"KOMET and MAID"


.

.

.


Yohhooo...

Ketemu lagi dengan Bebek XP


.

.

.


BALASAN REVIEW


Chi : Ya sepertinya begitu hehehe…

Yui : Sebenernya aku gak ngerti maksud mu -,-a gomen. Tapi makasih reviewnya

ayu.p : Heheheh…

athena athiya : Umurku ? rahasia XP ya makasih udah menunggu :D

KK LOVERS : okey makasih dukungannya :D

vivi srf : Iyah udah lanjut kok :D

Guest : Iya udah lanjut kok :D


MAKASIH REVIEWNYA :D


.

.

.


"KOMET and MAID CHAPTER 7"

Disclaimer : Kamichama Karin & Kamichama Karin chu © Koge Donbo

Story : Komet and Maid © Bebek L Dark Evil

Warning : Gaje, OOT, OOC, Ancur, Tak memperhatikan EYED and Etc =_="

Selamat menikmati cerita yang di buat oleh author bebek sarap ini.


.

.

.


"CINTA YANG KU KIRIMKAN"


.

.

.


Langit pasti akan menjadi lebih biru mulai dari sekarang,

bersama mekarnya perasaan cinta yang datang.


Perasaan hangat itu muncul begitu saja, menelusup masuk kedalam hati masing-masing orang.

Hatiku merasa hangat dan nyaman, tapi entah apa ini, perasaan sakit yang datang entah dari mana membuatku cemas. Cowok di depanku bersedia mengantarku pulang. Sifatnya yang cuek membuatku tak mempercayai semua ini.

Ku berjalan beriringan dengannya, walau sebenarnya dia berjalan sedikit lebih dulu di depanku. Sesekali kurasa ia melirikku dengan matanya yang menawan. Benar menawan, entah dari mana kalimat itu membesit di otakku.

Ia hanya berjalan menatap kedepan tanpa mengatakan hal apapun. Tangan kirinya, sedari tadi bersembunyi di dalam saku celananya. Tangan kanannya sibuk mengetik sesuatu di ponselnya.

Aku tak suka dengan suasana seperti ini, semua ini membuatku tegang hingga kuputuskan memulai pembicaraan. Tapi apa yang akau ku bicarakan dengannya? Bahkan saat ini status hubungan kami adalah RIVAL.

Ku gengam tanganku yang mulai kedinginan. Udara malam yang semakin mencekam membuatku tak berdaya. Aku suka suasana malam tapi tidak untuk udara malam.

Ia lagi-lagi melirikku, aku hanya diam tak memperdulikannya. Beberapa saat kemudian ia menutup ponselnya dan memasukkan kedalam saku celanannya.

Entah apa yang ia lakukan, kini kami berjalan beriringan membuat wajahku seketika memerah. Aku yang sedari tadi melihat punggungnya kini dapat melihat wajahnya yang mempesona.

Ku tutup mulutku dengan tanganku saat kulihat kalung yang ia kenakan. Mur yang dulu kita temukan mengantung dengan anggun dilehernya yang putih.

Aku hanya memandanginya dan kulupaskan tanganku yang membekap mulutku. Kini tanganku benar-benar merasa kedinginan.

"Harusnya aku memakai baju yang tebal malam ini." Gerutuku. Kazune hanya menatapku.

Entah apa yang ia fikirkan, ia meraih tanganku dan mengalihkan pandangannya. Aku hanya menatap tangan kami yang kini bersatu dan sesekali kutatap wajahnya.

Wajahku terasa begitu hangat. Gengaman dan kehangatan tangannya menyebar dengan begitu lembut dan hangat. Entah kenapa jantungku berdetak tak karuan.

Kami masih terus berjalan menulusuri gang perumahan yang semakin gelap. Kazune mengeluarkan ponselnya dan mengeluarkan sebuah headset.

Ia mengenggam tanganku semakin erat. Aku yang merasa sedikit kesakitan menatapnya. Ia memberikan headset itu kepadaku. Awalnya aku tak mengerti apa yang ia inginkan. Aku hanya menatap headset di tanganku dengan heran.

Di sampingku, Kazune sibuk mengotak atik ponselnya (lagi). Ia memperlihatkan tampilan layar ponselnya kepadaku dan aku hanya tersenyum.

"Hahaha… kenapa kau tak bilang kalau ingin mendengarkan musik?" Aku menyenggol bahunya pelan. Ia hanya menatap tingkahku yang sok akrab dan mengangkat sebelah alisnya.

.

.

.

-xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx-

.

.

.

Sebuah lagu mengalun dengan merdunya di telingaku dan telinganya. Rasanya kami terasa terhubung satu sama lain.

"Sebentar lagi kita sampai." Seruku bersemangat. Lagu itu terus mengalun, Kazune begitu menikmatinya. Aku bahkan tak berfikir ia mendengar seruanku.

Aku melepas gengaman tangan kami. Sontak Kazune menatapku. Aku membisikkan sesuatu di telinganya.

"Terima kasih untuk kehangatannya." Aku berbisik tepat di telinganya dan tanpa sadar ku cium pipinya dengan lembut. Mata Kazune membulat sempurna.

Aku mundur selangkah yang tanpa sengaja malah mata kami saling berpandangan. Ku balikkan badanku dan berlari meninggalkannya.

"Karinnn…" ku dengar ia berteriak memanggil namaku.

Tak ku hiraukan panggilannya dan aku terus saja berlari. Aku merasa itu hal terbodoh yang pernah aku lakukan dalam hidupku.

Aku dengar sebuah langkah kaki datang semakin cepat ke arahku. Aku menghentikan lariku. Aku berdiri mematung di sana dan kudengar langkah kakinya ikut berhenti.

Ku balikkan badanku dan ku tatap mata orang itu. "Maaf." Aku membungkuk 90 derajat di hadapannya.

Entah kenapa aku tak sanggup menatap matanya, akupun berbalik dan berlari tanpa mendengar suara langkah kaki yang mengikuti seperti tadi.

Sesampainya aku di rumah kubuka pintu kamarku dengan kasar. Aku hempaskan tubuhku ke tempat tidur. Lagi-lagi kurasakan wajahku memanas. Aku meraih bantal didekatku dan kututupi wajahku sepenuhnya.

"Aku benar-benar bodoh."

.

.

.

-xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx-

.

.

.


ACARA FESTIVAL SEKOLAH DIMULAI *O*/


Langkah kaki terdengar begitu bising. Orang berlalu lalang kesana kemari untuk menikmati festival sekolah.

Sedangkan dikelas Karin dan Kazune keduanya sedari tadi sibuk melayani tamu yang datang berkunjung. Mereka membuka Café dengan tema 'MOE MAID'. Kazune berdiri di depan pintu sebagai seorang greaterss.

Ia bertugas menarik pengunjung dan menyapa mereka. Karin bertugas sebagai Maid. Ia mengantarkan pesanan sampai kemeja tamu.

"Silakan ice creamnya." Serunya. Ia meletakkannya dengan hati-hati kemudian berlalu pergi.

Ia melihat Kazune yang sedang bosan didepan pintu. Ia-pun memutuskan untuk mendekatinya. Karin mensejajarkan posisinya di samping Kazune.

"Bagaimana apa kau siap dengan pertandingan kita nanti?" Karin memulai pembicaraan dengan tenangnya.

"Sepertinya kau sudah siap menjadi maidku." Kazune menyeringai.

"Cihh… kami yang akan menang." Tekatnya.

"Dalam mimpimu." Lagi-lagi ia menyeringai.

Walaupun Karin menjadi seorang maid ia masih menggunakan kaca mata tebalnya, tapi ia terlihat begitu manis dan menawan.

"Jangan sombong. Aku tak akan kalah. Blue Devil akan memenangkan pertandingan ini." Serunya bersemangat.

"Hn." Jawab Kazune cuek.

"Kalau aku menang kau harus membongkar identitasmu di depan semua orang." Serunya.

"Baiklah, kalau memintaku untuk melakukan dua hal berarti hal itu juga berlaku untukku. Kalau aku yang menang aku minta kau membantuku belajar mengerjakan Matematika."

"Setuju." Keduanya saling berpandangan dan menyeringai.


PERTUJUKAN DI MULAI


Sebagian besar siswa malam ini berkumpul di aula, di mana akan di adakan pertunjukan dari band Blue Devil dan sebuah pertunjukan perdana dari band Dark Evil yang terdiri dari cowok-cowok keren.

Bisa dibilang ini adalah pertujukan cewek-cewek cantik melawan cowok-cowok keren. Karin dan para personilnya telah siap di atas panggung. Kemenangan di tentukan dari banyaknya gelang yang di pakai penonton dimana gelang-gelang itu sudah di ttentukan sebelumnya.

Gelang warna merah mewakili tim Kazune dan gelang warna hijau mewakili tim Karin. 2 gelang itu telah di bagikan ke pada penonton sebagai penganti tiket.

Gelang itu hanya boleh di pakai saat pertunjukan selesa dan saat itu juga penonton di wajibkan mengangkat tangan mereka ke atas untuk mengetahui siapa pemenangnya.

Para fans Blue Devil berteriak histeris saat idola mereka manaiki panggung. Karin melambaikan tangannya dan tersenyum simpul.

Kazusa, Himeka, Karin dan Miyon telah siap di tempatnya. Karin memakai sebuah gitar. Ia berdiri di depan mikrofon.

"Selamat malam semuaaa…" teriaknya bersemangat.

"Malam ini kami akan menyanyikan sebuah lagu untuk kalian semua." Ia tersenyum. Cowok-cowok yang menjadi pengemar Blue Devil bersorak kegirangan, begitu juga para gadis yang mengagumi band cewek yang sedang buming itu.

"1, 2, 3 "Miyon mengetuk-ngetuk stiknya sebagai aba-aba di mulainya aksi mereka. Teriakan penonton mengema di aula yang bagai lautan manusia itu.

Kazune dan bandnya duduk di belakang panggung dan melihat aksi panggung Blue Devil yang terkenal.


NB : Download dulu aja lagunya :D "Chieco Kawabe – Sakura Kiss"


Kiss kiss fall in love
Maybe you're my love


- Kiss kiss fall in love

- Mungkin kaulah cintaku


Karin mulai beraksi, ia memainkan gitarnya dengan lihai dan menyanyi dengan begitu menawa.

"Wow mereka memang keren." Seru Jin bersemangat. Kazune hanya diam memperhatikan penampilan mereka.

"Miyon.." Seru Yuuki lirih. Matanya sedari tadi mengawasi gerak gerik Miyon, salah satu personil Blue Devil. Michi yang mengetahui tinggak Yuuki hanya diam dan cuek.

.

.

.


Kizukeba itsudemo soba ni iru keredo
Hounto wa kirai?suki?

Mousou na no?


-Aku selalu menyadari bahwa kau berada di sisiku, tapi

-Apakah inibenci? Atau cinta?

-Atau hanya khayalan?


.

.

.


Jibun no kimochi ga Kuria ni mietara
Redhi demo hosuto demo

Kamawa nai yo


-Ketika aku melihat dengan jelas perasaanku

-Baik sebagai cewek atau seorang host

-tak masalah untukku


.

.

.


Suki ni natteku Riyuu wa minna
Chigau yo ne kedo

Maybe you're my love


-Setiap orang memiliki alasan sendiri untuk jatuh cinta

-Hal itu berbeda untuk setiap orang

-Mungkin kaulah cintaku


.

.

.


Aitai ima yasashii kimi ni
Sakura kiss tokimeitara ranman koishi yo
,
Mirai yori mo ima ga kanjin

Uruwashi haru no koi wa hanasaku otome no bigaku


-Aku ingin melihatmu sekarang

-dan memberi ciuman lembut bagai bunga sakura, Bila berdebar-debar biarkan cinta bersemi

-Saat ini jauh lebih penting daripadamasa depan

-ini cinta musim semiyang indah Seperti keindahan mekarnya seorang gadis


.

.

.


Tatoeba atashi no mada shira nai kimi
Mitsukete mitai kedo kowaku mo aru


-Tapi kemudian kau, yang takku tahu

-Aku ingin tahu lebih banyak tentangmu, Meskipun menakutkan..


.

.

.


Denimu ni furiru ni

Kajuaru ni chaina
Au tabi shichihenge kakugo asobe


-Dalam denim, dalam hiasan, pakaian kasual

-dalam busana Cina

-Aku akan berubah setiap kali kita bertemu, jadi bersiaplah


.

.

.


Tsugitsugi hiraku ai no tobira wa
Suriru mansai danzen koishi yo


-Sedikit demi sedikit pintu untuk mencintai akan terbuka

-Cinta sejati yang di kemas dengan getaran hati


.

.

.


Isogashikute surechigau hi mo sakura kiss
Setsunai hodo ranman koi desu
Yowai toko mo uketome aou
Fure au ai wa muteki saka sou futari wa shuyaku


-Hari dimana kita sibuk dan melewati satu sama lain, Sebuah kecupan bunga sakura akan terasa menyakitkan

-tapi biarkan cinta bersemi

-Ayo kitaterimakelemahan masing-masing

-Cinta yang kita milikitak terkalahkan, Kita akan mekar karena kita berdua pemeran utama


.

.

.


Mabushii sora ni make nai
Omoide tsukurou ima


-Aku tidak akan dari kalah langit megah

-Ayo kita buat kenangan sekarang


.

.

.


Danzen koishi yo


-Ini cinta sejati!


.

.

.


Aitai ima yasashii kimi ni
Sakura kiss tokimeitara ranman koishi yo
Mirai yori mo ima ga kanjin uruwashi haru no koi wa
Hanasaku otome no bigaku yeah
Hanasaku otome no bigaku


-Aku ingin melihatmu sekarang

-dan memberi ciuman lembut bagai bunga sakura

-Saat ini jauh lebih penting daripada masa depan, ini cinta musim semi yang indah

-Ya seperti keindahan seorang gadis yang mekar

-Seperti keindahan seorang gadis yang mekar


.

.

.


Kiss kiss fall in love

Maybe you're my love


-Kiss kiss fall in love

-Mungkin kaulah cintaku


.

.

.

Penampilan mereka benar-benar mengagumkan. Semua penonton memberikan tepuk tangan yang meriah. Karin dan teman-temannya melambaikan tangannya dan berjalan ke belakang panggung.

"Tak buruk." Ujar Kazune saat Karin melewatinya.

"Jangan kecewakan aku." Sindiri Karin.

Penampilan berikutnya sudah pasti dari Dark Evil. Kazune dan para personilnya telah berada di atas panggung.

Michi sebagai Drummer, Kazune sebagai Vokalis dan Gitaris, Jin berada di bass sedangkan Yuuki berada di Keyboard.

Lagu seperti apakah yang akan mereka tampilkan?

Apakah ini akan menjadi awal ketenaran mereka di sekolah?

Siapa pemenangnya?

SEE YOU NEXT CHAPTER ^^V

.

.

.

Ini chapter yang susah -,-

Nyari lagu yang sesuai untuk Karin butuh waktu lama untuk mikir -,-

Sampai akhirnya ketemu lagu ini, hehehe… tapi harus ngetranslate arti lagunya dulu ..

Jadi kalau translatenya jelek harap maklum :D

By © BEBEK L DARK EVIL

.

.

.

R

E

V

I

E

W

.

.

.