"KOMET and MAID"


.

.

.


Bagaimana kabar kalian ? :D

Bebek mau ngucapin makasih buat Reader dan Reviewer semua hehehe

Udah mau baca fic ancur bikinan Bebek :D

Hehehe… di akhir chapter ini ada pertanyaan dari Bebek tolong di jawab ya :D

Sekian terima kasih :D


.

.

.


BALASAN REVIEW :D


ikamichama karin : Yups bener banget XP

Dci : yups

athena athiya : Heheheh… Miyon dan Yuki masih lama topic mereka XP iya makasih dah setia review

devi Yolanda : Yoohh.. makasih dah baca salam kenal ya :D Iyah udah selesai di buat kok

vivi srf : Iya Makasih reviewnya :D

Jamilah : Iya udah lanjut kok :D


MAKASIH REVIEWNYA :D


.

.

.


"KOMET and MAID CHAPTER 8"

Disclaimer : Kamichama Karin & Kamichama Karin chu © Koge Donbo

Story : Komet and Maid © Bebek L Dark Evil

Warning : Gaje, OOT, OOC, Ancur, Tak memperhatikan EYED and Etc -,-v

Selamat menikmati cerita yang di buat oleh author bebek sarap ini.


.

.

.


"HAPPINESS"


.

.

.


Kita tak mampu mengungkapkan perasaan air mata dengan kata-kata.
Dan kau tidak perlu cemas tentang warna pelangi kebahagiaan yang kelak akan terbentuk.
Saat kita menemukan jawabannya, kenangan akan terus bertambah.


Suasana gaduh terdengar semakin keras saat band Dark Evil berdiri di atas panggung yang megah. Kazune berdiri di posisi paling depan sedangkan Jin berdiri sedikit di belakangnya.

"Sudah lama aku tak tampil di panggung seperti ini hihihi…" Gumam Jin.

"Kau benar, ayo tunjukkan aksi kita." Kazune tersenyum menyeringai seakan-akan ia merasa kemenangan telah ia dapatkan.

"Kyyyaaaaa….. Kazune!" seru para gadis histeris.

"Jin-kun.. kau tampan sekali." Teriak gadis lainnya.

"Oi oi kenapa hanya mereka berdua yang dapat dukungan paling meriah?" Tanya Michi kecewa karena tak ada yang berteriak untuknya.

"Ayo kita mulai." Perintah Kazune tanpa memperdulikan keluhan Michi.


Seperti biasa Silakan DL Dulu XP yang gak DL juga gak papa XP

NB : Song by : GReeeeN - Ai Uta


.

.

.

Ne, daisuki na kimi e warawanaide kiitekure
'Ai shiteru da' nante kusai kedo ne
Dakedo kono kotoba igai tsutaeru koto ga dekinai
"Hora ne"mata bakari shite waratta yo ne


-Kepada yang tercinta..
-Ku mohon jangan tertawa..
-Akankah kamu mendengarkanku?
-Aku tahu 'Aku Mencintaimu' hanyalah sebuah klise..
-Namun hanya kata-kata itulah yang dapat ku ucapkan padamu..
-Dan kamu anggap itu sebuah canda dan tertawa lagi..

.

.

.
Kimi no eranda michi wa koko de yokatta no ka nante
Wakaranai kedo...


-Apakah kamu bahagia karena telah memilihku..?
-Aku tidak tahu mengenai hal itu..

.

.

.
Tada naite waratte sugosu hibi ni
Tonari ni tatte ireru koto de
Boku ga ikiru imi ni natte
Kimi ni sasagu kono ai no uta


-Hanya dengan memilikimu di sampingku..
-Menghabiskan hari dengan tawa dan tangisan..
-Hal itu kini telah menjadi makna dalam kehidupanku..
-Aku persembahkan lagu cinta ini untukmu..

.

.

.

"Sebuah lagu cinta." Gumam Karin.

"Hahaha Lagu ini sepertinya untukmu Karin." Sahut Kazusa."

"Ti-tidak mungkin." Wajah Karin memerah padam. Kini mereka memperhatikan penampilan Band Dark Evil dengan seksama.

.

.

.
Nee, ano hi no bokura nan no hanashi wo shiteta?
Hajimete atta hi ni yoso yososhiku
Arekara iroiro atte
Toki ni ha kenka mo shite
Wakariau tame no toki sugoshita ne


-Apa yang kita bicarakan di hari itu..
-Di hari ketika pertama kali kita bertemu, kita begitu jauh..
-Namun setelah itu, banyak hal yang telah terjadi..
-Kadang kala kita bertengkar..
-Kita menghabiskan waktu bersama untuk saling mengerti..

.

.

.
Kono hiroi bokura sora no shita deatte koi wo shite itsumademo


-Di bawah langit yang luas ini..
-Kita bertemu dan saling mencintai..
.

.

.
Tada naite waratte sugosu hibi ni
Tonari ni tatte ireru koto de
Kimi to ikiru imi ni natte
Kimi ni sasagu kono ai no uta


-Hanya dengan memilikimu di sampingku..
-Menghabiskan hari dengan tawa dan tangisan..
-Hal itu kini telah menjadi makna dalam kehidupanku..
-Aku persembahkan lagu cinta ini untukmu..

.

.

.
Itsumo meiwaku wo kakete gomen ne
Mitsudo koi jikan wo sugoshita ne
Bokura futari hibi wo kizami
Tsukuri agetekita omoi tsunori
Hetakuso na uta wo kimi ni okurou
'Mechakucha suki da!' to kami ni chikaou
Kore kara mo kimi no te wo nigitteru yo


-Maaf karena selalu merepotkanmu..
-Kita menghabiskan begitu banyak waktu..
-Kenangan hari-hari bersama itu akan tetap kokoh..
-Aku ingin memberikan lagu suci ini untukmu..
-Aku berjanji pada tuhan 'Aku sangat menyukainya'..
-Aku akan tetap memegang tangannya..

.

.

.
Boku no koe ga tsuzuku kagiri
Tonari de zutto ai wo utau yo
Toshi wo totte koe ga karete kitara zutto
Te wo nigiru yo


-Selama aku masih memiliki suara..
-Aku akan selalu menyanyikan lagu cintaku untukmu..
-Bahkan ketika aku sudah tua dan kehilangan suaraku..
-Aku akan tetap memegang tanganmu..

.

.

.
Tada arigatou ja tsutae kirenai
Naki warai to kanashimi yorokobi wo tomo ni wakachi ai ikite yukou
Ikutsumono yoru wo koete
Boku ha kimi to ai wo utaou


-Aku tak dapat mengungkapkan betapa berterima kasihnya aku kepadamu..
-Tangis, canda tawa, kesedihan dan kebahagian saling kita bagi selama hidup ini..
-Sebanyak apapun malam yang telah terlalui..
-Aku akan tetap menyanyikan lagu cinta ini untukmu..

.

.

.

Air mata kini tiba-tiba menetes. "Kita Kalah." Ujarnya mengagetkan anggota band lainnya.

"Sepertinya memang begitu." Miyon tersenyum.

"Mereka bukan pemula, mereka professional." Ujar Kazusa.

"Hehehe.. Karena sebenarnya Kakak, Jin dan Michi mereka sudah lebih dulu berkarir di industri musik di banding kita." Himeka menjelaskan dengan seksama dan membuat anggota Blue Devil yang kaget.

"Haahhhh… kakak? Siapa yang kau maksud Himeka?" Tanya Miyon dan Kazusa bersamaan.

"Oh iya, kalian belum tahu ya! Kazune, dia kakak Himeka." Sahut Karin.

"Bagaimana kau tahu Karin?" Tanya Kazusa penasaran.

"Karena Karin beberapa hari yang lalu datang ke apartemen kakak, mereka teman sekelas dan waktu kakak baru pindah kesini aku minta bantuan Karin untuk memanggil kakak." Jawab Himeka. Ia tersenyum simpul.

"Sekarang aku yakin, kalau lagu itu memang untukmu." Gumam Kazusa sambil mengangguk-angukkan kepalannya.

.

.

.

"Sekarang pengumuman pemenangnya. Baiklah, pada kontes kali ini pemenangnya adalah?" Teriak pembawa acara.

Kazune dan personilnya berdiri di sisi kiri sedangkan Karin dan personil lainnya berada di sisi kanan.

"Pemenangnya adalah Blue Devil dengan 198 dukungan." Teriak pembawa acara dengan semangat.

"Untuk Dark Evil mendapatkan dukungan sebanyak 197. Wahh cuma beda 1 poin. Tapi penampilan Dark Evil mendapatkan dukungan yang meriah. Selamat untuk Blue Devil." Teriaknya antusias.

"Ki-kita menang." Ujar Karin kaget.

"Prediksi kita salah. Syukurlah Karin kau selamat." Miyon tersenyum simpul.

"Hehehehe…" Personil Blue Devil tertawa girang di atas panggung.

"Kita kalah. Tapi ini menyenangkan." Ujar Kazune. Ia tersenyum simpul kepada teman-temannya.

"Ayo kita beri mereka selamat." Ajak Michi bersemangat.

"Emm.." Kazune mengangguk dan berjalan ke sisi kanan panggung. Ia semakin mendekati para personil Blue Devil yang terkenal cantik-cantik.

"Omedettou~" Kazune berdiri di depan Karin dan mengulurkan tangannya.

"A-Arigatou." Wajah Karin memerah seperti tomat siap panen. Ia meraih uluran tangan Kazune dan tersenyum kearahnya.

"Ka-kazune." Panggil Karin gugup.

"Ku tunggu di kolam renang setelah acara ini." Seakan mengerti maksud Karin, Kazune mengatakan hal itu.

Setelah semua personil Blue Devil dan Dark Evil saling berjabat tanggan acara pun telah berakhir. Sudah 15 menit Kazune menunggu di kolam sekolah. Ia duduk di tepi kolam. Kaki putihnya sibuk memainkan air sedangkan tanggannya sibuk memainkan ponselnya.

Sebuah headset ia kenakan untuk menutupi telingannya. Lagu merdu yang nge-bit mengelun dengan antusias.

Ia menegakkan kepalannya ke atas menatap langit yang bagai lautan bintang. Ia mulai menyanyi di mengikuti suara yang mengalun di telingannya.


NB : Song by : RIMFIRE - GRANRODEO


.

.

.

Let's Fly Now Let's Try Now Let's Fly Now

Mune odoru suteeji e kake agaru
Do mannaka de
Kagiri naku rinkaiten toppa misete yo
Yume tashinamu rejendo everybody wa no naka de
Mayoi naku mirai e no JUMP


-Let's fly now.. Let's try now.. Let's fly now..

-Berlari menuju panggung yang membuat hatiku menari..
-Berdiri tepat di tengahnya..
-Aku akan pergi dengan level kritisku lagi dan lagi, tiada henti..
-Kita memiliki impian, kita adalah pecinta legenda, semua dalam lingkaran..
-Menuju masa depan, tanpa ragu-ragu lagi, Let's Jump!
.

.

.

Ochi burete nai to ochi burete kara iu yatsu bakka
Kishi kaisei nerau michi nori
Koeteku kabe nanoni tsuukaten nanoni
Fusa ideru nara
Hitori janai jikaku wo Kowaku naku wa nai ga


-Mereka semua bilang tidak akan jatuh jika mereka memiliki..
-Kebangkitan dari kematian, bergerak menuju arah yang kita tuju..
-Aku tak akan berbohong dan berkata bahwa aku tidak takut..
-Aku melompati dinding dan melangkah menuju titik yang dapat dilewati..
-Namun, jika jalanku masih terhalang..
-Aku perlu menyadari bahwa aku tidaklah sendirian..
.

.

.
Todoke we have to make a RIMFIRE
Awasero power no naka no mind
Iiwake iran zo
Gotta dream genkai to war
Tachi hadakaru nowa rikai shi sugita joushiki to
Kodoku no maibotsu


-Ungkapkanlah, kita harus membuat rimfire..
-Mari letakkan bersama, kekuatan dan pikiran kita ke dalamnya..
-Alasan tidak diizinkan..
-Menggapai mimpi, bertarung dengan batas kemampuanmu..
-Aku harus menghadapi akal kesepianku..pikiranku yang telah ku ketahui terlalu baik..
-Dan mengubur segala rasa

.

.

.

Belum sempat ia melanjutkan bait selanjutnya, ia merasakan ada yang mentup kedua matannya.

"Karin!" panggilnya. Tak lama kemudian Kazune bisa melihat lagi saat tanggan yang membekap matannya di lepas sang pemilik.

Ia menoleh kebelakang dan dilihatnya seorang gadis berlari menjahu darinnya. "Karin!" gumamnya.

Karin berlari buru-buru kearah kolam saat jam di tangannya menunjukkan pukul 9.19 PM. "Aku terlambat. Gara-gara pengakuanku di depan banyak orang sekarang aku terlambat bertemu dengannya." Grutunya.

Ia masih terus berlari. Karena terlalu asik berlari ia menabrak seseorang saat berbelok. Karin terpental kebelakang.

"Ma-maf aku tak sengaja." Ia berusaha berdiri dan mengulurkan tangannya untuk membantu berdiri gadis di depannya.

Gadis itu menangkis tangan Karin kemudian ia berdiri dan berlari meninggalkan Karin yang masih tercengang dengan tindakannya.

"Ah, aku lupa, Kazune." Ia berlari lagi munuju kolam. Dilihatnya sosok cowok yang sudah menunggunya asik bermain-main dengan air.

"Kazune." Panggilnya. Kazune yang di paggil menoleh dan menatapnya heran.

"Maaf aku terlambat."

"Hemm… kenapa tadi kau pergi?"

"Pergi? Maksudnmu?"

"Kau tadi sudah kemarikan?"

"Tidak, aku baru sampai."

"Lalu tadi yang menutupi mataku dengan tangannya siapa?"

"Mungkin gadis barusan yang bertabrakan denganku."

"Gadis?" Kazune masih heran dengan jawaban Karin.

Karin mendekati Kazune. Ia berdiri di belakang Kazune dan melepas Headset yang terpasang di telinga Kazune.

"Ehh…" seru Kazune heran.

Karin menggalungkan kedua tangannya di leher Kazune. Ia memeluknya dari belakang. Kini ia bisa merasakan aroma parfum yang di pakai Kazune.

"Kenapa denganmu?"

Karin tak menghiraukan pertanyaan Kazune."Jadilah pacarku!" seru Karin tepat di telinga Kazune.

"Ehhh…." Kazune yang mendengarnya hanya kaget dan tak bisa diam.


Apa jawaban Kazune atas pernyataan cinta dari Karin?

Karena Karin pemenangnya apa yang akan ia minta dari Kazune? Apakah permintaannya adalah menjadikan Kazune pacarnya?

Lalu siapa gadis yang menutup mata Kazune?


SEE YOU NEXT CHAPTER :D


.

.

.


PERTANYAAN DARI BEBEK (MOHON DI JAWAB DI REVIEW)


Apa pendapat kalian tentang fic bikinan Bebek (untuk keseluruhan fic baik yang dulu dan sekarang)?

Bagaimana kalau Fic ini di gak Bebek lanjutin tapi Bebek bikin fic baru di fandom lain. Setuju gak?


Bebek mau hiatus dulu hehehe.. maaf ya ..

Soalnya Bebek mau fokus buat TL Anime :D

Projek anime lama kayak Gakuen Alice, Kamicham Karin, Corrector Yui,

Kalau Tokyo Mew Mew udah setengah jalan ^^v

Mohon pengertiannya :D Soalnya bebek pengen liat anime lama jaya lagi di indo

:D


By © BEBEK L DARK EVIL


.

.

.

R

E

V

I

E

W

.

.

.