Persona Fanfiction : Second Journey With You © Yuna ryKn
Desclaimer : p-e-r-s-o-n-a itu hanya milik ATLUS, cuma Ryou Kanzato'nya aja punya author Yuna *ditembak
Warnings : Typo(s) *mungkin ada* Gajeness
Chapter 3 : Sera's Truth?
Sera's POV
-Morning- Yasogami High School/Class 2-2
"karena Kashiwagi-sensei sedang sibuk, maka kita yang akan memilih sendiri school carnival tahun ini, kita akan adakan pemungutan suara. Pilihannya sebagai berikut
- Group Date Café
- Study Room
- Obake (rumah hantu)
- Eat bulaga (?)" kata ketua osis yang kita sebut Yukimura (Author ngga tau nama ketua osis Yasogami high-_-) "BUKAN! Lomba Masak, yang ini Yukiko, Chie, Rise dilarang ikut yah" sahut author dateng sendiri tanpa diajak, dengan senyum dipaksakan itu.
Group date café? Carnival apaan tuh. Kayaknya ngga bakalan berjalan baik..
"Oke dan hasilnya
- Group Date Café 18 suara
- Study Room 5 suara
- Obake 6 suara
- Lomba memasak 11 suara
Kau serius? Kok pada milih group date café sih.." Yukimura sweatdrop
-After School- Yasogami High School/Class 2-2
"kalian memilih apa?" tanyaku
Hampir semua sahabatku ini, memilih Group date café.. *aku sweatdrop*
"kalian mengikuti cross-dressing, guys?" Tanya minato yang tetap menggunakan pokerfacenya.
"A-APA? CROSS-DRESSING?" Yosuke, Yu dan Kanji panik. "itu karena KAU-KAU DAN KAU mengikutkan kami BEAUTY PAGEANT!" kata Chie menekankan kata yang berhuruf capital. "bukan aku yang menDAFTARKAN KALIAN!" Kata Yosuke. "sudahlah, buat apa kalian adu mulut? Lagipula mau diapakan? Sudah tak bisa keluar,bukan begitu?" relaiku. "kau benar.." kata Yu. Hampir semua sahabatku ini sweatdrop. "Yah, selamat bertahan kalian.." sahut minato tenang. "Minato, kenapa kau tenang? Apa kau tak diikutkan juga?" Tanya Yosuke "E-eh? Mana mungkin aku mendaftarkan mereka kalau nama sera tidak tercantum disitu." Jawab Minato polos. "A-ahahaha! Tentu saja, lagipula minato kan tidak perv seperti kalian" sahut Chie. Yosuke,Yu dan Kanji hanya bisa menahan malu, bagiku mereka itu sepertinya takut terhadap chie.
Skip to
-Morning- Yasogami High School/Class 2-2
Yap. Kelas ini sudah berubah menjadi ruangan-aneh-dalam-sekolah. Group date café.. aku menyesal memilih acara ini.. tapi mau bagaimana lagi, sudah diputuskan. Disini sudah ada Minato, Yu, Yosuke, Yukiko, Chie, dan aku sendiri.
"baiklah! Ayo mulai acaranya!" kata Yosuke. Kamipun duduk saling berhadapan.
"jadi, apa hobby kalian?" Tanya Yu datar.
"oh um, steak?" jawab Chie sejujur-jujurnya
"membantu keluarga?" jawab Yukiko. Sudah ku duga, kalo tak belajar, pasti membantu orang tuanya.
"terhembus angin" jawabku datar.
"kalau kalian, ada satu dari kami yang menarik?" Tanya Yukiko tersipu
"Yuki... ngomongnya biasa dong…" kata Au-? AUTHOR? Author datang tak diundang lagi..
"Sera Kanzato." Kata Minato mantap, dan Secara jelas micchan itu pacarku.
"Yuk-Yukiko.." kata Yu, mendengar itu aku langsung mendeathglare Yu.
"Kenapa sera?" Tanya Yu bingung. Aku menggeleng
Skip to
-Evening- Kirijo's Home/Living Room
Setelah aku selesai mandi, aku duduk disamping minato. Lalu tangannya melingkari bahuku. "ada sesuatu?" aku menggeleng tak menatap wajahnya, lalu tanpa seizinku minato menggerakkan wajahku untuk menatapnya "aku tahu kau ada sesuatu yang mengganjal." Tepat sekali, karena tadi siang Yu berkata aneh, aneh sekali bagiku. "maaf.." sahutku pelan "kau tahu keluargaku.." aku memutus kalimatku, minato mengangguk mengerti. "Ya.. maafkan aku sampai lupa. Dia itu kakakmu, sechan" aku mengangguk.
ya.. kau tahu, nama margaku bukan Kanzato tetapi.. Narukami. Saat aku melihat 'dia' sewaktu minato dan aku pindah, seth sudah memberitahuku bahwa dia adalah kakakku. Ya, aku tahu itu. apalagi perempuan berambut hitam itu.
ayo kembali ke 15 tahun sebelumnya..
Flashback Start
"Yu.. kalau bisa kau menghindar dengan keluarga Amagi.."
"kenapa otou-san?" Tanya seorang anak lelaki yang usianya sekitar 3tahun dengan rambut keabuan itu kepada ayahnya.
"Ayah merasa bersalah karena adikmu telah membunuh salah satu dari keturunan penting dari keluarga mereka.. ayah tidak tahu cara meminta maaf kepada mereka.."
"Itu bukan salah sera, otou-san! Sera kemana?" teriak anak lelaki yang ingin menangis itu
"Maafkan okaa-san Yu.." sang ibu lalu memeluk anaknya..
Flashback End.
Ya.. kalian tahu? Aku dibuang.. dibuang mereka. Karena diriku seorang pembunuh kecil keturunan Amagi. Mereka tak mengetahui yang sebenarnya! Dahulu diriku berumur 1tahun dan aku tak bisa berbicara.. aku diasingkan ke Ayanagi, lalu ketua polisi Ryou Kanzato menemukanku. Dia, mengangkatku sebagai adiknya dan mengganti margaku menjadi Kanzato, mengajariku berbicara, menulis dan sebagainya. Lagipula ia juga mempunyai adik, katanya sifatku mirip seperti adiknya, Yuki. Dan kejadian itu terjadi.. Ryou mati. Karena ingin menghilangkan kesedihan, aku pindah ke kota bernama Iwatodai itu. bertemu minato adalah hal terindah dihidupku, aku dapat tersenyum kembali setelah 'kakak' ku tiada. Dan kota Iwatodai juga yang memperkenalkanku Persona, sehingga aku tak sendirian lagi..
Heh.. kenapa saat ini aku bertemu dengannya kembali? Yah walaupun sejujurnya aku rindu kepada kakakku. Tapi yang terpenting 'Amagi' itu. setiap dekat dengannya, aku ingin sekali membunuhnya. Tanganku mengepal, memendam kebencian.
Second Flashback Start
Aku sedang sendirian, bermain bersama mainanku. Sewaktu kecil memang aku tak punya teman, mereka menganggapku aneh karena diriku berumur 1 tahun masih belum dapat berbicara. Dan seseorang lebih tua 2 tahun dariku mendatangiku
"Ini dia mainanku!" kata lelaki itu. "namaku Kei Amagi!" "hei, kau siapa? Berani-beraninya memainkan mainanku seenaknya" "hei.. kau tak bisa berbicara ya? Dasar bodoh!" lelaki itu berbicara sendiri, lalu merebut yang sebenarnya mainanku. Mungkin mirip. "ah! Mainan ini sudah kotor, ku buang saja!" katanya sambil menginjak-injak mainanku. Betapa sedihnya aku melihat satu-satunya mainanku dihancurkan olehnya. Saat itu aku tak dapat mengendalikan emosiku.. dan keluarlah persona "Nebuchadnezzar" yang dulunya tak kusadari. Dan personaku membunuh Kei.
Second Flashback End
Tak kusangka, titikan air menetes dari mataku. Minato semakin mendekapku erat. Sangat erat. "A-aku.." jari minato menyuruhku untuk diam "Ya.. aku tahu.. bukan salah kau.." katanya lembut. Tangisanku tak dapat tertahankan lagi. "menangislah, lepaskan semua tekanan yang kau terima.. berikan padaku, biarkan aku yang merasakannya" kata minato yang masih memelukku erat, dan akupun tertidur dipelukan minato.
-Morning- Yasogami High School
Diperjalanan menuju kelasku, aku mendapat pertanyaan yang sama :
"Kau mengapa Sera? Matamu merah sekali."
Dikelas aku duduk terlebih dahulu, lalu minato mendekatiku.
"dingin.." gumamku. Minato mendengar kata-kata itu langsung memelukku
"maafkan aku.. maafkan aku.. MAAFKAN AKU!" aku berteriak hingga berkali-kali.
Aku menjadi gila. Tak bisa berfikir.. banyak orang menuju kelasku, menanyakan ada apa denganku.
"Sera, kau kenapa?" Yu panik
"Sera, sadarlah!" kata Chie prihatin padaku
"Sera.." kata terakhir yang ku dengar, milik Minato.
Dan sisanya aku tak terkendalikan diri..
Tujuanku adalah satu.
"Membunuh Semua Keluarga Amagi"
Yuna : Yaay! Chapter 3 Selesai!
Rain : misterius ya yun._.
Ichi : fufufu.. itu memang sengaja.
Yuna : Mungkin Fic ini akan berhenti dulu, karena Yuna serius untuk UN2013.
Ichi : Kalian ada ide untuk fic chapter selanjutnya? PM Yuna, nanti yuna fikirkan.
Rain : Terima kasih sudah membaca fict gajeness ini!
Yuna : oke! Thanks for read and review this fic! '-')-c
