adalah satu kata semu yang mengandung seribu makna, satu kata yang dapat membuat duniamu seakan berhenti berputar saat itu juga. Satu kata yang dapat membuat dirimu senang maupun sedih di saat bersamaan, bagaimana jika cinta yang kau harapkan tidak seperti itu?

Music : Daydream By Super Junior

"Sampai jumpa lagi, Sungmin-ssi" kedua wanita itu kini telah berada di The Venetian Hotel Macau, Hyukjae melambaikan tangannya meninggalkan sosok Sungmin yang juga tengah melambaikan tangan padanya.

"Hufftt… sekarang aku harus menemui Kyunnie" senyum cerah terpatri di wajah manis wanita itu, di langkahkan kakinya menuju Venetian Hotel. Sungmin berdecak kagum menatap lobby hotel yang sungguh mewah, perlahan kaki mungil itu melangkah menuju Kasino The Venetian dimana tempat kalangan-kalangan kaya bermain judi. Senyum manis terus menghiasi wajah itu matanya mengedar menatap sekeliling gedung, sampai mata itu terpaku menatap satu titik. Senyum itu luntur seiring dengan menegangnya tubuh itu, manik foxy itu terus menatap sesosok lelaki berkulit pucat dan berambut sedikit ikal yang tengah merangkul seorang wanita di sampingnya.

Sungmin terpaku di tempatnya berdiri, manik foxy itu terus menatap sosok lelaki yang kini tengah tertawa dengan seorang wanita di sebelahnya. Mata Sungmin terbelalak saat pandangannya bertemu dengan manik onxy lelaki itu, seulas senyum terlukis di wajah Sungmin menatap lelaki yang juga tengah menatap matanya.

Kyunnie…

Senyum Sungmin perlahan menguap entah kemana, hatinya sesak melihat lelaki itu mengalihkan pandangannya dari dirinya. Jantung Sungmin berdetak cepat melihat pemandangan di depannya, lelaki itu-Cho Kyuhyun-sedang mendekatkan wajahnya ke wajah wanita di sampingnya. Tertawa bersama wanita cantik di sampingnya, tersenyum lembut menatap wanita cantik di depannya. Sungguh! Hati Sungmin seolah remuk tergantikan kekecewaan, senyuman itu. Senyum lembut yang sangat Sungmin rindukan, di berikannya pada wanita di sampingnya.

Manik foxy itu terus menatap pada sosok Kyuhyun yang perlahan melangkah bersama wanita cantik itu, melangkah meninggalkan Sungmin dengan segela kekecewaan di hatinya. Bulir bening yang di tahan wanita itu perlahan jatuh, mengalir deras seolah mewakilkan perasaan sakit yang melesak ke hatinya. Senyum miris terpatri di wajah Sungmin, senyum yang seolah mengejek dirinya sendiri. Wanita itu segara melangkah meninggalkan tempat itu, kepala wanita itu terus menunduk menyembunyikan air mata yang mengalir deras di pipi putihnya.

Harusnya aku tahu… Harusnya aku tahu kau tak mungkin masih mencintaiku, kau sungguh bodoh Lee Sungmin. Kyuhyun tidak mungkin mencintaimu lagi.

"Ah! I'm really sorry" ucap seorang wanita pada Sungmin, Sungmin menengadahkan kepalanya menatap wanita yang tengah meminta maaf padanya, dahinya berkerut menatap wanita yang meminta maaf padanya. Diliriknya gelas yang di genggam wanita itu, di sadarinya bahwa baju yang di kenakannya basah terkena wine yang di bawa oleh wanita tersebut.

"No problem" ucapnya, di ulaskannya senyum kecil di bibir mungilnya. Segera Sungmin melangkah meninggalkan wanita yang tengah menatap bingung padanya. "Silly girl" ucap wanita itu pada sosok Sungmin, segera wanita itu melangkah meninggalkan tempat itu.

0o0o0

Sungmin kini tengah duduk termenung di taman The Venetian Hotel, pandangan wanita itu memandang lurus pada gondola yang terletak tak jauh tempatnya duduk. Pandangan wanita itu begitu kosong seolah ada yang di pikirkannya, berkali-kali gumaman lirih keluar dari bibir mungil itu. Berulangkali kata 'bodoh' terus keluar dari bibir mungil wanita yang sekarang tengah menundukan kepalanya itu, Sungmin begitu terhanyut dengan pemikirannya tanpa menyadari seorang wanita sedang berjalan mendekat ke arahya, wanita itu berdiri tepat di belakang Sungmin. Tersenyum geli melihat tingkah Sungmin.

'Pluk'

"Sungmin-ssi, gwaenchanhayo?" tubuh Sungmin sedikit tersentak merasakan tepukan di bahunya, segera wanita itu berbalik menatap seorang wanita yang sekarang sedang tersenyum manis padanya.

"Hyukjae-ssi, yeogiseo mwohaneungeoya?" sosok wanita bernama Hyukjae itu merengut mendengar pertanyaan Sungmin, di poutkannya bibirnya bertanda kesal. Matanya menatap kesal pada sosok Sungmin.

"Wae? Aku tidak boleh berada disini? Ini tempat umum!" Sungmin tertawa kecil melihat tingkah Hyukjae, membuat wanita itu menggembungkan kedua pipi putihnya. "Ne, arra Hyukjae-ssi. Joesonghabnida" Sungmin tersenyum lembut menatap Hyukjae yang perlahan ikut tersenyum.

"Sungmin-ssi, apa kau sedang sibuk?" alis Sungmin berkerut mendengar pertanyaan yang sedikit ambigumenurutnyayang di lontarkan oleh Hyukjae padanya.

"Waeyo?"

"Ani, geunyang aku sedang bosan dan ingin jalan-jalan. Karena melihatmu sedang tidak sibuk, jadi kau harus menemaniku ne!" pekataan yang lebih tepatnya perintah itu sontak membuat Sungmin terkejut, di tatapnya sosok Hyukjae yang tersenyum lebar padanya.

"Hajiman"

"Aishhh..! Tidak ada penolakan arra!" Hyukjae segera menarik tangan Sungmin yang sedang membulatkan matanya mendengar perintah mutlak yang di lontarkan wanita itu, kedua wanita itu berjalan meninggalkan Vinetian Hotel.

"Hyukjae-ssi. Kita mau kemana?" senyum wanita itu semakin lebar saat tahu Sungmin tidak akan menolak lagi, di tatapnya wajah imut Sungmin yang sekarang tengah menatapnya juga. Wanita itu meletakan jari telunjuknya di depan bibir; Pose berpikir. Sungmin menahan tawanya melihat pose berpikir yang cukup lucu dari Hyukjae.

Hyukjae melebarkan senyumnya memperlihatkan gummy smile yang sungguh manis, wanita itu seperti mendapat ide sekarang. Terlihat jelas saat dia menjentikan jarinya menimbulkan bunyi 'ctik' yang cukup nyaring, di tatapnya Sungmin yang sedikit kaget dengan perbuatannya. Kepala Hyukjae mangangguk yakin seolah menyetujui idenya sendiri.

"Senado Square" ucapnya mantap, kembali Hyukjae menyeret Sungmin menuju sebuah bus yang akan membawa mereka ke Senado Square. Seorang lelaki yang memperhatikan mereka sedari tadi perlahan tersenyum. "Senado Squre" ucapnya nyaris seperti bisikan, di raihnya ponsel yang sedari tadi bergetar di saku mantelnya. Jari telunjuk bergerak menyentuh tombol berwarna hijau pada layar touchscreen ponselnya.

"Yeoboseyo"

"…"

"Ne, dia ke Senado Square. sajangnim"

"…"

"Ne, arraseyo sajangnim" Lelaki itu, tersenyum setelah memutuskan panggilan itu, di langkahkan kakinya mengikuti kedua wanita yang telah berada di bus.

0o0o0

Senado Square, salah satu lokasi pasar di macau yang memiliki ciri khas dengan warna dan arsitektur bangunan bergaya Portugis yang kental. Jalan sempit dan bangunan berbatu dengan beberapa gereja yang tersebar, di tempat ini juga terdapat berbagai pusat perbelanjaan.

Sungmin dan Hyukjae melangkahkan kakinya di sepanjang jalan Senado Square, sesekali mereka berhenti di pusat perbelanjaan yang ada di sepanjang jalan Senado Square. kini Sungmin dan Hyukjae tengah berada di Avenida Almeida Ribeiro, Salah satu tempat yang menjual berbagai aneka suvenir.

Manik foxy Sungmin berbinar-binar menatap sebuah kalung dengan bandul permata berwarna shappire blue,senyum manis terpatri di wajah manis Sungmin. Membayangkan Kyuhyun akan memberikan kalung itu padanya, tapi senyum manis itu perlahan tergantikan dengan senyum miris. Hati wanita itu sedikit mencelos mengetahui kenyataan pahit yang di saksikannya tadi.

Manik foxy yang tedinya berbinar itu, perlahan beralih sendu seolah mengambarkan betapa besar rasa sakit yang terus menderai hatinya. "Sungmin-ssi, gwaenchanhayo?" tubuh Sungmin tersentak mendengar suara Hyukjae, di tatapnya wanita cantik yang tengah menatap cemas kearahnya. Di ulaskannya senyum kecil untuk wanita yang masih setia menatap lurus padanya. "Gwaenchana" ucapnya yakin, membuat Hyukjae hanya dapat menganggukan kepalanya sebagai jawaban.

Kembali kedua wanita itu berjalan menelusuri kawasan yang ada di Senado Square, Sungmin sedikit kaget saat Hyukjae menarik tangannya menuju Red Market yang berada di pojok jalan Avenida Almirante Lacerda dan Avenida Horta e Costa, salah satu pusat perbelanjaan yang menjual berbagai macam kuliner. Kedua wanita terlihat begitu semangat mencipipi berbagai macam kuliner yang di jajakan di sepanjang jalanan Red Market.

"Ahjussi, 212.49 MOP saja ne" Sungmin hanya terkikik geli melihat wajah memelas Hyukjae, sekarang mereka tengah berada di salah satu toko penjual daging yang berada di sekitar jalan Rua da Felicidade. Hyukjae terlihat begitu hebat dalam membujuk sang penjual, terlihat dari wajahnya yang begitu memelas membuat ahjussi penjual itu sedikit merasa kasihan padanya. Akhirnya setelah berdebat 30 menit, ahjussi itu menganggukterpaksamembuat Hyukjae terlonjak senang. Sungmin yang melihat itu hanya dapat terkekeh geli, kedua wanita itu kembali melangkah menyusuri sepanjang jalan Senado Square.

Kedua wanita itu berhenti saat melihat beberapa orang mengerumuni satu tempat di Senado Square, Sungmin dan Hyukjae melangkahkan kakinya menuju tempat itu. Mata kedua wanita itu terbelalak saat melihat seorang lelaki tengah menyandera seorang wanita di sana, di tangan lelaki itu terlihat sebuah pisau lipat. Seringai terpatri di bibir lelaki itu, membuat beberapa orang yang ada di tempat itu bergidik melihatnya.

"Ya! Cepat lepaskan wanita itu!" bentak Sungmin, lelaki itu tertawa mendengar bentakan Sungmin. Tatapan mengejek di layangkan lelaki itu pada Sungmin, membuat wanita itu geram melihatnya. Segera wanita itu berjalan mendekati pria itu, bersiap menendang lelaki itu, namun sebelum Sungmin menendang lelaki itu seseorang tengah mendahuluinya menendang lelaki itu.

Mata Sungmin terbelalak melihat Hyukjae menendang lelaki itu, kini wanita itu melayangkan tangannya memukul pundak lelaki itu. Membuat lelaki itu jatuh tersungkur. Kaget! Sungmin sungguh kaget melihat Hyukjae bisa martial art, sungguh tidak bisa di bayangkan jika melihat paras wanita itu yang begitu anggun.

Hyukjae tersenyum sinis terhadap lelaki yang sekarang tengah menggerang kesakitan di tanah, di ambilnya tas wanita yang tadi sempat di sandera oleh lelaki itu. "Jika kau ingin melawanku, belajarlah lebih lama lagi" ucapnya dingin pada lelaki itu sebelum membalikan badannya. Hyukjae melangkah mendekati wanita yang sempat di sandera oleh lelaki itu.

"Are you ok?" Tanya Hyukjae seraya mengembalikan tas wanita itu, kepala wanita itu mengangguk perlahan. "I'm ok!" ucap wanita itu seraya tersenyum tipis. Mendengar hal itu Hyukjae hanya dapat tersenyum kecil, di balikannya badannya. Kembali menatapan tajam pada sosok lelaki yang masih pada posisinya; Tersungkur di tanah. "Dasar bodoh! Sebaiknya kau cepat pergi sebelum aku menghabisimu!" ucapnya dingin dan tajam, lelaki itu segera berdiri dari posisinya dan melangkah meninggalkan tempat itu.

Hyukjae kembali membalikan badannya dan melangkah mendekati Sungmin yang terdiam mematung sedari tadi, dahi Hyukjae berkerut mendapati tinggkah aneh wanita di depannya ini. Di lambai-lambaikan tangannya di depan wajah Sungmin. "Sungmin-ssi" wanita itu tersentak mendengar suara Hyukjae, dilihatnya tangan Hyukjae yang masih setia melambai-lambai di depan wajahnya. "NnNe, Hyukjae-ssi. Waeyo?" Hyukjae terkekeh geli mendengar nada suara Sungmin yang gugup. "Anio, gwaenchana. Kajja!" segera Hyukjae menarik tangan Sungmin, membawa wanita itu melangkah meninggalkan keramaian orang yang menatap takjub pada mereka.

"Kau semakin hebat agasshi" ucap seorang lelaki yang sedari tadi mengikuti kedua wanita itu, lelaki itu berdiri di antara beberapa orang yang berkerumun di tempat kejadian tadi, lelaki itu segera melangkah mengikuti Hyukjae dan Sungmin.

0o0o0

"Gomawo atas jalan-jalannya Hyukjae-ssi" Sungmin sedikit membungkukan badannya kepada Hyukjae, kini kedua wanita itu tengah berada di persimpangan jalan di Senado square. "Jangan terlalu formal denganku Sungmin-ssi, kau bisa memanggilku Hyukkie atau Eunhyuk saja" ucap Hyukjae atau Hyukkie, wanita itu sedikit terkekeh melihat tingkah Sungmin yang terlalu formal padanya. "Arrasseo Hyukkie, geuleohdamyeon kau bisa memanggilku Minnie saja" Hyukkie tersenyum mendengar hal itu, kepala wanita itu mengangguk semangat.

"Ne Minnie, tapi apa kau yakin tidak mau kembali ke hotel?" Sungmin menggelengkan kepalanya perlahan. "Ne, aku tidak akan kembali kesana. Di sana terlalu mahal, aku tidak punya cukup uang jika menginap di sana Hyukkie"

Lagi pula, tidak ada gunanya aku di sana jika 'dia' tidak mengindahkanku

Hyukkie hanya dapat mengangguk pasrah mendengar perkataan Sungmin padanya. "Arrasseo, sampai ketemu lagi. Na galkhe" wanita itu segera melangkah meninggalkan Sungmin di ujung gang senado Square. "Juuishimhae" gumam Sungmin lirih. Wanita itu menghela nafas gusar, di langkahkannya kaki mungilnya menuju gang sempit itu.

Sungmin tersentak kaget merasakan seseorang membekap mulutnya dari belakang, tangan mungil Sungmin bergerak melepaskan tangan yang membekap mulutnya. Tak Mengindahkan pemberontakan Sungmin, orang itu segera menyeret Sungmin menuju gang kecil. Jantung Sungmin berdetak cepat saat merasakan jemari seseorang bergerak mengelus pipi chubbynya dari belakang.

"Kau takut eoh?" bisik orang itu seduktif, membuat tubuh Sungmin bergetar ketakutan. Wanita itu ingin melihat orang itu, tapi matanya segera ditutup oleh tangan orang yang menyeretnya tadi. Bulir bening menetes dari kedua kelopak mata itu, sungguh Sungmin sangat ketakutan sekarang.

Perlahan tangan yang menutupi matanya terlepas, segera Sungmin membalikan badannya berniat melihat orang yang membekapnya tadi. Manik foxy itu terbelalak lebar melihat seseorang tengah menyeringai menatapnya.

0o0o0

Hyukkie berjalan dengan santai menelusuri gang sempit di sekitar Senado Square, senyum manis kadang tercipta menghiasi bibirnya. Wanita itu terus melangkah tanpa mengindahkan seseorang yang sedari tadi mengikutinya.

"Kau mau kemana agasshi?" Hyukkie menghentikan langkahnya mendengar suara seseorang menegurnya, segera wanita itu membalikan badannya menatap seorang pria yang terus mengikutinya. Mata Hyukkie terbelalak menatap lelaki itu.

"NEO!"

TBC/END?

Dictionary (hanya untuk bahasa korea yang penting)

yeogiseo mwohaneungeoya? : Apa yang kau lakukan disini?

Joesonghabnida : Maaf (formal)

Geunyang : Hanya saja

Juuishimhae : Hati-hati di jalan

Penjelasan : 212.49 MOP itu setara dengan 30000 WON (KRW) atau

Annyeong readerdeul, saya datang membawa chapie 3 FF ini*nari SFS#plakk.

Mianhae saya lambat mengupdate FF ini, ini di karenakan saya sedikit sibuk 2 hari ini. Jadi belum bisa mengupdate FF ini dalam waktu cepat, tapi saya janji ini yang terakhir. Dan saya akan mengupdate FF ini setiap 2 hari sekali, itupun jika yang mereview FF ini banyak. Jika tidak, mungkin sy akan mengupdate FF ini dalam jangka waktu yang sedikit lebih lama.

Karena jujur saya lagi-lagi merasa sedikit kecewa terhadap review FF ini, padahal sebenarnya visitors FF ini berjumlah lebih dari 1000 orang, tapi yang review bahkan tidak mencapai setengahnya. Hal ini sungguh membuat saya kecewa, karena saya merasa para reader tidak menghargai karya saya. Jadi mohon para SIDER dapat mereview FF ini, karena hal itu dapat meyemangati saya dalam membuat FF ini^^

Ok! Saya mau balas review dulu ne~

Special Thank's To:

Ahel, kyurin Minnie, Evil Thieves, ANAKNYADONGHAE, BbuingBbuing137,

coffeewie kyumin, mayacassielf, ibchoco, Lee minnie, KMS kyuminshiper, vina8402,

Choi Hyekyung, vicsprkyu4ever, nodomi, fe89, veeleeee, mitade13, yukishima7, KimShippo, and SIDER

Ahel : nyehehe^^ mungkin bakalan nyesek ceritanya ditunggu aja ne~ ini udah update, kilat nggak? Kalau nggak mianhae ne~*bow.

kyurin Minnie : iya si Kyu di lempar aja ke sungai*plakk. Cast untuk ummanya Kyu bakal di munculin di chapie depan, ditunggu aja ne~^^ gomawo udah review

Evil Thieves : nyehehe*ketawa nista#plak. Si Umin nggak mau sama Kyu, dia maunya sama aku*di mutilasi kyuhyun. Ini udah lanjut gomawo udah review^^

ANAKNYADONGHAE : hehehe iya aku terinspirasi sama drakor itu, soalnya karakter Jun pyo agak mirip ama Kyu sih ._. hmm… Mami Hyuk ya? aku pikir2 dulu ne*plakk. Ini udah lanjut, gomawo udah review^^

BbuingBbuing137 : pendek yah? Ntar aku coba panjangin lagi deh di chapie depan^^ ntar si Ming bakal nginap di rumah aku^^ hehehe*plakk. Ini udah lanjut, gomawo udah review ne~^^

coffeewie kyumin : iya, ff ini memang terinspirasi dari darkor bbf. Kan udah ada keterangannya chapiter kemarin, mungkin chingu nggak baca. Hehehe^^ ini udah lanjut, gomawo udah review nee~^^

mayacassielf : nyahaha ^0^ jangan, kalau Ming langsung terjang si Kyu. Entar Kyunya mati, terus ffnya nggak lanjut lagi dong. Hehehe^^ ini udah lanjut. Gomawo udah review ne~^^

ibchoco : ceritanya pendek? Aigooo.. mianhae ne~ nanti aku coba panjangin di chapie depan ^^V

Lee minnie : ini udah lanjut, ah! Aku line 97 saengi. 15 .yo^^

KMS kyuminshiper : pendek ya? chapter depan author panjangin deh^^ iya, ming kasian banget. Udah tabok aja si Kyu*plakk. Ini udah lanjut, gomawo udah review ne~^^

vina8402 : wanita yang bareng Kyu itu saya*plakk. Aigooo…! Pertanyaan chingu bakal di jawab di chaper depan. Sabar ne~^^ ini udah lanjut, kilat nggak?

Choi Hyekyung : aigoo! Aku juga belum tahu ini bakal KyuMin atau nggak eon, belum tahu juga ini bakal happy ending atau sad ending*di tabok. Ini udah lanjut eon, mianhae lama update*bow.

vicsprkyu4ever : nado annyeong*lambai2. Aigooo..! gomawo udah bilang ffnya bagus jadi senang*senyum2 sendiri#plakk. Ini udah lanjut, kilat nggak?

nodomi : gomawo udah memfavoritekan ff ini ne~*cipok#plakk.

fe89 :hehehe iya si Kyu emang setan*di tabok Kyuhyun. kurang panjang ne eon? Aigooo..! miannhae, chapter depan pasti aku panjangin^^ ah! Iya benda persegi itu memang paspor, hehehe^^ maklum author mudeng*plakk. Ini udah lanjut, gomawo udah review ne~^^

veeleeee : ini udah lanjut^^ aigooo..! chingu penasaran ya? nyehehe, para author emang suka bikin pensaran. Termasuk saya*di bantai reader.

mitade13 : yahh… jangan galau dong, kalau mau galau aku ikutan yah*di tabok. Hah! Emang ada ff Waiting For You versi HaeHyuk? Aigoo.. aku belum pernah baca tu ff^^ tapi ff ini terinspirasi sama drakor BBF, jadi beberapa scenenya agak mirip sama drakor itu^^ nyehehe^^ Hyukkie jadi siapa bakal di jelasin di chapie depan, tunggu aja ne~^^v aigooo.. jangan nangis dong chingu, ini aku kasih*nyodorin video KyuMin. Ini udah lanjut, gomawo udah review ne~

yukishima7 : aigooo..! kependekan yah? Chapter depan bakal aku panjangin deh^^ ini udah lanjut gomawo ne~

KimShippo : iya aku harap juga begitu TT^TT ini udah lanjut kilat nggak? Gomawo udah review ne~^^ mianhae pendek ne~ chapie depan author panjangin deh^^

ok! Author kan memperpanjang ff ini jika review ff ini meningkat, jika tidak. Mungkin panjang ff ini hanya segini-segini saja, atau mungkin bakal hiatus aja TT^TT mianhae tapi author terpaksa melakukan itu, karena sedikit kecewa dengan review kalian. Ok! Author nggak mau banyak bacot, pay pay readerdeul

Follow twitter author ne~

shinta_soohyun.

Author bakal follback kok^^ pay pay*lambai2.

REVIEW PLEASE…