Because of Hormone
Kim Taehyung x Jeon Jungkook (TaeKook) BTS
M (Mature)
One-shot
Disclaimer : Ide cerita serta alurnya tidak sama sekali menyangkut kisah nyata, pemeran hanya sekedar meminjam nama. Tidak ada unsur plagiat didalamnya.
"Sebab kau menggodaku disaat yang tepat. Hormonku sedang naik sekarang." (Summary)
The Story by Izumi Akiko.
Enjoy!
.
.
.
.
Disinilah sekarang Jungkook berada. Disalah satu bilik toilet pria disekolahnya, untungnya sekarang sedang berlangsungnya jam pelajaran dikelas serta sekolahnya. Sehingga toilet pria sedang sepi sekarang.
Lalu sebenarnya apa yang dia lakukan sekarang disini? Di tempat biasa seseorang melepaskan hasrat panggilan alamanya. Oh sekarang Jungkook sungguh merutuki sikapnya seharian ini.
Karena sikapnya yang kata -Taehyung- kekasihnya itu membuat hormon Taehyung sendiri menjadi naik.
"Nghhh mmmhhh...aahh hyuunggghhh." Desah Jungkook tertahan karena Taehyung sekarang sedang menciumi belakang telinganya yang begitu sensitif
Dia harus menahan desahan sialannya itu kalau tidak mau terdengar sampai keluar toilet. Bisa – bisa mereka berdua tertangkap basah memalukan adegan mesum bukan?
"Kenapa Kookie sayang ~?" Tanya Taehyung setengah berbisik yang membuat suara bashnya menjadi begitu seksi didekat telinga Jungkook.
Dan jangan lupa hembusan nafas Taehyung yang begitu dekat menerpa kulit sensitif milik Jungkook. Uhh diperlakukan begini saja Jungkook sudah hampir setengah menegang sungguh.
"Mmhh hyung apa yang kau la-ah! Kukan disini aahh..." Balas Jungkook sambil mengeratkan cengkraman tangannya pada kedua bahu tegap Taehyung.
Baru saja Taehyung menggigit daun telinganya cukup kencang dan itu membuat begitu banyak sengatan listrik mengenai tubuhnya terutama bagian perutn serta jantungnya.
Setelah puas dengan daerah sana Taehyung pun beralih memainkan bibir pink manis itu dengan lembut. Perlahan lembut dan berakhir dengan lumatan yang cukup dalam begitu seterusnya.
"Mmmphhh...mmnnnhhh..." Desah Jungkook didalam ciuman panas mereka
Selama mereka berciuman Taehyung tidak tinggal diam. Dengan sedikit paksa membuka jas kemudian kemeja sekolah Jungkook. Tiga kancing teratas pun terbuka dan membuat bahu putihnya terekpos lumayan besar.
Segera Taehyung melepaskan ciuman mereka kemudian beralih menciumi area tenguk hingga leher Jungkook berniat ingin memberikan tanda berwarna ungu dan biru sedikit disana.
"Aaahh! Tae hyung! Mmpphhh.."
Satu desahan Jungkook lolos setelah relfeks merasakan Taehyung mengigit lehernya cukup keras. Disana pasti akan bekas untuk beberapa hari kedepan, pikir Jungkook yakin.
Taehyung pun menghentikan kegiatannya beralih mengusap pelan kissmark buatannya itu dengan bangga. Dia baru saja membuat maha karya indah ditubuh Jungkook saat ini.
"Kau tau Kookie tubuhmu itu indah sekali sayang ~" Puji Taehyung menatap Jungkook dengan intens
Mendengar pujian Taehyung barusan rona merah mengelilingi kedua pipi gembilnya. Dengan malu Jungkook hanya menundukkan kepalanya.
SREET ~
Kedua mata Jungkook seketika membulat sambil menatap Taehyung horor. Bagaimana tidak barusan saja sebelah tangannya ditarik oleh Taehyung kearah ekhem bagian bawah kekasihnya itu, Jungkook bisa merasakan dengan tangannya bahwa milik Taehyung sudah setengah menegang dibalik celana seragamnya.
"Manjakan dia sayang ~" Pinta Taehyung berbisik ditelinga kanan Jungkook sambil menarik tubuh kekasihnya itu agar berjongkok dihadapan miliknya yang setengah menengang.
Seperti tidak ingin diperintah dua kali Jungkook pun perlahan turun berjongkok hingga sekarang wajahnya sudah dihadapan selangkang Taehyung yang menggembung dibalik celana.
Ragu – ragu Jungkook sedikit bergidik ngeri juga melihatnya. Kemudian wajahnya mengadah keatas melihat Taehyung yang hanya mengangguk seperti pertanda 'itu pasti masuk' begitu. Seperti tidak ada pilihan lain Jungkook pun membuka resleting celana Taehyung dengan tangannya yang bergetar.
Sungguh pikirannya tidak sanggup membayangkan bagaimana milik Taehyung yang begitu besar dan panjang.
SRET ~
Setelah resleting celana itu dibuka sepenuhnya begitu juga dengan celana dalamnya kedua mata Jungkook harus kembali terbelalak setelah melihat milik Taehyung yang berada didepannya saat ini sudah hampir sepenuhnya menegang.
Jungkook menelan ludahnya sedikit susah melihatnya. Hei apa ini wajar untuk ukuran orang Asia pikirnya? Telebih lagi mulutnya itu kecil jadi apa ini muat?
"Hyungiee ~~" Rengek Jungkook sambil kembali mengadahkan kepalanya keatas
Sungguh dia rasa tidak sanggup memberi Taehyung 'blowjob' saat ini juga. Apalagi ini pengalaman pertamanya.
"Ani sayang kau pasti bisa.." Balas Taehyung masih bersabar meladeni kekasihnya yang manja
Jungkook kemudian menghela nafasnya pelan. Kalau sudah begini dia harus menuruti kemauan Taehyung daripada kekasihnya marah hingga berminggu – minggu padanya.
Perlahan mulut Jungkook terbuka dengan lebar sambil mulai memasukan milik Taehyung yang belum sampai setengahnya saja sudah memenuhi rongga mulut kecil Jungkook.
"Ahhh sayang cepat masukannya ~" Titah Taehyung merasakan antara nikmat dan juga geli meski hanya ujung miliknya saja yang baru memasuki mulut hangat Jungkook.
Mendengar permintaan Taehyung, Jungkook malah bergumam tidak jelas mengenai betapa kesalnya pada Taehyung. Ini tidak muat sungguh dimulutnya. Melihat Jungkook yang begitu kesusahan dengan baik hati Taehyung membantunya dengan sedikit secara paksa menghentakkan miliknya pada mulut Jungkook.
"Mmmphhhh eungghh!" Desah Jungkook tertahan merasakan milik Taehyung hampir sepenuhnya masuk kedalam mulutnya bahkan sampai ketenggorokan.
Tanpa menunggu Jungkook agar membiasakan miliknya. Taehyung memilih mulai meng in outkan miliknya didalam mulut Jungkook, mengerti maksud kekasihnya Jungkook kemudian menggantinya menjadi mulutnya yang mulai memanjakan milik Taehyung.
Meski sedikit susah karena mulutnya sangat penuh sekarang lama kelamaan Jungkook pun mulai terbiasa.
"Aaahh begitu..sayang yaaahh ~" Racau Taehyung sedikit tidak jelas dengan suara bashnya itu
Mendengar suara seksi Taehyung ditelinganya yang bagi Jungkook itu tandanya dirinya bisa memuaskan kekasihnya, dengan semangat Jungkook mulai mepercepat kulumannya dengan sesekali menggoda milik Taehyung dengan lidahnya atau gigitan kecil dengan giginya.
Sudah hampir setengah jam lamanya mereka dalam posisi itu. Bahkan mulut Jungkook sudah pegal sekarang, salivanya pun sudah mulai merembes dari mulutnya. Tapi Taehyung belum sama sekali mencapai klimaksnya.
Melihat kekasihnya yang begitu sudah terlihat lelah Taehyung dengan sedikit paksa mengeluarkan kejantannya kemudian menarik Jungkook untuk diciumnya.
"Engggghh ngaaaahhh haaammnnn..." Lenguh Jungkook saat lidah Taehyung sudah langsung masuk kedalam mulutnya, dan sempat menyuruhnya agar bertukar saliva disana. Bahkan perang lidah terjadi diantara mereka bedua.
Merasa sudah puas Taehyung pun menyudahi ciuman panas mereka dan mulai membuka celana Jungkook dengan kasar. Protes Jungkook segera menahan tangan Taehyung yang hampir menelanjanginya.
"Hyungie ~ ini disekolaah.." Pinta Jungkook sambil memberikan tatapan memelasnya yang begitu terlihat imut dimata Taehyung dan kebanyakan orang tentunya.
Taehyung pun tersenyum melihat raut wajah Jungkook yang kelewatan imut.
"Kau tega sayang melihat milik hyung tidak tertidur kembali begitu?" Tanya Taehyung dengan sedikit vulgar
Jika sudah begini Jungkook tidak bisa mengelak lagi. Dengan pasrah membiarkan Taehyung mulai membuka celana seragamnya dengan paksa. Tidak peduli dengan keadaan mereka yang masih disekolah apalagi ini ditoilet.
"Aku akan bermain lembut sayang ~" Jelas Taehyung sambil mengecup bibir Jungkook berkali – kali
Setelah merasa cukup tenang Jungkook pun mengangguk menyetujui pernyataan Taehyung. Kedua lengannya kalungkan pada leher Taehyung sebagai pegangannya karena posisi mereka yang tidak sedang tiduran ini.
Melihat Jungkook sudah lebih rilex dan sepertinya. Taehyung tersenyum sungguh tampan disana. Sedikit mengocok miliknya agar kembali sepenuhnya menengang barulah perlahan memasukkan miliknya pada lubang Jungkook yang terasa masih sempit dan juga hangat.
"Ahh! Hyungie!" Ringis Jungkook merasakan lubangnya seperti dipaksa milik Taehyung agar dimasuki yang baru diujungnya saja
"Sssssttt..." Ucap Taehyung sambil menaruh telunjuknya didepan mulutnya
Karena sekarang mereka berdua mendengar bahwa ada 2 orang siswa masuk kedalam toilet pria. Matanya Jungkook pun terbelalak memandang Taehyung horor yang sekarang semakin memasuki miliknya kedalam lubang Jungkook dengan sedikit paksa.
Bagaimana kalau Jungkook kelepasan mendesah? Dan lagi sepertinya Taehyung tidak peduli dengan sekitarnya karena tetap melanjutkan kegiatannya. Alhasil Jungkook segera menyegel mulutnya dengan sebelah tangannya, berusaha menahan desahannya yang bisa kapan saja keluar dari mulutnya.
JLEB ~
"Mmphh!" Desah Jungkook hampir kelepasan saat dengan tiba – tiba Taehyung menghentakkan sekaligus miliknya pada lubang Jungkook.
Kedua mata bulat Jungkook pun menatap Taehyung tajam yang malah dibalas dengan cengiran absurdnya. Dan ternyata desahan Jungkook didengar oleh kedua siswa itu.
"Eh kau dengar sesuatu tidak?"
"Dengar apaan? Jangan menakutiku yaa!"
"Ih bukan kaya ada orang lagi apa ya.."
"Ah aku lupa. Kesini bentar..."
"E-eh benarkah?"
Mendengar percakapan kedua siswa barusan sungguh Jungkook sangat malu sekarang. Bagaimana kalau mereka tau yang mendesah barusan Jungkook? Hei bisa dikira apa – apa dia sehabis itu.
Sementara dirinya sedang sibuk memikirkan nasibnya, Taehyung malah mulai menghentakkan miliknya pada Jungkook dengan keras sontak Jungkook langsung memandang Taehyung yang sekarang memilih sibuk menyodok lubangnya.
"Hyu-hyungiee.." Bisik Jungkook tersiksa karena harus menahan juga desahannya sambil mencengkram bahu Taehyung dan memukulnya pelan.
Sungguh dia tersiksa sekali sekarang. Taehyung dengan santainya menghentakkan miliknya pada lubang Jungkook kemudian juga mengocok pelan kejantannya sedikit kencang dengan posisi berdiri seperti ini. Terlebih dia tidak bisa mendesah sekarang karena masih ada dua siswa sialan itu baginya yang tidak memilih pergi juga dari toilet.
Jungkook akhirnya memilih pasrah dengan mengigit bibir bawahnya agar desahannya tidak keluar dan semakin mengeratkan cengkramannya pada kedua bahu Taehyung. Sekarang tubuhnya sudah benar – benar lemas.
Tapi bukan Taehyung namanya kalau tidak senang menjahili kekasihnya. Dengan iseng Taehyung memelankan kocokkannya pada milik Jungkook lalu mulai mengendusi jahil area tengkuk Jungkook. Setelah itu Taehyung yakin pasti sekarang Jungkook sudah frutasi sekali akan sikapnya, karena hasratnya harus tertunda.
Dalam diam Taehyung terkekeh pelan disana. Suruh siapa pikirnya menggodanya yang sedang dalam masa pubertas sekarang.
"Eh jadi begitu ya?"
"Iya haha kekelas aja yuk keburu dicariin."
"Ya sudah.."
Kedua siswa itupun keluar setelah entah apa yang mereka lakukan. Merasakan sudah tidak ada lagi hawa keberadaan kedua siswa tersebut Jungkook segera merasa sedikit lega kemudian memukul pundak Taehyung kasar.
"Yak hyungie! Ap-aaahh!" Belum lagi Jungkook selesai melayangkan protesnya
Tapi Taehyung sudah duluan kembali pada posisi awalnya dengan mengocok cepat milik Jungkook begitu juga dengan hentakkannya.
"Aaahh..hyunngieeehh..aaahh.." Desah Jungkook masih dengan nada rendah karena dia masih bisa berfikir kalau sekarang mereka berada disekolah.
Mendengar desahan terindah dari Jungkook. Taehyung dengan semangat semakin menghentakkan miliknya kedalam lubang Jungkook yang masih saja terasa ketat dan basah sekarang karena milik Taehyung sudah mulai mengeluarkan percumnya.
"Nghh hyunggieeeh aku nggghhh...maaaauu sampaaii..aahhh.." Ucap Jungkook setengah mendesah
Kemudian disusul dengan klimaksnya yang lumayan banyak ditangan Taehyung bahkan hingga terciprat ke seragam mereka berdua.
"Aaaah..aakuu sebentar lagi sayang..." Ujar Taehyung sambil semakin mempercepat tempo hentakkannya
Jungkook pun hanya mengangguk sambil mengeratkan pelukannya pada leher Taehyung. Hingga beberapa hentakkan kemudian barulah Taehyung mengeluarkan spermanya yang memenuhi lubang Jungkook bahkan sampai tumpah keluar.
Perasaan hangat dan enak menyelimuti tubuh Jungkook. Dan sekarang dia sudah benar – benar lelah dibuatnya.
TING TING ~
Bel sekolah berbunyi pertanda jam pelajaran sekolah sudah selesai.
.
.
.
Jungkook dan Taehyung pun sekarang sama – sama menghidup nafas dengan terburu – buru terlebih lagi Jungkook dengan wajahnya yang sudah memerah bahkan sampai ketelinga. Melihat pemandangan yang sungguh indah Taehyung jahil mengecupi bibir Jungkook berkali – kali membuat protes rengutan dari Jungkook.
"Uhh hyungiee seragamku bau sperma~" Rengek Jungkook sambil menarik – naik seragam Taehyung yang masih rapih tidak seperti Jungkook yang kancingnya sekarang sudah terbuka sepenuhnya
Membuat perut rata dan dadanya terekpos. Dengan santai Taehyung pun mengeluarkan miliknya dari tubuh Jungkook dan itu rasanya masih terasa sakit.
"Sssshh hyungie bisakah pelan – pelan sshh ini masih terasa sakit." Pinta Jungkook sambil mencengkram pundak Taehyung karena relfeks
Setelahnya rentetan sperma pun turun hingga meciptakan aliran di sekitar paha dalam Jungkook. Bagaimana dia pulang pikirnya bingung.
"Hyungie aku lelah ~" Rengek Jungkook lagi sambil menggucang bahu Taehyung pelan karena kekasihnya sekarang sedang memakai celanya kembali dengan benar
Setelah selesai dengan dirinya barulah Taehyung kembali menatap Jungkook yang sudah setengah telanjang itu. Dirinya terkekeh pelan melihat raut wajah Jungkook yang begitu panik dan frustasi.
"Iya hyung bereskan. Habis itu kita pulang kerumah hyung saja ya.." Ujar Taehyung sambil mengecup singkat bibir merah yang sedikit bengkak milik Jungkook
Kemudian mengambil beberapa lembar tisu disamping kloset guna membersihkan cairan miliknya yang sungguh banyak sekali. Sampailah Taehyung membesihkan milik Jungkook karena ada sperma juga disana.
"Aaaahh!" Desah Jungkook relfeks karena merasakan sentuhan lembut diarea miliknya
Mendengar Jungkook mendesah meski tidak sengaja Taehyung tersenyum miring disana. Apa dia horny kembali? Dan Jungkook menyadari itu.
"Hyu-hyungie ku-mohon.." Ucap Jungkook panik
"Apa sayang?" Tanya Taehyung saat sudah selesai membersihkan spermanya pada Jungkook lalu kembali memasangkan celana kekasihnya dengan benar
"Ku mohon jangan hyungie aku lelah ~" Pinta Jungkook sambil memegang sebelah tangan Taehyung erat sekarang
Itu tandanya?
"Arra arra hanya 2 ronde kok sayang dirumah hyung tidak ada siapa – siapa. kajja!" Ajak Taehyung sambil merangkul pinggang Jungkook dan juga memapahnya berjalan
Raut wajah Jungkook seketika berubah menjadi panik dan takut. Setelah mengetahui bahwa mereka akan kembali melanjutkan kegiatan mereka dirumah Taehyung.
"Jangan protes ya kalau begitu pilih di mobil apa dikamar? Ah atau di kamar man-" Tawar Taehyung dengan santai
"Ani! Dikamar saja hyungie.." Jawab Jungkook cepat
Mendengarnya Taehyung tertawa senang disana.
"Baiklah ayo ~"
Sepertinya Jungkook harus menerima dampak dari pubertas Taehyung yang menyebabknya hormonnya meningkat.
.
.
.
.
.
"Hyung jelaskan padaku yang di toilet!" Pinta Jimin namja bermata sipit itu
Hoseok namja yang dimaksudnya yang sedang membaca komik dikamarnya pun mengalihkan pandangannya kearah Jimin.
"Ya sudah kutakan tadi Taehyung dan Jungkook sedang ah melakukan itu di toilet barusan. Makanya kita diam disana dulu lebih lama." Jelas Hoseok
"Tapi kenapa hyung?" Tanya Jimin lagi masih belum mengerti
"Hehehe aku juga itu disuruh Taehyung sih." Jawab Hoseok sambil kembali membaca komiknya
Dan Jimin hanya menggelengkan kepalanya pelan lalu memilih kembali bermain dengan ponselnya.
END
Ngek .-. dor(?)
Nah loh ketahuan udah baca hahaha maaf ini aneh ya...
Izumi malah bawa chapter 2 isinya VKook begini lagi ya huhu maaf abis seperti biasa otak absurd Izumi sedang dalam mode ya begitulah... sehingga tercipta fanfic ini..
Hmm sebenarnya mau adaian chap 3 tapi Izumi minta vote dari kalian yang review ya ~
Pilih aja antara HopeV or NamJin
Vote paling banyak itu pair selanjutnya! :3 jadi please review ya ~ udah itu aja ko
See You ~
