Maaf jika terdapat banyak typo's atau keanehan didalam fanfic ini, dan tolong dimaklumi jika banyak kekurangan dan kesalahan. Karena Kyo masih belajar untuk menjadi penulis yang baik, dan Kyo masih sangat baru didunia tulis menulis ini. Jadi, kalau kalian mau mengkritik dimana letak kesalahan yang Kyo buat? bisa langsung DM, ataupun tulis dikolom review. Kyo akan menerimanya dengan senang hati~ \(^_^)/

Tittle: My Maid is My Love!

Author: KyoKMS26 a.k.a Seok Kyo Sung

Main Cast:

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

Pairing: KyuMin, and other couple. Pairing akan bertambah seiring berjalannya cerita.

Genre: Romance, Humor, Friendship, and etc. Silahkan tentukan sendiri.

Desclaimar: Mereka adalah milik Tuhan mereka masing-masing, orangtua mereka dan diri mereka sendiri. Disini Kyo hanya meminjam nama mereka sebagai tokoh dalam fanfic ini.

Warning: This is a fanfic GS! Don't like? Don't read! Bahasa tidak baku dan tidak sesuai dengan EYD. Sediakan kantung muntah sebelum membaca fanfic ini, karena dijamin membuat perut anda mual-mual :P

Summary:

Sungmin kabur dari rumah karena menolak perjodohan yang diajukan oleh kedua orangtuanya, Kim Youngwoon dan Kim Leeteuk. Karena semua credit card miliknya sudah dibekukan oleh sang Appa, terpaksa Sungmin harus mencari pekerjaan untuk menghidupi dirinya selama dalam masa 'kabur' dari rumahnya ini. Dan dia pun harus menjadi maid pribadi seorang namja setan bernama Cho Kyuhyun.


"Sudah puas mengupingnya eoh?!"Sungmin menghentikan langkah kakinya dan berdiri mematung tidak jauh dari pintu kamar Kibum. Nafas Sungmin sedikit memburu karena gugup, mengingat dirinya baru saja tertangkap basah habis menguping. 'Mati aku! pabboya Sungmin!'rutuk Sungmin dalam hati, lalu memukul pelan kepalanya pelan merutuki kecerobohannya karena dengan lancang telah mencuri dengar pembicaraan antara Kibum dan Siwon. "Mianhae Kibum Eonnie, aku benar-benar tidak bermaksud menguping tadi. Sekali lagi aku minta maaf, tolong jangan adukan aku kepada Nyonya Heechul, aku belum siap dipecat~ !"ujar Sungmin panjang lebar begitu merasakan ada sebuah tangan yang menyentuh pundaknya dengan tiba-tiba. "Kekeke~ tenang saja Chagi, aku tidak akan mengadukanmu kepada Eomma ataupun Kibum Noona kok!"Sungmin langsung membalikkan tubuhnya cepat, begitu mengenali suara seseorang yang baru saja berbicara kepadanya itu. Sedangkan Kyuhyun hanya menyeringai lebar saat mendapati wajah terkejut yeojachingu pura-puranya itu. "Kau?!"Sungmin menunjuk hidung Kyuhyun sambil mempelototkan kedua bola matanya mencoba memperlihatkan tampang garangnya kepada Kyuhyun, yang dengan sukses gagal total dan malah membuat dirinya semakin terlihat manis dan lucu. "Tidak perlu kaget seperti itu Chagi! dan turunkan sedikit suara cemprengmu itu, apa kau ingin Kibum Noona benar-benar menghampirimu eoh?"Kyuhyun kembali menyeringai begitu melihat wajah Sungmin yang kembali gugup karena perkataannya tadi. Sungmin menggeleng cepat lalu mengerucutkan bibirnya kesal kearah Kyuhyun, "Lalu, kenapa kau bisa ada disini eoh? jangan-jangan kau menguping juga ya, benarkan? ayo jujur saja kepadaku~ "Kyuhyun mengacak rambut Sungmin pelan. "Jangan sok tahu dech! memangnya ada apa dengan Kibum Noona hm? tadi samar-samar aku mendengar suara isakkannya"tanya Kyuhyun sambil menatap Sungmin meminta penjelasan dari yeoja kelinci itu. Sungmin mengerjapkan matanya beberapa kali, saat menyadari Kyuhyun yang memperlakuan dengan sedikit berbeda dari sebelumnya. "Jangan disini! kita cari tempat lain saja ya, aku tidak mau Kibum Eonnie benar-benar akan keluar dari kamarnya karena mendengar suara kita Kyu"Sungmin menarik pergelangan tangan Kyuhyun menjauh dari kamar Kibum dan mengajak namjachingu pura-puranya itu pergi ke taman belakang kediaman Cho yang memang selalu sepi.

.

"Ayo cepat ceritakan tentang apa yang kau dengar tadi! sebenarnya ada apa dengan Kibum Noona eoh?"Kyuhyun mendudukkan dirinya diatas sebuah ayunan tua yang masih kuat untuk diduduki, sekalipun oleh orang dewasa seperti dirinya itu. Sungmin ikut mendudukkan dirinya diatas sebuah ayunan tua disebelah Kyuhyun, lalu menghela nafasnya pelan sebelum mulai bercerita. "Tadi tidak sengaja aku mendengar pembicaraan antara Kibum Eonnie dan namjachingunya ditelepon, kalau tidak salah namanya Siwon. Benarkan?"Kyuhyun menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. "Lalu, aku mendengar Kibum Eonnie meminta putus kepada Siwon Oppa. Mungkin karena terlalu kaget dengan permintaan Kibum Eonnie, Siwon Oppa langsung menanyakan alasan kenapa Kibum Eonnie tiba-tiba meminta putus kepadanya. Aku dengar, Kibum Eonnie hanya menjawab kalau dia sudah tidak bisa lagi melanjutkan hubungan mereka itu, dan dia berharap Siwon Oppa bisa mendapatkan yeoja yang lebih baik dari dirinya. Kibum Eonniepun tidak bisa menahan tangisnya dan langsung memutuskan sambungan teleponnya dengan Siwon Oppa begitu saja!"Sungmin menyelesaikan ceritanya dengan helaan nafasnya lagi. Sedangkan Kyuhyun, dia sama sekali tidak mengeluarkan suaranya barang sedikitpun sebagai respon dari cerita yang baru saja Sungmin ceritakan kepadanya, tetapi dia tetap menatap lurus kearah Sungmin sama seperti saat mendengarkan cerita dari yeoja kelinci itu. "Ish! Kenapa kau tidak merespon ceritaku eoh?"dengus Sungmin lalu melipat tangannya didepan dada, pose kesal andalannya. "Eh- ! sudah selesai ceritanya?"tanya Kyuhyun dengan tampang pabbonya.

"J'TAK!"Sungmin sukses mendaratkan jitakan dahsyatnya dikepala namja evil itu.

"Ya! Kau tidak mendengarkanku ya?!"Kyuhyun mengusap-ngusap kepalanya yang terasa berdenyut-denyut panas karena efek jitakan Sungmin yang menurutnya lebih dahsyat daripada jitakan Eommanya itu, Cho Heechul. Sedangkan Sungmin kembali melipat tangannya didepan dada dan mempoutkan bibirnya kesal kearah Kyuhyun yang masih sibuk mengusap-ngusap kepalanya. "Makanya kalau aku bicara itu dideng- "Sungmin langsung menghentikan ucapannya begitu menyadari wajah tampan milik Kyuhyun yang hanya tinggal sejengkal lagi dari wajahnya.

"Chup!"

Sungmin langsung membulatkan matanya begitu menyadari bahwa ada benda kenyal yang kini tengah menempel dengan sempurna dibibir plum miliknya. Kyuhyun mencium bibir M milik Sungmin lembut, lalu sedikit menekan bibir plum itu pelan mencoba merasakan rasa manis dari bibir M milik Sungmin. Sungmin sama sekali tidak berkutik ataupun melakukan penolakkan atas tindakkan Kyuhyun, walaupun sebenarnya dia sadar bahwa Kyuhyun sedang menciumnya. Sungmin benar-benar merasa kalau otaknya benar-benar bleng untuk saat ini, bahkan untuk bernafaspun Sungmin merasa sangat kesulitan. Sungmin pun memejamkan matanya perlahan, mencoba menikmati sensasi aneh yang kini tengah melanda jiwa maupun raganya. Menyadari Sungmin yang sama sekali tidak melakukan penolakkan terhadap aksinya yang terbilang sangat tiba-tiba, Kyuhyun pun mendorong tengkuk milik Sungmin untuk memperdalam ciuman mereka. "Ng~ seh- shak ppa- bbo!"Sungmin memukul dada bidang (?) Kyuhyun pelan saat merasakan dadanya yang terasa sesak karena kekurangan oksigen untuk bernafas. Mau tidak mau Kyuhyun pun melepas tautan bibir mereka dengan sedikit tidak rela, atau mungkin banyak tidak rela.

Sungmin menundukkan wajah memerahnya yang tidak terlalu kontras karena tertutupi gelapnya malam, dia sedikit bersyukur karena Kyuhyun tidak bisa melihat wajahnya yang tengah blushing berat atas tindakkan tiba-tiba namja evil itu. Kyuhyun tahu Sungmin pasti sedang merona hebat sekarang, apalagi tadi mereka berciuman cukup lama dibanding ciuman mereka sebelumnya. Kyuhyun menarik tali ayunan yang Sungmin taikki agar mendekat kearahnya. Setelah merasa jarak antara mereka sudah cukup dekat, Kyuhyunpun membawa Sungmin kedalam pelukkannya. "Aku akan mencium bibirmu lagi setiap kali kau mempoutkan bibir menggodamu itu Min! jadi sering-seringlah mempoutkan bibirmu itu didepanku Chagi, Arra?"Sungmin meremas baju bagian dada yang tengah Kyuhyun kenakan. Sungmin benar-benar gugup karena mengingat posisi mereka saat ini, apalagi saat Kyuhyun mengancam akan menciumnya lagi kalau dia kembali mempoutkan bibirnya, padahal sekarang dia benar-benar ingin mempoutkan bibirnya karena kesal ucapan namja evil itu.

"A- rra! tapi aku tidak setuju dengan kalimat terakhirmu itu Kyu"Kyuhyun mengacak surai pirang keemasan milik Sungmin, lalu mengecupnya kilat. "Aku tidak mau tahu, pokoknya kau harus sering-sering melakukannya didepanku!".

"YA! CHO KYUHYUN!"

~(^_^)~ My Maid is My Love! ~(^_^)~

"Tuk.. Tuk.. Tuk.. "

"Tuk.. Tuk.. Tuk.. "

"Yeobo, bisakah kau berhenti mengetuk-ngetuk meja seperti itu? aku tidak bisa fokus bekerja karena mendengar suaranya"Leeteuk hanya menghela nafas bosan saat mendengar perkataan suaminya itu, sudah berulang kali Kangin berkata sama persis seperti tadi. Sedangkan Kangin mulai melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda karena tidak fokus mendengar suara ketukan meja yang disebebkan istrinya itu. Leeteuk menyandarkan kepalanya dibahu kekar milik Kangin, lalu kembali menghela nafas bosan. Ya, sekarang dia benar-benar bosan. Biasanya ada Sungmin, putrinya yang akan menemaninya mengobrol ataupun membantunya mengerjakan sesuatu, seperti memasak atau apalah.. yang bisa membuatnya tidak merasa bosan. Tapi, lihatlah sekarang.. rumah mereka benar-benar terasa sangat sepi, hanya ada beberapa maid keluarga mereka yang sesekali berlalu lalang dihadapan mereka berdua yang kini tengah berada diberanda depan rumah kediaman mereka. "Kanginnie, aku kangen dengan Minnie!"rengek Leeteuk pada suaminya yang kini tengah sibuk dengan laptop dan beberapa berkas kantor yang sengaja dibawanya kerumah. "Ayo kita kerumah Chullie~ sudah seminggu lebih aku tidak melihat anak kita itu, Kanginnie!"Kangin menghentikan aktivitasnya sejenak mendengar rengekkan istri tersayangnya itu, benar-benar kekanakkan mengingat usianya yang sudah tidak muda lagi itu. "Mana bisa Yeobo? nanti Minnie bisa curiga dengan kita kalau kita datang kesana"ujar Kangin mencoba memberi pengertian kepada istrinya yang benar-benar keras kepala itu. "Tapi aku kangen Kanginnie!"kekeh Leeteuk pada Kangin, dan menatap suaminya itu dengan tatapan memohon. 'Pantas Minnie keras kepala? Eommanya juga sich'batin Kangin. "Aku juga kangen dengan Minnie Yeobo, tapi mau bagaimana lagi.. aku tidak mau rencana kita gagal ditengah jalan! jadi, tolonglah mengerti~ "Leeteuk menarik kepalanya dari bahu kekar milik Kangin, lalu mendengus pelan.

"Ne, ne, arraseo!"

Kangin tersenyum lembut kearah istrinya itu, lalu mengelus rambut kecoklatan yeoja itu perlahan. "Sebentar lagi~ tunggulah sebentar lagi Yeobo! aku yakin rencana kita sebentar lagi akan berhasil"ujar Kangin mencoba menghibur istrinya yang kini tampak menekuk wajahnya kesal. "Chullie pasti akan menjaga Minnie dengan baik!"sambung Kangin begitu teringat pesan singkat yang Heechul kirim kepadanya. "Ne, aku percaya itu!".

'Hey! Kangin-ah! sepertinya rencana kita benar-benar akan berjalan dengan lancar~ aku sudah melihat tanda-tandanya loch^^ tadi siang saat mereka menjemputku dibandara sepulang dari Jepang, mereka tampak bergandengan tangan dengan sangat erat. Itu sudah menjadi bukti tentang kedekatan mereka bukan? dan tenang saja, aku akan menjaga calon menantuku itu dengan sangat baik! jadi jangan khawatir'

Kira-kira seperti itulah isi pesan singkat yang dikirim Heechul kepada Kangin.

~(^_^)~ My Maid is My Love! ~(^_^)~

"Nach Hyukkie, kita sudah sampai dirumahmu!"Eunhyuk menganggukkan kepalanya kearah Donghae, saat mendengar perkataan namja ikan itu. "Kalau begitu aku keluar ya Donghae-ah! gomawo untuk hari ini, hari ini benar-benar menyenangkan"ujar Eunhyuk lalu menunjukkan sedikit gummy smilenya kepada Donghae, dan sukses membuat namja ikan itu hampir meleleh (?) saking terpesonanya dengan senyuman yeoja manis yang dicintainya itu. Eunhyuk pun segera membuka pintu mobil Donghae dengan perlahan dan berniat segera turun dari mobil sport milik Donghae yang telah terparkir didepan rumahnya itu. "Tunggu dulu Hyukkie!"cegah Donghae sambil menahan sebelah lengan milik Eunhyuk. Sedangkan Eunhyuk tampak mengernyitkan alisnya bingung, "Wae? apa ada sesuatu yang tertinggal?"tanya Eunhyuk, dan dibalas anggukkan cepat dari Donghae. "Apa?"Donghae menarik sebelah lengan Eunhyuk yang tadi ditahannya, memerintahkan yeoja itu agar sedikit merunduk mensejajarkan tingginya dengan Donghae yang sekarang masih terduduk dijok mobilnya.

"Chup!"

"Selamat malam! sweet dream~ jangan lupa mimpikan aku. Sekarang kau baru boleh keluar Hyukkie"Eunhyuk terdiam saat menyadari apa yang telah dilakukan 'ikan nemo' dihadapannya ini barusan kepadanya. Entah kenapa darah Eunhyuk terasa berdesir hangat saat Donghae mencium keningnya tadi, dan jangan lupakan juga jantungnya yang mulai berdetak kurang normal dari biasanya, dan Eunhyuk rasa pipinya sedikit merona sekarang.. atau mungkin sangat merona. "Kenapa diam terus Hyukkie? kau tidak mau keluar dan cepat pergi tidur hm.. ini sudah malam, tidak baik tidur terlalu malam. Atau kau ingin terus bersamaku begitu?"Donghae menjulurkan tangannya kearah wajah Eunhyuk yang kini tampak sedikit memerah, dan mengelus pipi yeoja itu lembut. Eunhyuk menganggukkan kepalanya pelan lalu mencoba meraih tangan Donghae yang kini masih berada dipipinya. "Hati-hati dijalan, jangan ngebut-ngebut walaupun jalanan sudah mulai sepi"pesan Eunhyuk lalu menurunkan tangan Donghae dari pipinya perlahan. "Ne aku tahu!".

"Selamat malam!"

"Brak!"

Eunhyuk kembali menutup pintu mobil Donghae begitu dirinya telah keluar, Eunhyuk pun melangkahkan kakinya dengan cepat menjauh masuk kedalam pekarangan rumahnya yang tampak diterangi beberapa lampu taman. Setelah memastikan bahwa Eunhyuk benar-benar sudah masuk kedalam rumahnya, Donghae pun mulai menghidupkan mesin mobilnya dan berjalan menjauhi kediaman keluar Lee tersebut. "Aku berharap secepatnya kau bisa menyukaiku Hyukkie.. ".

"Oh Tuhan~ kenapa jantung ini berdetak sangat cepat?! apa aku sakit jantung ya, gara-gara ikan nemo itu eoh"dumal Eunhyuk sambil menyandarkan dirinya dibalik pintu.

~(^_^)~ My Maid is My Love! ~(^_^)~

"Ck! selalu saja begini setiap harinya, dasar namja pemalas"decak kesal Sungmin sambil menarik bedcover berwarna biru yang mentupi hampir seluruh tubuh milik Kyuhyun. Kyuhyun sedikit melenguh kedinginan begitu merasakan suhu AC kamarnya yang cukup dingin kembali menyentuh permukaan kulitnya, "Ng~ dingin Min!"lenguh Kyuhyun mencoba menarik kembali bedcovernya dari tangan Sungmin. "Kyuhyun, bangun! ini sudah cukup siang tahu, bahkan kau kalah cepat bangun dengan unggas diluar sana"rengut Sungmin begitu melihat gelagat tidur Kyuhyun yang sama sekali tidak menunjukkan bahwa namja setan itu akan segera bangun dari tidurnya. "Aku masih mengantuk Min~ sebentar lagi ya? jarang-jarang aku bisa tidur sampai siang, dan besok aku sudah mulai kuliah lagi"gumam Kyuhyun sambil mempererat pelukkannya pada guling. "Aiisshh~ ! kalau aku dimarahi Eommamu bagaimana eoh? lagipula apa susahnya untuk bangun sich.. menyebalkan!"dengus Sungmin lalu mempoutkan bibirnya kesal.

"SRET~ "

"Chup!"

"Morning kiss~ "Sungmin membulatkan matanya kaget, kini seringaian lebar Kyuhyun terpampang jelas didepan wajahnya yang tengah memerah akan aksi dadakan putra bungsu keluarga Cho itu. "Setan kurang ajar!"omel Sungmin dan segera mendaratkan cubitannya disetiap sudut tubuh Kyuhyun, beruntung dia berada diposisi atas badan namja setan itu jadi Sungmin bisa lebih mudah membuat tubuh Kyuhyun babak belur (?) dengan cubitan pedasnya. "Aduduh.. Min, sudah.. sudah.. cukup! ini aku sudah bangun"ringis Kyuhyun sambil memeluk tubuhnya sendiri, mencoba meredam rasa sakit akibat serangan cubitan dari Sungmin. "Sekarang aku tidak mempersalahkan kau sudah bangun atau belum! tapi yang aku permasalahkan adalah ciumanmu itu Tuan Cho!"rengut kesal Sungmin lalu menghentikan cubitannya pada tubuh Kyuhyun yang sudah melemas. "Kenapa dipermasalahkan eoh? semalam saja kau tidak menolak saat aku menciummu, benar bukan? jangan gengsi dech Min, aku tahu kau menikmatinya"Sungmin mengalihkan wajahnya kesamping mencoba menghindar dari tatapan mata Kyuhyun yang berusaha menebak perasaannya. "Ta- tapi kau melakukan dengan tiba-tiba pabbo!jawab Sungmin dengan sedikit gugup, memang benar sich kalau dia menikmatinya. Kyuhyun tersenyum tipis kearah Sungmin yang masih setia memalingkan wajah memerahnya. Dengan perlahan Kyuhyun pun membawa tubuh Sungmin kedalam pelukannya, meletakkan kepala yeoja itu diatas dadanya yang hanya terbungkus pakaian.

'Deg.. deg.. deg.. '

'Aduh.. ini suara detak jantungku atau detak jantung Kyuhyun ya? kenapa detaknya cepat sekali sich~ 'batin Sungmin didalam pelukan Kyuhyun.

"Kyu kenap- "

"Ssstt~ jangan berisik! nanti yang ada diluar bisa curiga"ujar Kyuhyun sedikit berbisik. Sungmin menganggukkan kepalanya mengerti, padahal dia masih sedikit bingung dengan kalimat yang diucapkan Kyuhyun tadi, 'nanti yang ada diluar bisa curiga'. Memangnya siapa yang ada diluar eoh?.

~(^_^)~ My Maid is My Love! ~(^_^)~

"Aku masih mencintaimu Siwonnie.. "lirih Kibum pelan. Disandarkanlah kepalanya pada batang pohon yang tumbuh dipinggir kolam taman belakang rumahnya. Semalam Kibum memang sudah memutuskan hubungannya secara sepihak dengan Siwon, tapi hatinya masih belum bisa menerimanya walaupun dirinyalah sendiri yang meminta putus kepada namja berbadan atletis itu. "Tapi aku rasa ini memang yang terbaik untukmu Siwonnie, aku tidaklah cukup baik untukmu.. "lanjut Kibum lalu menghela nafasnya panjang.

"Apanya yang terbaik untukku? menurutku ini adalah terburuk untukku, dan juga kita Kibummie.. "Kibum menahan nafasnya kaget begitu mendengar suara seseorang yang baru saja melintas dipikirannya. "Aku sangat hancur saat itu juga, kau tahu?!"Kibum memejamkan matanya kuat sambil sesekali menggeleng-gelengkan kepalanya mencoba menghilangkan halusinasinya itu. Ya Tuhan.. begitu bersalahnyakah Kibum karena meminta putus kepada namja taat beragama itu, sampai-sampai dirinya harus berhalusinasi sejauh ini. Kibum tahu dia salah, benar-benar salah.. tapi ini juga demi kebaikkan mereka bukan?. Kibum hanya ingin Siwon mendapatkan yeoja yang lebih baik dari dirinya, yang lebih dewasa dibanding dirinya, dan yang terpenting tidak kekanakkan seperti dirinya.

"Kibummie, berhenti menggelengkan kepalanmu seperti itu terus-menerus! ini bukan halusinasi, ini kenyataan. Cobalah buka matamu, dan tataplah aku"Kibum menggigit bibir bawahnya bingung, suara itu benar-benar nyata ditelinganya. Tapi bagaimana mungkin dia ada disini, bukankah dia masih berada di New York menyelesaikan kuliahnya yang tinggal beberapa bulan lagi. Dengan perlahan Kibum mulai membuka kedua bola matanya itu, dengan sedikit keberanian juga rasa khawatir akan sosok didepannya itu.

'Deg!'

"Siwonnie.. "

"Ne, Kibummie.. "

Heechul tersenyum sedih dari balik gorden jendela kamarnya, sepertinya dia benar-benar berhasil membuat hubungan anaknya dengan putra keluarga Choi itu hancur karena leluconnya. Atau mungkin hampir hancur? setidaknya hubungan mereka masih bisa diselamatkan bukan. Heechul memang sudah tahu tentang Kibum yang meminta putus kepada Siwon, walaupun dia tidak tahu langsung dari mulut anaknya sendiri. Setidaknya dia tahu langsung dari mulut Siwon, saat kemarin namja itu meneleponnya malam-malam hanya untuk menanyakan perihal Kibum yang tiba-tiba meminta putus kepadanya.

"Mianhae Kibummie.. Eomma rasa, Siwon benar-benar tulus mencintaimu. Jadi pertahankan cinta kalian!"

~(^_^)~ My Maid is My Love! ~(^_^)~

Kyuhyun meletakkan kepalanya diatas kedua paha Sungmin yang tengah berselonjor dikarpet bulu, yang ada diruang santai keluarga Cho. Sedangkan Sungmin hanya memutar bola matanya bosan, bosan karena melihat sifat manja namja dipangkuannya ini. Sedangkan Kyuhyun kini tengah sibuk berselingkuh dengan selingkuhannya didepan yeojachingu pura-puranya itu. "Kyu?"panggil Sungmin mencoba mengalihkan perhatian Kyuhyun dari benda hitam ditangannya. "Hm?"sahut Kyuhyun seadanya, tanpa mengalihkan sedikitpun perhatian dari selingkuhannya itu. "Kau tahu? kita tampak seperti sepasang kekasih sungguhan tahu! lagipula, kitakan hanya harus tampak dekat didepan keluargamu saja. Kenapa saat tidak ada keluargamu kau tetap bersikap seperti ini eoh?"dumal Sungmin sambil mengerucutkan bibirnya kesal. Kyuhyun segera mempause PSP-nya, lalu mengalihkan perhatian kepada Sungmin yang tengah merunduk menatapnya. Kyuhyun mendekatkan wajahnya kearah Sungmin, karena posisinya yang tengah berbaring membuat Kyuhyun agak kesulitan untuk mendekat kearah wajah yeoja manis tersebut. "Masih ingat perkataanku bukan? jika kau terus mengerucutkan bibir seperti itu aku tidak akan segan-segan mencium dirimu lagi Min"bisik Kyuhyun tepat disamping telinga Sungmin, dan sukses membuat Sungmin langsung merinding mendengar bisikkan dari Kyuhyun. "Lihat! aku sudah tidak mengerucutkan"Sungmin cepat-cepat merubah ekspresinya menjadi datar, menghindari resiko yang akan diterimanya dari namja setan dihadapannya ini. "Kekeke~ padahal aku berharap kau terus melakukannya, jadi aku memiliki banyak kesempatan untuk mencium dirimu"kekeh Kyuhyun lalu segera menjauhkan wajahnya dari wajah manis Sungmin yang kini tengah tertekuk dengan sempurna karena ucapan Kyuhyun tadi.

"Dan aku bersikap seperti ini karena aku ingin membuat kita menjadi pasangan sungguhan!"

"MWO?!"

TBC


Apa ini? ancur banget.. maafkan keterlambatan Kyo dalam mengupdate ne chingudeul? maklumlah Kyo'kan orang sibuk #plak

Ini sumpah! chap paling aneh.. udah tau gak becus bikin romance, tetep aja Kyo nekat. Tapi baguskan? bagus dong.. awas aja kalo ada yang bilang jelek #becanda

Chap ini KyuMin momentnya banyakkan? sesuai janji Kyo kemarin, tapi mian HaeHyuk dan SiBumnya cuma numpang eksis doang! ;P

Hankyungnya Kyo simpen dulu ya? kan dia masih di Jepang ceritanya.

Mianhae jika gak dapet feelnya~ maklum, author abal-abal yang nekat bikin fanfic.

Dan ini ada jawaban beberapa pertanyaan dari pertanyaan reviewdeul sekalian, tapi ini hanya beberapa ya? gak semua.

R: Fanfic ini sampai berapa chap thor?

K: Belum tau ya, soalnya ini masih dalam program :)

R: Apa Min udah punya rasa sama Kyu, dan juga sebaliknya?

K: Kalian bisa nilai sendiri dari sikap mereka, dan Kyo yakin kalian tau jawabannya sendiri

R: Kapan mereka jadian (KyuMin)?

K: Kasih tau gak ya? #plak ditunggu aja jadian beneran mereka

R: Kibum mutusin Siwon hanya karena perkataan Heechul. Berarti dia gampang terpengaruh orang lain kalau gitu.

K: Gak juga sih, tergantung sudut pandang readersdeul sendiri juga. Disini Kibum cuma baru sadar, mungkin dia belum pantas jadi pacar Siwon. Secara Siwon sukanya yeoja yang dewasa dan gak kekanakkan kayak dia, insyaallah chap depan kejawab kenapa Siwon milih Kibum yang sikapnya kekanakkan jadi yeojachingunya! pasti tau dong apa jawabannya?

Terus makasih ya buat semua readersdeul, reviewers, maupun silent readers sekalian udah sempet-sempetin baca. Mianhae gak bisa nyebutin namanya satu-satu :) tapi semua review kalian selalu Kyo baca dan jadi penyemangat tersendiri buat Kyo. Jadi jangan pelit-pelit buat review ne?

And the last..

R

E

V

I

E

W

Gak 'review'? Ya, gak lanjuuuttt...