Disclaimer Masashi Kishimoto
Pairing: Sasuke Uchiha X Sakura Haruno
Genre: Romance maybe and Friendship
Summarry: Atensiku hanya berpusat pada pelajaran, buatku tidak ada yang lebih penting selain membuat kedua orang tuaku bangga tapi perlahan semua berubah saat tanganmu dengan lancangnya menarik tanganku di kereta shinkansen, ini ceritaku cerita cintaku dengan gadis bersurai merah muda/"Aku diam dan bersikap biasa saja bukan berarti aku tidak bisa marah"/"Didiamkan dan tak dipedulikan olehmu saat itu benar-benar telah membuatku sekarat"/ganti judul.
Warning: OOC, ficlet pertama yang ku buat, Don't Like Don't Read.
Title: Jera
"Hah ... akhirnya Ino memaafkanku" Kata Sai kekasih dari Yamanaka Ino sambil memasukkan handphone yang baru saja dipakainya untuk membujuk kekasihnya kedalam saku seragam sekolahnya.
"Itu salahmu sendiri Sai, siapa suruh kau nekat bersandiwara hanya karena ingin membuktikan seberapa cintanya dia terhadapmu" Gaara ikut menimpali, sedangkan Neji yang berjalan disampingnya hanya menganggukkan kepala.
"Kau tidak belajar dari apa yang terjadi dengan Teme beberapa bulan yang lalu Sai" Kata Naruto menunjuk orang yang bersangkutan dan dihadiahi sebuah lirikan tajam.
"Aku memang tidak belajar Naruto, bahkan aku melakukan itu semua karena terinspirasi dari kisah Sasuke"
"Apa kalian ingat bagaimana hidup Sasuke gara-gara insiden itu?" Lanjut Sai sambil menyeringai jelas sekali dia sedang menggoda Sasuke.
Dan sukses, kalimat Sai membuat semua yang ada di situ tertawa bahkan Shikamaru ikut tertawa.
"Tentu saja" Jawab mereka serentak kecuali Sasuke yang sedang menahan amarahnya.
"Kaliaaaan ..." Desis Sasuke sambil mengejar keempat temannya yang sudah terlebih dahulu melarikan diri.
Lari Sasuke seketika berhenti saat dilihatnya wanita bersurai merah muda sedang bersandar di tembok pagar sekolah sedang menunggu Sasuke.
Ini pertama kalinya kekasih dari Uchiha Sasuke ini menginjakkan kakinya ke Horikosihi Gakuen.
Sasuke Love Story
"Neji, sepupumu itu ternyata pencemburu abis" Kata Naruto tiba-tiba.
"Kau bertengkar lagi dengannya?"Tanya Neji
"Ya begitulah ..."
"Kau tidak perlu terlalu memusingkan hal itu Naruto, karena Tenten pun juga sama, dia juga pencemburu abis"
"Ino juga ..." Timpal Sai
"Sama Matsuri juga" Gaara juga ikut menimpali.
"Hah ... Bahkan Temari juga, sungguh merepotkan" Dan kini giliran Shikamaru.
Serempak semuanya menghela napas.
"Satu-satunya yang tidak pernah ada keluhan dengan wanitanya hanya ..." Kalimat bernada ambigu dari Naruto namun dimengerti oleh keempat remaja yang sedang mengeluhkan sifat permanen para wanita yaitu cemburu, serentak menolehkan kepala ke arah ...
"Teme apa Sakura tidak pernah marah kalau kau dekat dengan cewek lain?" Tanya Naruto penasaran.
"Tidak" Jawab Sasuke cuek
Entah siapa yang memulai yang jelas kelima remaja yang merasa penasaran terhadap kisah cinta temannya ini sedang berusaha berkonspirasi untuk memprovokasi Sasuke.
"Kau tahu Sasuke, menurut buku yang ku baca salah satu ciri pasangan kita cinta dengan kita itu adalah cemburu" Jelas Sai
"Benar banget bahkan aku ingat waktu itu saat aku bertengkar dengan Matsuri dia mengatakan hal yang sama kalau dia sangat menyayangiku makanya dia tidak rela melihatku dekat dengan cewek lain bahkan hanya sekedar mengobrol"
"Apa kau yakin Sakura benar-benar mencintaimu Sasuke?" Tanya Neji
Sasuke Love Story
Aku berada di sebuah cafe Venus, cafe yang biasanya jadi tempat kerja Sakura saat libur sekolah, kenapa aku di sini? Itu karena aku dan Sakura berencana untuk bertemu di sini, sudah lama kami tidak berkencan dan selain itu ada hal lain yang ingin kulakukan, sungguh ini benar-benar hal konyol aku sendiri tidak menyangka bahwa kalimat para sahabatku tadi siang berhasil mempengaruhiku, selama ini hubunganku dengan Sakura tidak pernah ada masalah, Sakura tidak pernah marah melihatku bersama cewek lain, aku sendiri tidak pernah mau repot menjelaskan apapun karena memang tidak ada apa-apa antara aku dengan beberapa cewek yang sering terlihat bersamaku, murni semua karena masalah tugas sekolah.
Sambil menunggu Sakura, aku dan teman satu sekolahku yang notabene berjenis kelamin wanita sedang duduk bersama di cafe ini, Karin tahu semua rencanaku kekasih dari Suigetsu ini bersedia membantuku, bahkan Suigetsu sendiri sedang berada tidak jauh dari kami berdua, mereka bersedia membantu karena mereka sendiri merasa penasaran terhadap cewek yang berhasil membuatku melakukan hal konyol ini.
Aku dan Karin bersiap untuk menjalankan rencana, saat mataku sekilas melihat surai merah muda memasuki cafe Venus, Karin bersandar dibahuku dan tanganku merangkulnya.
Sasuke Love Story
Kejadian itu adalah hal yang tidak akan pernah aku ulangi, memang saat itu saat di cafe Sakura bersikap biasa saja tapi hal yang tak pernah kuduga terjadi keesokan harinya.
Sms, email dan telepon dariku tidak pernah dihiraukan Sakura, bahkan kunjunganku kerumahnya lebih banyak sia-sianya karena Sakura tidak pernah ada dirumah lebih dari satu minggu Sakura benar-benar mengabaikanku.
Itu siksaan buatku akibatnya nafsu makanku turun, di sekolah lebih banyak melamun, nilaiku mulai menurut, penampilanku tidak terurus puncaknya aku jatuh sakit.
Naruto, Neji, Sai, Shikamaru dan Gaara karena merasa bersalah telah memprovokasiku akhirnya turun tangan dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi kepada Sakura.
"Aku diam dan bersikap biasa saja bukan berarti aku tidak bisa marah"
"Aku sangat marah Sasuke sangking marahnya aku tidak mampu mengeluarkan sepatah katapun, aku bukan Ino, aku bukan Hinata, Tenten ataupun Temari yang bisa meluapkan kemarahan" Jelas Sakura saat dia datang menjengukku yang terbaring sakit dirumah.
"Tapi daripada marah aku lebih kecewa dengan sikap konyolmu itu Sasuke, kau melakukan ini hanya karena ingin membuktikan apa aku mencintaimu atau tidak, kau tahu Sasuke itu artinya kau tidak mempercayai dan meyakini perasaanku kepadamu"
"Aku tidak pernah mempermasalahkan kamu dekat dengan wanita bukan berarti aku tidak cemburu, aku sangat cemburu terlebih kita berbeda sekolah tapi aku memilih untuk selalu berbaik sangka terhadapmu karena aku mempercayaimu"
Kata-kata Sakura benar-benar menusukku, aku sangat merasa bersalah, ku genggam tangannya.
"Maafkan aku hime, aku sangat mencintaimu sampai aku tak percaya diri dan melakukan hal konyol itu" Kataku.
Sasuke Love Story
Insiden itu membuatku makin mencintai Sakura, Haruno Sakura, wanita bersurai merah muda yang saat ini menyandarkan tubuhnya ketembok pembatas sekolahku.
Dia tersenyum saat melihatku berjalan kearahnya.
"Didiamkan dan tak dipedulikan olehmu saat itu benar-benar telah membuatku sekarat"
"Dan aku takkan pernah mengulanginya lagi" Bathinku.
END
"Tak perlu hal-hal konyol untuk membuktikan rasa cinta pasanganmu, cukup kau rasakan dengan hatimu"
Thank to:
Anny, mantika mochi dan catty cat-chan dll
Reviewnya kembali ditunggu ^_^
