LOVE TRICK [REMAKE]
Chapter 4 – Pembalasan Little Devil
.
.
.
Main Cast : Park Chanyeol, Oh Sehun, Byun Baekhyun, Zhang Yixing.
.
Other Cast : Kris Wu, Kim Jongin, Xi Luhan a.k.a Park Luhan, Jung Daehyun, Kim Jongdae, and others.
.
Rate : T
.
A/N : Ini FF Genderswitch. Kalau gak suka langsung close aja.
.
.
.
LET'S GET STARTED ^^
.
Yixing sedang berada di taman sekolahnya. Ini adalah kebiasaannya kalau sedang istirahat atau tidak ada guru. Yixing akan menyiram bunga di taman atau hanya duduk di taman sambil menggambar.
Saat sedang asyik menyiram bunga di taman. Yixing tiba-tiba mendengar suara teriakan histeris dari ruang baca yang berada tepat di samping taman.
"Kyaaaa, kereeennn..."
Yixing yang merasa penasaran akhirnya berjalan kearah jendela ruang tersebut dan melihat siapa yang berteriak. Dan ternyata Chanyeol, Baekhyun dan Sehun lah biang dari teriakan tadi.
"Kalian sedang apa?" tanya Yixing penasaran.
"Yixing.." Baekhyun terkejut melihat penampakan Yixing di jendela.
"Kita lagi lihat ini..." Chanyeol menjawab sambil menunjukkan majalah yang sedang dia baca bersama Sehun dan Baekhyun ke arah Yixing. "Majalah edisi spesial pengalaman pertama musim panas." Lanjut Chanyeol.
BLUSH! Wajah Yixing langsung memerah mengetahui apa yang sedang teman-temannya baca.
"Hei, Chanyeol. Kamu pernah ciuman tidak ?" tanya Sehun.
"Rahasia.." jawab Chanyeol sambil menopang dagu.
"Aku ingin berciuman dengan Luhan oppa.." Baekhyun berkata sambil membayangkan dia sedang berciuman dengan Luhan yang membuat pipinya merona.
Wajah Yixing semakin memerah mendengar pembicaraan teman-temannya. Dia terlalu polos untuk hal seperti itu.
"Owh iya Chanyeol. Apa pendapatmu tentang Kris?" Sehun bertanya lagi pada Chanyeol saat teringat kejadian di tempat piknik kemarin.
"Kris..?" Chanyeol menatap Sehun dengan wajah bingung.
Sehun melihat Chanyeol dengan tatapan menggoda kemudian berkata, "Waktu piknik kemarin. Dia yang memungut lipstikmu yang jatuh. Kulihat tingkahmu agak aneh waktu itu. Hehehe..."
"Uhuk..." Chanyeol langsung terbatuk mendengar perkataan Sehun, untung dia tidak sedang minum kalau tidak air itu sudah menyembur kemana-mana.
Sehun sialan pikir Chanyeol. Mencoba menutupi kegugupannya Chanyeol kemudian bersandar pada kursi dan menyilangkan kedua tangannya di dada sambil berkata. "Biasa aja, tidak ada yang aneh. Jadi namanya Kris."
Saat menyebut nama Kris, tiba-tiba di kepala Chanyeol sudah tergambar saat dia dan Kris berciuman. Buru-buru Chanyeol bangkit dari kursi dan berjongkok di dekat tembok sambil mengacak-acak rambutnya.
"Duh, apa yang kupikirkan sich?" bisik Chanyeol frustasi pada dirinya sendiri.
"Kalian sedang apa?"
Sehun melihat ke asal suara dan terkejut, "JONGIN.."
"Hai..." sapa Jongin pada Sehun, kemudian mendekati Sehun.
"Buku apa itu?" tanya Jongin saat melihat majalah yang tadi sedang dibaca oleh Chanyeol, Sehun dan Baekhyun.
"TIDAK.. cowok tidak boleh melihat.." karena terkejut Sehun langsung berteriak dan mencoba menyembunyikan majalah tersebut.
"Iya. Jongin tidak perlu tahu. Buku ini tidak menarik kok." Kata Baekhyun sambil membantu Sehun menyembunyikan majalah tersebut dibelakang tubuh Sehun.
"Kalian pelit sekali. Aku kan hanya ingin tahu saja." Kata Jongin.
Tiba-tiba Chanyeol berdiri didepan Jongin dengan menunjukkan . "Aduh... cewek tidak suka cowok keras kepala. Kalau tidak boleh ya tidak boleh."
"Ah,, anu..." Jongin tidak bisa berkata-kata setelah melihat aegyo Chanyeol.
"Emh.. aku pergi dulu. Aku belum selesai menyiram bunga." Yixing langsung bergegas menjauh dari ruang baca.
Chanyeol, Sehun, Baekhyun dan Jongin langsung terdiam dan melihat kearah dimana Yixing pergi.
"Yah, dia pergi dech.." kata Sehun melihat kepergian Yixing.
"Ini gara-gara Jongin.." Baekhyun memicingkan matanya kearah Jongin.
GLEK! "Aku..?" Jongin menunjuk dirinya sendiri dengan bingung.
"Yixing itu tidak suka dengan anak cowok.." kata Baekhyun.
"Kalau aku pikir-pikir. Sepertinya aku tidak pernah melihat Yixing berbicara dengan cowok. Kalau bicara sama bunga sich sering lihat." Kata Sehun setelah mencoba mengingat kapan dia pernah melihat Yixing berinteraksi dengan cowok.
"Kata Yixing. Bunga itu teman." Jelas Baekhyun pada Sehun.
"Waaahh,, hari gini masih ada yang seperti itu.." kata Chanyeol mendengar pembicaraan Sehun dan Baekhyun. Sedangkan Jongin memilih pergi daripada mendengarkan tiga cewek itu bergosip.
"TO.. TOLOOONGGGG..."
Chanyeol, Baekhyun dan Sehun langsung terdiam mendengar teriakan yang berasal dari Yixing. Ketiganya pun langsung berlari keluar ruang baca dan langsung menghampiri Yixing di taman.
"Ada apa Yixing?" tanya Baekhyun sambil berlari mendekat ke Yixing.
"Baekhyunie.." Yixing melihat kearah Baekhyun dengan mata berkaca-kaca. "Jongdae lagi..." tunjuk Yixing pada jongdae yang menginjak selang air yang digunakan Yixing untuk menyiram bunga.
"Kalau mau aku minggir bicara dong Yixing.." kata Jongdae berkacak pinggang sambil menampakkan senyum menyebalkannya.
"Hentikan Jongdae. Yixing jadi susah untuk menyiram bunga.." bela Sehun.
"Jongdae itu. Sudah tahu di benci masih saja mengganggu Yixing." Geram Baekhyun.
"Tapi hanya Yixing, ya..." kata Chanyeol sambil memperhatikan tingkah Jongdae.
"Iya hanya pada Yixing.." jawab Baekhyun.
Chanyeol tiba-tiba tersenyum. "Dasar anak-anak..."
"Hah?" Baekhyun menatap Chanyeol heran. Kemudian mengabaikannya dan membantu Yixing.
"Ayo Yixing kita pergi." Ajak Baekhyun dan Sehun.
Yixing hanya menurut saja saat Baekhyun dan Sehun mengajaknya meninggalkan taman. Dalam hati Yixing berkata, "Inilah alasanku tidak suka cowok. Cara bercanda mereka kasar. Aku benci itu."
.
Ruang Audivisual
"Hari ini kita akan melihat video tentang proses terbentuknya bayi? Perhatikan dan tenanglah kalian." kata Bu guru di depan kelas.
Ruangan langsung tenang saat Bu Guru mulai memutar videonya.
"Semua manusia akan mengalami jatuh cinta memasuki masa pubertas, tubuh semakin matang dan semakin merasa ingin tahu tentang lawan jenis. Sebagai salah satu cara... bla... bla...bla..."
Setelah melihat video tersebut, wajah Chanyeol, Baekhyun, Sehun dan Yixing langsung memerah.
"Masa, sih?" Chanyeol meletakkan kepalanya dengan lemas diatas meja, masih tidak percaya dengan apa yang baru saja dilihatnya.
"Mama juga melakukan itu, ya?" ucap Sehun dengan wajah tidak kalah lemas dengan Chanyeol.
Baekhyun terus menggeleng-gelengkan kepalanya sambil berkata, "Aku tidak mungkin bisa melakukannya."
Sedangkan Yixing, jangan ditanya gadis polos itu sudah memalingkan muka sambil menangis.
TENG TENG
Mendengar bel bunyi, mereka berempat langsung bernafas lega dan buru-buru keluar dari ruangan.
"Chanyeol, kamu sedang apa? Kita duluan, ya" kata Sehun saat melihat Chanyeol masih berjalan lambat dibelakang mereka.
"Aku lelah. Kalian duluan saja." Kata Chanyeol.
"Oke, kalau begitu kita pergi dulu.. bye"
Setelah melihat kepergian ketiga temannya, Chanyeol langsung memegang perutnya. "Gara-gara lihat video tadi perutku jadi sakit. Padahal aku tidak sedang menstruasi." Keluh Chanyeol.
Chanyeol tidak ingin memberitahu teman-temannya, takutnya dia dibilang aneh. Hanya melihat video seperti itu saja sudah sakit perut. Jadi dia menutupinya.
"Chanyeol-si, kamu baik-baik saja? Apa ada yang sakit?"
Chanyeol yang tadi menundukkan kepalanya kemudian mendongak untuk melihat siapa yang bertanya dan betapa terkejutnya dia melihat Kris berdiri didepannya dengan wajah khawatir.
Chanyeol yang ditatap seperti itu menjadi salah tingkah dan bicaranya jadi terbata-bata. "ah..emh.. tidak. Tidak sakit kok."
"Sungguh?" tanya Kris masih tidak percaya.
DHEG! Kenapa dia bisa tau padahal aku sudah berusaha menutupinya, pikir Chanyeol.
"Benar. Aku tidak apa-apa." Chanyeol berusaha meyakinkan Kris.
"Woi Kris, kamu dipanggil tuh..." seru seorang siswa pada Kris.
Kris melihat kearah siswa tersebut. "Iya. Sebentar.."
"Kalau sakit. Lebih baik jangan dipaksakan. Aku pergi dulu ya." Kris tersenyum, kemudian meninggalkan Chanyeol.
Dheg Dheg Dheg... Chanyeol meletekkan tangannya didada merasakan debaran jantungnya yang tidak karuan karena Kris.
Chanyeol berpikir, apakah Kris juga perhatian kepada siswa lain. Seperti yang baru saja dia lakukan pada dirinya.
.
Di lain tempat Yixing sedang sendirian di dalam kelas. Setelah keluar dari ruang audiovisual dia tidak jadi ikut Baekhyun dan Sehun ke toilet jadi dia memutuskan menunggu di kelas sambil menggambar.
SREK
Tiba-tiba ada yang menarik buku gambar Yixing.
"Petualangan putri Yixing. Kampungan."
Yixing mendongakkan kepala dan melihat pelakunya yang tidak lain adalah Jongdae.
"Kembalikan.." kata Yixing. Yixing kemudian berdiri dan tidak sengaja menjatuhkan sesuatu dari laci mejanya.
PLUK
Jongdae yang melihat benda itu menjadi pensaran dan tidak tertarik lagi dengan buku gambar Yixing. Jongdae meletakkan buku gambar Yixing dan mengambil benda yang jatuh tersebut.
"Apa ini?" kata Jongdae.
Yixing membelalakkan matanya melihat benda apa yang sedang dibawa oleh Jongdae. Itu adalah kantong yang berisi keperluan haidnya.
"Kembalikan.." Yixing berusaha mengambil kantung itu, sebelum Jongdae mengetahui isinya dan mempermalukannya.
"Aneh. Kenapa kamu marah?" kata Jongdae berusaha menjauhkan kantung itu dari Yixing.
"Hentikan, kembalikan benda itu. Jangan lihat isinya.." Yixing terus berusaha mengambil kantungnya.
"Tidak.."
"Kembalikan..!" Yixing ingin menangis rasanya melihat Jongdae akan membuka kantungnya.
Di luar ruangan, Chanyeol sedang berjalan kearah kelasnya setelah sakit perutnya mereda. Tapi saat mendekati ruang kelasnya dia mendengar teriakan yang berasal dari dalam ruang kelasnya. Chanyeol buru-buru melihat ke dalam kelas dan ternyata Jongdae sedang mengganggu Yixing lagi. Chanyeol kemudian menghampiri Jongdae dan...
"Little Devil's Special Tornado Kick.." teriak Chanyeol saat menendang pipi Jongdae sampai membuat Jongdae tersungkur di lantai.
"Chanyeol kamu sedang apa?" tanya Sehun yang baru saja sampai di kelas dengan Baekhyun dan langsung diberi tontonan Jongdae yang terkapar di lantai dengan Chanyeol yang menatap marah dan Yixing yang ketakutan.
"Apa yang kamu lakukan?" Jongdae bertanya pada Chanyeol.
"Kamu yang salah. Kamu mengganggu Yixing dan memaksa melihat barang Yixing kan." Chanyeol menunjuk Jongdae dengan marah.
Baekhyun menghampiri Yixing dan bertanya. "Yixing, kamu baik-baik saja?"
"Iya. Terima kasih.."
Jongdae yang dituduh Chanyeol kemudian berdiri memegang pipinya dengan kesal. "Apa sich, kenapa jadi aku yang salah? Kalau tahu bakal jadi seperti ini. Aku pasti akan melihat isinya dari tadi."
"Kamu masih mau kutendang lagi. Itu pelajaran untukmu. Jangan seenaknya menyentuh barang milik cewek. Ngerti?" Chanyeol memperingatkan Jongdae.
Jongdae meninggalkan ruang kelas tanpa memperdulikan ocehan Chanyeol.
.
Sepulang sekolah mereka berempat memutuskan untuk berjalan-jalan dulu di pusat kota.
"Jongdae itu sebenarnya suka Yixing.." kata Chanyeol yang membuat langkah Yixing berhenti.
"Eehh.. tidak mungkin." Bantah Yixing. "Tidak mungkin. Lagipula aku juga tidak suka cowok. Mereka kasar dan suka menganggu.." lanjut Yixing.
Tiba-tiba sebuah mobil berhenti di depan mereka. Dan keluarlah seorang wanita cantik berusia 30-an dan laki-laki yang sudah tua dilihat dari rambut putihnya.
"Wah perempuan cantik. Apa dia pemilik bar?" kata Sehun yang melihat wanita dan pria itu berjalan kearah bar didekat mereka berdiri.
"Bukannya laki-laki itu seorang politikus? Uh mengerikan.." Baekhyun berkata sambil memasang wajah jijik.
Wanita itu menarik telinga sang pria dan berbisik. Mungkin bisa dibilang tidak berbisik karena Chanyeol dan lainnya masih bisa mendengar apa yang dikatakan wanita itu.
"Tuan mengerti, kan? Nanti malam jam 10 datang ke kedai, ya?"
"Iyaaa.." jawab sang pria dengan wajah penuh senyum meskipun telinganya ditarik oleh sang wanita.
"Nanti ikut dalam penjulan juga, dong.."
"Iya.." sekali lagi pria itu menjawab pertanyaan dari sang wanita dengan senyum dan tidak marah.
Chanyeol dan lainnya hanya terdiam melihat tingkah laku mereka.
"Lihat? Laki-laki itu sama sekali tidak menakutkan." Sehun memecahkan keheningan dengan menunjuk pasangan didepannya dengan jijik.
"psstt.. seperti anak-anak.." Baekhyun menahan tawa melihat pria tua itu.
"Ya, benar! Laki-laki itu tidak menakutkan dan seperti anak-anak. Karena Yixing selalu gemetaran saat melihat cowok maka dari itu kamu jadi melihat cowok seperti mereka siap menerkam kamu." Jelas Chanyeol pada Yixing.
"Oh, gitu ya?"
"Iya. Jongdae suka Yixing. Tapi dia tidak bersikap lembut untuk menarik perhatian Yixing melainkan selalu mengganggu Yixing.." Chanyeol kemudian tersenyum misterius kearah Yixing, "Nanti kalau diganggu lagi. Cobalah dengan 'Pembalasan Little Devil'."
"Pembalasan..." kata Sehun bingung.
"Little Devil..." dan dilanjut dengan Baekhyun yang sama bingungnya.
Sedangkan Yixing hanya diam karena diatas kepalanya sudah banyak tanda tanya bermunculan.
Chanyeol tersenyum menghadap ketiga temannya, "Hehehehe gampang kok. Caranya..."
.
Keesokan harinya...
Yixing baru saja menyelesaikan makan siangnya sendirian tanpa teman-temannya. Entahlah, Yixing juga tidak tahu kemana perginya ketiga temannya itu. Saat akan membereskan tempat makannya, tiba-tiba Jongdae menghampirinya dan seperti biasa mulai mengganggunya.
"Kamu benar-benar lamban ya. Kayak kura-kura.." ejek Jongdae.
Yixing sudah ingin menangis rasanya, tapi kemudian dia ingat pesan Chanyeol. Yixing menggeleng-gelengkan kepalanya dan berkata dalam hati, "Tidak. Aku tidak boleh takut. Sudah kuputuskan untuk menjadi kuat."
Yixing mengambil nafas dalam-dalam, kemudian menghembuskannya lalu menatap kearah Jongdae.
"Ehhh...!" Jongdae terkejut, tidak biasanya Yixing berani menatapnya.
Yixing menatap Jongdae dengan wajah polosnya seperti anak anjing yang menggemaskan kemudian menekan dahi Jongdae dengan jari telunjuknya sambil berkata. "Kamu ini, suka padaku kan. Tapi selalu menggangguku, Jongdae."
DHEG! BLUSH! Wajah Jongdae memerah dan tidak bisa berkata apa-apa.
Yixing yang melihat itu tersenyum dalam hati, "Selamat tinggal diriku yang lemah."
Setelah itu Jongdae dengan suka rela menawarkan diri menjadi pelayan Yixing yang membuat Yixing langsung terkejut.
Tanpa mereka sadari ada tiga pasang mata yang menonton mereka dari tadi. Siapa lagi kalau bukan Chanyeol, Sehun dan Baekhyun.
Sehun dan Baekhyun susah payah menahan tawa melihat wajah Jongdae dan Yixing. Sedangkan Chanyeol hanya tersenyum karena berhasil membantu Yixing.
"Setelah ini akan banyak kisah cinta indah.." pikir Chanyeol.
.
.
.
.
.
TBC
.
.
A/N : Sebelumnya aku minta maaf karena lama updatenya, laptopku error and semua dataku hilang. Aku sudah menulis chapter ini tapi belum sempat aku upload laptopku rusak. Jadi aku harus nulis ulang lagi mulai awal. Dan harus mikir lagi jadi maaf kalu chapter ini bakal membosankan, aku sudah berusaha.
Untuk FF 'Cheer Up' aku minta maaf karena belum bisa ngelanjutin. Moodku belum ada untuk nerusin cerita itu. Kemarin sebelum laptopku rusak aku udah nulis setengah dari chapter berikutnya. Tapi sekarang untuk mulai lagi aku belum bisa. Sekali lagi aku minta maaf.
Dan juga maaf belum bisa balas review kalian di chapter kemarin. Tapi aku bakal usahain balas review kalian di chapter ini. So, ditunggu review dan commentnya? Review kalian adalah semangatku, terima kasih ^^
