"KOMET and MAID"


.

.

.


Quotes :

"Aku tak akan kalah darimu."

"Andou Takumi- Manga strobe Edge"


.

.

.


"KOMET and MAID CHAPTER 23"

Disclaimer : Kamichama Karin & Kamichama Karin chu © Koge Donbo

Story : Komet and Maid © Bebek L Dark Evil

Warning : Gaje, OOT, OOC, Ancur, Tak memperhatikan EYED and Etc -,-v

Selamat menikmati cerita yang di buat oleh author bebek sarap ini.


.

.

.


"FRIENDS"


.

.

.


"Perduli terhadap nasip temanmu bukanlah sebuah dosa."


Pelajaran telah usai sejak sejam yang lalu. Aku duduk di bawah pingiran kolam menikmati air kolam yang dingin. Musim semi akan berakhir, membuatku sedikit merindukan malam-malam saat bunga sakura bermekaran menemani bulan bersinar. "Karin Hanazono" suara laki-laki yang pernah aku dengar, suara laki-laki yang meremehkanku. "Yo! Nee-chan" dia menyapaku dengan santainya, dia mengangkat sebelah tangannya seakan menyapaku.

Aku menatapnya, memperhatikan sosok itu dan mencoba mangabaikannya. Jujur saja, aku tak mau terlibat dengannya. Perasaanku tak nyaman saat berada di dekatnya. Walau tak saling kenal aura laki-laki itu menyakitkan. "Kauuuu... " teriakku dengan lantang. Aku berdiri dari posisiku, menatap laki-laki di depanku dengan seksama. "Ahahaha... aku baru tahu ternyata Vocalis Blue Devil bisa mengamuk juga ya." Dia tersenyum, senyum sinis yang sering di perlihatkan Kazune, hanya saja wajah Poker Face laki-laki ini sedikit menghilangkan kesan sinisnya.

Dia mendekatiku, dia memasukkan kedua tangannya kedalam saku, tampak keren, tapi juga menyebalkan. Untuk apa dia datang kemari? Apa hanya untuk menggangguku? Otakku hanya di penuhi dengan pertanyaan yang tak bisa aku jawab. Dia mengeluarkan sebelah tangannya saat jarak kami begitu dekat. "Yoroshiku Karin Nee-chan."Dia mengulurkan tangannya padaku dan tersenyum ramah.

"Namamu! Siapa namamu?" tanyaku antusias. "Opsss.. maafkan aku yang lupa memperkenalkan diri, Nee-chan boleh memanggilku Akira. Aku siswa kelas 1. Yoroshiku." Dia meraih tanganku dengan sigap, dan lagi-lagi dia tersenyum. Itu membuatku semakin kesal. "Bagaimana rasanya menjadi seorang Maid, Nee-chan?" satu pertanyaan itu membuatku menatapnya lekat-lekat.

"Da-dari mana kau tahu hal itu?" tanyaku ragu. Dia tersenyum, senyuman sinis. "Nee-chan atau lebih tepat kalau aku panggil .I.N H.A.N.A.G.I.R.A.N.O." dia menekankan pengucapannya pada namaku. Aku binggung, dia tahu semua tentangku. Siapa sebenarnya Akira? Apa dia berada di pihakku? "Sepertinya lebih cepat kalau aku menunjukkan ini." Dia menunjukkan sebuah foto saat aku masih kecil. Mataku membulat sempurna. Dia mempunyai sebuah foto yang aku sendiri tak aku punya. Itu adalah diriku saat berumur 9 tahun sedang mengandeng seorang laki-laki berambut hitam legat dan seorang wanita yang tersenyum di depanku.

Seperti sebuah foto keluarga yang harmonis. "Sebaiknya kau ikut denganku Nee-chan." Dia meraih pergelangan tanganku dan membawaku ke sebuah Fast Food yang tak jahu dari sekolah kami. Beberapa Kentang tersaji di depan kami dan 2 gelas minuman dingin. Akira duduk di sebelahku. Suasana di sini masih sangat sepi. Akira memberiku sebuah kaca mata gelap dan juga syal musim dingin. Aku memakainya tanpa banyak bertanya.

"Aku tahu semua masa lalumu, tentang cowok yang selalu bermain bersamamu di bukit dan juga tentang hancurnya keluarga "Hanagirano", dan juga alasana kenapa kau memakai nama "Hanazono". Pertama aku akan memperkenalkan diriku dulu.


AKIRA P.O.V


"Namaku Akira Kazuya. Aku.. Maksudku keluargaku adalah rekan kerja keluarga Hanagirano, kau tak pernah datang ke pesta ulang tahunku jadi aku penasaran denganmu. Suatu hari aku meminta orang tuaku mempertemukan aku denganmu karena menurutku kau gadis yang misterius. Sangat mudah masuk ke kediaman keluarga Hanagirano saat kamu punya jalinan bisnis yang kuat. Saat aku sampai di kediaman Hanagirano ayahmu bilang kau tak ada di rumah, saat itu kau sedang bermain ke bukit dengan temanmu. Jadi aku berpamitan kepada orang tuamu dan menyusulmu.

Sesampainya di sana aku melihat seorang cowok seusiaku terjatuh dari bukit dan tak jahu dari tempat dia terjatuh ada anak dari keluarga Kujyou, Kuga dan seorang lagi tak aku kenal. Saat itu aku mencarimu di setiap sudut lapangan. Sangat jahu dari tempat itu kau terlihat sangat terkejut dan marah, juga sedih. Saat aku ingin mendatangimu aku sadar itu tak akan menghasilkan apa-apa jadi ku putuskan untuk kembali ke mobilku dan kembali kerumahku.

Aku fikir saat itu semua akan baik-baik saja karena ada anak dari keluarga Kujyou dan Kuga, kedua orang tua mereka kan dokter hebat jadi aku hanya percaya pada pengamatanku. Tapi aku sadar pengamatanku salah saat ku dengar dari keluargamu kalau kamu tak mau makan dan tak mau keluar kamar. Aku tau kau pasti terpuruk tapi, seberapa pentingkah orang itu di matamu Karin? Saat itu aku ingin menemuimu dan memperkenalkan diriku, tapi selalu ada hal yang menghalanginya.

Kedua orang tuaku memintaku tinggal di jepang karena ada masalah bisnis yang harus di selesaikan. Aku memohon kepada kedua orang tuaku agar aku tinggal sehari dulu di sini untuk bertemu denganmu. Saat aku berada tepat di depan rumahmu yang mewah semuanya telah terbakar. Aku tak tahu kenapa semua bisa seperti itu, terlalu mendadak dan terlalu jangal. Aku ingin menyelamatkamu tapi api yang terlalu besar membuatku tak bisa melangkahkan kakiku.

Setelah kebakaran rumahmu aku pergi ke jepang dan aku berjanji aku akan menyelidiki semuanya. Saat tau kebakaran itu terjadi aku berharap kau baik-baik saja sampai akhirnya kau muncul di TV dengan nama lain "Karin Hanazono" saat itu aku ingin cepat-cepat bertemu denganmu, aku ingin melindungimu. Sejahu ini, aku punya informasi yang akan membantumu jadi aku harap kau mau menerimaku, sebenarnya aku tak yakin 100% kalau kau Karin Hanagirano karena aku sendiri belum pernah bertatap muka langsung denganmu, tapi saat menunjukkan lambang keluarga Hanagirano dan kau terkejut, saat itu aku yakin kau Karin yang aku cari selama ini.


END OF AKIRA P.O.V


Pikiran dan badanku bergeming mendengar cerita Akira, aku ingin mengakui kalau Akira ada di pihakku tapi ada sebagian hatiku yang tak ingin aku mempercayainya. Aku berdiri dari tempat dudukku dan berpamitan pada Akira. "Aku tau ini sangat menyakitkan, maafkan aku karena aku tak bias membantumu Nee-chan." Kulihat Akira menundukkan kepalanya menatap dinginnya lantai. Aku menepuk bahunya dan tersenyum simpul. "Aku tak akan meyalahkan semua kesalahan masa laluku padamu." Aku berjalan melewati pintu dengan perasakan tak karuan. Sesampainya di Apartemen Kazune, kulihat Kazune bersandar pada jendela Apartemen. Dia menatapku dengan tampang gusar. "Maaf aku pulang terlambat tanpa memberi tahumu Kazune. Mendadak aku harus bertemu dengan seseorang." Dia melihatku tanpa suara.

"Kazune aku ingin bicara empat mata denganmu. Bisakah kau duduk di sampingku?" Aku duduk di sofa dan menunggu Kazune mendekatiku. Setelah dia duduk di depanku dia menatapku curiga. "Aku ingin mengucapkan terima kasih dan permintaan maaf. Aku membebaskankmu dalam Game Maid yang kita lakukan. Mulai hari ini aku akan kembali kerumahku jadi kau tak perlu menjadi Maid-ku lagi. Kita sudah kelas 3 dan sebentar lagi akan sibuk dengan Ujian dan Festival Budaya.

Aku tak bisa terus merepotkanmu. Aku akan kembali ke rumahku dan mengakhiri semua ini. Maaf kalau aku egois. Tapi aku harap kamu bisa memahamiku." Aku beranjak dari tempat dudukku dan mengambil tas ranselku. Bukan tanpa alasan aku melakukan semua ini, melainkan untuk menyelamatkan kalian berdua. Kazune dan maafkan mama Suzune-chan. Penjelasan Akira membuatku sadar ada hal yang harus aku jahui untuk bisa menjaga mereka. Jika penculik itu memang mengincarku mungkin mereka akan menargetkan teman-teman terdekatku juga. Aku tak akan bisa memaafkan diriku sendiri kalau kalian terluka karenaku.

Tapi apakah ini benar untuk meninggalkan orang yang aku sayang?

.

.

.


Author Note :

Hai Minna.. :D

Terima kasih sudah selalu setia nunggu updatean fic "KOMET AND MAID". Saya tahu ini mengecewakan membuat kalian menunggu selama 6 bulan lebih dan saya update dengan fic yang sangat pendek. Sejujurnya saya sendiri lupa dengan jalan ceritanya dan membacanya dari awal lagi.

Ada kalanya saya mau menghapus akun ffn ini dan berhenti menulis fanfic karena kesibukan author yang semakin padat. Laptop Author juga habis rusak dan butuh waktu 3 bulan untuk di benarkan karena dan dan waktu yang terbatas.

Jadi maaf untuk penantian panjang kalian dan chater 23 yang terlalu pendek.


.

.

.


BALASAN REVIEW


Name prem's : Iya lanjut kok.. tapi tetep sabar ya soalnya lanjutnya lama hehehe

Arin : Iya lanjut. O_O Gak pasi soalnya sibuk banget aku sekarang.

Christian Han : Iya makasih :D

Tasya : Hahaha.. maaf gak bisa update cepet tapi makasih buat dukungannya xp . Kazune gak hentai sih cuma susah di tebak XP

Kazurin : Makasih. iya pasti lanjut kok ..

karin Ashiya : Hahaha.. iya makasih. butuh waktu lama buat benerin Lampi-ku. dan udah mulai sibuk entah menderita kalau gak ada waktu buat nulis.

: Yes.. Lanjut kok tenang aja

Aisha958 : Ini hiatusnya makin lama malahan hahaha 6 bulan lebih #plak

Kirigaya Zikarishika : Iya .. makasih penantiannya xp Yoroshiku nee~ :D

Ayu : Hahaha.. makasih buat pemberithuannya xp maaf gak bisa update cepet. bahkan sempat mikir buat nge delete ni akun #plak

Azahnurbandini : Makasih buat semangatnya xp Iya di usahakan ya hahaha. Hahaha syukurlah kalau udah gak binggung.

: Yoshh.. pasti lanjut dan kalau ada free tetep mencoba buat lanjutin

Rin-chan 2930 : Saya juga kalau mau nulis baca ulang semuanya hahaha #memori jangka pendek otak ane xp

Anna : Hahaha.. yosshh udah lanjut xp

Arina Marioka : Hahaha.. iya aka nada yang manis-manis di saat yang tepat nanti xp

Cutenabila1 : Entahlah hahaha.. cobak bayangi aja pasti keren xp

EFI-CHAN : Udah lanjut ni.. gak lama kok Cuma 6 bulan lebih xp

Rika'I : Hahaha.. kenapa jadi silence reader ? hahaha.. kan seru kalau bisa ngobrol ama kalian xp

Tapi makasih udah mau muncul hehehe..

CaitlynCostanza : Ah bukan sih O_O gak pernah kepikiran sampek sana. Cuma nama itu bagus aja. Ane gak suka Naruto jadi ane gak ada maksud buat kesana sih #One Piece Lovers #Plak

.

.

.

"Thanks for Silence Reader and Reviewer

See ya next chapter"

By © BEBEK L DARK EVIL

.

.

.

R

E

V

I

E

W

.

.

.