LOVE TRICK [REMAKE]
Chapter 5 – Pangeran Jauh dan Kue Bola Yang Dekat
.
.
.
Main Cast : Park Chanyeol, Oh Sehun, Byun Baekhyun, Zhang Yixing.
.
Other Cast : Kris Wu, Kim Jongin, Xi Luhan a.k.a Park Luhan, Jung Daehyun, Kim Jongdae, and others.
.
Rate : T
.
A/N : Ini FF Genderswitch. Kalau gak suka langsung close aja.
.
.
.
LET'S GET STARTED ^^
.
Kyungsoo POV
Kupandangi ponsel baruku. Akhirnya, ponsel yang kuimpikan. Dengan ponsel ini aku bisa lebih mudah memantau semua kegiatan idolaku, Huang Zitao. Zitao adalah Leader dan juga vokalis dari sebuah band yang sedang naik daun di Korea selatan sekarang yaitu Boys7. Tanpa kusadari saking senangnya aku tidak sadar menari-nari dalam toko sampai eomma menegurku.
"Ehem, YA Kyungsoo jangan ribut.."
EH! Aku langsung terdiam. Merasa malu karena seluruh pelanggan toko melihatku. Dengan menundukkan kepala aku mengikuti eomma keluar toko.
Oh, hampir lupa. Aku Do Kyungsoo. Aku fans berat Huang Zitao dari Boys7. Aku menyukainya sejak pertama kali melihat debutnya. Sejak itu aku tergila-gila padanya. Tapi tidak ada yang mengetahui jika aku menjadi fans Zitao bahkan teman sekolahku. Kurasa tidak ada yang sepertiku di sekolah, jadi karena takut diejek teman-temanku aku merahasiakan ketertarikanku pada Zitao.
"Eomma terima kasih." Ucapku pada eomma setelah keluar dari toko.
"Jangan bilang appamu soal ponsel itu, ya. Repot kalau nanti appamu tahu."
"Aku mengerti eomma."
"Ya sudah eomma pergi kerja dulu ya. Hati-hati kalau pulang."
Aku menganggukkan kepala dan melambai pada eomma. Setelah ini aku ingin pulang dan mendengar lagu-lagu Boys7 dari CD yang baru saja ku beli.
"Hei, Kyungsoo?"
Aku membalik badanku dan melihat siapa yang memanggilku. "Chanyeol.. Baekhyun.."
"Kamu sendirian?" tanya Chanyeol.
"Kalian berdua. Kenapa bibir kalian mengkilap. Apa kalian baru saja makan makanan berminyak?" Kyungsoo tidak menjawab Chanyeol tapi bertanya balik karena penasaran dengan bibir mengkilap mereka.
"Enak saja! Kita berdua baru saja keliling toko kosmetik." Bantah Chanyeol.
"Eh, Kyungsoo. Itu ponsel kan?" tunjuk Baekhyun pada ponsel yang dipegang Kyungsoo. "Bukankah di sekolah dilarang membawa ponsel."
"Kita laporkan ke Pak Guru, yuk." Ajak Chanyeol pada Baekhyun.
"Tidak ini bukan apa-apa.." Kyungsoo ketakutan sambil menyembunyikan ponselnya di belakang tubuhnya. Kemudian berlari menerobos Baekhyun dan Chanyeol. Yang mengakibatkan kedua temannya itu terjatuh diatas aspal yang keras.
Kyungsoo tidak peduli dengan teriakan Baekhyun dan Chanyeol. Dia terus berlari.
Kyungsoo POV END
.
Setelah mengganti seragam sekolahnya dengan baju renang. Chanyeol, Sehun, Baekhyun dan Yixing keluar dari ruang ganti dan disambut oleh teriakan cowok-cowok yang terpesona melihat Chanyeol menggunakan baju renang. Hari ini kelas Chanyeol akan melakukan praktik renang.
"Kyaaa,, Jongin..." teriak Sehun saat melihat tubuh bagian atas Jongin yang tidak ditutupi apa-apa. Wajah Sehun seketika memerah.
Beda dengan Sehun. Yixing tidak berteriak tapi langsung memalingkan wajahnya dan menutupi wajahnya dengan kedua tangannya. Yixing merasakan pipinya memerah saat tadi melihat Jongdae hanya dengan celana renangnya.
Baekhyun. Jangan ditanya, dia hanya bisa membayangkan Luhan dalam baju renangnya. Hanya membayangkannya saja sudah membuat udara disekitarnya panas, apalagi kalau melihatnya langsung.
Dan bagaimana pemeran utama kita. Chanyeol tidak bisa berteriak ataupun bergerak. Dia terlalu terpana dengan pemandangan indah didepannya. Tepatnya Kris yang sedang melakukan peregangan dengan hanya menggunakan celana renangnya. Tampan sekali.
Wajah Chanyeol sudah memerah, tapi kemudian dia tersadar dan menggeleng-gelengkan kepalanya untuk menghilangkan gambar tubuh telanjang Kris.
Suasana yang tiba-tiba panas, membuat Chanyeol memilih memasuki kolam renang untuk mendinginkan otaknya dan hatinya.
Saat berada di dalam kolam, tidak sengaja Chanyeol melihat Kyungsoo dan memutuskan menghampirinya.
Chanyeol menepuk pundak Kyungsoo. "Kyungsoo. Kita ketemu lagi. Benda yang waktu itu kau pakai buat apa?" tanya Chanyeol menyelidik.
"..." Kyungsoo hanya diam saja.
"Jangan-jangan kau punya pacar ya?" tebak Chanyeol.
Kyungsoo yang kesal pun membentak Chanyeol, "BODOH! Jangan bercanda.."
Byuurrr..!
Kyungsoo yang kesal pun memutuskan untuk berenang daripada menghadapi celotehan Chanyeol.
Saat berenang tiba-tiba Kyungsoo teringat alasan kenapa dia menyukai Zitao. Dirumah, orang tuanya selalu bertengkar seperti akan bercerai. Sedangkan eonninya hanya bisa membuat masalah di sekolah dan mengabaikan Kyungsoo. Sejak itu, Kyungsoo selalu menghilangkan kesepiannya dengan mendengarkan lagu dari band Zitao dan membuat Kyungsoo berpikir hanya Zitao yang dia butuhkan.
Tanpa sadar Kyungsoo sudah berada terlalu lama di dalam air dan mulai kehabisan nafas.
"Hei.. Kyungsoo dari tadi belum keluar dari air." Seru seorang siswi.
Suho yang mendengar nama Kyungsoo disebut langsung meloncat kedalam air tanpa mempedulikan teriakan temannya.
.
Note : Suho agak gemuk ya disini, mianhe
"Kyungsoo... Kyungsoo... " Suho terus berusaha membangunkan Kyungsoo dengan mengguncangkan badannya.
Kyungsoo perlahan-lahan membuka matanya. Tapi pandangannya sedikit buram sehingga tidak bisa melihat siapa yang berada di hadapannya.
"Kyungsoo. Syukurlah kamu sudah sadar.."
"Zitao..." gumam Kyungsoo.
"Kyungsoo. Kamu tidak apa-apa?" tanya Suho.
"Jangan membuat orang cemas donk! Untung Suho menolongmu." Sungut Chanyeol melihat Kyungsoo.
Mendengar nama Suho disebut kan oleh Chanyeol. Mata Kyungsoo langsung melebar dan dapat dengan jelas melihat siapa yang dihadapannya. Itu bukan Zitao tapi Suho.
Kyungsoo yang terkejut reflek langsung berdiri dan mendorong Suho sampai terjebur ke kolam dan berteriak.
"Tidaaaakk. Menjijikkan."
Byuuurr..
Suho terjebur ke kolam dan Kyungsoo berlari meninggalkan area kolam renang, mengabaikan tatapan teman-temannya.
"Suho bagaimana ya?" kata Baekhyun melihat kepergiaan Kyungsoo.
"Aku tidak tahu.." jawab Sehun dengan tatapan prihatin.
"Memang sih. Dia tidak minta tolong Suho untuk menyelamatkannya. Tapi harus ya tingkahnya seperti itu..." kata Chanyeol kesal.
Yixing hanya mengangguk-anggukkan kepalanya mendengar pembicaraan teman-temannya.
.
Saat jam pelajaran berlangsung. Kyungsoo terlalu asyik melihat berita tentang Zitao di ponselnya yang ia taruh di bawah kolong mejanya, sampai tidak menyadari sang guru memperhatikannya daritadi.
"KYUNGSOO.." panggil sang guru sambil menghampiri meja Kyungsoo. "Sedang apa kamu?"
Kyungsoo diam saja, berusaha menyembunyikan ponselnya, tapi gerakannya terlihat oleh sang guru.
"Apa yang kamu sembunyikan itu? Keluarkan!" perintah sang guru.
Kyungsoo panik. Bagaimana ini kalau aku keluarkan, nanti ponselku disita.
"Pak Guru. Aku ingin ke toliet." Suho tiba-tiba mengangkat tangan dan berdiri.
"Suho! Ini jam pelajaran!"
"Tapi saya tidak tahan pak, maaf!"
"Ya sudah sana pergi.."
Dengan kepergian Suho. Bel istirahat pun berbunyi. Pak guru yang ingin melihat apa yang disembunyikan Kyungsoo pun mengurungkan niatnya dan memilih membereskan barang-barangnya dan meninggalkan kelas.
Kyungsoo bernafas lega. Tapi dia kesal, apa sih maksudnya Suho melakukan hal itu. Ingin membantunya.
Tanpa ada yang menyadari, Chanyeol sedari tadi melihat tingkah Suho dan Kyungsoo dari bangkunya.
.
"Kamu tahu kan?" tanya Chanyeol pada Kyungsoo. Saat ini mereka berada di perpustakaan.
"Apa?" tanya Kyungsoo balik, tidak mengerti dengan perkataan Chanyeol.
"Soal Suho. Sepertinya dia menyukaimu Kyungsoo. Dia pintar, baik hati dan kuat. Zitao tidak ada apa-apanya." Kata Chanyeol yang membuat Kyungsoo terkejut.
"Kok kamu bisa tahu?" Tanya Kyungsoo masih terkejut, bagaimana Chanyeol bisa mengetahui rahasianya itu.
"Ini punyamu kan?" Chanyeol menyerahkan foto Zitao pada Kyungsoo. "Aku menemukannya di mejamu." Kata Chanyeol dengan seringainya.
Kyungsoo langsung merebut foto itu dari tangan Chanyeol.
"Dengar ya Kyungsoo. Ksatria sesungguhnya bagi perempuan itu 'Daripada pangeran yang jauh lebih baik kue bola yang dekat."
"Apaan itu, kue bola..?" Kyungsoo tidak mengerti dengan kata-kata Chanyeol.
"Idola adalah idola. Laki-laki itu, hati dan isinya lebih penting daripada penampilannya. Mamaku bilang begitu." Chanyeol memberikan pengertian pada Kyungsoo.
Kyungsoo memalingkan muka dengan angkuh dan berkata, "Suho dan Zitao tidak bisa dibanding-bandingkan."
"Bodoh! Zitao tidak akan mengerjakan Prmu, juga tidak akan membantumu saat kau tenggelam."
"Tinggalkan aku.." Kyungsoo mengusir Chanyeol.
"Uh. Dasar keras kepala.." Chanyeol menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah Kyungsoo. "AH! Mama mengajakku nonton konser boys7. Padahal aku mau mengajak Kyungsoo." Chanyeol sengaja mengeraskan suaranya agar Kyungsoo mendengarnya.
Benar saja, mendengar itu. Kyungsoo langsung berbalik menghadapi Chanyeol. "Sungguh. Aku ikut." Kata Kyungsoo dengan mata berbinar-binar.
Gampang Sekali. Pikir Chanyeol saat melihat perubahan sikap Kyungsoo yang tadi ketus sekarang penuh senyum senang.
"Mamaku kan bermain drama. Jadi mudah saja masuk karena wajahnya sudah dikenal. Tapi aku mengajak Suho juga. Tidak masalah kan?" tanya Chanyeol.
"Tidak apa-apa.." Kyungsoo tidak peduli dengan Suho. Yang penting dia bisa melihat konser Zitao untuk pertama kalinya dan bisa melihat Zitao secara langsung.
.
Hari Konser...
Selama konser berlangsung semua orang terpukau dengan penampilan Boys7 termasuk Chanyeol, mama, Junhong dan Suho. Kalau Kyungsoo jangan ditanya dia yang paling bersemangat selama konser.
Setelah konser berakhir, Kyungsoo berniat memberikan surat pada Zitao. Dia memegang erat-erat suratnya dan menunggu Zitao dan rombongannya keluar dari ruangannya.
Namun, saat Zitao dan rombongannya keluar, semua fans berteriak dan brlari menghampiri mereka. Sial bagi Kyungsoo karena terdorong para fans yang lain, dia terjatuh dan suratnya juga lepas dari genggamannya.
Kyungsoo berusaha mengambil surat yang sudah susah payah ditulisnya. Tapi tidak bisa karena terinjak-injak oleh kerumunan para fans Boys7 dan akibatnya surat itu robek sebelum sempat Kyungsoo serahkan pada Zitao.
Kyungsoo bisa melihat Zitao dari tempatnya jatuh. Tapi meskipun melihat Kyungsoo, Zitao tidak datang membantunya. Kyungsoo jadi teringat perkataan Chanyeol.
"Zitao tidak akan mengerjakan PRmu. Tidak akan menolongmu saat kau tenggelam..."
Kyungsoo mengepalkan tangannya.
"Kyungsoo bisa berdiri?" tanya Suho sambil mengulurkan tangannya untuk membantu Kyungsoo berdiri.
"Tidak apa-apa. Aku bisa... " Kyungsoo mencoba berdiri, tapi... NYUUUT! "Aduhh.." Kyungsoo terduduk lagi karena merasakan sakit dipergelangan kakinya.
"Jangan dipaksa. Sepertinya kakimu terkilir tadi saat jatuh. Maaf ya mungkin kamu tidak suka. Tapi aku tidak bisa membiarkanmu sendirian. Naiklah.." Suho berkata sambil berjongkok di depan Kyungsoo.
Kyungsoo melihat kearah punggung Suho. Dia sadar, Suho adalah orang pertama yang selalu datang menolongnya.
"Tidak mau. Malu tahu. Lagipula aku berat..." tolak Kyungsoo.
"Tidak apa-apa naiklah.."
Melihat kebaikan Suho. Kyungsoo teringat lagi dengan perkataan Chanyeol.
"Dengar ya Kyungsoo. Ksatria sesungguhnya bagi perempuan itu. Daripada pangeran yang jauh lebih baik kue bola yang dekat..."
"Aku ini besar. Jadi tenagaku dua kali lipat. Tenang saja. Ayo naik." Ajak Suho lagi.
Kyungsoo terus menatap punggung Suho. Dia baru sadar dan mengerti dengan perkataan Chanyeol dan dia juga menyesal telah bersikap buruk pada Suho. Pelan-pelan Kyungsoo mencoba berdiri.
"Kyungsoo..." panggil Suho karena tidak ada respon dari sang empunya nama. Namun tiba-tiba...
BRUAK..
"Uwaaa..." teriak Suho terkejut, akibat Kyungsoo yang tiba-tiba naik ke punggungnya.
"Terima kasih..." bisik Kyungsoo.
"Ya.." Suho tersenyum senang.
Bagiku. Zitao masih tetap pangeranku. Tapi sedikit saja aku panjangkan tanganku untuk kue bola yang ada di dekatku – Kyungsoo.
.
Sedangkan di tempat lain, tanpa Kyungsoo dan Suho sadari. Chanyeol, Junhong dan mamanya sedang mengawasi mereka.
"Mereka berdua cocok, ya." Kata mama Chanyeol.
"Iya, kan. Aku tahu itu.." jawab Chanyeol bangga karena berhasil lagi membantu temannya.
"Eh. Gak nyuruh dia berlutut, ya?" ceplos Junhong dan dihadiahi dua jitakan cinta dari mama dan noonanya.
"Huwaaa... Luhan Hyung tolong aku..." teriak Junhong sambil memegang kepalanya.
"Duh Junhongie. Kamu kok gitu. Gak asyik dech.." kata mama Chanyeol melihat tingkah anak laki-lakinya.
Chanyeol tersenyum dan terus melihat kepergian Suho dan Kyungsoo sampai mereka tidak terlihat lagi. Kemudian berbalik melihat mama dan adiknya.
"Ma. Aku jadi ingin makan kue bola." Kata Chanyeol pada mamanya.
"Baiklah. Ayo beli. Lalu pulang, papa sudah menunggu."
"Setujuuuu..." teriak Junhong penuh semangat.
.
.
.
.
.
TBC...
.
A/N : Hai, hai... kali ini pasangan SUDO, bagaimana menurut kalian ceritanya? Maaf ya kalo bosenin...hehehe
Owh ya, aku mau minta tolong sama kalian, aku butuh satu pasangan lagi buat Chapter selanjutnya, karena semua anggota EXO sudah mendapat peran, aku jadi bingung harus pakai siapa buat cerita selanjutnya. Pasangan ini akan menjadi pasangan terakhir di chapter selanjutnya sebelum Krisyeol muncul. Jadi please kasih masukan pasangan siapa yang kalian ingin buat chapter selanjutnya. Ah hampir lupa, karakter cewek di chapter selanjutnya tomboy. Mohon bantuannya, terima kasih. ^^
Please, review n comment ^^
