Title : Baby Panda Tao

Author : Raichi Lee SangJin ELF

Rated : T

Pairing : KrisTao/TaoRis, and many more *halah*

Genre : Romance and, humor and Drama

DISC : para cast hanyalah milik tuhan YME, orang tua, dan SM Ent. Saya hanya pinjam mereka untuk membuat fantasy saya menjadi terwujud di FF ini.

Summary : Kematian dari seseorang yang kita cintai bukanlah akhir dari segalanya. Tapi justru sebaliknya. Kematian dari seseorang yang kita cintai bisa menjadi sebuah awal kisah cinta yang baru.

Let's check it out, Chingudeul and Yeorebeun~!

Warning : BL/ BoysLove/Shonen Ai. Miss typo(s), alur terlalu dipaksakan, gaje, bikin mual, EYD yang ngasal. I told you before, if you hate YAOI or IF You HATE me, better if you don't read my fanfic, okay?

Author's note : annyeong ^^. Kembali lagi dengan saya, Rai.

KYAA~! Maafkan diriku yang telat update *bow 180 derajat*

Ini dikarnakan MOS dan jd murid SMA XD. Rai udh SMA~ KYA~~ 3 *hebohbenermbak?*

Oh iya, ada yang pernah liat video di youtube dengan nama XiuChen couple pas di Disneyland Calofornia? Di situ Chen uke banget~ ,d dan disana Xiu Min mlah seme banget XD.

Jadinya Rai lebih suka Xiumin jd seme deh :3

Tapi suka jg sih kalau Chen yg jd seme. Klo ak yang mana jadi seme, tidak masalah. Toh, saya lahap jg (?) XD.

OKE~! Langsung balas review XD

min neul rin : ini udah di lanjut kok XD

Jisaid : ini udah dilanjut. Jangan manyun lagi ne XD. mian bru bsa update skrng. Hbis, gr2 aktifitas dan puasa sih. XDDD

Yukina Itou Sephiienna Kitami : sebenarnya udah gak kepikiran Edi lgi kok. Dianya mau mikirin diriku sekarang XD *diwushuTao*

KyuKyuSomnia : annyeong juga XD. ne, salam kenal. Aku juga author baru amatiran yang masih belajar XD. ini udah dilanjut XD

Finda readersbaik : ini udah di lanjot XD

shiRan-chan : hahahha, silahkan berpikir sendiri XD *plakplak*. Ini udah dipost lanjutannya XD

Eka Kuchiki : 1. Huweee~~~~ Onnie~ mianhaeyo~ aku lupa terus. Bukan kenapa-kenapa sih. Aku itu kalo bikin fic ngebut. Jdi udah gak mikirin lagi soal tulisan mau miringXD.

2. oke, oke. Berarti diriku harus lebih banyak belajar lgi XD. makasih onnie XD

3. itu gara2 aku liat bahasa Malaysia. 'bilik termenung'. Makanya sampe kebawa ke fic. *alasan!*

4. hehehehe, kalo yang itu aku iseng. XD *plakplak*

5. hehehehe, itu kebiasaan saya onnie XD *dibakar*

6. udah tau kok onnie, cuman kmren karna ngebut dan malas XD *plakk*

7. hehehe, iya deh XD

AIrzanti : 1. Hehehe, begini chinguya XD.

Waktu itu, aku iseng ke warnet sm temen ak. Rencana awal sih mau download video Exo XD. nah, gak sengaja ketemu video yg judulnya XiuChen moment at Disneyland. Nah, disana Chen polos (Super polos malah!) dan uke banget. Berbanding terbalik sm Xiu Min oppa yg kereeeeeennn~! Sangat XD. jadi begitulah. Tapi toh sama saja kok XD *plakplak*

2. Oh~~~ oke oke. Makasih XD

3. eh? Perasaan aku gak bikin deh. Kayaknya tangan saya yang bandel XD *plakplak*

4. hahaha, gak kok. Selama reviewnya demi kebaikan fic ini, gak bakal dicekik kok. Nanti saya gelitikkin aja XD *?)

Brigitta Bukan Brigittiw : wkwkwkwkwk, Tao oppa my Panda emang doyan makan XD *dibakarTaoRis*.

Sebenarnya, banyak yang bilang bagusan Chen yang jdi seme. Menurutku, Chen pantas jd uke, tp juga cucok (?) jd seme. Klo Xiu Min oppa, dia itu ganteng. Jdi juga cucok (apalagineh?) jd seme XD

WindaHeenim : kalo gak ada kata TeBeCe, diriku tidak bisa mengisengi Readers lgi dong XD *dibakar*

Jaylyn Rui : ini udah dilanjut kok XD~~

Rizkyeonhae : konflik? Boleh tuh. Dipikirkan dulu, ne?

LiuGe'Fanboy : TBC menghantui XD *apadeh*.

ahSanHyun : makasih chinguya~ jadi semangat nih~ xixixixi. In udah lanjut~

EchAegyo : hayo~ kenapa senyum senyum sendiri~? jangan jangan~ jangan-jangan~? *plakk!*. ne~ didelete. Republish..~? entahlah, takut di hapus lagi~

Eternal Clouds : bkan cuman Onnie yg gemes~ aku juga gemes sm Baby Panda ini XD

BbuingBbuing137 : ini udah dilanjut kok XD

hatakehanahungry : kenapa dirimu tahu chinguya~? Kamu peramal yah XD *apaini?*.

mufufufufufufu~ bersiaplah terkaget-kaget siapakah ortunya Kris oppa~ mufufufuf~! Wahahaha XDD *gilakaliniorang*

Hanny Couple Lovers : KKK~~ sama onnie. Kalo ke Mall, paling cuman liat2 doang. Gak beli XD *buka aib*. Tapi kalo ad duit, baru beli XD. itupun gak banyak. Cuman sedikit XD (dasarpelit)

Hayjunhae : kopel? KOperasi PELajar yah? *plakk!*, maaf chingu. Bercanda kokXD. haha, aku juga suka sm couple ini kok XD. Kris am Tao cucok deh XD *?*

Cho-i Myungsoo : ini udah dilanjut~

Choujiro21 : wkwkwkwkwk, kan unik tuh. Kris yang "Alamak! So Perfecto" itu diwushu sm Baby Panda XD *plakplak*

Guest : wkwkwkwkwk, lanjut fic aj aku setiap maghrib -_-v. banyak banget rintangan puasa deh. Masa aku ngeliat pic KrisTao yang kayak mau Yadong gtu. Emng cmn editan, tp lumayan loh XD

Nah, mari kita langsung saja mulai FFnya ^^

tolong tetap beri saya review anda *bow*

.

.

.

.

Oke, tanpa banyak bacot, mari kita langsung saja.

.

.

.

.

.

.

DON'T LIKE, DON'T READ!

.

.

.

I TOLD YOU BEFORE!

.

.

.

IF YOU HATE YAOI, BETTER IF U NOT READ MY FIC!

.

.

.

RAICHI

.

Pagi hari di Korea. Udara sejuk dan cuacanya juga tidak terlalu terik.

Seorang namja berwajah manis dengan mata Pandanya yang lucu terlihat sedang mempersiapkan sarapannya bersama gegenya yang bernama Kim Jong Dae, atau yang dipanggil Chen olehnya.

"Chen-gege, Xiu Min hyung tidak main kerumah lagi akhir-akhir ini?" tanya Tao sambil menikmati roti bakarnya. Chen terlihat sedang menggoreng entah apa itu namanya.

"Hum..sebenarnya..dia akan kesini lagi nanti. Dia bilang, dia bosan dirumah harus mendengarkan celotehan ibunya yang menyuruhnya harus menemukan pasangan tidak peduli namja atau yeoja. Ini aku sedang membuatkan hamburger kesukaannya. Ah, kau berangkat kesekolah hari ini pagi sekali? Tidak seperti biasanya?" tanya Chen yang terlihat sedang memotong selada.

"Begitulah, aku ingin cepat sampai kesekolah. Aku sudah punya pekerjaan baru hari ini ge." Ucap Tao yang meminum susu hangatnya. Chen terdiam.

"Hm? Lalu bagaimana dengan pekerjaan di sekolah dasar itu? bukankah kau sangat suka mengajari Wushu? Kau bahkan sangat suka beladiri Wusuhu, 'kan?" tanya Chen heran dengan adik sepupunya yang imut ini.

"Aku berhenti kemarin." Ucap Tao yang baru menyelesaikan sarapannya. Chen mengernyit.

"Bukankah kau sangat menyukai pekerjaanmu? Dan apa pekerjaanmu sekarang? Aku harap bukan sesuatu yang dapat membuatmu kelelahan hingga sampai sakit." Ucap Chen. Tao tersenyum kecil.

"Aku memang menyukai pekerjaanku. Tapi, pekerjaanku yang baru ini sedikit membuatku repot. Makanya agar aku konsentrasi juga, aku harus berhenti. Lagi pula, gaji pekerjaan baruku lumayan." Ucap Tao yang sedang memakai sepatunya.

"Ah..Arraseo. hei pertanyaanku belum dijawab. Aku bertanya, kau bekerja apa sekarang? Kau harus jujur denganku, Little Baby panda." Ucap Chen. Tao menghela nafas.

"Pekerjaan yang kurang lebih sama sepertimu, ge." Ucap Tao takut-takut. Chen terdiam.

"Ka..Kau..jadi pelayan pribadi? Kau jadi pelayan pribadi siapa? Kenapa tidak beritahu aku, Tao?" tanya Chen heboh.

"Tenanglah ge, dia bukan orang yang haru kau hebohkan. Namanya Kris. Aku memanggilnya Kris gege." ucap Tao. Chen terdiam.

"Jangan bilang kalau…" bisik Chen.

"Hah? Bilang apa?" tanya Tao bingung karna melihat dan mendengar reaksi gege-nya. Chen mematikan kompor dan segera berlari menuju kamarnya tergesa-gesa. Lalu, Chen turun sambil membawa majalah.

"Jangan bilang kalau Kris yang kau maksud adalah Kris yang ini!" ucap Chen antusias dan bersemangat sambil memperlihatkan seorang namja yang menjadi cover majalah itu. Namja itu terlihat mengenakan setelan jas berwarna hitam yang terlihat cocok dan membuatnya maskulin. Tao hanya melihatnya biasa.

"Hah? Memang. Ya, aku jadi pelayan pribadi namja itu. Memang kenapa ge?" tanya Tao biasa saja. Chen terbelak. Biasanya kalau Chen seperti ini, maka akan segera heboh.

"MWORAGO? Kau beruntung Tao!" ucap Chen semangat. Benar, 'kan?" heboh.

"Ck, beruntung kenapa ge?" tanya Tao biasa. Tao sudah siap menyandang tasnya.

"Kau tidak tahu? Namja ini adalah namja konglomerat loh! Keluarganya adalah keluarga yang paling berpengaruh di Korea setelah keluarga Choi Siwon. Kedua keluarga ini bahkan bekerja sama. Dengar-dengar dari Xiu Minnie, keluarganya juga akan bekerja sama dengan keluarga Kris dan Siwon ini. Kris juga dikatakan sebagai salah satu namja kaya raya tertampan versi sebuah majalah terkenal di Amerika! Karna itu, kau beruntung Baby Panda." Ucap Chen heboh. Tao hanya mengedikkan bahu.

"Entahlah ge, aku merasa biasa saja. Lagipula, Kris-gege bukan namja yang menyenangkan! Dia bahkan mengubah namaku menjadi Edi! Aku tidak suka itu." ucap Tao manyun. Chen terdiam.

RRRTTT…RRRTTT…

"Sebentar ge." Ucap Tao. Tao mengangkat ponselnya. "Ne, Kris-gege?" tanya Tao. Chen hanya membelakkan matanya.

"Bahkan kau memiliki nomor ponselnya?" ucap Chen kaget sediki kagum. Tao hanya meletakkan jari telunjuknya dibibir kissablenya.

"Kau belum keluar dari rumahmu, kan? Cepat keluar. Aku sudah menjemputmu." Ucap Kris disebrang sana lalu langsung mematikan ponselnya.

"Dasar tidak sopan." Bisik Tao. "Ne gege, aku pergi dulu. Kris-gege sudah menjemputku. Pay pay." Ucap Tao lalu berlari pergi.

"Bahkan dia juga dijemput? Oh my, ini benar-benar hebat." Ucap Chen sambil menggeleng. "AH! Hamburgernya! Aduh, gara-gara pembicaraan ini, aku malah lupa untuk menyelesaikan Hamburger untuk Xiu Min-gege." ucap Chen kalang kabut.

Satu kebiasaan Chen, kalau cemas maka akan sibuk sendiri -_-.

.

.

.

"Kenapa lama?" tanya Kris. Kini, keduanya sudah berada didalam mobil Kuda jingkrak *Baca : Ferrari* berwarna merah milik Kris. Tao bersamanya sekarang. Keduanya sedang menuju sekolah Tao, SM High School.

"Chen-gege tadi sedang heboh dan berceloteh tidak jelas." Jawab Tao yang menatap keluar jendela. Kris melirik Tao.

Mata hitam yang jernih, dan indah. Garis hitam dibawah matanya yang mirip panda, membuatnya terlihat sangat imut. Rambut yang terlihat halus, kulitnya bersih dengan bibir Kissable berwarna pink merekah. Tubuhnya tidak terlalu gemuk, lehernya jenjang dan berwarna putih menggoda.

Harus Kris akui, Tao lebih cantik dari Edi.

"Apa lirik-lirik?" tanya Tao sedikit jutek. Ya, dia memang lebih cantik dari Edi, tapi sifatnya tidak seperti Edi yang manis dan lembut. Yang ini kasar.

"Apa salah? Kan terserahku. Aku tuanmu sekarang." Ucap Kris cuek. Tao hanya mem-poutkan bibirnya lalu menatap kembali keluar jendela.

.

.

.

SM HIGH SCHOOL

.

"KYAAA! OMONA! Kris Oppa!" pekik seluruh wanita yang ada disekolah Tao. Kris baru saja menurunkan Tao. Dan beberapa yeoja tidak snegaja melihat plat mobil dan Kris. Terang saja langsung berteriak. Kris tetap cuek. Tao hanya menutup telinganya.

Kalian belum tau? Kris cukup terkenal karna reputasinya yang menjadi salah satu pria tertampan versi majalah-majalah terkenal. Sama seperti Siwon, dan lainnya.

Beberapa netizen di Korea dan netizen internasional bahkan setuju kalau Kris menjadi seorang artis dikarnakan wajah tampannya.

"Nah, aku akan menjemputmu nanti. bye." Ucap Kris sambil tersenyum kecil mirip seringai lalu menjalankan mobilnya.

Tao berjalan memasuki kawasan sekolahnya sambil mempoutkan bibirnya. Segerombolan yeoja yang melihat Tao yang mempoutkan bibirnya hanya menahan nafas (?) dan menahan gemas.

"Tao-ah~ Kau begitu manis hari ini~"

"Tao oppa~ apa kau ingin kencan denganku hari ini~?

"Tao oppa~ mau makan siang denganku~?

Tao tidak mengindahkan sama sekali. Moodnya sedang tidak terlalu bagus untuk hanya memberikan senyum untuk para wanita-wanita itu.

"Hm, tumben si Baby Panda SM High School tidak memberikan senyumnya untuk wanita-wanita itu pagi ini? Apa karna dia sedang bad mood~?" tanya sebuah suara dengan nada bertanya sedikit menggoda juga. Tao menoleh kesamping dan mendapati namja manis dengan eyelinernya lalu merangkul Tao.

"Ugh…ya…aku sedang dalam mood yang sangat tidak bagus, Baekhyun hyung…" ucap Tao. Namja yang tadi merangkul Tao adalah Byun Baekhyun atau yang akrab disapa Baekhyun atau Baekhie.

"Hm..hm..oke..jadi katakan denganku, sejak kapan kau kenal dengan Wu Yi Fan Kris si anak konglomerat itu?" tanya Baekhyun pada Tao yang sedang memperbaiki tali ranselnya.

"Ah….sepertinya kau tidak usah tahu karna ini terlalu memalukan. Ah, sudah bel masuk. Aku pergi dulu, ne? pay pay hyung~." Pamit Tao lalu berlari kencang menuju kelasnya.

"YA! Kau tidak ingin menungguku, Kungfu Panda? Tunggu aku~!" teriak Baekhie yang mengikuti Tao.

"Maaf Hyung, aku harus cepat. Pelajaran Lee Seseongmin adalah pelajaran pertama. Aku bisa disuruh berdiri diluar kelas kalau terlambat walau cuman terlambat 30 detik. Maaf Hyung~!" setelah berbicara begitu, Tao berlari kencang hingga tak terlihat. Sementara Baekhie hanya ngos-ngossan sambil memegang dadanya karna berlari mendadak tadi.

.

.

.

Pelajaran terasa begitu lama. Guru wanita dengan dandanan sedikit berlebih itu sibuk berceloteh didepan kelas sambil mencatatkan materi yang harus dicatat dan dipelajari dengan semua murid. Pandangannya tertuju pada papan tulis. Mulutnya tidak berhenti bicara sambil terus menulis.

Padahal, sang guru tidak tahu kalau hampir semua murid sudah meletakkan kepalanya diatas meja mereka dan sudah berlayar menuju jaman kerajaan Majapahit (?).

Tao terlihat sesekali mencatat dan sesekali melirik jam.

"Aish~ jinjja~ pelajaran Lee Seseongmin sangat membosankan~" bisik Tao lalu kembali mencatat tulisan dipapan tulis yang sangat panjaaaaaangggg~!

TUK!

Sebuah kertas gulungan mengenai tangannya. Tao menoleh kearah lemparannya dan menemukan seorang namja tersenyum kearahnya. Ah…Tao kenal namja itu.

Shim Changmin.

Namja pindahan asal Jepang itu. Dia kurang kenal Changmin karna saat pengenalan Changmin pertama kali dikelasnya, Tao tidak masuk karna merawat gegenya yang demam tinggi.

Changmin memiliki tubuh tinggi menjulang melebihi dirinya. Dengar-dengar dari Baekhie hyung, Changmin setinggi 190 cm. Changmin berwajah lumayan tampan dengan mata tajamnya. Changmin dikenal lumyan berotak encer dikelasnya.

Tao membuka gulungan kertas itu dan membacanya.

HI! Namaku Shim Changmin. Kau Tao, 'kan? Kita belum berkenalan secara resmi, kan?

Tao tersenyum sedikit lalu membalas pesan itu.

Hm. Aku sudah lumayan tau kau. Namaku Huang Zi Tao. Panggil saja Tao. Hai Changmin, senang berkenalan denganmu.

Balas Tao. Tao menggulung pesan itu lagi lalu melemparnya ke bangku sampingnya.

Kembali Tao mencatat pelajaran didepannya.

TUK!

Balasan pesan lagi, eoh?

Apa kau mau makan siang dikantin denganku nanti? aku dengar, kau suka makan Jajangmyeon. Akan aku traktir.

Tao tersenyum membaca pesan ini.

Boleh. Sudah dulu, ne? aku mau mencatat lagi. Aku tunggu traktirannya.

Tao menggulung kertas lagi lalu melemparnya kesebalahnya dan langsung ditangkap dengan Changmin.

Changmin membaca pesan itu lalu tersenyum.

.

.

"Ho~ jadi kau asli China, eoh?" tanya Changmin. Keduanya kini sedang makan berdua dikantin. Kantin sedikit heboh melihat si Kungfu Panda bersama dengan anak baru makan berdua disana.

Seperti biasa, Tao yang menyukai Jajangmyeon sudah hampir menghabiskan 1 porsinya.

"Hm! Aku China asli. Tinggal disini bersama gegeku." Ucap Tao yang melahap makan siangnya. Changmin memperhatikan Tao. Lalu tersenyum.

"Hei, rumahmu dimana, Tao?" tanya Changmin lagi.

"Ah~ rumahku didaerah dekat Myeong Dong." Ucap Tao sambil terseyum. "Kau tidak menghabiskan Saladmu?" tanya Tao. Changmin tersenyum.

"Hm, akan aku habiskan. Setelah aku puas menatap wajah manismu." Ucap Changmin sambil melahap saladnya. Tao hanya merona merah dengan wajah polosnya.

"Hei hei hei~ Kau makan Jajangmyeon, Panda? Kami duduk disini, ne?" ucap sebuah suara. Tao menoleh dan mendapati Bakhie, Chanyeol, Luhan, Sehun, Kai dan D.O.

"Wah, kalian ramai sekali. Silahkan, duduk saja. Changmin-ah, mereka duduk disini, ne?" tanya Tao dengan cengiran ria. Changmin hanya mengangguk sambil tersenyum kecil.

"Kalian semua teman Tao?" tanya Changmin. Semuanya tersenyum sambil mengangguk.

"Tentu, kami ini teman si Kungfu Panda SM High School ini." Ucap namja manis bernama Luhan.

"Kungfu Panda?" tanya Changmin lagi.

"Ne, itu sebutan dari kami. Kami menyebutnya begitu karna Tao begitu hebat dalam beladiri Wushu dan Kungfu. Dan ditambah lagi mata pandanya yang manis itu." ucap Luhan. Semua temannya hanya tersenyum smeentara Tao juga tersenyum.

"Hm…"

"Hey, mana Lay hyung?" tanya Tao pada yang lainnya.

"Loh? Kau belum tau? Lay pergi ke China kemarin untuk lomba Dance." Ucap Do Kyungsoo yang biasa dipanggil D.O.

"Eh? Aku belum tahu~ kalau begitu aku akan menelponnya dan memintanya untuk membelikanku oleh-oleh!" ucap Tao semangat dan dengan wajah khas anak kecilnya. Changmin terus menatapi Tao. Chanyeol yang sadar dengan apa yang dilakukan Changmin, hanya tersenyum kecil.

"Tao, kau tahu tidak kenapa kami kesini?" tanya Chanyeol. Semuanya menoleh ke arah Chanyeol.

"Uhm..mollayo. Memang kenapa?" tanya Tao yang sambil meminum minumannya.

"Luhan dan Sehun mendapat tawaran menjadi model. Mulai besok, mereka akan menjadi model untuk berbagai majalah." Ucap Chanyeol. Tao hanya memasang wajah kaget plus bahagianya.

"JINJJA? Luhan ge, kau harus mentraktir kami~" ucap Tao semangat. Luhan hanya tersenyum.

"Tentu, kami akan mentraktir kalian. Changmin, kau mau ikut dengan kami?" tanya Luhan. Changmin menggeleng.

"Sepertinya tidak bisa." Jawab Changmin. Semuanya menatap heran.

"Waeyo, Changmin-ah?" tanya Luhan yang menatap Changmin.

"Aku sibuk sekali hari ini. Lain kali saja." Ucap Changmin. Semuanya mengangguk.

.

.

SKIP TIME

.

.

"Sampai bertemu nanti, Tao~ bye~" ucap teman-temannya. Tao melambaikan tangannya dengan semangat.

"PAY PAY~~~~!" teriaknya riang dan kelewat nada anak kecil. Tao berjalan menuju tikungan sebelah kiri menuju halte bus.

Sambil berjalan, Tao sesekali bersenandung riang bahkan sesekali melompat-lompat (?). orang orang sekitar yang melihatnya berpikiran hal yang sama, "Oh imut sekali~". Itulah kira-kira pemikiran smeua orang yang melihat tingkah Tao.

Belum lama, sebuah mobil sport berwarna hitam metalik berhenti tepat didepannya. Tao yang kaget akhirnya jatuh dengan tidak elit dengan bagian bokongnya yang lebih dulu mencium aspal.

"Aish…appoyo~." Desah Tao kesakitan sambil mengusap-usap bagian belakangnya. Tao mempoutkan bibirnya kesal sambil langsung berdiri. Matanya menatap kaca mobilnya yang berwarna hitam gelap hingga tidak memperlihatkan siapa yang ada didalam sana.

"Ya! Kau tidak punya mata? Bagaimana kalau aku mati? Keluar dari mobilmu! Akan aku beri pelajaran kau pengemudi tidak punya otak!" ucap Tao yang marah-marah sambil sesekali memukul Kap depan mobil.

Pemilik mobil itu keluar dan menampilkan sosok pemuda tinggi menjulang dengan rambut pirang sedikit platina oranye lurus. Kacamata hitam yang membingkai wajah tampannya dan dengan style yang sangat maskulin dan WAW sekali.

Nyali Tao yang tadinya setinggi menara Eiffel sekarang menciut bagaikan sekecil semut.

Kenapa?

Karna sosok yang dia marah-marahi adalah namja yang menjadi tuannya.

Wu Yi Fan.

"Ehehehe…kau ternyata, ge..ehehehe." ucap Tao sedikit cengengesan dan menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal sama sekali. Namja bernama Wu Yi Fan atau Kris ini melepas kacamatanya.

"Kau ingin memberiku pelajaran karna menjadi pengemudi tidak punya otak, eoh?" tanya Kris menyeringai sambil mendekati Tao. Tao yang ketakutan sudah siap kabur, tapi tangannya dipegang dengan Kris.

"Ampun ge, tadi aku tidak sengaja mengucapkannya. Aku benar-benar minta maaf." Ucap Tao dengan mata panda imutnya.

"Yah! Akan aku maafkan. Sekarang ikut aku." Ucap Kris yang menarik tangan Tao menuju mobilnya. Tao hanya mengikuti Kris sambil bernafas lega.

.

.

.

Sudah 2 menit mereka didalam mobil. Perjalanan menuju rumah Tao entah kenapa terasa begitu lama. Keduanya hanya diam.

Tao risih dengan kesunyian, hingga akhirnya dia mulai membuka pembicaraan.

"Ge, mala mini aku tidak bisa bekerja dulu…." Ucap Tao sedikit cemas sambil memainkan jarinya.

"Hn? Kenapa?" tanya Kris singkat dan sedikit nada dingin terasa disana. Tao meneguk liurnya.

"Itu…anu..um..temanku mengadakan perayaan dirumahnya..dan..er..kau tahu maksudku, 'kan?" tanya Tao sedikit takut-takut. Entah kenapa, kalau Kris diam dengan wajahnya yang berkesan stoic dan dingin itu membuatnya jadi takut dengan Kris.

"Boleh saja kalau kau libur hari ini." Ucap Kris yang tidak melihat Tao dan pandangannya terus terpaku pada jalan. Tao langsung berwajah cerah.

"Benarkah, Ge? Xie Xie ge." Ucap Tao riang dengan wajah imutnya.

"Tapi….aku ada syarat kecil untukmu kalau ingin pergi kerumah temanmu." Ucap Kris.

Mobil Kris berhenti perlahan karna lampu merah didepan. Kris menoleh ke arah Tao.

"Boleh saja. Apa syaratnya ge?" tanya Tao riang. Kris menyeringai.

Kris menceritakan apa syarat kalau ingin pergi.

Dan terdiamlah sosok Huang Zi Tao ketika mendengar syarat mutlak yang diajukan dengan tuannya.

.

.

.

TBC

.

.

Hahahay~~~

Gimana~? Jelekkah? Semakin gaje? Pasti iya.

Jeongmal mianhae, yeorobeun karna telat update. Ini dikarnakan puasa. Jadi ragu-ragu mau dipublish atau enggak ni chap.

Akhir kata, mind to review?

No flame, and no silent readers, please ^^