Tittle: My Maid is My Love!

Author: KyoKMS26 a.k.a Seok Kyo Sung

Main Cast:

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

Pairing: KyuMin, and other couple. Pairing akan bertambah seiring berjalannya cerita.

Genre: Romance, Humor, Friendship, and etc. Silahkan tentukan sendiri.

Desclaimar: Mereka adalah milik Tuhan mereka masing-masing, orangtua mereka dan diri mereka sendiri. Disini Kyo hanya meminjam nama mereka sebagai tokoh dalam fanfic ini.

Warning: This is a fanfic GS! Don't like? Don't read! Bahasa tidak baku dan tidak sesuai dengan EYD. Sediakan kantung muntah sebelum membaca fanfic ini, karena dijamin membuat perut anda mual-mual :P

Summary:

Sungmin kabur dari rumah karena menolak perjodohan yang diajukan oleh kedua orangtuanya, Kim Youngwoon dan Kim Leeteuk. Karena semua credit card miliknya sudah dibekukan oleh sang Appa, terpaksa Sungmin harus mencari pekerjaan untuk menghidupi dirinya selama dalam masa 'kabur' dari rumahnya ini. Dan dia pun harus menjadi maid pribadi seorang namja setan bernama Cho Kyuhyun.


Heechul memasuki rumahnya dengan langkah kaki yang sedikit dihentakkan sehingga menimbulkan suara tersendiri dari sepatu high heels yang dikenakannya, dan jangan lupakan ekspresi dinginnya yang sedari tadi tergantung dengan manis diwajahnya yang masih terlihat muda diusianya yang sudah bisa dikatakan tidak muda lagi. Sedangkan Kibum hanya membentuk sebuah seringaian kecil dibibirnya sambil ikut melangkah masuk kedalam rumahnya, menyusul sang Eomma yang sudah lebih dulu masuk. "Acting Eomma bagus juga! tapi, sebenarnya apa lagi yang direncanakan olehnya sich, sudah tua masih saja banyak tingkah"batin Kibum bertanya-tanya. Bukankah Heechul berharap Kyuhyun dan Sungmin bisa cepat bersatu, tapi kenapa sekarang dia bersikap seolah-olah menentang hubungan diantara keduanya. Tanyakan saja pada author.. -_-"

"Eomma aku masuk ya?!"seru Kibum lalu langsung masuk kedalam kamar kedua orangtuanya itu tanpa persetujuan dari orang yang bersangkutan. Kibum melangkahkan kakinya mendekat kearah sang Eomma yang tengah duduk manis dikursi santai yang berada di balkon sambil memainkan ponselnya. "Sebenarnya apa lagi yang Eomma rencanakan eoh?"Heechul menolehkan kepalanya kearah Kibum yang tengah merengut meminta penjelasan padanya. Heechul hanya tertawa melihat kelakuan anak perempuannya yang terlihat sangat penasaran akan rencananya -lagi, sedangkan Kibum malah mengerucutkan bibirnya kesal karena pertanyaannya tidak dijawab melainkan ditertawakan. "Jangan merengut begitu Kibummie! apa kata Siwon jika melihat yeojachingunya bertingkah kekanakkan seperti ini"Heechul mencubit pipi Kibum gemas, lalu mengacak pelan rambut anaknya itu sayang. "Aku yakin jika Siwonnie melihatnya dia akan semakin mencintaiku!"jawab Kibum sambil mengusap-ngusap pipi sebelah kirinya yang memerah karena efek dari cubitan Heechul tadi. Heechul terkekeh pelan lalu kembali mengacak pelan rambut Kibum, "Benarkah? Eomma rasa tidak, mungkin dia akan langsung memutuskanmu jika melihatnya. Bukankah Siwon menyukai yeoja dewasa, tidak kekanakkan seperti dirimu".

'Deg!'Kibum memandang Eommanya tidak percaya, bagaimana bisa Eommanya berkata seperti itu padanya. Kibum akui dia memang kekanakkan, dan dia akui juga bahwa Siwon lebih menyukai yeoja dewasa dibandingkan yeoja kekanakkan seperti dirinya. Tapi, kenapa saat itu Siwon menembaknya kalau dia tidak menyukai yeoja kekanakkan seperti Kibum? itulah yang membuat dada Kibum sekarang terasa sesak. Sesak memikirkan pertanyaan-pertanyaan yang mulai bermunculan didalam hati kecilnya.

Heechul yang menyadari perubahan raut wajah anaknya itu, langsung merutuki ucapannya tadi. Sungguh, Heechul benar-benar tidak bermaksud membuat Kibum merasa sedih akan ucapannya itu. Lagipula mana ada seorang Eomma yang dengan sengaja mengucapkan hal semacam itu kepada anaknya sendiri, salahkan sifat Heechul yang selalu berkata blak-blakkan tanpa melihat tempat dan kondisi yang tepat. Heechul langsung menarik Kibum kedalam pelukannya dan mengusap pundak anaknya itu sanyang. "Mianhae, Eomma tidak bermaksud Kibummie! Eomma hanya bercanda tadi, sudah lupakan saja ucapan Eomma itu"ujar Heechul sambil terus mengusap pundak Kibum, mencoba menenangkan anaknya itu. "Aniyo Eomma, apa yang Eomma katakan tadi benar kok. Aku memang kekanakkan, dan aku baru sadar kalau.. aku tidak pantas menjadi yeojachingu Siwon"lirih Kibum sambil membalas pelukan Heechul erat. Heechul merasa pundak anaknya itu sedikit bergetar dan pundaknya sendiripun sekarang terasa basah karena sepertinya Kibum tengah menangis dalam diam.

"Eomma bilang lupakan Kibummie! jangan membuat Eomma semakin merasa bersalah"Heechul ikut menitikkan air matanya karena melihat sang anak yang juga menangis karena dirinya. Kibum melepas pelukan mereka secara sepihak, lalu menghapus air matanya dengan sedikit kasar. "Eomma tidak salah kok! gomawo sudah mengingatkanku akan hal itu"ujar Kibum sambil menunjukkan senyumnya, walaupun sarat dengan keterpaksaan. Heechul hanya tersenyum miris didalam hatinya, bodohnya dia karena berhasil membuat anaknya sendiri merasa sedih.

"Jadi sebenarnya apa lagi rencana Eomma pada Kyuhyun dan, -Sungmin?"

"Rencana Eomma.. "

~(^_^)~ My Maid is My Love! ~(^_^)~

"Permintaanku adalah.. "

"Ya! Jangan bertele-tele lagi Lee Donghae! aku tidak suka menunggu"Eunhyuk merengut kesal melihat Donghae yang tak kunjung juga menyelesaikan ucapannya itu. Sedangkan Donghae hanya berdecak kesal karena perkataannya dipotong begitu saja oleh Eunhyuk.

"Aku tidak bertele-tele Hyukkie! kau saja yang tidak sabaran"Eunhyuk memutar bola matanya malas mendengar alasan Donghae, lalu mengibaskan sebelah tangannya kesamping wajahnya mencoba tidak terlalu peduli dengan alasan yang dikatakan Donghae tadi. "Ya sudah, lanjutkan!"titah Eunhyuk.

"Permintaanku adalah.. aku berharap, ah- maksudku bisakah kau menerima perjodohan ini?"Eunhyuk langsung membulatkan matanya begitu mendengar permintaan Donghae. Hey! yang benar saja.. jelas-jelas dia menolak mentah-mentah perjodohan ini, dan sekarang Donghae memintanya menerima perjodohan yang sudah dari awal ditolaknya itu. Seperti Donghae benar-benar memanfaatkan kesempatan ini dengan baik eoh?

Donghae mengernyitkan alisnya bingung, karena sama sekali tidak mendapat respon yang cukup berarti dari Eunhyuk yang tengah terdiam didepannya. "Kenapa diam eoh? kau tidak mau ya, kalau tidak mau katakan saja. Kalau begitu aku bisa mengganti permintaanku padamu"ujar Donghae sambil mengibaskan sebelah tangannya didepan wajah manis Eunhyuk yang tengah terbengong. "Eh- tentu saja!"lagi-lagi Donghae hanya bisa tersenyum miris didalam hati mendengar jawaban Eunhyuk, dan menghembuskan nafasnya pelan. Dia sudah memperkirakan semuanya akan seperti ini? sampai kapanpun juga Eunhyuk pasti tidak akan bisa menerimanya, sedikitpun tidak akan pernah bisa.

"Tentu saja aku akan menerimanya 'nemo'! tapi, itupun jika kau bisa membuatku menyukaimu dalam kurung waktu dua minggu ini"Donghae menatap Eunhyuk tidak percaya, yang tadi dedengarnya itu benar-benar suara Eunhyukkan? bukan cuma halusinasinya selama ini. Eunhyuk berjalan mendekat kearah Donghae yang masih sibuk mencerna ucapannya tadi. Dan mendekatkan wajahnya pada wajah Donghae yang masih menatapnya tidak percaya, walaupun dengan susah payah Eunhyuk harus sedikit berjinjit mengingat tubuh Donghae yang lebih tinggi dari tubuhnya.

"Aku serius! Lee Donghae~ "

~(^_^)~ My Maid is My Love! ~(^_^)~

Kyuhyun menghempaskan tubuhnya dengan kasar keatas kasur king sizenya. Matanya menerawang jauh keatas menatap langit-langit kamarnya dengan tatapan bimbang. "Apa rencana ini akan berhasil ya? melihat reaksi Eomma di bandara tadi saja, sudah membuat rencana kami sedikit goyah"Kyuhyun bergumam pelan sembari mengingat-ngingat bagaimana rekasi Eommanya tadi saat berada di bandara Incheon. Kyuhyun merogoh kantung celananya mencoba meraih ponselnya yang sejak tadi bersarang disana. Setelah berhasil mendapatkan ponselnya, Kyuhyunpun menggerakkan jari tangannya dengan lincah diatas layar touchscreen ponselnya itu, lalu membuka beberapa folder yang ada disana.

"Aku masih bingung dengan perasaanku padamu Min. Apa aku benar-benar menyukaimu ya? kalaupun iya, apa kau juga menyukaiku"gumam Kyuhyun sambil memperhatikan sebuah foto yang menampakkan sosok seorang yeoja kelinci yang tengah menggenggam beberapa tangkai bunga matahari sambil tersenyum manis kearah kamera. Tadi saat di kebun bunga matahari Kyuhyun memang sengaja mengambil foto Sungmin untuk dijadikan dokumentasi mereka berdua, bukankah saat itu mereka baru saja jadian? walaupun hanya jadian pura-pura sich.. tapi siapa peduli. Kyuhyun kembali menggerakkan jari tangannya pada layar ponselnya dengan gerakkan horizontal. Dan kini munculah sebuah foto yang menampakkan dirinya dan juga Sungmin yang tengah tersenyum kearah kamera, Sungmin tampak tersenyum manis seperti difoto sebelumnya sambil membentuk jari tangannya menjadi tanda peace V sedangkan Kyuhyun tampak tersenyum kearah Sungmin yang tengah tersenyum kearah kamera. Bingung ya bayanginnya? -_-"

"Tuhan~ kalaupun iya aku benar-benar menyukainya, buatlah dia menyukaiku juga!"seru Kyuhyun frustasi (?), lalu menutupi wajahnya dengan bantal miliknya mencoba meredam kegelisahan akan perasaannya itu. Kyuhyun menarik serta menghembuskan nafasnya berungkali mencoba menormalkan detak jantungnya yang tidak menentu setiap memikirkan maid pribadinya itu. Kyuhyun akui ada perasaan lain didalam lubuk hatinya setiap melihat, berbicara, ataupun memikirkan Sungmin, tapi Kyuhyun belum tahu pasti akan arti dari perasaannya itu. Itu 'CINTA' Kyupil! Cintaaa~ -_-" #authornyolot

~(^_^)~ My Maid is My Love! ~(^_^)~

Sungmin berguling resah diatas single bed miliknya, sudah berulang kali dia mencoba memejamkan matanya tapi hasilnya nihil.. dia tetap tidak bisa tertidur barang semenitpun. Selalu saja bayang-bayang setan menghantui fikirannya, tapi yang ini berbeda.. yang ini setan tampan bukan setan dengan tampang mengerikan yang biasa digambarkan oleh orag-orang, walaupun kadang-kadang sama mengerikannya juga sich. Pasti tahu dong siapa orangnya? Yap! setan itu adalah Cho Kyuhyun.

Sungmin menyibak selimut yang menutupi hampir seluruh bagian wajahnya, lalu iapun merubah posisinya yang semula terbaring menjadi terduduk diatas tempat tidurnya. Sungmin mengusap wajahnya kasar lalu mendengus kesal karena matanya tidak kunjung juga tertutup, padahal jelas-jelas dia sudah sangat mengantuk. "Setan sialan! kenapa dia selalu menghantuiku sich"dengus Sungmin sambil menggelembungkan pipinya kesal. "Pasti dia sedang tidur nyenyak sekarang! sedangkan aku? Hweee~ mana tidak ada Eomma lagi, akukan mau dikelonin"rengek Sungmin sambil memeluk gulingnya erat. Asal Sungmin tahu saja, bukan hanya dirinya saja yang tidak bisa tertidur tapi juga setan yang sedang ada difikirannya sama-sama tidak bisa tertidur akibat memikirkannya juga. Sungminpun beranjak dari atas tempat tidurnya dan pergi keluar kamarnya, tepatnya pergi kedapur untuk mengambil air karena tiba-tiba kerongkongannya terasa haus.

"Aku mau kita putus sekarang!"Sungmin menghentikan langkahnya begitu mendengar suara seseorang dari dalam kamar milik Kibum, noonanya Kyuhyun. "Bukannya itu suara Kibum eonnie ya? berbicara dengan siapa dia malam-malam begini"gumam Sungmin lalu sedikit melongokkan kepalanya kedalam kamar milik Kibum yang tampak gelap karena lampunya dimatikan.

"Aku tidak sedang bercanda Siwon-ah! Mianhae, aku benar-benar tidak bisa melanjutkan hubungan kita ini. A- aku.. aku yakin kau bisa menemukan yeoja yang lebih baik daripada aku Siwon-ah"ujar Kibum dengan suara yang sedikit bergetar, sekuat tenaga dia menahan airmatanya yang bisa meleleh kapan saja. Dia tidak mau kalau orang yang sedang diteleponnya itu mendengar suara tagisannya yang begitu menyedihkan. Sungmin menajamkan indra pendengarannya mencoba menyimak dengan baik pembicaraan Kibum, "Siwon? bukankah itu namjachingunya Kibum eonnie yang kuliah diluar negeri"batin Sungmin mencoba mengingat-ngingat siapa itu Siwon.

"Sudah Siwon-ah! cukup! jangan tanyakan lagi tentang alasan apa yang membuatku menyudahi hubungan kita ini, aku hanya ingin yang terbaik untukmu. Hiks.. jebal~ putuskan saja aku!"Kibum sedikit berteriak saat diawal kalimat mencoba menghentikan rentetan pertanyaan dari Siwon diseberang line telepon. Kibum sudah tidak perduli dengan bagaimana reaksi Siwon saat ini, ataupun dengan airmatanya yang tengah mengalir deras menuruni pipinya yang sedikit chubby itu.

"Aku rasa masalah kita sudah selesai Siwon-ah! jadi jangan hubungi aku lagi"

"Klik!"Kibum memutuskan sambungan teleponnya dengan Siwon secara sepihak lalu buru-buru menghapus airmatanya yang terus turun sehingga membuat kedua belah pipinya dibanjir oleh airmata. Sungmin menatap Kibum dengan pandangan prihatin, apa sebegitu menyakitkannyakah memutuskan hubungan dengan seseorang. Sungmin jelas tidak tahu bagaimana rasa sakit itu, karena pacaran saja dia belum pernah bagimana bisa dia merasakannya. Sungminpun menjauhkan kepalanya dari celah pintu kamar Kibum sebelum ketahuan dengan lancangnya mengintip kedalam kamar anak majikannya sendiri.

"Kenapa aku malah berdiri disini sich? tadikan aku mau mengambil air di dapur"gumam Sungmin lalu melanjutkan perjalanannya menuju ke dapur kediaman Cho itu, karena sebelumnya terhenti akibat mencuri dengar pembicaraan ditelepon antara Kibum dengan Siwon.

"Sudah puas mengupingnya eoh?!"

~(^_^)~ My Maid is My Love! ~(^_^)~

"Dia tidak sedang bercanda bukan? yang benar saja! jelas-jelas dia tahu kalau aku begitu mencintainya, tapi kenapa dia menyudahi hubungan kami begitu saja, tanpa alasan yang jelas pula"Siwon mengacak rambutnya frustasi. Bagaimana tidak beberapa menit yang lalu dia mendapat telepon dari yeojachingunya, Kibum. Dan yeoja itu langsung memutuskannya secara sepihak tanpa alasan yang bisa dibilang jelas. "Apa dia sudah bosan menungguku eoh? padahal tinggal beberapa bulan lagi aku akan kembali ke Korea"gumam Siwon lalu menghempaskan pantatnya keatas sofa didalam kamarnya. "Sebenarnya ada apa denganmu Kibummie?".

*Flashback*

"Aku mau kita putus sekarang!"

Siwon membulatkan matanya kaget mendengar perkataan Kibum barusan. Jelas-jelas sekarang bukan bulan April sehingga tidak ada alasan untuk mengerjainya, dan sekarang juga bukan hari ulangtahunnya, jadi ada angin apa Kibum tiba-tiba meminta putus darinya.

"Kau bercanda eoh Kibummie! apa alasanmu tiba-tiba minta putus dariku"Siwon menaikkan sedikit oktaf suaranya, mencoba menyadarkan yeoja yang menerutnya tengah linglung diseberang sana.

"Aku tidak sedang bercanda Siwon-ah! Mianhae, aku benar-benar tidak bisa melanjutkan hubungan kita ini. A- aku.. aku yakin kau bisa menemukan yeoja yang lebih baik daripada aku Siwon-ah"

"Aku tahu kau sedang berbohong Kibummie! jadi cepat katakan apa alasanmu sebenarnya"

"Sudah Siwon-ah! cukup! jangan tanyakan lagi tentang alasan apa yang membuatku menyudahi hubungan kita ini, aku hanya ingin yang terbaik untukmu. Hiks.. jebal~ putuskan saja aku!"

Siwon terdiam saat mendengar suara tangisan Kibum, jelas-jelas itu membuktikan bahwa yeoja itu sedang menyembunyikan sesuatu bukan. Siwon yakin Kibum masih mencintai sampai sekarang, sama halnya dengan dirinya yang masih mencintai Kibum.

"Kibummie, ak- "

"Aku rasa masalah kita sudah selesai Siwon-ah! jadi jangan hubungi aku lagi"

"Tut.. tut.. tut.. "

Siwon menatap ponselnya dengan pandangan sulit diartikan, lalu melempar ponsel itu dengan kasar keatas tempat tidurnya.

*Flashback End*

"Aku harus secepatnya kembali ke Korea! tunggu aku Kibummie"


TBC

Kyaaa... Kyo updatenya lama lagi :( tapi masih ada yang nunggukan? Chap ini haehyuknya nongol sebentar doang, kyuminnya juga, dan chap ini kenapa penuh tentang sibum?

Readersdeul: Elo yang bikin juga! pake nanya-_-"

Yang gak puas sama chap ini tenang.. next chap Kyo usahakan banyakkin KyuMin momentnya! Doain aja ya Kyo bisa update kilat dan bisa update panjang :P

Yang udah baca chap ini tinggalin reviewnya dong? pada mau lanjutkan.. jadi jangan lupa reviewnya^^ review kalian berpengaruh loch..

Ini ada beberapa balasan dari review chingudeul, hanya sebagian gak semua! tapi semua reviewnya Kyo baca kok, cumpah ._.V

thiafumings :: hahaha..hyukie lucu bgt di ff ini! :D
Ming nya jg keras kepala..jd seruu
coba rate M thor?! wkwkwk *yadong mode on*

hayyuuuk dilanjut next chap nya thor

iya dong hyukkie lucu, kan aku yang bikin lucu :3 sungmin itu gak keras kepala, tapi kepalanya keras (?). Rate M? Hwooo... itu sepertinya tidak akan terkabul mengingat Kyo yang unyunyu ini belum cukup umur :D jadi mianhae gak bisa kabulin.

mitade13 :: aigooooooo
unyunyaaaaaa duo couple ini.. wkwkwkwk
aku mau liat sibum momentnya deh..
gedubrak bgt deh heenim disini, masa marah sm calon menantu sendiri u,u

Seperti permintaan SiBum momentnya bakal terkabul, tapi nggak sekarang u,u jadi tunggu tanggal mainnya aja ya chingu^^

aleajee :: to author...
i say...LOVE U SOOOO...MUUCHHH...
haehyuk shipper tingkat akut ini...
walopun bkan main pair, q te2p bilang FF ini sooo...sweetttt...
keren...
te2p semangat buat author...
annyeong...

LOVE YOU TO chingu^^ makasih udah bilang ff ini keren! padahal aslinya bobrok dan ancur banget-_-" iya, aku tetep semangat walaupun bingung nyari waktu buat lanjutin ff ini kapan.

Just Call Me Guest :: Author, mau nanya boleh ? Boleh ya ?
Author, HaeHyuk bakalan mesra mesraan ga ? Kalau iya kapan mesranya ? Kasian Hae tersiksa gara gara Hyuk.. Dan panjangin ceritanya ya ? Hehe maap dari dulu requestnya panjangin cerita..

Mungkin segitu aja deh buat kali ini, Gomawo author ! :) Hwaiting !

Mesra-mesraan? tunggu kelanjutannya aja ya^^ tenang aja si ikan nemo itu gak bakal lama-lama kok tersiksanya, Kyokan baik hati jadi gak tegaan #plak He? jujur Kyo gak bisa manjangin ini cerita, gak tau kenapa-_-"

:: lanjut lanjut
saya msh bngung dgn prktaan "perjodohanku dan perjodohanmu" yg d ucapkn Kyu
apkh Kyu udh tw bhwa Ming it yeoja yg mw d jdohin
atw sblikny
tp lw mnrt logika ku yg aneh ini jwbanny kykny
Kyu gak tw lw Ming yg mw d jodohin ama dy
Yesungdahlah,hwaiting thor !

Kan mereka emang saling gak tau kalau mereka sebenarnya mau dijodohin, mereka cuma tau kalau mereka berdua dijodohin sama anak teman orangtuanya, dan jawaban Kyu itu emang karena dia gak tau u,u jadi maafkan jika kalimatnya membingungkan! aku masih newbie soalnya~ ^^

Special thanks for all readersdeul, reviewdeul, and silent readers!^^ Mianhae gak bisa sebutin satu-satu, Kyo capek ngetiknya.

And the last..

R

E

V

I

E

W