All of the character is not mine. They're belong to J.K Rowling.

The After Effect

Chapter 7

Hermione,

Aku tidak tahu kau dimana, aku tidak peduli kau dimana, pulang! Cepat! atau aku akan menjadikan Lavender Brown ibu baptis dari anakku!

-Ginny

P.S Baca halaman pertama prophet yang kukirimkan bersama surat ini.

Hermione menghela nafasnya, ia sudah hampir tiga bulan bersembunyi dan entah kenapa Ginny Potter masih tidak lelah-lelah mengiriminya surat ancaman, dari mulai mengancam akan menyeretnya kembali ke Inggris, mengancam akan membakar buku-bukunya yang tertinggal di flatnya, sampai mengancam akan menjadikan Lavender Brown ibu baptis dari anak ketiganya.

Hermione tergoda, kali ini ia benar-benar ingin kembali, bukan hanya karena ia ingin menjadi ibu baptis dari anak dua sahabatnya itu, tapi juga karena ia merindukan London.

Hermione rindu udara dan cuaca London yang selalu tidak menentu, ia rindu flatnya, ia juga rindu ruangan kantornya, ia ingin kembali bekerja dan kembali sibuk membuat ramuan-ramuan yang bermanfaat untuk orang lain, ia merindukan sahabat-sahabatnya, dan yang terpenting adalah, ia merindukan Draco.

Hermione tidak tahu apa yang terjadi di London setelah ia melarikan diri. Ia tahu keputusannya untuk lari benar-benar sangat menyedihkan dan memalukan, tapi ia tidak tahu apa yang harus dilakukannya selain pergi jauh-jauh.

Ia tahu pasti banyak orang yang terkena masalah karenanya, seluruh karyawan GM Company pasti terkena masalah, Hermione hanya bisa berharap mereka bisa bertahan dan perusahaan tetap bisa beroperasi normal, berharap Draco bisa mengendalikan situasi.

Ia tidak tahu bagaimana kelanjutan program terakhir perusahaan mereka, apa semua orang yang mengami efek samping dari ramuan sebelumnya sudah mengonsumsi ramuan yang baru atau belum?

Hermione benar-benar ingin tahu apa yang terjadi di London, ia berkali-kali berusaha menahan dirinya agar tidak membaca tumpukkan prophet yang dikirimkan Ginny padanya, tapi kali ini ia benar-benar penasaran.

Jadi Hermione membaca halaman pertama prophet seperti yang diperintahkan Ginny padanya.

Wawancara Eksklusif Prophet dengan Draco Malfoy, Pemilik GM Company

Kali ini Prophet berkesempatan untuk melakukan wawancara eksklusif dengan Draco Malfoy, satu dari dua pemilik utama GM Company, akhirnya setelah sekian lama ia bersedia menjawab beberapa pertanyaan yang sudah lama membuat banyak orang penasaran.

Q: Kenapa perusahaan ini diberi nama GM Company? Kenapa tidak Malfoy Company atau Granger Company? Dan kenapa nama Miss Granger berada di depan?

A: (tertawa pelan) Karena kami berdua adalah partner dalam pendirian dan pengelolaan perusahaan ini, kenapa nama Granger berada di depan? Sederhana, karena huruf G lebih dulu dari pada M.

Q: Kita tahu belakangan ini semua mata tertuju pada GM company, terkait masalah ramuan dan efek sampingnya, langsung saja Mr. Malfoy, apa yang sebenarnya terjadi?

A: (menarik nafas) Aku tidak tahu apa cerita ini cukup untuk ditulis dalam satu cetakkan koran atau tidak, but here we go. Hampir satu setengah tahun yang lalu, sebelum aku mendirikan perusahaan ini, aku melihat Hermione Granger di kementrian, menarik kerah seorang pria yang berkata bahwa ramuan buatannya (Hermione) tidak dipatenkan atas namanya. Saat itu aku sedang membutuhkan seseorang dengan lisensi potion master, jadi kupikir ia pasti punya.

Aku mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan ternyata, Hermione Granger mengundurkan diri dari perusahaan Nott karena dimanipulasi oleh Theodore Nott, selama ini Theo berjanji akan memproduksi ramuan dengan harga yang lebih murah, tapi ternyata ia tidak pernah menepati janjinya, bahkan semua ramuan yang dibuat oleh Hermione Granger, dengan jerih payahnya, dipatenkan atas nama Theo.

Sampai sini aku yakin kalian semua tidak percaya padaku, tapi apa yang kukatakan ini benar, tanya saja pada semua mantan karyawan perusahaan Nott, mereka pasti punya versi yang sama denganku, bahkan lebih buruk.

Kupikir, aku akan mengajukan proposal pada Hermione dan mengajaknya bekerja sama membangun perusahaan ramuan yang baru dan lebih baik. Aku mendatanginya dan menjelaskan apa intensiku, tidak lama ia setuju dan kami membangun GM Company bersama-sama.

Beberapa minggu setelah kami mulai bekerja bersama, ia memberitahuku sesuatu. Ramuan anti-kemandulan yang sebelumnya di keluarkan oleh Nott Company memiliki efek samping yang sekarang sama-sama kita ketahui. Tanpa sepengetahuan Hermione, Nott langsung meluncurkan ramuan itu kepasaran padahal ramuan itu belum sempurna.

Hermione hilang akal, ia tidak bisa memaksa Nott untuk menarik ramuan itu, ia juga tidak bisa begitu saja mengumumkan kalau ramuan itu memiliki efek samping karena akan menyebabkan ketidaktenangan di masyarakat, jadi ia tidak punya pilihan.

Akhirnya aku dan Hermione bekerja bersama untuk membuat ramuan serupa tanpa efek samping, bahkan mampu menghilangkan efek samping dari ramuan sebelumnya. Kami tahu melakukan program penyembuhan secara diam-diam memang bukanlah hal yang benar, tapi niat Hermione baik, ia ingin memperbaiki kesalahannya tanpa harus melukai siapa-siapa, proses pelepasan ramuan kami ini ke masyarakat sudah delapan puluh persen, sudah hampir tidak ada orang yang menderita karena efek samping dari obat ini, tapi kemudian Nott asal bicara ke masyarakat dan membuat seakan-akan Hermione sengaja melakukan semuanya.

Q: Jadi anda mengatakan kalau Mr. Nott sengaja membuat Miss Granger dalam posisi bersalah?

A: (mengangguk.) Seratus persen, Mr. Nott sudah terbukti bersalah sekarang, ia hanya ingin menarik sebanyak orang dalam permasalahannya, ia tidak ingin jatuh sendirian, jadi ia berusaha menjatuhkan Hermione juga.

Q: Apa anda punya bukti kuat atas apa yang baru anda katakan?

A: Aku tidak perlu bukti, kalian mungkin tidak percaya padaku, tapi kalian tidak mungkin tidak percaya pada Harry Potter kan? Mr. Potter tidak mungkin salah, dan ia juga mengatakan hal yang sama, ia bahkan yang menuntut Mr. Nott langsung di pengadilan.

Q: Mr. Malfoy, kita semua tahu kalau Mr. Potter dan Miss Granger berteman dari kecil, jadi tidak aneh kalau mereka berdua saling mendukung jika berada dalam masalah, tapi kenapa anda begitu membela Miss Granger?

A: Entahlah. Percayalah aku juga menanyakan hal yang sama pada diriku setiap hari.

Q: Apa itu artinya anda punya perasaan yang lebih dari sekedar partner terhadap Miss Granger?

Hermione belum sempat membaca lanjutan dari artikel yang dibacanya saat ia mendengar bel-pintu tempat tinggalnya dibunyikan. Hermione menghela nafasnya, dan melipat koran yang ada di mejanya, ia berdiri dan berjalan ke arah pintu, mungkin sarapan paginya sudah datang.

Hermione membuka pintu rumahnya dan menemukan pria yang baru saja dibaca wawancaranya berdiri di depannya.

"Draco?" Hermione berseru pelan.

"Hermione." Draco tersenyum pada perempuan yang ada di depannya.

"Bagaimana kau tahu aku ada disini?" Hermione bertanya lagi.

"Intuisi?" Draco berseru.

Hermione tersenyum.

"Aku datang untuk menjemputmu." Draco memberitahu.

Hermione diam.

"Apa itu artinya kau punya perasaan yang lebih dari sekedar partner terhadapku?" Hermione bertanya pelan.

Draco tertawa.

-To Be Continued-