"KOMET and MAID"


.

.

.

Quotes : ✿


"orang-orang yang memiliki kemampuan untuk mengubah sesuatu di dunia ini...

adalah mereka yang berani merelakan sesuatu yang penting bagi mereka.

Orang-orang yang tak bisa merelakan sesuatu yang penting baginya,

tak akan bisa merubah apapun"


.

.

.


"KOMET and MAID CHAPTER 19"

Disclaimer : Kamichama Karin & Kamichama Karin chu © Koge Donbo

Story : Komet and Maid © Bebek L Dark Evil

Warning : Gaje, OOT, OOC, Ancur, Tak memperhatikan EYED and Etc -,-v

Selamat menikmati cerita yang di buat oleh author bebek sarap ini.


.

.

.

"SAYOUNARA MEMORIES"

.

.

.

"


" Jangan ucapkan selamat tinggal, aku ingin selalu berada disampingmu!

さようならはいわないで、いつまでもきみのばしょにいたいよ!

Sayounara wa iwanaide, itsumademo kimi no basho ni itai yo!"


Cowok dengan paras tampan itu mendekatiku, matanya penuh penyelidikan. "Karin! Apa yang kau lakukan di rumahku? Apa kau perlu sesuatu denganku?" Ia tersenyum ramah. "Yuuta.. aku belum selesai bicara denganmu!" teriak seseorang di balik punggung Yuuta. "Karin!" Hisako menatapku dengan tatapan tajam, aku tak pernah melihatnya seperti itu sebelumnya. Dia menghampiriku, dengan cepat tangannya mengayun tepat menujuh wajahku. Plakk.. suara itu terdengar begitu keras dan sakit.

"Apa sekarang kau puas? Kau sudah membunuh kakakku dan sekarang kau mengambil orang yang aku suka. Kau yang terburuk Karin." Tatapan mata Hisako begitu menderita, kini aku sadar semua itu adalah salahku. Walau aku berusaha menghapus masa laluku sekarang aku harus menghadapinya. Bukan hanya aku yang menangis dan kehilangan cowok itu, tapi juga Hisako.

Aku menahan air mataku, berusaha kuat di depan Hisako. Kulihat Yuuta hanya mengawasi kami berdua. Aku menarik tangan Hisako dan memeluknya. Cewek yang setahun lebih muda dariku itu terkejut dan berusaha mendorongku. "Maafkan aku Hisako, maafkan aku." Seruku. Hisako terdiam dalam pelukanku. "Kau yang terburuk Karin." Serunya tepat di telingaku.

Aku melepaskan pelukanku dan tersenyum kepadanya. "Terima kasih telah merawat buku itu." Hisako menatapku dengan mata penuh amarah dan kecurigaan. Aku berjalan mendekati Yuuta kemudian menepuk pundaknya. "Yuuta, terima kasih untuk semuanya." Aku berlari meninggalkan mereka berdua. Sekarang aku tahu kebenarannya. Aku tahu kebenaran itu menyakitkan tapi sedikit membuatku tenang.


1 Minggu Kemudian


"Hei apa kau dengar, Karin Haruno itu ternyata Karin Hanazono vokalis Blue Devil." Pagi itu di seluruh sekolah kabar itu menyebar begitu cepatnya. "dan apa kau tahu, dia pernah tinggal di Apartement Kazune. Hanya mereka berdua. Aku rasa hubungan mereka lebih dari sekedar teman." Sahut gadis berekor kuda.

Aku duduk termenung di salah satu kamar villa milik keluargaku. Tak seorang pun tahu aku di sini. Sudah seminggu lamanya aku tak menampakkan diri di dunia luar. Perjanjianku dengan Kazune sudah berakhir, aku membongkar identitas asliku di media, dan aku menonaktifkan jabatanku sebagai vokalis Blue Devil. Aku menghapus semua keberadaanku dari teman-temanku. Aku sekarang hanyalah Karin Hanazono.

Aku tak ingin kembali ke sekolah. Aku menonaktifkan ponselku. Kurasa Kazune akan marah karena aku kabur. Bagaimana dengan keadaan Suzune ya? Maafkan aku teman-teman tapi saat ini aku hanya ingin sendirian. Aku melirik buku usang pemberian Yuuta, aku ingin tahu apa jika kau masih hidup kau akan memarahiku yang seperti ini? Aku mengambil buku itu dan memperhatikannya.

Kau tahu, aku selalu ingin bertemu denganmu. Kau sahabat terbaikku dan kau pergi terlalu cepat. 7 bunga, kalau kau memberiku 7 bunga itu aku akan langsung mencium pipimu hehehe.. "Bagaimana jika aku yang memberimu 7 tangkai bunga?"

"Aku rasa aku akan mencium pipimu juga." Aku tersenyum. "Benarkah?" Aku mendengan langkah kaki di belakangku. "Ehh…!" Aku mengeser kursiku ke belakang dan sosok di depanku sekarang benar-benar membuatku terkejut. "Ka-Kazune." Teriakku histeris. "A-apa yang kau lakukan di sini? Bagaimana kau tahu aku di sini?"

Kazune mendekatiku. "Apa kau bodoh Karin? Apa kau merasa apa yang kau lakukan ini benar? Apa dengan membuat cemas semua orang membuatmu lebih baik?" serunya. "Maaf bisakah kau biarkan aku sendiri." Pintaku memalingkan muka darinya. "Aku minta maaf." Perkataannya barusan membuatku menatapnya. Kulihat Kazune menundukkan kepalanya. "Maaf, aku benar-benar tak tahu.. " Plakk… belum selesai Kazune menyelesaikan kalimatnya aku menamparnya. "Harusnya kau tak membunuhnya, hiks .. hiks.." Aku menangis begitu saja, "Aku sangat menyayanginya Kazune, kenapa kau membuatnya pergi selamanya. Aku ingin bertemu dengannya. Kenapa kau lakukan itu.. Hiks .. Hiks.." Aku berteriak tepat di hadapan wajah Kazune, dia hanya mendengarkanku memarahinya.

"Aku membencimu.." Teriakku. Aku berlalu meninggalkannya dengan wajah masih menunduk dan bekas merah di pipinya. "Aku rasa aku adalah cewek terbodoh di dunia ini, aku menyukai orang yang sudah membunuh sahabat terbaikku."

"Aku tak bermaksud membunuhnya Karin, semua itu hanya kecelakaan. Waktu itu dia tidak sengaja memegang pembatas tebing yang rapuh, kemudian dia terpeleset." Sulit rasanya menerima penjelasan Kazune, rasanya semua itu hanya akal-akalannya saja. "Cukup omong kosongmu, apapun penjelasanmu sekarang dia tak akan kembali." Bentakku.

Kazune menunduk dengan wajah menyesal. Sedih rasanya melihatnya seperti itu, tapi dalam hatiku aku juga sangat marah Karena dia terlibat dalam kasus itu. Kenapa dia tak menceritakan semuanya dari awal. Dia berjalan meninggalkanku, munuju pintu dan berlalu pergi.

Aku binggung, aku tak tahu harus bersikap seperti apa? Apa yang bisa aku lakukan? Kenapa semuanya terasa berat? Aku ingin menghadapinya tapi bagaimana caranya? Hiks.. hiks.. aku terduduk lemas di lantai. Menangis terseduh-seduh. "Karin …!" Seru Himeka dari balik pintu. Tanpa pikir panjang dia membuka pintu itu dengan kasarnya dan memelukku. "Ya tuhan Karin!" Serunya. Dia memelukku. Sikapnya membuatku sedikit tenang.

Dia membelai rambut panjangku dangan lembutnya. Hembusan nafas lirihnya terdengar begitu jelas di telingaku. Dia masih memelukku. Aku tak tahu cara menghentikan air mata ini. "Tak apa Karin, semua akan baik-baik saja." Serunya lirih. Aku membalas pelukan Himeka, dalam hatiku, aku bersyukur menemukan sahabat sepertimu. Saat ini bukan kepopuleran yang aku butuhkan, bukan kekayaan dan barang-barang mewah lainnya, yang aku butuhkan hanyalah sahabat sepertimu.

"Karin, aku tahu semuanya begitu berat kamu terima, tapi terpuruk seperti ini dan menisolasi dirimu seperti ini tak akan membuat semua hal berubah, kau harus menghadapinya Karin, aku dan yang lainny akan menemanimu." Dia tersenyum lembut di balik punggungku. Emm,.. aku menganggu. Apa yang di katakan Himeka membuat bebanku sedikit berkurang. "Ketika dalam kebimbangan, dengarkan suara hati kecilmu. Karena di situlah letak keputusannya." Seru Himeka, dia meletakkan kedua tangannya di kedua bahuku dan tersenyum ramah.


Setelah semua kejadian di villa itu, kini aku kembali ke kehidupan baruku. Menjadi Karin Hanazono, memulai dari awal lagi Band Blue Devil dan perjalanan masa-masa SMA yang tinggal setahun lagi. Ya.. beginilah hasilnya. Kami sekarang berada di kelas 3 SMA, tak ada pergantian kelas, Kazune dan aku masih sekelas, begitu juga yang lainnya. Gosip yang mengelilingiku masih membakar seisi sekolah tapi inilah hidupku, aku hanya bisa menjalaninya dan aku yakin semua akan baik-baik saja. Aku hanya tak boleh menyerah.. itu saja hihihi…

Pagi ini kelas begitu sepi, kegiatan pagi ini hanya upacara pembukaan semester baru setelah itu jam bebas. Aku duduk sendiri di kelas, teman-teman sekelasku sedang asik menikmati bunga sakura berguguran di halaman sekolah. Aku menopang daguku dengan sebelah tangan, menatap lurus ke papan tulis yang berwarna hitam legat.

"Saat kita tidak mau memaafkan dan menyimpan luka, sebenarnya kita sedang menyakiti diri sendiri." Seru Jin tiba-tiba, dengan sekejab dia membuyarkan lamunanku. "Ehh…" Aku menoleh ke sumber suara, Jin bersandar di depan pintu dan di sampinya Michi tersenyum kepadaku. "Ohayou Karin.." sapanya ceria. "Senang rasanya melihatmu kembali ke sekolah lagi hehehe.." Aku membalas senyum rama Michi.

"Apa kau akan tetap seperti ini Karin?" Tanya Jin dengan wajah serius. Aku mengerti apa yang dia maksudkan. Hanya saja aku…sedikit terluka, "Kazune akan semakin menjahu kalau kau masih bersikap seperti ini, dia sudah menjelaskan semuanya padamu. Sekarang semua keputusan ada padamu. Kau akan menatap masa lalumu terus, atau mengapai apa yang ada di depanmu." Aku hanya bisa menunduk memikirkan kata-kata Jin, cowok yang tak kalah popular dariku itu kemudian berlalu pergi di ikuti Michi di sampingnya.

"Bye bye Karin…" Michi melambakan tangannya padaku. Aku merngambil ponselku di saku rokku. Sebuah E-mail masuk tanpa aku sadari, "Sebuah foto yang membuatku terkejut, di bawah foto itu tertulis sebuah pesan " Every story has an end, but in life every ending is just a new beginning." [No Name]. Siapa yang mengirimiku pesan ini, kenapa dia punya foto ini? Apa mungkin Kazune? Aku duduk terpaku menatap layar ponselku dan merenungkannya dalam-dalam. Tapi ini membuatku bersemangat, aku akan mencari tahu pengirimnya, seandainya dia Kazune aku akan menjadi Maid-nya lagi. Setidaknya dengan ini aku bisa melupakan masalahku. Aku tersenyum kecil dan berlari meninggalkan ruang kelasku.

.

.

.


BALASAN REVIEW


.

.

.


Mo : Oh Ok hahaha,… aku juga kangen kamu, #Mungkin xp

Riri Itha Ithy : Hahahaha… gomen gomen kalau pendek xp

Kamishama : Hahaha.. karna gak semua kehidupan ini indah kan

FranceChika11 : Oh iya O.O/ Makasih udah mau nunggu xp

Rin-chan 2930 : Oh iya,, O.O/ Salam kenal juga

shindymajid : Oh sorry gak bisa update cepet

Yumi Azura : Iya makasih atas dukungannya :p

Kujyou Angelita : Karena mau baca fic ini atau tidak ini urusan masing2 Individu, kalau mau baca atau gak mau baca ya udah.. kan ini Cuma hobyku aja dan orang boleh menikmatinya atau membencinya.. itu gak berpengaruh padaku o.o/

hinata-chan : Hohoho.. di chapter ini udah terungkap kok XP

Suzune : Thanks dukungannya.,.

HoshieMa19 : Iya pasti lanjut walau pelan2 xp

: OK O.O/ Siapa komandan …

KarinKazuneLove : Iya pasti lanjut kok xp

THEHADES : Bebek itu Cuma julukan dari sahabatku O,O/ Nama2 sahabatku juga unik2 Ada Ayam, botak, tupay pesek sama meaw :3

: Oh Ok xp

SKLJM : Thanks :3


Hiatus super lama ..

Gomen Gomen xp

By © BEBEK L DARK EVIL


.

.

.

R

E

V

I

E

W

.

.

.