Disclaimer © Masashi Kishimoto
Rate : T
Genre : Fantasy,Romance
Story of Izca RizcassieYJ
Warning : Miss Typo,Typo(s),Gaje, Shounen-ai,Boys Love,MXM,
OOC, EYD yang tidak sesuai
Cerita ini di buat hanya untuk menghibur semata bukan untuk di komersilkan,
DLDR
©7 Deadly of Sins©
Douzo ^^
Sasuke yakin jika apa yang telah ia lakukan sekarang bisa mencoreng harga dirinya sebagai seorang iblis, tapi bukankah kecurangan bagian dari iblis ? Dan jika apa yang ia lakukan sekarang bisa membawa malaikat pirang itu ke neraka apapun akan ia lakukan termasuk memanipulasi.
2. Pride
Bel istirahat telah berbunyi menandakan di mulainya langkah kedua untuk menjerat sang malaikat karena sejujurnya Sasuke tidak lagi memiliki cukup waktu di dunia manusia, dan ia yakin perasaan sombong tidak akan melekat pada malaikat pirang itu tapi membanggakan dirinya sendiri secara berlebihan pasti semua manusia pernah melakukannya. Ujian semester sudah di mulai seminggu yang lalu dan hasil akhirnya di umumkan tepat hari ini, dan tentu saja akan ia manfaatkan sebaik mungkin. Dengan menyunggingkan seringaian iblisnya ia melangkahkan kakinya menuju kelas Naruto sang malaikat menawan, melihat Uchiha Sasuke melewati lorong kelas X semua murid yang merupakan adik kelasnya menatap dengan berbagai ekspresi kagum,iri, dan tatapan benci dan hanya di balas dengan senyuman angkuhnya membuat penggemarnya semakin menjerit meneriakkan namanya. Sasuke tetap melangkahkan kakinya tanpa memperdulikan tatapan dan teriakan yang jujur saja sangat ia benci. Sampai suara dari kelas sang malaikat terdengar di telinganya.
'Tch… manusia rendahan seperti mereka benar-benar menjengkelkan! Ah.. tunggu suara yang itu'
"Wah… Naru-chan tumben sekali kau tidak ikut remedial, padahal semuanya remedial kecuali Shika yang sudah jenius"
"Huh ?"
"Apa-apaan itu ? baru dapat nilai bagus saja langsung sombong"
"Apa maksudmu Kiba ? maaf aku tidak mendengarkanmu tadi"
Kiba yang melihat sikap sahabatnya hanya mendengus kesal dan sesaat melihat ke arah jendela kelasnya ternyata senpai yang merangkap sebagai ketua osis melewati kelasnya, ia yang tadinya ingin kesal menjadi terkekeh membuat kernyitan bingung di dahi sahabat pirangnya.
"Sasuke-senpai lagi,eh ?"
"Huh ?"
"Yaak ! kau ini dari tadi huh, huh terus…. "
"Gomen Kiba, memangnya tadi kau bilang apa ?"
"Ck… dasar kau ini, kalau saja bukan sahabatku sudah aku berikan kau pada Akamaru !"
"Hahaha…. Kau tidak serius kan Kiba ?"
"Tentu saja tidak bodoh ! aku heran bagaimana bisa BakaNaru sepertimu bisa mendapat nilai bagus ?"
"Jangan bercanda Kiba…. Kau kan tahu otakku ini pas-pasan"
"Aku serius ! kau bisa lihat sendiri di papan pengumuman"
"Hah…. Baiklah"
Naruto langsung melesat mendengar ucapan Kiba, ia ingin melihat secara langsung karena takut di kerjai oleh sahabatnya itu. Begitu ia sampai kerumunan siswa langsung menyingkir seakan memberi akses untuknya, dan alangkah terkejutnya saat ia melihat nilainya yang biasa di bawah rata-rata menjadi peringkat ketiga persis di bawah nama teman sekelasnya Nara Shikamaru. Ia mengerjapkan matanya berulang kali dan mengucek matanya khawatir jika apa yang ia lihat salah, namun ternyata memang ia berada di peringkat ketiga parallel. Naruto yakin jika saat mengerjakan ujian itu ia menjawabnya dengan asal karena otak pas-pasannya tidak memiliki daya yang cukup untuk soal yang berjumlah lima puluh itu, ia akan memastikan kebenarannya pada wali kelasnya. Namun saat membalikkan badannya ia malah bertabrakan dengan dada bidang seorang siswa yang berada tepat di belakangnya.
'BRUK'
"Eh….Sasuke-senpai "
"Hn… Dobe"
"Gomen… aku tidak sengaja"
"Hn… ternyata kau pintar juga Dobe-chan"
"Ap- huh ?"
"Aku bilang ternyata kau pintar juga"
"Ah… Iiee senpai aku rasa ada kesalahan saat guru mengecek hasilnya. Dan tolong jangan panggil aku dengan suffix-chan"
"Ck… bagaimana bisa salah ? sekolah kita tidak menggunakan tenaga manual saat pengecekan Dobe"
"Maksudnya apa senpai ?"
"Hah… kau ini memang benar-benar Dobe, hn ?"
"Aku memang bodoh senpai, tapi jangan mengejekku seperti itu. Lagipula aku tidak yakin itu lembar jawaban milikku"
"Hn…."
"Sumimasen senpai, aku ingin lewat. Tolong menyingkir dulu"
Tanpa mengatakan apapun lagi Naruto beranjak menuju ruang guru untuk memastikan nilainya, sedangkan Sasuke memandangnya dengan tatapan heran.
~SKIP~
Bel masuk telah berbunyi dan semua siswa telah memasuki kelas mereka masing-masing termasuk siswa berambut pirang, melihat sahabatnya telah kembali Kiba langsung menghampirinya.
"Bagaimana Naru-chan ?"
"Etto… ternyata Kakashi-sensei salah memasukkan nilaiku, hehehe"
"Benarkan yang aku bilang ? Naru-chan tidak mungkin mendapat nilai bagus sedangkan aku saja ikut remedial"
"Hidoi…. Kenapa kau sejujur itu sih Kiba ?"
"Hahaha… aku hanya bercanda Naru-chan, lagipula keliatannya kau malah senang tidak menjadi peringkat ketiga ?"
"Tentu saja aku senang, walaupun nilaiku pas-pasan tapi semua itu murni dari hasil otakku sendiri"
"Haaah… aku bangga memiliki sahabat sepertimu Naru-chan, tapi ngomong-ngomong sepertinya bukan itu saja yang membuatmu bahagia ? aku benar kan ?"
"Iiee…. Kata siapa aku senang berbicara dengan Sasuke-senpai"
"Oh… ternyata itu yah alasannya ? Hahaha"
"Yaak… Kiba kau menjebakku yah ? awas kau yah ?"
Terdengar suara teriakan dari kelas X-III, teriakan merdu dari sang malaikat pirang bukanlah kekesalan tapi hanya untuk menutupi rasa malunya. Suara yang bisa membuat sang iblis kesal karena belum bisa menyentuh hati sang malaikat pirang.
'Huh… sial umumnya semua manusia akan senang jika mendapat nilai yang bagus, tapi dia malah senang jika nilainya jelek. Manusia yang menarik dan akan aku pastikan cara yang lain pasti berhasil, dan apa itu kenapa dia tidak marah ? Baiklah kali ini aku kalah tapi bukan berarti aku menyerah'
Sedangkan Naruto merasakan bulu romanya merinding ketika angin menyapa kulitnya terlebih seakan ada bisikan halus yang menyapa telinganya membuat ia bergidik ngeri tanpa menyadari ada yang memperhatikannya dengan seringaian penuh makna.
End, or Tbc ?
Update minna-san….. ^^
Gomen kalau hasilnya ngecewain & kalau kependekkan ini drabble, ne ?
Ah… Sankyu buat yang udah review,,
D'angel : ini udah di lanjut….^^
kyuubi no kitsune 4485 : sankyu… ini udah lanjut kyuubi-san^^
Indah605 : hah ? keren yaah ? cerita gini ?#nunjuk7deadly…. Sankyu buat supportnya indah-chan^^
Ryuusuke583 : Hmhm… gak janji ne kalo bakalan panjang,, aku usahain happy end':3 udah di update semoga gak kecewa…sankyuu ryuu-san^^
Hanazawa kay : Doumo#bow sankyuu hanazawa-san^^
SNlop : Eum… gimana yah ? kayaknya Naru –chan udah kena panah cupid tuh ?#lirikNaru
Tapi, liat nanti ne ? sankyuu SNlop(?)-san^^
DarkBlueSky : udah di lanjut nih, semoga kamu suka ne ? dark-san^^
3HiNa devilujoshi : udah nih baru langkah kedua Sasu naklukin sang malaikat#uhuk
Semoga gak ngecewain kamu..^^
LNaruSasu : He'eum berhubung si ayam#disambitSasu pantes jadi iblis jadi aku jadiin aja dia Lucifer-sama,kekeke#authortewas,, sankyuu L-san
Choikim1310 : kan drabble say, jadi gomen kalo kamu ngrasa k pendekan udah aku tambahin nih wordnya..^^
Dodomppa : udah lanjut… sankyu^^
Kazekageashainuzukaasharoyani : fiuh,,, panjang banget penname'ny… ha'i salam kenal juga kaze-chan^^ panggil aja ika…. Doumo#bow
Pikupiku : Gomen, ini emang drabble piku-chan cz gak sanggup bikin yang panjang… sankyu untuk sarannya..^^
RaFa LLight S.N : ahaha.. gomen mengecewakan, cz emang drabble jadi singkat^^
Ichijo sena : udah di lanjut sena-san ^^
Oh ya… kemaren padahal ada yang salah lho ? kirain ada yang sadar ternyata gak ada yah ?#pundung
Oke sankyuu untuk semuanya#bow
RnR,please ^^
