LOVE TRICK [REMAKE]
Chapter 2 – Kumpulan Teori Little Devil
.
.
.
Main Cast : Park Chanyeol, Oh Sehun, Byun Baekhyun, Zhang Yixing.
.
Other Cast : Kris Wu, Kim Jongin, Xi Luhan a.k.a Park Luhan, Jung Daehyun, Kim Jongdae, and other.
.
Genre : GS for Uke, Schoollife, Romance, Friendship, Fluff, etc.
.
Rate : T
.
A/N : Ini FF Genderswitch. Kalau gak suka langsung close aja.
.
.
.
LET'S GET STARTED ^^
.
Di depan ruang musik terlihat banyak siswa laki-laki sedang berkumpul. Mereka sedang memperhatikan dua orang gadis yang sedang berlatih alat musik bersama. Salah satu gadis tersebut adalah Sehun. Sehun sedang belajar alat musik tiup ditemani oleh gadis mungil dan cantik yang menjadi pusat perhatian para laki-laki yang berkumpul di depan ruangan musik.
"Waahhh,, Baekhyun manis sekali ya. Polos dan murni."
"Aku masuk klub musik saja, ah.."
Dan berbagai macam pujian terdengar dari mulut siswa laki-laki yang melihat Baekhyun.
"Hei, kalian para cowok! Kembalilah ke klub masing-masing." Usir seorang siswi yang juga anggota klub musik yang merasa risih dengan perilaku cowok-cowok itu.
Namun, tiba-tiba saja seseorang masuk menerobos para kerumunan laki-laki di depan pintu ruang musik.
"Permisi, numpang lewat." Terobos Chanyeol yang akhirnya bisa masuk ruangan klub musik.
Setelah berada di dalam ruang musik, Chanyeol tersenyum kepada seluruh penghuni ruangan tersebut dan memperkenalkan dirinya. "Permisi. Aku siswa pindahan. Emh, aku ada urusan mendesak dengan seseorang disini. Aku pinjam Sehun dulu, ya." Kata Chanyeol dengan suara lembut.
Para laki-laki yang masih berada di depan ruangan sontak terkejut dan terpesona melihat kemunculan Chanyeol.
"Itu Park Chanyeol. Siswa baru yang menghebohkan sekolah.!"
"Huwaa…"
"Chanyeol, manis sekali."
"Waaa… akhirnya aku bisa melihatnya langsung."
Chanyeol tidak mendengarkan teriakan para laki-laki di depan sana. Dia fokus mendapatkan Sehun dan membawanya pergi ke suatu tempat.
Grep
"Hei. Kau apa-apaan sih?" teriak Sehun saat Chanyeol menariknya.
"Sudah tenang saja. Ikuti aku. Oke." Chanyeol berkata sambil terus menarik Sehun. Tapi kemudian berhenti dan terkejut melihat kerumunan siswa laki-laki di depan ruang musik.
"Kalau memang mendesak aku bantu, ya?" tawar siswa laki-laki pada Chanyeol.
"Chanyeol, sudah ikut klub belum?" tanya siswa laki-laki yang memegang raket ditangannya.
"Aku dari klub koran. Boleh aku memfotomu untuk perkenalan siswa pindahan?" tanya seorang lagi dengan kacamata dan kamera yang menggantung di lehernya.
Sedangkan dibelakang tiga cowok itu masih banyak kerumunan cowok-cowok lain yang berusaha maju agar bisa berdekatan dengan Chanyeol.
"Waduuhhh, merepotkan.." batin Chanyeol. Tapi bukan Chanyeol namanya kalau tidak bisa membereskan para laki-laki di depannya ini.
Dengan memasang wajah menyesal. Chanyeol mulai berkata dengan suara yang lembut. "Maaf ya. Aku sedang sibuk, ada urusan. Kapan-kapan saja ya fotonya dan akan aku pikirkan soal masuk klub itu nanti."
Sehun yang melihat tingkah Chanyeol hanya membuang muka malas. Sedangkan para laki-laki di depan ruangan sudah terpesona semua dengan tingkah Chanyeol.
Melihat semua siswa laki-laki itu lengah. Chanyeol segera berlari dan menyeret Sehun keluar dari ruang klub musik.
Disisi lain, anggota klub musik yang sebagian besar adalah perempuan menatap tidak suka pada para siswa laki-laki yang menurut mereka plin plan.
"Apa-apaan itu. Padahal tadi bilangnya Baekhyun manis. Dasar cowok plin plan dan tidak punya hati."
"Iya, kan. Baek?"
Baekhyun tidak menjawab hanya menatap tidak suka kearah kerumunan siswa laki-laki di depan ruangan musik.
.
"Hei, lepaskan dong. Di klub aku sedang…"
"Diam. Kau sudah janji kan?" Chanyeol memotong ucapan Sehun. Dan terus menyeret Sehun kearah lapangan Sekolah.
"Hah?" Sehun bingung. Dia pernah berjanji apa.
Puk…
Tiba-tiba sebuah bola baseball jatuh di depan kaki Sehun.
"Maaf-maaf.." terdengar suara cowok meminta maaf.
Dheg. Seketika jantung Sehun berpacu dengan cepat dan muka Sehun langsung memerah hanya dengan mendengar suaranya.
Chanyeol melihat kearah suara tersebut dan memangilnya. "Jongin-ah"
Tepat sekali. Itulah nama cowok yang bisa membuat Sehun memerah hanya dengan mendengar suaranya.
"Hai, Chanyeol! Sehun!" sapa jongin sambil mendekat kearah mereka. Sontak saja Sehun langsung membalikkan badannya menutupi wajah merahnya.
"Wah, latihanmu keras ya. Hari minggu kita pasti datang mendukungmu! Iya kan Sehun.." Chanyeol menoleh kearah Sehun yang hanya dihadapkan dengan punggung gadis itu. Melihat itu Chanyeol berbalik kearah Jongin dengan senyum canggung.
"Eh.. uh… iya.." jawab Sehun dengan suara pelan tanpa membalikkan badannya. Tapi masih bisa di dengar oleh Chanyeol dan Jongin.
"Waah. Terima kasih ya. Kalau begitu aku akan kembali berlatih. Bye.." Jongin pergi sambil melambaikan tangan dan dibalas lambaian tangan juga oleh Chanyeol.
"Ahh.. aku juga harus kembai latihan…" jawab Sehun terbata dan belum membalikan tubuhnya menghadap Chanyeol.
Grrrrr. Chanyeol menggertakkan giginya melihat tingkah Sehun kemudian memutar tubuh Sehun untuk menghadapnya.
"KAMU INI SEBENARNYA NIAT APA TIDAK SIH?" tanya Chanyeol penuh emosi.
"Apa?" Sehun menjawab dengan tubuh gemetar melihat amarah Chanyeol.
"Kamu suka Jongin kan?" tanya Chanyeol sambil berkacak pinggang.
"Uh…" Sehun tidak bisa menjawab. Tapi rona merah dipipi Sehun sudah memberikan Chanyeol jawaban dari pertanyaannya.
"Pertandingan hari minggu besok bisa jadi kesempatanmu mendekati Jongin." Lanjut Chanyeol memberi penekanan pada Sehun.
"…."
"INI BUKAN SAATNYA BERPENAMPILAN ALA ANAK RAJIN DAN MENIUP SERULING." Teriak Chanyeol karena Sehun hanya diam saja.
"Eh, a..anak rajin." Sehun terkejut.
"Iya benar. Lihatlah penampilanmu. Soal kacamata sih apa boleh buat itu wajib kau pakai. Tapi…. Celana olahraga itu. Gaya rambut itu. Astaga membuatmu benar-benar terlihat muram! Ayo lakukan sesuatu." Chanyeol berkata sambil menunjuk kearah model pakaian dan rambut Sehun.
Chanyeol yang jengah juga dengan sikap cuek Sehun akhirnya menyeret Sehun kerumahnya. "Sudahlah. Ayo kerumahku dulu."
"Eeehh.."
"Akan kuajarkan rahasia membuat Jongin menjadi fansmu."
"Tunggu dulu ranselku masih di ruang klub.." protes Sehun.
"Biarkan…"
.
Saat tiba dirumah aku disambut oleh mama. "Sudah pulang ya. Wah, kamu membawa teman. Selamat datang." Kata mama Chanyeol dengan suara lirih dan tanpa senyum karena sedang memakai masker wajah.
Sehun yang melihat penampakan mama Chanyeol langsung berteriak. "Hiyaaaa,, hantuuu.."
"Jangan khawatir, itu mamaku. Dia selalu begitu. Katanya perawatan itu penting untuk perempuan." Chanyeol menjelaskan pada Sehun dan langsung membawanya ke kamar.
Sekarang Chanyeol dan Sehun sudah duduk di atas karpet yang ada di kamar Chanyeol.
"Siap?" tanya Chanyeol.
Sehun menganggukkan kepalanya mantap.
"Oke. Pertama, kamu tahu kenapa aku populer?"
"Emh.. tidak tahu. Apa karena kau manis?" jawab Sehun ragu.
"Ya, sih aku manis," jawab Chanyeol narsis. "Tapi bukan itu jawabannya. Cowok itu… suka cewek yang feminin, terlihat bandel dan menggelitik perasaan cowok. Mereka suka cewek yang seperti Little Devil."
"Li…Little Devil.." Sehun menelan ludahnya.
Chanyeol kemudian berdiri dan berjalan kearah lemarinya. "Pokoknya, Sehun harus berubah. Kita bisa mulai dari baju. Coba ganti baju yang ada disini." Chanyeol membuka lemarinya yang berisi semua koleksi baju-bajunya.
Sehun tercengang melihat semua baju-baju yang tergantung di lemari Chanyeol. Banyak sekali bajunya dan semuanya terlihat bagus.
Chanyeol mulai memilah-milah baju yang cocok untuk digunakan oleh Sehun.
"Ini coba…" Chanyeol menyerahkan sebuah drees mini motif bunga-bunga pada Sehun.
Sehun berganti pakaian dan menunjukkannya pada Chanyeol. "Aku maluuu…"
"Kau ini cewek, harus pakai baju yang terlihat manis. Sepertinya itu tidak cocok, ganti yang lain."
Chanyeol terus mencarikan baju yang cocok untuk Sehun. Sehun terus berganti-ganti baju karena Chanyeol terus merasa tidak cocok atau aneh saat Sehun memakai bajunya.
Sampai akhirnya Sehun keluar dengan baju jumpsuit pink dengan rok pendek serta rompi bermotif kotak-kotak berwarna merah.
"Ah, ini cocok. Iya, kan?" Chanyeol bersorak senang sambil menggiring Sehun ke depan cermin untuk melihat tampilannya.
Untuk mempercantik penampilan Sehun. Chanyeol juga merubah tatanan rambut Sehun. Chanyeol menggulung rambut Sehun keatas sehingga terlihat lebih rapi dan imut. Dan jangan lupa dengan sedikit sentuhan makeup, selesai lah sudah perubahan Sehun.
Sehun terkejut melihat perubahan dirinya. Tapi dia tetap tidak percaya diri dengan penampilannya. "Tapi aku malu." Kemudian menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"Dengar ya.. tingkat kepopuleran cewek akan benar-benar berubah karena bajunya. Kamu tidak tahu?"
Sehun menggelengkan kepalanya.
"Cowok lebih suka warna yang lembut daripada sekedar rok pendek. Lebih suka warna cerah seperti merah atau pink, daripada hitam atau biru. Cowok pasti akan berdebar, karena ada perbedaan dengan Sehun yang biasanya."
"Oh, begitu ya?"
"Benar, cowok lemah terhadap perbedaan." Ucap sebuah suara dari dari belakang Sehun yang langsung membuat Sehun berjingkat karena terkejut.
"Mama.." panggil Chanyeol. "Kenapa masuk kamarku tiba-tiba?"
"Ah, iya.. papa dan mama mau pergi makan di luar. Kalian makan kare buatan papa saja ya. Sehun juga silahkan makan. Bye bye sayang." Ucap mama Chanyeol sambil melenggang pergi keluar kamar kemudian bergelayut manja di lengan suaminya.
"Mereka memang begitu. Abaikan saja." Chanyeol berkata pada Sehun saat melihat tingkah konyol orang tuanya.
"Owh, iya Sehun. Ini untukmu." Chanyeol memberikan benda kecil pada Sehun.
"Eh, apa ini?"
"Ini Lipstik pink. Ini jampi supaya bisa bicara dengan manis dan lembut pada Jongin. Aku hanya bisa membantumu sampai disini. Selanjutya tergantung padamu Sehun. Semangat.." Chanyeol menepuk bahu Sehun memberikan dukungan.
Sehun menggenggam lipstick tersebut dengan erat, kemudian tersenyum pada Chanyeol. "Terima kasih."
"Oke. Kalau begitu aku boleh menyalin tugas matematikamu. Aku sedikitpun tidak mengerti… hihihi" cengir Chanyeol.
Sehun menatap malas Chanyeol, "Dasar. Baiklah apa boleh buat salin saja tugasku."
Chanyeol langsung memeluk Sehun. "Uwaaaa,, aku sangat menyukaimu Sehuuunnnn…"
"Yak, lepaskan…"
.
Hari Minggu…
Chanyeol dan Sehun sedang menonton pertandingan Jongin. Banyak anak-anak laki-laki disana yang melihat kearah mereka. Tentu saja dengan penampilan Sehun dan Chanyeol yang berbeda hari ini, pasti akan menarik perhatian semua orang disana.
Chanyeol yang biasanya modis dan selalu berdandan. Hari ini hanya memakai pakaian biasa yaitu kaos dan celana jeans. Chanyeol tidak peduli dengan penampilannya. Karena menurut Chanyeol, hari ini pemeran utamanya bukanlah dia.
Chanyeol tersenyum melihat kearah Sehun yang sedang berdiri dan berteriak pada Jongin untuk memberikan semangat. Chanyeol merasa senang bisa membantu Sehun. Sehun sekarang sudah mulai berani menunjukkan dukungannya pada Jongin dan juga Sehun berhasil mengubah penampilannya menjadi lebih imut dan cantik.
"Menaaang.." teriak Sehun sambil memeluk Chanyeol. Chanyeol yang sedari tadi melamun tentu saja terkejut. Tapi melihat raut bahagia di wajah Sehun dia jadi mengurungkan niatnya untuk marah karena membuatnya terkejut. Sebaliknya Chanyeol juga ikut berteriak dan membalas pelukan Sehun.
Yup,, tim Jongin memenangkan pertandingan hari ini. Selamaaattt…
Sehun perlahan-lahan berjalan menghampiri Jongin yang sedang beristirahat di bangku sebelah lapangan. Setelah berdiri di depan Jongin, Sehun kemudian menyerahkan minuman yang sudah dia persiapkan untuk Jongin.
"Ini minumlah…" tawar Sehun.
"Terima kasih.." kata Jongin lalu meminumnya. Setelah itu dia bertanya pada Sehun. "Bagaimana pertandinganku tadi?"
"Emhh.. i..itu hebat. Kamu keren sekali.." Sehun berkata dengan wajah yang imut dan suara yang lembut. Seperti yang diajarkan Chanyeol.
Dan benar saja melihat wajah Sehun. Jongin langsung memerah.
Dheg. Jantung Jongin berdebar-debar. Perubahan penampilan Sehun membuat Jongin terkejut dan tertarik. Sehun sekarang menggunakan baju yang dipilihkan Chanyeol waktu dirumahnya. Dengan rambut di gulung keatas dan juga sedikit sentuhan lipstik pink yang diberikan Chanyeol. Sehun terlihat lebih menarik sekarang.
"Lho.. sejak kapan Sehun semanis ini ya.." pikir Jongin sambil menggaruk bagian belakang kepalanya.
Tanpa membuang-buang kesempatan Jongin langsung bertanya pada Sehun. "Emh.. Sehun tinggal di mansion X ya?" tanya Jongin.
"Iya.."
"A..aku tadi naik sepeda kesini. Mau pulang bersama? Karena kamu hari ini sudah mau datang." Ajak Jongin. (Jongin mulai modus, bilang aja mau pedekate.. dasar kkamjong…ckckck)
"Ehhhh…" teriak Sehun.
Sehun sangat terkejut. Tentu saja bagaimana tidak terkejut seorang Jongin mengajaknya pulang bersama. Orang yang selama ini dia taksir. Oh tuhaaannn,, Sehun bingung mau menjawab apa.
Chanyeol yang sedari tadi memperhatikan Sehun dan Jongin menjadi tidak sabar. Astaga Sehun lambat sekali tinggal bilang iya apa susahnya. Akhirnya, Chanyeol memutuskan turun tangan. Dia berjalan menghampiri Sehun dan mencubit punggung Sehun.
"Aduh.." Sehun menoleh kebelakang dan melihat Chanyeol tersenyum penuh arti. Sehun meringis melihat senyuman Chanyeol, dia tahu maksud dari senyuman Chanyeol itu. Senyuman itu seperti mengatakan, 'jawab iya. Bodoh'.
Setelah mengambil nafas dan membuangnya, Sehun berbalik menghadap Jongin dan berkata, "I.. iya aku mau."
Jongin langsung tersenyum senang mendengar jawaban Sehun dan langsung mengajak Sehun pulang.
"Fiuuhhh.. Aarrhh syukurlah semua berjalan lancar." Chanyeol tersenyum saat melihat Sehun yang pulang di bonceng oleh Jongin.
Tapiii...
"Emh, Chanyeol…" panggil suara dari belakang Chanyeol.
Chanyeol menoleh ke belakang dan terkejut melihat sekumpulan anak-anak baseball minus Jongin sedang menatapnya dengan tatapan memuja.
"Owhhh.. Sial.." pikir Chanyeol.
.
.
.
.
.
TBC…
.
.
.
Aku akan memberikan sedikit pelajaran tentang Little Devil. So, check it out!
.
CHANYEOL'S AFTER SCHOOL LESSON
Lesson 1 : Little devil itu cewek seperti apa sich?
Little devil itu cewek yang mempesona, agak keras kepala, bandel, manis, dan saat berada di kelas atau sekolah bisa membuat cowok suka padanya dan merasa berdebar-debar.
Sehun yang tekun dan pernah dibilang muram oleh Chanyeol pun bisa menguasai teknik little devil yang mengagumkan (kyaaa beri tepuk tangan! PROK PROK PROK). Semua cewek siapapun dia . dengan sedikit ketangkasan dan belajar akan bisa menjadi little devil dengan gayanya sendiri. Dengan begitu, semua cowok di kelas dan orang yang kamu taksir, pasti akan baik padamu dan kamu bisa membuatnya memperhatikanmu.
Di sekolah dan di dunia ini hanya ada laki-laki dan perempuan. Karena itu lebih baik tampil menarik dan berteman baik. Pasti hari-harimu jadi menyenangkan.
.
.
.
A/N: Kemarin ada yang bertanya Park Junhong/Zelo itu adik tiri apa kandung Chanyeol? Jawabannya adalah adik kandung, dilihat dari sifat dan kelakuan aja udah kelihatan..hehehe so, saudara tiri Chanyeol cuma Luhan.
Owh iya buat yang udah review terima kasih. Maaf kalau ada yang belum sempat aku balas. Dan terima kasih juga buat yang udah mau baca apalagi memfollow n favorite ini cerita. Gomawo… ^^
Ditunggu review selanjutnya…..!
