Yo! Minaaa... *teriak pake toa*
Uzu-chan kembali lagi nih...
.
.
.
.
untuk
The Devil Boy07, Fania HimeChan, Nell Neverlookback, Byakugan no Hime, Harumi Tsubaki, Aru Hasuna 2409, Vicagali, Salsabilla12, izza NaruHina, hhyx, hima, yamanaka-san, ana, Giya, Narunata, Narukaze, Fuyu, Guest, Arie Hd, Etrama D Raizel, Lotta Cygnus, Nafika piko, Sena Ayuki, YorikoKireika98, anarchy41, cr4zyfic, dedek dwipayana 2, harrysaputra70, law03, sahidar00, uchihasenjuuzumakinaruto, Kurumi Keiko, MQC, TK Panda.
Arigatou saran dan dukungannya...
.
.
.
.
The Devil Boy07 : Arigatou koreksinya, (Author emang pe-lupa) sekarang udah ya..
.
.
Byakuga no Hime : Arigatou...
.
.
Guest 1 : sampe ketawa, benarkah? hehe tidak apa-apa kok
.
.
Harumi Tsubaki : Salam kenal juga! Akan saya usahakan deh buat next secepat mungkin. Gomenasai jika lama, wajar Author kan juga punya kehidupan... hehehe
.
.
Aru Hasuna 2409 : Naruto yang menjadi Kohai, kalo di summary itu... Naruto (Kohai) yang tampan dan mencintai Hinata (Senpai) yang Tsundere.
.
.
Vicagal : Arigatou, ini sudah lanjut!
.
.
Salsabilla12 : hehe.. sesuai permintaan...
.
.
izza NaruHina : hehe Arigatou, akan saya perbaiki sesuai permintaan...
.
.
hima : Arigatou, ini lanjutannya!
.
.
Narunata : Rated M? sepertinya tidak... mungkin hanya pakaian saja yang sedikit *ehem* tau sendirilah :D
.
.
Guest 2 : Kurang panjang ya? jika saya tidak sibuk mungkin akan saya usahakan diperpanjang dan next cepet!
.
.
.
.
.
.
.
TOK TOK TOK
.
.
Seorang pemuda bersurai pirang jabrik yang diketahui bernama Naruto, mengetuk pintu kelas yang bertuliskan X-B.
CKLEK
Pintu terbuka dan terlihat seorang laki-laki dengan tanda luka horizontal di wajahnya.
"Benar dengan Iruka-sensei?" Tanya Naruto kepada laki-laki tersebut yang bernama Iruka.
"Ya, saya sendiri. Apa ada sesuatu?"
"Eto... saya adalah murid baru yang masuk ke kelas ini Sensei..." Ujar Naruto sedikit gugup.
"Oh, kalau begitu ayo masuk" "Ha'i Sensei"
Naruto lalu berjalan masuk mengikuti Iruka-sensei. Ketika baru masuk ke dalam kelas, ada beberapa murid yang saling berbisik.
"Hei, apa kau tahu siapa dia?"
"Tidak, sepertinya dia murid baru.."
"Walaupun murid baru, ternyata tampan juga ya?"
"Iya, iya, kau juga.."
Begitulah bisikan-bisikan yang keluar dari beberapa siswi di sana. Sedangkan para siswa menatap Naruto tidak suka, karena ada siswa baru yang bisa dibilang tampan dan akan menjadi saingan mereka.
"Minna dengar, kalian akan mendapatkan teman baru!" Iruka sedikit menaikan suaranya.
"Silahkan perkenalkan dirimu.." Ujar Iruka kepada Naruto. Naruto mengangguk dan maju selangkah.
"Perkenalkan, namaku Namikaze Naruto, kalian boleh memanggilku Naruto. Aku murid pindahan dari Uzu High School. Salam kenal minna! dan mohon bimbingannya!" Ujar Naruto panjang lebar dan di akhiri membungkukkan badannya sejenak.
"Apa ada pertanyaan?" Tanya Iruka.
.
.
.
.
.
SET
.
.
Seorang siswi beririskan violet dan bersurai pirang pucat mengangkat sebelah tangannya.
"Apa kau sudah punya kekasih Naruto-kun?"
.
.
.
.
Hee~ Semua yang mendengar pertanyaan dari siswi yang diketahui bernama Shion tersebut cengo. Bahkan memanggil Naruto dengan sufix '-kun' se-akan mereka sudah dekat.
"Hehehe.. tidak- Eh! maksudku belum! Karena sebentar lagi ada yang akan menjadi kekasihku..." Naruto terkekeh dan menggaruk belakang kepalanya.
"Ada lagi?" Tanya Iruka. Tapi semuanya diam, tidak ada yang bertanya kembali. Mungkin Shion juga sedikit kecewa akan jawaban Naruto.
"Baiklah, Namikaze-san kau boleh duduk di..." Iruka mencari tempat duduk kosong dan BINGGO
"Inuzuka angkat tanganmu!" Murid yang di panggil Irukapun mengangkat sebelah tangannya.
"Kau boleh duduk dengannya..." Ujar Iruka.
"Ha'i Sensei" Ia lalu berjalan dan duduk di tempat barunya.
.
.
.
"Namikaze Naruto..." Pemuda beririskan Blue Sapphire itu mengulurkan tangan kanannya dan tersenyum. Pemuda bertato segitiga merah di kedua pipinya itu menjabat tangan Naruto dan tersenyum juga.
"Inuzuka Kiba"
.
.
.
.
.
Disclaimer : Masashi Kishimoto
Warning : OOC, Typo(s), No EYD, Gaje, Abal, Membosankan, ide pasaran, Jauh dari kata sempurna, dll.
.
.
.
.
Don't Like? Don't Read!
.
.
.
RnR
.
.
.
.
KHS, KELAS XI-A 09:25 AM
Pelajaran masih berlangsung disana, karena terlihat seorang Sensei sedang menulis didepan kelas.
"Hei Hinata-chan, kenapa kau lama sekali ketika di toilet?" Tanya seorang siswi beririskan Emerald kepada siswi disampingnya. Sedangkan yang ditanya menghentikan kegiatan mencatatnya.
"Itu-"
KRINGG
Belum sempat menjawab pertanyaan yang dilontarkan sahabatnya, bel sudah berbunyi terlebih dahulu. Sensei yang dikenal dengan nama Hatake Kakashi itu berhenti menulis. Lalu membereskan bukunya yang berada dimeja Guru.
"Baiklah pelajaran saya sudah selesai, sampai jumpa minggu depan" Ia berjalan keluar, namun sebelum keluar ia berhenti sejenak.
"Hyuga-san.." Panggilnya kepada Hinata.
"Eh! iya Sensei?!" Hinata yang tengah membereskan bukunya sedikit terkejut.
"Jangan lupa, sebelum kau pulang kau harus membersihkan kelas terlebih dulu. Itu hukumanmu karena terlalu lama pergi ke toilet!
"Ha'i Sensei"
Hahh~ Gadis Indigo itu menghela nafas dan kembali membereskan bukunya.
"Hinata-chan?"
"Hn"
"Kau belum menjawab pertanyaanku" Sakura kembali menanyakannya.
"Ck, apa perlu aku jawab?"
"Tentu saja, tidak biasanya kau pergi lama ke toilet.."
Hinata berpikir, apakah ia harus menceritakan semua kesialannya?
Bertemu murid baru menyebalkan yang menjadi kohainya dalam kecelakaan, kehilangan First Kiss dan terikat dengan janji bodoh yang disepakatinya begitu saja?
Hahh~ Hinata menggelengkan kepalanya. Tidak, tidak mungkin ia menceritakan semuanya.
"Kenapa Hinata-chan?"
"Tadi aku bertemu dengan murid baru.."
"..Ia tidak tahu letak kelas barunya dan memintaku untuk mengantarkannya" Berbohong tidak apa bukan? Lagi pula yang ia katakan memang benar, walaupun tidak semuanya.
"Oh.."
.
.
.
.
KHS Kelas X-B
.
.
Naruto tengah duduk dengan beberapa siswa laki-laki lainnya. Terkadang mereka juga tertawa, ketika ada yang mengatakan hal lucu.
.
.
.
KRUYUKK
.
.
.
"Hahaha..."
Mendadak perut Naruto berbunyi dan mengundang gelak tawa semuanya.
"Hah~ aku sudah lapar.." Naruto memegangi perutnya.
"Ayo kita kekantin, tenang saja aku traktir!" Ajak Naruto.
"Benarkah Brother?!" Kiba tidak percaya.
"Yo, tenang saja... Ayo!"
"Ayo!" Mereka lalu pergi menuju kantin.
.
.
.
.
"Kalian pesanlah, tenang saja aku traktir..." Sekarang mereka sudah sampai di kantin.
"Ok, kau sendiri ingin pesan apa bos?" Tanya salah satu dari mereka yang di ketahui bernama Suigetsu.
"Satu orange jus" "Ok!"
Naruto lalu menyangga kepalanya menggunakan tangan kiri dan memperhatikan sekeliling.
"Hyuga Hinata XI-A"
Senyum kecil mengembang di wajah tampannya saat mengingat kalimat itu.
'nama yang manis, tepat dengan orangnya yang manis juga' Pikirnya.
"Kenapa kau tersenyum sendiri Naruto?" Tanya Kankuro. Mereka sudah kembali dengan pesanan masing-masing. Suigetsu lalu menyerahkan pesanan Naruto.
"Tidak ada..." Ia langsung meminumnya.
.
.
.
.
"Kiba..." Panggilnya memulai pembicaraan.
"Ada apa?" Sahutnya tanpa menghentikan kegiatan memakannya.
"Kau tahu siswi yang bernama Hyuga Hinata?" Seketika juga mereka menghentikan kegiatannya.
"Ma-maksudmu dia...?" Tanya Kiba ragu sambil menunjuk siswi yang tengah duduk di meja lain yang cukup jauh dari mereka. Naruto lalu menoleh mengikuti jari telunjuk Kiba. Terlihat empat siswi tengah mengobrol dengan makanan masing-masing.
"Ah kau benar Kiba! Kenapa aku tidak melihatnya!" Wajah Naruto berseri-seri, dengan cepat ia menghabiskan minumannya dan mengeluarkan uang.
"Simpan kembaliannya, aku pergi dulu" Ia bergegas menuju siswi-siswi tersebut meninggalkan yang lainnya dengan wajah tidak percaya.
"Apakah dia akan mendekati Hinata-senpai?"
"Apakah dia tidak tahu bagaimana sifat Hinata-senpai?" Begitulah komentar-komentar Kiba dan yang lainnya.
"Iya..." Ujar Suigetsu. Tapi tangannya perlahan mengambil uang Naruto yang berada di tangan Kiba.
"Hei, apa yang kau lakukan?" Tanya Kiba heran.
"Aku yang menyimpan kembaliannya" Ujar Suigetsu santai.
"Enak saja, kembalikan! Aku yang akan menyimpannya!" Ujar Kiba tidak terima. Akhirnya mereka berebutan uang Naruto.
.
.
.
.
.
"Ohayo Senpai..." Sapa Naruto ketika ia sudah sampai di meja Hinata dan yang lainnya.
"Eh, Ohayo.." Sapa balik mereka -minus Hinata- karena ia sibuk dengan camilannya.
"Boleh aku duduk disini?"
"Silahkan.." Ia lalu duduk di sana.
"Perkenalkan Senpai, aku murid baru disini. Namaku Naruto.."
Hinata yang mendengar kalimat 'murid baru' pun menoleh.
"Kau!" Desisnya dan menunjuk Naruto. Sedangkan sang empu hanya tersenyum.
"Ohayo Hinata-senpai..." Sapa Naruto.
"Eh tunggu dulu, kau mengenalnya Hinata-chan?" Tanya gadis bersurai pink atau Sakura kepada Hinata. Tapi tiba-tiba saja Hinata berlari pergi meninggalkan Naruto dan semuanya.
"Eh Hinata-chan! Hah~ ada apa dengannya" Ujar Sakura.
"Jadi kau sudah mengenal Hinata-chan, Naruto-san?" Sakura bertanya kepada Naruto.
"Iya eto.."
"Ah aku lupa! Namaku Sakura, ini Ino dan ini Tenten.." Sakura memperkenalkan diri dan temannya.
"Salam kenal Ino-senpai, Sakura-senpai, Tenten-senpai"
"Ya salam kenal juga"
"Jadi kau sudah mengenal Hinata, Naruto-san?" Ino juga angkat bicara.
"Iya Ino-senpai"
"Kapan kau mengenalnya?" Tenten juga ikut bertanya.
"Tadi pagi" "Oh.."
"Oh iya Naruto-san, apa kau yang tadi pagi meminta Hinata untuk mengantarkanmu ke kelas barumu?" Tanya Sakura dan di jawab anggukkan Naruto.
"Hah~ kau tahu, ia di hukum karena itu..."
"Eh, di hukum?" Tanya Naruto tidak mengerti.
"Iya, Hinata di hukum membersihkan kelas sebelum pulang karena terlalu lama pergi ke toilet..." Naruto mengangguk mengerti.
'pasti karena tadi pagi..' Pikirnya.
"Hah~ Ne.. Sakura-senpai, apa kau tahu kemana Hinata-senpai tadi pergi?" Tanya Naruto.
"Memangnya ada apa?"
"Aku harus meminta maaf kepadanya.." Sakura mengangguk mengerti.
"Cepatlah, ia berada di taman belakang. Jika tidak ada di sana mungkin di atap sekolah"
"Arigatou Senpai jaa ne.." Ia lalu bangkit dari duduknya dan pergi mencari Hinata.
.
.
.
.
.
TAP
.
.
TAP
.
.
TAP
.
.
.
Seorang siswa beririskan Blue Sapphire yang diketahui bernama Naruto itu tengah melangkahkan kakinya di koridor yang cukup ramai untuk menuju taman belakang sekolah.
Ya, tujuannya hanya satu saat ini, menemukan sang Senpai dan meminta maaf padanya. Karena bagaimanapun, ia yang menyebabkan Hinata-senpai yang di cintainya di hukum.
"Gomen sudah membuatmu mendapatkan hukuman Hinata-senpai..." Gumam Naruto.
.
.
.
Taman belakang KHS
Disanalah ia, laki-laki beririskan Blue Sapphire yang bernama Naruto itu sudah sampai di taman belakang. Ia lalu mengedarkan pandangannya ke semua sudut taman.
Memang di sini tidak ramai, hanya ada beberapa siswa-siswi saja. Itupun dapat di hitung dengan jari. Tapi siswi yang sedang di carinya tersebut tidak ada.
"Hah~ tidak ada..." Gumamnya.
"Kalau begitu di atap sekolah!" Ujarnya menyemangati diri sendiri.
Setelah itu, ia kembali melangkahkan kakinya pergi dari sana.
.
.
TAP
.
.
TAP
.
.
TAP
.
.
Terdengar suara langkah kaki yang menaiki satu per satu anak tangga untuk menuju atap sekolah yang tidak lain adalah Naruto.
.
.
TAP
.
.
Ia menghentikan langkahnya, di hadapannya sekarang berdiri sebuah pintu yang menghubungkan tempatnya sekarang dan yang di tuju.
"Hah~" pemuda bernama Naruto itu menghela nafas.
'semoga saja Hinata-senpai ada di sini..'
Ia lalu meraih gagang pintu tersebut dan membukanya secara perlahan.
.
.
.
.
CKLEK
.
.
.
.
.
.
.
TBC
apa kurang panjang? gomenasai, saya sedang sibuk jadi hanya bisa segini saja
Gimana gaje kan? tidak apalah, yang penting
R
E
V
I
E
W
Mau flame juga tidak apa-apa, semua review di terima, apa lagi yang masih silent reader...
Ok akhir kata Saya Uzu-chan sampai jumpa di chapter berikutnya...
JAA
