Sp-Cs : terimakasih sarannya Yuna senang ^o^9, oke kunamakan OC. Waktu dulu yuna emang udah sering ngunjung ffn sekedar baca belum bikin ID (anonymous), malah yuna pertama kali baca fanficnya sepicis yang Yukari punya kakak, hehe.

Ya! Tepat sekali, memang yuna punya ide seperti itu namun dilontarkan melalui OC u_u.


Sekali lagi, terimakasih udah baca fanfict ini! Dan specialnya hari ini kan update 2 Chapter sekaligus! Muahaha :3

sry update lama, soalnya kena SP ortu ke 2 (surat berbahaya ditunjuntukan kepada orang tua) jadi susah untuk buka computer.. karena yuna cuek dan sering ga masuk sekolah (jujur, sifat yuna lebih dingin dan lebih tak mau tahu, seperti idola yuna.. pacar OC di fic ini^_)

okay! Enough babbling-babbling.

Here goes.


Persona Fanfiction : Second Journey With You © Yuna ryKn

Desclaimer : p-e-r-s-o-n-a itu hanya milik ATLUS, cuma Ryou Kanzato'nya aja punya author Yuna *ditembak

Second Journey With You

Chapter 2 : Adventure between TV World, Friends, And Foe.

Sera's POV

-Afternoon- Kirijo's Home

Minato bermain Playstation 2 dengan game ".hack/G.U Vol.3" dan aku sedang menontonnya ruang keluarga. Dan di suatu adegan..

"kyaaahh! Haseo!" fangirl Ryou Kanzato datang bukan lain adalah Author sewot itu.

(A : author. S : sera)

A : "apa lu bilang?"

S : "author sewot."

A : "oh mau ngajak berantem nih?"

S : "Ayok."

A : "Micchan.. putusin sera tu.. *sniff*" *gaya anak kecil mau nangis

Minato sweatdrop namun tetap dengan wajah 'pokerface'nya.

S : "dasar anak kecil.. mainnya ngadu"

"sudah ya.. yunaaa jangan marah.. please.. nanti micchan beliin coklat deh.." tiba-tiba perkataan itu terdengar jelas olehku. Minato arisato pasti yang berkata seperti itu bila aku adu mulut dengan author.

"hoaahmm.."*author pura-pura nguap. "nanti micchan bilangin sama *piip* ah yuna mendua dengan anime.." ancam minato sambil tersenyum. "ahhh jangan.. iya deh yuna ngga marah.." jawab author dengan senyum dipaksakan.

*knock knock knock*

seseorang mengetuk pintu, akupun membukakan pintu itu. "permisi, apa ini Kirijo residence? Saya ingin mengantarkan barang pesanan" kata tukang pos aneh itu. Mitsuru-senpai tidak pernah bilang padaku kalau dia memesan sesuatu di Inaba, dan aku mulai curiga. "taruh saja di ruang keluarga" suruhku kepadanya. Aku menghampiri minato yang sedang mengganti DVD "mengganti jadi apa?" "Tales Of Abyss.. kata teman-temanku anime ini menarik.." aku hanya ber-oh-ria. Dan tiba-tiba..

"anime kok nonton anime.." sepertinya suara perempuan, saat ku lihat.

"AUTHOR LAGI?!" teriakku. "hm?" jawab author. Tumben, biasanya dia lebih nyaring. Oh ya, tadi kan diancam micchan.. hahaha *evil laugh

"udah cepetan dorong sera sama minato, bang.. GPL" lanjut author sedikit maksa.

Seketika aku merasa seseorang mendorongku kedalam TV dan yang kulihat semuanya putih..

-Unknown- Mayonaka TV

*bugh!* #suara jatoh bukan aneh-aneh ya :D

"Sechan kau tak apa-apa?" "Sakit sekali micchan.." rintihku. "coba lihat sekitar.. ini seperti… panggung? Kata minato sedikit bingung. Kalau dilihat-lihat memang seperti panggung, tapi yang penting.. memangnya ada dunia di dalam TV? Lagipula bagaimana minato dan aku keluar?

"gather information, seth." Gumamku. "dapat sesuatu sechan?" aku membalas dengan mengangguk "banyak shadow disini.. ayo coba kita jalan." Ajakku pada minato, iapun mengangguk.

Selagi mereka berjalan, ayo pindah tempat..

Change POV : Normal.

Following Day..

-After School- Yasogami High School/Class 2-2

"semalam aku melihat Midnight Channel ada 2 orang disana.. namun tak jelas. Kalian tahu siapa?" kata Yu.

"dari kemarin sore memang sudah hujan.. apa kita perlu melihat Midnight Channel lagi malam ini, senpai?" kata seorang pemuda yang bernama kanji itu. "mungkin…"

"lagipula Minato dan Sera tidak masuk hari ini" sahut Chie. "apa mungkin.. mereka yang terjebak disana?" jawab Yu. "ayo coba kita lihat, senpai!" sahut Rise bersemangat.

-After School- Mayonaka TV/Main Hall

"aku memang bisa merasakan mereka ada disini.." kata Rise ragu-ragu

"bisa kau mencari mereka dimana?" "akan kucoba, senpai" jawab Rise.

"ya.. mereka di sana" kata Rise dengan menunjuk arah

Normal POV End

Sera's POV

-After School- Mayonaka TV/Dual Heavenly Ground (ini mengarang..)

"Sera? Minato?" seseorang memanggil nama minato dan diriku. Ternyata mereka.. sudah ku duga. "Yu..?" kataku pelan. "dimana shadow mu dan Minato?" Tanya Yu. Shadowku? Aku menaikkan alis. "kau sera?" Tanya Yukiko bingung, aku mengangguk

Mataku berubah menjadi seperti naga.. "who's them.. seth?" gumamku. "Persona-user like you" jawab Seth yang kudengar samar-samar.

"kalian.. persona-user juga?" kata Naoto memulai pembicaraan. Aku menangguk. "kau juga?" aku berbalik nanya. Mereka, kecuali author, minato dan aku mengangguk. "maukah kau menceritakan semuanya kepada kami nanti?" Tanya naoto. "sebelumnya biarkan mereka untuk beristirahat dahulu.." sahut Yukiko. Minato dan aku mengangguk. Perasaan daritadi minato dan aku mengangguk aja ya.. haha.

Setelah keluar, minato dan aku izin untuk pulang.. kami lelah.

Following day..

-After School- Junes

"bagaimana kau bisa masuk TV, senpai?" Tanya naoto yang straight lurus kaya Mitsuru-senpai *akupun sweatdrop* Minato menggeleng lalu menunjuk diriku. "a-apa?" "kau yang menjelaskan, kan aku tak tahu." Jawab minato masih dengan 'pokerface'

"yang kutahu bahwa pelakunya lelaki.. bermodus mengantarkan barang.. namun tatapannya seperti orang hampa." Kataku. Ya, yang kurasa dari hawa tubuh pelaku hampa, hatinya tak bisa merasakan sentuhan. Sepertinya ia terpukul atas kejadian sesuatu.

"apa isi barangnya?" Tanya Yukiko penasaran. "kosong" jawab minato yang tadinya ingin ku jawab.

"Tunggu, bila kau multi persona-user.. kau menandatangani kontrak?" Tanya Yu. Minato dan akupun mengangguk.

"2 hari yang lalu, tepatnya. sebelum minato dan aku tersesat di TV, kami melihat kau memasuki pintu itu." jawabku polos

"kalau begitu, apa kalian mau membantu kami mencari siapa pelakunya?" Tanya Yu datar

Aku saling pandang dengan Minato, dan minato mengangguk

"baiklah.." jawab minato dan aku bersamaan

"aku punya ide, bagaimana kalau kita adu kekuatan?" sahut Teddie yang bersemangat

"a-apa? Pancho?"

"AUTHOR LAGI?" aku berteriak. Author itu mirip jelangkung datang-tak-dijemput-pulang-tak-diantar

"baiklah!" jawab minato yang tak kalah semangatnya

-Afternoon- Mayonaka TV/Arena

"Pembagiannya adalah :

First Team :

- Minato Arisato (Leader)

- Sera Kanzato

- Author Yuna ryKn

Second Team :

- Yu Narukami (Leader)

- Yukiko Amagi

- Yosuke Hanamura

- Naoto Shirogane

(helper second team adalah aku)

Sisanya adalah penonton. Cekian." Kata Rise

"LU KIRA MAIN KARTU REMI, HAH? GANTI SKRIP!" teriak author sewot.

"eh? Sekian~" Jawab Rise ketakutan

"sial aku jadi penonton.." kata Chie & Kanji berbarengan. "aku juga *sniff*" sahut Teddie

"oke! Ready! Set! Go!" kata Rise kaya toa.

"Ini bukan balapan, neng geulis" kata author. Tumben ya ngga teriak lagi kaya tadi haha.

"ohya. gomen~"

Leader Battle Begin..

First Turn

- Sera : Activate Gathering Information! *seth eyes

- Yu : Beelzebub, Megidolaon!

Sera : 324. Minato : miss. Author : Block (muahaha!)

- Minato : Fusion Skill, Helel & Satan, Armageddon!

Second team : dead~

End Battle..

"Wow, that was so fast" Rise sweatdrop

"ngapain gue ikutan tapi udah mati duluan.." Author sweatdrop

"aku belom kedapetan turn.. *sniff*" kata Yukiko kecewa

"Hit 9999?" tanya Yu yang kaget

"Persona fusion skill, mengabiskan 999 SP" Jawab Minato tersenyum

"sensei kalah.." kata Teddie yang hampir mentikan air mata

"ayolah, ini kan hanya tes kemampuan. Bukan begitu, sera?" kata Yosuke

"Yup" jawabku singkat namun sambil tersenyum

Skip to

Following Day..

-After School- Yasogami High School/Class 2-2

"apa kau free hari ini, sechan?" tanya seseorang padaku saat aku membereskan buku. Aku membalikkan badan untuk melihat pemilik suara itu, sudah ku duga pasti pemuda berambut biru itu. "oh kau micchan. Free kalau untukmu selalu" jawabku tersenyum. "bagaimana kalau kita ke samegawa?" tawarnya, sontak aku mengangguk

-After School- Samegawa Riverbed

Aku duduk duluan di pinggir sungai Samegawa ini. Wajahku seketika memerah waktu minato menyenderkan kepalanya di pahaku. Angin menghembus rambut birunya, seketika ia tersenyum. Sepertinya dia menyukai kalau angin menghembusnya, benar-benar sama sepertiku. "aishiteru, sechan.." kata minato pelan. Mendengarnya saja aku sudah merasakan wajahku merah padam. "me too, micchan" jawabku. Minato mendekatkan bibirnya pada bibirku..

dan ..

"woi awas." tiba-tiba author datang tak diundang (lagi). benar-benar menyebalkan, KENAPA DISAAT SEPERTI INI? Kulihat minato sweatdrop.

"he? Siapa bilang mau ganggu lu ciuman? Gue cuma pengen duduk cuma ditempatin sama Rain" jawab author pokerface. "kan tempat banyak yun" sahut Ichi.

"GUE YANG DUDUK APA DUDUK YANG GUE?" jawab author sewot. "yang duduk gue." Jawab Rain. "kali ini lu menang, hujan. okesip, gue berdiri nonton orang pacaran."

"Mungkin ini jadi tahun menarik seperti tahun kemarin" kata minato. aku mengangguk


Yuna : Nee~ chapter 2 nya sampe sini dulu ^^

Rain : Oh ya, disini OC bisa pake 2 persona sekaligus, yaitu Seth dan lainnya wild card.

Ichi : Ide Seth ini mirip persona nya Rise, Cuma ga nampak badannya, hanya matanya saja.

Yuna : Dan Leader battle itu dicepetin soalnya bingung battlenya gimana u_u

Oke, sekian dan tolong Review! \('-'