CHAPTER 3 "My Sensei ?"

"karena itu aku akan menemani mu lagi seperti dulu". Lanjutnya

"Shizu – chan ...".

"dan juga aku akan...melakukannya mulai besok".

Dan Akashi di buat penasaran oleh perkataan teman masa kecilnya itu , tapi yang pasti akashi harus menyiapkan dirinya terutama jantungnya karena Seorang Shizuka memang benar – benar tak bisa ditebak oleh Akashi Seijuurou...

.

.

.


KUROKO NOBASUKE (C) TADOTOSHI FUJIMAKI

AUTHOR BY :SHIZUKANO –DESU ~

CHAR : AKASHI SEIJUUROU x OC(YASHIRO SHIZUKA) x MAYUZUMI CHIHIRO dll
RATE : (Terserah anda :D)

WARNING OOC , TYPO,ABSRUD DE EL EL :D

.


"Hufft~". Akashi menghela nafasnya untuk kesekian kalinya di pagi ini , dia terus berjalan menuju Sekolahnya yang bernama Rakuzan dengan tenang , tapi langkah kakinya yang tenang itu tak seperti pikirannya yang gelisah karena ucapan teman masa kecilnya kemarin.

Saat dia memasuki gerbang Sma Rakuzan dia mempercepat langkah kakinya , entah mengapa dia ingin tahu apa yang ingin di lakukan Shizuka pada hari ini .

"AH Sei – chan Ohayou ~". Sapa pemuda berbulu mata lentik yang bernama Reo mibuchi , teman seklub basket Akashi .

"Ohayou ". Sapa si rambut pirang yang bernama hayama dan pemuda bertubuh besar di sebelahnya yang bernama Eikichi.

"ohayou senpai". Balas Akashi

"kenapa kau terlihat tergesa – gesa sei – chan?". Tanya reo sembari mereka berjalan menuju gedung sekolah .

"apa karena pelajaran atau kerena osis?", celetuk eikichi

"Sei – chan pasti tidak terpengaruh oleh hal yang seperti itu , dia bukan kalian", Timpal reo .

"ah ngomong –ngomong soal pelajaran , ada gosip kalau akan ada pengajar baru". Ujar hayama sembari meletakan kedua tangannya di belakang kepala .

"aku tak percaya gosip". Akashi paling anti dengan gosip pun menimpali perkataan hayama.

"kalau begitu , sampai ketemu di klub". Setelah berpamitan akashi langsung menuju kelasnya dengat cepat karena bel sudah berbunyi .


"Ok selamat pagi semuanya". sapa kepala sekolah

"Kenapa kepala sekolah ada di sini ? , bukankah ini jadwal pelajaran matematika". Batin akashi .

"Bapak akan memperkenalkan guru baru pada kalian , Baik silahkan masuk". Ujar kepala sekolah yang menghadap pintu masuk kelas tersebut , dan otomatis semua kepala para siswa pun menoleh ke arah pintu masuk kecuali Akashi yang acuh oleh guru baru tersebut .

Tak Tak Tak

Suara langkah kaki terdengar di kelas yang hening tersebut , dan muncul lha sesosok wanita dengan tinggi 168cm berkulit putih pucat , menggunakan kacamata mengkilap , memakai rok lipit putih yang tingginya di atas lutut 5cm ,kemeja berwarna putih yang di balut cardingan berwarna putih plus Jas putih selutut , dan hal yang paling menonjol adalah warna rambut nya putih bergelombang yang panjang dengan poni yang menutupi mata kanannya .

SEMUANYA PUTIH

Batin seluruh murid di kelas yang terkagum akan sesosok wanita di depannya .

Dan Akashi, dia masih belum percaya apa yang ada di hadapanya sekarang , mungkin saat ini kalau tidak ada di dalam kelas dia pasti terkena serangan jantung mendadak , padahal Akashi sudah mempersiapkan dirinya terutama jantungnya dengan "hal" yang tak terduga seperti ini tapi apalah daya ini melibihi kapasitas keterkejutan seorang Akashi Seijuurou .

"Jadi yang di mulai besok adalah ini !".seru batin Akashi .

"Baik sensei silahkan perkenalkan diri anda". Ujar kepala sekolah .

"Watashi no namae Yashiro Shizuka , mohon bantuanya". Sembari menunduk , "ah dan satu lagi di luar lingkungan sekolah kalian boleh memanggil namaku saja , karena sebenarnya umur kita Cuma terpaut satu tahun". Lanjutnya .

Dan sekarang seluruh kelas heboh bak pasar yang sedang mengadakan diskon up to 90% . bagaimana tidak kaget kalau kau dia ajar oleh guru yang hampir seumuran ?.

"Semuanya harap tenang!". Ujar kepala sekolah yang mencoba menenangkan para muridnya ."bapak tau ini mengejutkan untuk kalian tapi Yashiro – sensei adalah lulusan terbaik Massachusetts Institute of Technologydi amerika , beliau menempuh sistem naik tingkat pada saat bersekolah di luar negri jadi tidak heran kalau sekarang dia sudah lulus , jadi bapak harap kalian semua bisa berkerja sama dan satu lagi dia akan menjadi wali kelas kalian mengantikan sesnsei yang dulu". Tutur kepala sekolah .

"Minna, yoroshiku onegaisimasu", sembari tersnyum tipis pada muridnya ,yang kali ini mata sebiru langit malam yang indah terlihat dan itu membuat para siswa termasuk Akashi sangat kagum dan terpesona pada sosok Sensei yang serba putih ini.

.

.

.

BEL ISTIRAHAT BERBUNYI

Seluruh siswa Sma rakuzan sedang heboh karena membicarakan Sensei baru mereka yang serba putih dan Jenius .

Dan Akashi ?

Dia sekarang berada di depan ruang guru ,dan menghela nafas panjang untuk menguatkan dirinya saat bertemu Shizuka .

SREEKK

Dia pun masuk , mata Merahnya menyusuri seluruh ruangan dan tepat di pojok ruangan dia menemukan targetnya yang sedang sibuk dalam dokumen – dokumen sembari mendengarkan musik lewat earphone berwarna putih.

"Ya – yashiro – sensei...". tegur Akashi dengan gugup .

Tangan Shizuka terhenti membolak – balikan kertas dan mata birunya melirik sedikit ke asal suara tersebut , setelah 2 detik berlalu Shizuka melepas earphonenya dan menatap lurus Akashi .

"Ada yang bisa aku bantu , Seijuurou?". Shizuka memangilnya tanpa embel – embel apapun.

OK

Akashi baru sadar akan satu hal nada bicara nya berubah menjadi tenang dan persuasif , dan dia baru pertama kali melihat sosok Shizuka yang seperti ini .

"Bi – bisakah saya berbicara dengan anda pulang sekolah nanti?".

"bicara tentang apa?".

AH! Akashi lupa menyiapkan Alasan untuk hal ini , karena sekarang ini di ruang guru jadi dia tidak mungkin bilang kalau ingin penjelasan Shizuka dengan apa yang dia lakukan . keringat mulai membasahi wajah Akashi , dia harus memikirkan alasan agar orang lain tidak curiga .

"... Sa – saya akan mengantar anda berkeliling sekolah , menurut saya itu adalah kewajiban sebagai saya sebagai ketua Osis". Jawabnya ragu .

Shizuka mengubah posenya dengan tangan kanannya menopang wajahnya di meja sambil menyilangkan kaki dan menatap lurus Akashi .

"..."

10 detik berlalu , suasana menjadi cangung batin akashi , dan dia tak tahan harus di pandang seperti itu oleh Teman masa kecil yang di sayanginya itu .

"Baiklha , aku akan tunggu di sini setelah pulang sekolah nanti". Balas Shizuka.

"ka - kalau begitu saya permisi dulu". Akashi pun pergi dengan hati lega

"Tunggu seijuurou". Tiba – tiba shizuka memangilnya .

Badan akashi pun berputar menuju arah suara tersebut .

"Santai saja, aku adalah Sensei – mu". Lanjut shizuka yang berbicara sembari membolak balikan kertas – kertas itu lagi .

" y – ya", lalu Akashi pergi dengan cepat dari ruang guru .

Saat Akashi pergi Shizuka sedikit mencuri pandangan ke Akashi , walaupun wajah Akashi datar tapi shizuka bisa melihat kalau dia sedang tegang karena berhadapan dengannya .

Seulas senyuman tipis terpajang di bibir Shizuka , yang bermakna dia puas karena berhasil membuat teman masa kecilnya sangat terkejut .

.

.

.

Akashi melesat dengan cepat ke ruang guru setelah ijin untuk tidak latihan basket , dia menggunakan Nama Osis sebagai Alasanya toh tanpa Alasan itu dia juga bebas ijin karena dialha kaptennya .

Di buka lha pintu ruang guru tersebut dan dia mencari – cari sesosok Shizuka , tapi dia tidak ada di ruang guru . Akashi menghela nafas agar kesabaranya membaik menghadapi Shizuka .

"Ah Akashi – kun". Tegur salah satu guru yang masih berada di kantor tersebut

"apa kau sedang mencari Yashiro – sensei ?".

"ya saya sedang mencarinya , apakah sensei tahu di mana dia ?".

"di pergi sekitar 20 menit yang lalu , dia bilang dia ingin pergi ke ruang musik". Ujar si sensei pada Akashi.

"terima kasih banyak sensei". Setelah berpamitan dengan cepat Akashi langsung pergi ke ruang musik yang jaraknya cukup jauh karena ruang musik terdapat di gedung sebelah .

Setelah berlari – lari akhirnya ruang musik terlihat yang sekarang berjarak 2 m di depan Akashi , dia berhenti sejenak untuk mengumpulkan nafas dan mempersiap kan diri lagi , entah mengapa hari ini dia selalu mempersiapkan diri sebelum berbicara dengan Shizuka , padahal dulu tidak se merepotkan ini .

Dia pun melangkah maju setelah hatinya siap , tapi langkah Akashi terhenti secara tiba – tiba .

SREEET

Air di pelupuk mata Akashi tiba – tiba keluar , dia diam memaku di depan ruang musik , penyebab kelakuan Akashi tiba – tiba begini karena Akashi mendengar sebuah Alunan melodi dari piano.

Kyoukai no mukou ni otoshita

Kitto taisetsuna nanika wo~

Melodi piano tersebut di susul oleh sebuah suara dari seseorang .

Akashi kenal dengan lagu ini ! .

Selama ini Akashi sudah mencarinya kemana – mana bagian yang hilang dari hidupnya hingga menyerah , akan tetapi sekarang dia menemukannya ,dia sudah menemukannya tepat di balik pintu ini bagian yang telah ia cari selama ini sudah berada di depan mata Akashi ...

To be continued :*

Hai shizuka kembali membawakan klimaks yang cukup panjang mungkin :D ... next chapter dan seterusnya mungkin akan di sisipkan lyiric lagu untuk memperdalam pereasaan(heh?) ..dan juga harap maklum kalo ada beberapa typo dan keabsrudtan yah.. so thanks for reading and enjoy it :D /