Jin dan Asuka akhirnya sampai dimarkas besar Mishima Zaibatsu "apa yang terjadi?" tanya Jin "sepertinya tempat ini suda ditinggalkan" jawab Raven. Dengan cepat dia menghubungi Lars "Lars… masuk Lars, apa yang terjadi disini?" Lars menjawab "aku tidak tahu apa yang terjadi Heihachi mungkin melakukan sesuatu, jaga mereka baik-baik aku akan mengumpulkan informasi" Jin merasakan ada hal buruk yang akan menimpa mereka jika mereka terus berada disana. "Ayo pergi…" kata Jin dengan agak marah Asuka berkata "apa? Pergi kemana?! Kita sudah sampai disini dan kau mau kita pergi?!" Jin menjawab "ada yang tidak beres disini" Asuka diam sejenak dan dia berkata "tapi kita sudah sampai…" nada bicaranya menjadi agak pelan. Asuka kemudian mengikuti sepupunya itu akan tetapi, pintu masuk rahasia tertutup dan Asuka terkurung didalamnya "apa yang terjadi?!" tanya Asuka dengan kaget "kau tidak apa-apa?" tanya Jin sambil memukuli pintu masuk rahasia itu.

Tiba-tiba terdengar suara tawa jahat yang tidak asing ditelinga Jin "hahahaha… kau sudah masuk kedalam perangkapku Jin!" Jin kemudian berkata "kau… apa lagi yang ingin kau lakukan pada keluargamu sendiri?!" Heihachi keluar dari jendela diatas menara markas dan berkata "oh itu adalah hal yang mudah aku hanya akan menggunakannya untuk memenangkan Iron Fist Tournament yang berikutnya." Mendengar perkataan kakeknya, Jin merasa kaget dan dia menjawab "apa sebenarnya yang kau mau?! Tournament terakhir telah selesai!" Heihachi menjelaskan tujuannya "dengan diadakannya tournament ini maka kebencian yang timbul akibat persaingan antar peserta akan berlipat ganda dan aku akan menjadi petarung yang terkuat didunia!" Jin masih tidak mengerti dengan tujuan Heihachi "kenapa kau harus mengumpulkan kebencian mereka?" Heihachi tersenyum dan kembali masuk kedalam markasnya sambil membawa paksa Asuka. Heihachi berkata "kau adalah milik kami sekarang…" Asuka berteriak dengan marah "apa maksudmu…" Heihachi menyuntikkan cairan khusus pada leher Asuka awalnya dia masih memberontak, tetapi tenaganya habis akibat dari cairan yang disuntikan oleh Heihachi pada Asuka.

Asuka kehilangan kesadarannya dan pingsan seketika para prajurit membawanya kedalam markas untuk dijadikan petarung yang akan mewujudkan keinginan Heihachi dalam mengumpulkan kebencian di Iron Fist Tournament yang baru. Setelah mereka selesai membawa Asuka kedalam dan mengikatnya didepan sebuah monitor yang cukup besar Heihachi keluar dan berkata pada Jin "bekerja samalah denganku! Dan kau akan mendapatkan sepupumu ini hahahaha." Heihachi kembali masuk kedalam markasnya dan mengeluarkan pasukan untuk menghabisi Jin dan Raven, tetapi mereka adalah petarung yang tangguh dan sulit untuk dikalahkan ditambah lagi segel dan kutukan Jin Kazama terhadap darah Devilnya sudah hilang "keluarlah dasar pengecut! Hadapi aku jika berani!" teriak Jin dari luar markas.

Asuka terbangun didalam markas dan melihat Heihachi sedang duduk didepannya dengan marahnya dia meludahi Heihachi "bagaimana rasanya? Pecundangan!" kata Asuka dengan marah. Heihachi tertawa dan berkata "aku ingin kau bertarung untuk kami…" Asuka menyela dengan kasar "oh tentu, iya tentu… apa kau gila?!" Heihachi berkata "dengarkan aku, kau mempunyai tipe DNA yang hampir sama dengan Jun Kazama dan kau adalah satu-satunya orang yang bisa melengkapi sel yang sudah aku buat untuk menghadirkan istriku kembali" Heihachi sudah mengambil contoh darah Asuka dan memberikannya kepihak yang berada dilab "kau tidak akan bisa menolak ini…" kata Heihachi, Asuka menjawab "kenapa…" dia tidak menyelesaikan kata-katanya saat dia melihat ayahnya yang disandra dan disakiti oleh tentara Mishima Zaibatsu "kau iblis!" kata Asuka dengan marah. Heihachi berkata "jadi apakah kau mau bekerja sama?" mata Asuka mulai berkaca-kaca dan air matanya mengalir keluar dari matanya kemudian dia menutup matanya dan berkata "kau harus berjanji… jangan sakiti ayahku, aku akan melakukan apapun yang kau katakan" Heihachi berkata "iya… tenang saja yang harus kau lakukan hanyalah menimbulkan rasa benci antar peserta sehingga aku bisa mendapatkan cukup kekuatan untuk menjadi sama seperti kalian."

Asuka menganggukan kepalanya sambil meneteskan air mata "bagus… besok aku akan membawamu ke Indonesia untuk mengambil kristal yang sudah lama terkubur didalam tanah" Asuka hanya terdiam sambil melihat Heihachi yang pergi meninggalkannya diruangan itu. "Maafkan aku Jin… tapi ayahku dalam bahaya… aku tidak bisa membiarkannya terluka maafkan aku… kakak" kata Asuka dalam hantinya. Dia bertarung dibawah perintah Heihachi sekarang dimanapun Heihachi pergi Asuka selalu menjadi pengawalnya, dia mengenakan baju tentara Mishima Zaibatsu yang berwarna biru akan tetapi, saat dia bertemu dengan para wartawan dia hanya bisa terdiam dan bersedih. Asuka telah menjadi alat dan juga kaki tangan Heihachi untuk memenuhi keinginannya walau baru empat hari dia bersama dengan mereka akan tetapi, dia merasa bersedih karena sebentar lagi dia harus melawan saudaranya sendiri yaitu Jin Kazama.

Sementara itu Jin, Lars, dan Raven memutuskan untuk ikut serta dalam pertandingan sambil mencari kebenaran dari tujuan Heihachi. "Apa rencana kita?" tanya Jin "kita harus mengikuti pertandingan ini dengan salah satu dari kita harus mencari tahu apa yang Heihachi rencanakan…" kata Lars "siapa yang tereliminasi duluan akan fokus dalam mencari tahu tujuan utama Heihachi… sementara yang masih bertahun akan mengamati kondisi pertandingan" kata Jin. Mereka memutuskan untuk mengikuti Iron Fist Tournament dan mencari tahu apa yang direncanakan oleh Heihachi. "Asuka… tunggulah aku… aku akan datang untuk menyelamatkanmu… adikku" kata Jin, dia mulai merasakan hubungan saudara diantara mereka yang berkembang akan tetapi, Asuka sendiri akan melawan Jin Kazama yang tidak lain adalah sepupunya sendiri.

Sementara itu ditempat yang jauh ada seorang ayah yang bersembunyi dan menyusun rencana untuk mendapatkan kekuatan yang sepenuhnya dari energi jahat yang dikeluarkan oleh Haihachi. Dengan kebingungan dan marah dia menyusun rencananya dan memutuskan untuk melepaskan karya yang sudah ia ciptakan sendiri, sebuah karya yang nantinya akan menjadi membantu atau bisa juga menghalangi rencana Jin dan Asuka "ini adalah saatnya untuk melepaskanmu… Rion" kata Kazuya dengan liciknya dia telah mengambil contoh darah Jin dan Asuka lalu dia gabungkan menjadi satu. Dia membuka kurungan yang terbuat dari kaca itu lalu terbangunlah Rion "hancurkan mereka" kata Kazuya dengan polosnya Rion bertanya "siapa?" "kau mengingat mereka didalam dirimu sendiri" kata Kazuya. Rion memutuskan untuk ikut serta dalam Iron Fist Tournament yang akan diadakan di Indonesia dan juga untuk merebut kekuatan Heihachi.