" kenangan terindah bagiku" chap. 17

^^sebelumnya

" Apa Taecyeon ajussi mengetahui Kyuhyun ada di Rumah Sakit ini?", Tanya Teukie

" Aniyo hyung, kami semua sengaja tidak ada yang memberitahukan hal ini kepada Taecyeon ajussi", sahut Heechul

" Syukurlah kalau begitu", sahut Teukie lega

" Wae hyung?", Tanya Yesung

" Gwencana", sahutnya berbohong

Teukie menyembunyikan rasa takut atas mimpi yang dialaminya barusan. Dan ia tidak menyampaikan mimpi tersebut kepada para dongsaengnya

^^Selanjutnya

Teukie

Aku sangat senang ketika mengetahui bahwa Kyuhyun telah ditemukan, tetapi aku sangat mengkhawatirkannya, terlebih lagi mimpiku barusan. Aku berharap, mimpi itu tidak menjadi kenyataan. Aku tahu, Kibum sangat marah kepadaku, begitu juga Eunhyuk.

" Hyung…", panggil Heechul padaku, aku terkejut saat ia membuyarkan lamunanku.

" Yee…", sahutku

" Bukankah hyung ingin melihat Kyuhyun, kajja…kita masuk sekarang", ujar Heechul mengingatkanku

" Nde…", sahutku

Saat aku melanjutkan langkahku yang sempat terhenti karena Kibum, kini giliran Eunhyuk yang kembali membuatku menghentikan langkah kakiku untuk menemui Kyuhyun di kamar inapnya.

" Jika hyung hanya ingin menyakiti Kyuhyun, sebaiknya hyung tidak perlu masuk untuk menjenguknya", sindir Eunhyuk padaku

" Eunhyuk~ah!", bentak Yesung dan Kangin

" Wae?, bukankah dulu Teukie hyung yang memerintahkan kita untuk menjauhi Kyuhyun dan tidak memperdulikannya?!, karena Teukie hyung juga, sekarang semua perbuatan kita membuahkan hasil. Hyung lihatkan, bagaimana keadaan Kyuhyun saat ini?!", sahut Eunhyuk dan menatapku tajam

" … ", aku hanya diam dan aku tidak ingin menjawabnya, karena aku tidak ingin membuat keributan di Rumah Sakit ini. Aku melanjutkan langkahku dan masuk ke dalam kamar inap Kyuhyun dengan dipapah Heechul.

Saat berada di dalam kamar inap Kyuhyun, aku mendekatinya yang masih belum sadar. Tubuhnya terlihat sangat kurusan, karena dapat terlihat dari pipinya yang tirus. Aku duduk di tepi kasurnya, dan memegang tangannya erat.

" Dongsaeng~ah…, hyung datang. Apakah kamu bisa mendengar hyung?", Aku berbicara di depannya yang aku sendiri tidak tahu apakah Kyuhyun dapat mendengar suaraku atau tidak.

" Mianhe…, semua yang terjadi padamu adalah kesalahan hyung. Karena hyung terlalu bodoh untuk mengikuti kemauan Taecyeon ajussi", aku menyesali semua yang kulakukan di depannya.

" Hyung terlalu pengecut karena tidak mengakui bahwa hyung juga yang lainnya sangat menyayangimu",

" Hyung jangan berkata seperti itu, kita terpaksa menyakiti perasaannya karena ancaman Taecyeon ajussi, hyung jangan menyalahkan diri sendiri", ujar Heechul dan memegang pundakku

" Aniyo Chullie, semua ini terjadi karena hyung. Kondisinya memburuk juga karena hyung. Semua adalah kesalahanku, saeng",

" Hyung…", aku tahu, Chullie merasa sedih karenaku.

Dari semua dongsaeng yang ku miliki, hanya Chullie yang sangat mengerti diriku.

Author

Teukie tidak melepaskan genggamannya pada Kyuhyun. Ia meletakkan tangan Kyuhyun di dadanya.

" Jika hyung bisa menggantikan apa yang terjadi padamu saat ini, hyung ingin menggantikan posisimu, Kyu", ujar Teukie pada Kyuhyun yang hingga saat ini masih belum ada tanda-tanda kesadaran

" Hyung…, kenapa hyung berkata seperti itu?", Tanya Heechul yang tidak terima akan keinginannya

" Hyung tidak sanggup melihatnya menderita seperti ini, Chullie. Hati hyung terlalu sakit, jika harus melihatnya semakin lama kondisinya akan semakin parah. Hyung tidak sanggup melihatnya harus dipermalukan oleh orang lain. Hyung tidak sanggup Chullie…, hyung tidak sanggup…", ujar Teukie yang kini suaranya terdengar parau karena ia meneteskan air matanya dan mengenai tangan Kyuhyun yang masih di genggamnya.

" Na do hyung…, bahkan aku tidak ingin jika Kyuhyun harus pergi meninggalkan kita…", sahut Chullie yang ikut menangis karena dongsaeng kesayangan mereka harus berjuang dengan kondisinya sekarang ini.

Ooo

" Saengil chukaehamnida…saengil chukaehamnida…saranghaneun nae dongsaeng…saengil chukaehamnida…", Kyuhyun yang berumur 3 tahun sangat bahagia ketika ke-12 hyung nya menyanyikan lagu Ulang Tahun kepadanya.

Kyuhyun kecil tersenyum lebar, hingga ia memperlihatkan gigi tengahnya yang ompong, karena baru saja dicabut oleh Dokter.

" Gumawo…yung..calanghae…", ujar Kyuhyun yang berterima kasih kepada para hyung nya

" Kyuhyun ingin hadiah apa?", Tanya Teukie lembut yang berjongkok di depannya

" Atu…mau talian cayang padatu", pinta Kyuhyun yang sangat polos menyampaikan keinginannya

" Kami selalu menyayangimu, saeng", sahut mereka
" Kyuhyun~ah…", Kyuhyun menoleh kepada kedua orangtua nya yang dari kejauhan mengulurkan kedua tangan mereka seolah-olah ingin mengajak Kyuhyun pergi jauh.

" Eomma…appa…", teriak Kyuhyun kegirangan dan melepaskan tangan Teukie yang masih memegang pundaknya. Kyuhyun kecil berencana pergi menemui kedua orangtua mereka, namun Teukie mencegah Kyuhyun dengan menggenggam tangannya. Kyuhyun kecil menoleh kepada Teukie karena ia bingung kenapa Teukie mencegahnya untuk pergi

" Wae, yung?", Tanya Kyuhyun bingung dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal

" Hyung tidak ingin kamu pergi meninggalkan kami saeng", pinta Teukie dengan mata yang berkaca-kaca saat menatap Kyuhyun

" Nde, Kyu…kami sangat menyayangimu…, jebbal…jangan pergi tinggalkan kami", pinta Chullie dan diikuti anggukan para hyung nya yang lain

Kyuhyun sangat bingung, apakah ia harus ikut bersama kedua orangtua nya atau harus ikut bersama ke-12 hyung nya.

Ooo

Denyut jantung Kyuhyun terlihat menurun, Teukie dan Chullie sangat terkejut ketika alat pacu jantung nya memperlihatkan kondisi jantung Kyuhyun yang melemah.

" ANDWAE…", seru Teukie panik dan semakin mempererat genggaman tangannya pada tangan Kyuhyun

Chullie segera memencet tombol darurat, kemudian ia segera ke luar dari ruang inap Kyuhyun. Ke-10 dongsaeng nya yang lain bingung karena Chullie ke luar dengan raut wajah yang sangat panik dan penuh kekhawatiran.

" Hyung, waegeudae?", Tanya Sungmin yang juga terlihat cemas

" Kyuhyun…jantung nya melemah", sahut Chullie kemudian berlari dan mencari Sie Kyung serta Hyun Bin

Mereka tampak lemas saat mendengar perkataan Chullie, Kibum yang berjanji pada Kyuhyun akan menjaganya selalu, Kibum pun segera masuk ke dalam ruang inap Kyuhyun. Kibum yang melihat Teukie menangis dan menggenggam tangan Kyuhyun, Kibum pun mengepalkan tangannya dan menghampiri Teukie, kemudian melepaskan genggaman tangan Teukie dari Kyuhyun.

" BUKANKAH SUDAH KU KATAKAN!, JANGAN MENYAKITI KYUHYUN LAGI!", bentak Kibum dan mencengkram tangan Teukie kuat.

Teukie menatap Kibum yang tatapannya pada Teukie seolah-olah ia ingin Teukie menjauh dari Kyuhyun.

" Hyung tidak menyakiti Kyuhyun…", sahut Teukie yang suaranya parau dan matanya terlihat sangat sembab

" BOHONG!, JIKA BUKAN KARENA HYUNG…LALU KENAPA KONDISINYA JADI SEPERTI INI?!", sahut Kibum dengan nafas yang turun naik karena emosinya

"HENTIKAN!", bentak Sie Kyung yang kini sudah tiba bersama Hyun Bin dan juga saudara nya yang kini memenuhi ruangan inap Kyuhyun.

" Sebaiknya kalian semua ke luar, karena kami harus memeriksa kondisinya", perintah Sie Kyung

Kibum kemudian melepaskan cengkraman tangannya pada Teukie, kemudian Chullie kembali membantu Teukie dan mereka semua ke luar dari ruang inap Kyuhyun. Kini hanya tinggal Sie Kyung, hyun Bin serta beberapa perawat yang membantu mereka.

Sie Kyung dan Hyun Bin berusaha membantu Kyuhyun. Sedangkan di luar ruang inap Kyuhyun, suasana di antara mereka semakin panas, dan keheningan terjadi di antara mereka.

Rumah

Taecyeon merasa bingung, karena tidak ada satu pun keponakan nya yang berada di rumah saat ini. Meskipun ia merasa bingung, namun ia tidak curiga sedikitpun dengan kebohongan yang selalu disampaikan oleh pelayan di rumah Teukie, bahkan pelayan Lee juga bekerja sama dengan pelayang yang lain untuk berbohong kepada Taecyeon.

" Apa Teukie atau yang lainnya sudah datang?", Tanya Taecyeon pada salah satu pelayan yang sedang membersihkan Guci

" Opso…, tuan Teukie masih ada urusan di luar kota, dan tuan Teukie tidak mengatakan kapan ia akan kembali", sahut pelayan itu berbohong

" Owh…lalu yang lain?", Tanya Taecyeon lagi

Pelayan Lee memutus perkataan pelayan tersebut dan ia menghampiri Taecyeon.

" Tuang muda Heechul, Hangeng ,dan Yesung sedang berlibur di Tokyo, tuang muda Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk dan Donghae mereka tidak akan kembali dalam beberapa hari, karena mereka sedang ada di Italy untuk mengunjungi tuan Daesung", sahut pelayan Lee yang juga berbohong kepadanya

" Daesung?, nugu?, kenapa aku baru mendengar nama itu?", Tanya Taecyeon curiga

" Tuan Daesung adalah sepupu jauh dari nyonya Park, dan beliau hanya 3 kali berkunjung kemari, karena ia terlalu sibuk di Italy, dan saat beliau kemari tuan tidak ada, maka dari itu tuan tidak mengenalnya", sahut pelayan Lee berusaha tenang di depan Taecyeon

" Owh…, lalu Siwon dan Wookie?", Tanya nya lagi

" Tuan muda Siwon dan Wookie kemungkinan malam baru pulang, karena masih mengerjakan tugas Kampus", tambahnya lagi

" Kibum?, dimana anak itu?", Tanya Taecyeon ketus karena ia masih merasa kesal pada sikap Kibum saat itu

"Tuan muda Kibum menginap di rumah sahabatnya"

" Owh…, mereka terlalu sibuk dengan urusan mereka, hingga melupakan aku yang sengaja berkunjung untuk menemui mereka", sahut Taecyeon yang terdengar lesu karena ia merasa kesepian

" Kenapa tuan tidak menanyakan tuan muda Kyuhyun, yang hingga saat ini belum ditemukan?", Tanya pelayan Lee

" Untuk apa menanyakan keberadaan anak sial itu?, tidak ada gunanya", sahut Taecyeon yang selalu ketus setiap kali menceritakan tentang Kyuhyun

" Kenapa tuan begitu membenci tuan muda Kyuhyun?, bukankah tuan muda Kyuhyun tidak berbuat salah pada Anda?", Tanya pelayang Lee yang selalu membela Kyuhyun

" Anak itu telah menyebabkan kematian pada dongsaengku, dan apa kamu ingin tahu kenapa aku begitu membenci anak itu?", ujar Taecyeon

" Nee…, saya ingin tahu kenapa tuan begitu membenci tuan muda Kyuhyun", sahut pelayan Lee yang sangat penasaran

TBC

Hayo…ingin tahu?

Tunggu aja ya lanjutannya.

Wkwkwkwkwk….