Chalice07 : Hooreee! Sembuh!sembuh! *teriak-teriak dan menari dengan GaJenya*
Raven : Luna, tuh author sarap itu kenapa?*nunjuk ke author yang lagi menari dengan GaJenya*
Luna : Maklum,raven. Baru sembuh makanya hepi.
Raven : pantas. Saja dia hepi banget.
Chalice07 : *pingsan*
Reicy : jah... nih author langsung pingsan*sweatdropped*
Envy : ini cerita...gimana lanjutnya?
Raven : kita guyur pakai air biar bangun * nyiapin ember berisi air*
Luna : uwaah... jangan diguyur! Dia udah buat dialognya kok *nyerahin sebuah kertas dan buku*
Envy : itu...apa?
Luna : dialog dan pesannya.
Raven : *membacakan pesannya* "maaf jika cerita ini gaje dan author baru disini
Dari : Chalice07" perasaan pesan dari author sarap itu sama semua ya *sweatdropped dan membakar kertas yang dipegang*
Reicy : giliran siapa yang jadi disclaimernya?
Raven : jangan aku... kamu aja*nunjuk ke envy*
Envy : *sigh* Grandchase bukan milik chalice07 tapi kakak megaxus...tamat *santai*
IN FORGGOTEN CITY
"gimana ,lass. Udah menemukan seseorang disini atau monster disini" tanya arme ke lass. "belum. Yang kutemukan Cuma debu-debu yang berserakan"
"aneh. Biasanya ada paramidi disini dan menyerang dengan brutal tapi..."ujar arme terpotong. "...para paramidi itu tidak ada dimana-mana"lanjutnya.
~? POV~
Aku sangat kesal dengan saudara kembar saya. Saya tidak dikasih kesempatan membunuh para paramidi ini jadi kali ini musti saya yang bunuh paradom itu. "KAZUNA! KALI INI AKU YANG BUNUH PARADOM ITU!"teriak ku ke saudara kembar ku. "ENAK AJA! SIAPA YANG CEPAT DIA YANG DAPAT! BAKA!" sewotnya. Akhirnya kami berantem meninggalkan paradom itu sambil sweatdropped(?) melihat kami berantem.
~Normal POV~
"ENAK AJA! SIAPA YANG CEPAT DIA YANG DAPAT! BAKA!"
"!"
"kau mendengar ada yang marah ,lass?"tanya arme ke lass.
"iya, aku dengar kok."balasnya.
"arah suaranya ditempat paradom! Ayo,lass!" perintah arme dan lari meninggalkan lass. "alright alright (readers : lho?kok jadi inggris./ author : biar keren ^.~)"balas lass dan mengejar arme yang sudah jauh di pandangannya.
PARADOM PLACE.
"lihat! ada orang disitu" teriak arme menunjuk ke arah 2 orang berwajah sama walau berbeda gender. "iya! Kelihatannya mereka sudah gak berdaya!" "ayo kita tolong mereka!"
"cih *kesal* ini gara-gara mu ,kazusa! Aku jadi lengah dan kena laser dari paradom itu!" teriak yang perempuan "emang kau aja, kazuna! Aku juga bernasib sama seperti mu!" balas yang lelaki.
"mereka...berantem ya?*sweatdropped*"tanya arme ke lass. "paling-paling mereka terluka gara gara berantem ( author : to the point banget, tumben lass pintar *ditendang sama lass sampai ke ancol*)"balasnya. tiba tiba paradom itu mau menyerang kedua saudara kembar itu yang lagi berantem.
"awas!" teriak arme menyelamat kan kedua saudara kembar yang lagi berantem itu. dan mencast meteor membuat paradom itu langsung K.O
"!"
"kalian baik baik saja?" tanya lass ke mereka. "huh! Aku tidak mau mengatakan ini tapi... terimakasih" jawab yang perempuan. "...terimakasih..."jawab yang laki-laki.
"ngomong-ngomong siapa nama kalian?" tanya arme ke 2 orang itu.
"buat apa? Sepenting itu kah memberi tahu nama kami?" jawab yang perempuan. "...sebelum bertanya nama orang... kalian harus memberi tahu nama kalian dulu" jawab yang laki-laki santai.
"saya arme dan yang berambut biru muda itu lass. Kami adalah grandchase."
"!"
"hmp! Kebetulan kami sedang tersesat ke mansion grand chase! Tolong kasih tahu jalannya" ujar yang laki-laki. "sebelum itu... kasih tahu nama kalian!" ucap arme dengan kesal. "oh! Kami lupa! Baiklah. Saya kazuna kazeki dan yang disebelah saya kazusa, saudara kembar saya yang paling menyebalkan" jawab kazuna dengan santai tanpa peduli dengan deathglare nya kazusa.
"siapa yang kau bilang menyebalkan,kazuna. justru yang paling menyebalkan itu kamu! , penghancur!" teriak kazusa dengan kesalnya.
"apa katamu , darah dingin!" balas kazuna.
"gadis gila!"
"kepala batu!"
"keras kepala!"
"laki-laki cuek!"
Arme dan lass sweatdropped melihat 2 saudara kembar itu berantem.
"saya telepon teman teman dulu yang kembar sudah ditemukan" ujar arme ke lass. "yauda cepetan habis itu kita antar mereka ke mansion"
'moshi,moshi. Ada apa arme-chan' tanya nina . "kami sudah menemukan si kembar itu..." 'berati tinggal 1 lagi ya' jawab jin . "kalian sudah menemukan yang terakhir?" tanya arme. 'belum' jawab chaser bersamaan.
"ya sudah saya dan lass antar mereka ke mansion" 'ya,"jawab para chaser bersamaan lagi. " ayo lass, kazuna dan kazusa kita ke mansion sekarang."
Akhirnya mereka kemansion grand chase dan menunggu teman teman mereka menemukan yang terakhir ,akito kurosaki.
IN PRIMITIVE ISLAND
"UWAAH! , jin. tolong!" teriak amy karena hampir dimakan tumbuhan-tumbuhan carnivora. "uwah! Amy! Finishing strike!"teriak jin dan menolong amy.( author : cie~cie~ romantis nya nyelamatin yayangnya~ / jin : diam kau!*blushing dan menendang author sampai ke ke laut china(?)*)
"terimakasih ,jin" "tidak apa-apa. Ngomong ngomong kau lihat banyak darah ya disini..." " iya... dan darah itu menunjukan jalan...di tempat flower carnibal (kalau gak salah nama boss si primitive island) kira-kira darah siapa ya ini"jawab amy.
~? POV~
Aduh nasib ku hari ini sedih amat. Pertama aku nyasar entah dimana.
Ke2 : aku tidak menemukan mansion grand chase
Ke3 : dan terakhir hidup ku tinggal sedikit lagi alias aku bakal dimakan sama bunga karnibal ini*crying*
"UWAAH! COBA SAJA SENJATA KU TIDAK TERJATUH PASTI AKU BISA HABISIN NIH MONSTER!"teriak ku dengan kesalnya.
~normal POV~
"UWAH! COBA SAJA SENJATA KU TIDAK TERJATUH PASTI AKU BISA HABISIN NIH MONSTER!"
"!"
"kau..mendengarnya, jin?"
"iya, pasti pemilik darah yang tercecer di lantai ini"
"iya dan arahnya diarah tempat flower carnibal" "ayo kita kesana!"
FLOWER CARNIBAL PLACE
"LIHAT,jin!" Teriak amy menunjukan seorang lelaki yang sekarat hampir kehabisan darah. "iya, ayo cepat cepat kita tolong dia."
"sebelum itu kita bunuh dulu flower carnibal itu" lanjut jin.
"oke! Ayo jin!" teriak amy dan mereka menyerang flower carnibal itu sampai flower carnibal itu K.O ( readers : perasaan lawan boss nya cepat sekali K.O nya / author : biar cepat plus lagi saya gak hafal skill-skill nya. nyari di internet gak ada / readers : *sweatdropped* )
"kamu tidak apa-apa?" tanya amy. "i..iya" jawab laki-laki itu. "ngomong-ngomong siapa nama mu?" tanya jin.
"a..akito kurosaki...ngomong-ngomong...kalian siapa?" tanya akito. "kami grandchase, dia jin dan saya amy" jawab amy. "kami akan mengantar mu ke mansion" kata jin. "teri..makasih" jawab akito dengan muka pucat dan...pingsan.
"eh...dia tidur ya?" tanya amy. "...dia pingsan amy" jawab jin. "hooh.. berati semuanya udah complete ayo telepon teman-teman bahwa semuanya udah di temukan..." ucap amy dan amy membuka hp genggamnya.
'moshi-moshi, ada apa amy?"jawab nina ( readers : lho? Yang menjawab pertama selalu nina ya? / author : ... *bingung mau ngomong apa*)
"yang keempat sudah ditemukan" ucap amy. 'eh, sudah semuanya? Oke dah. Berati bisa berenang aku dan dio' ucap ley. 'bukannya kamu dari tadi berenang melulu , ley' jawab dio dan membuatnya sukses di tendang sama ley ( readers : tau dari mana dio di tendang? /author : suaranya 'duak' dan kencang berati ketahuan ditendang~)
"tapi dia pingsan gara-gara kehabisan darah... darahnya tidak berhenti mengalir" ucap amy. 'berikan padaku' terdengar suara gadis yang lembut di bagian elesis. 'aku bisa mengehealnya kok umm...' ucap gadis di dalam telepon kebingungan. "aku amy... kamu bisa menghealnya?" tanya amy. 'iya...selain menggunakan serangan offensive saya juga bisa menggunakan whiet magic,amy' jawab gadis itu. "lalu... saya memberikan orang ini kekamu untuk diheal dimana?" tanya amy. 'hehehe... di grandchase mansion' tiba tiba suara gadis itu menjadi sok akrab.
"eh... di grandchase mansion... berati kau orang baru itu ya?" tanya amy lagi.
.
.
.
'SUDAH LAH! JANGAN BANYAK TANYA CEPETAN BAWA KESINI BIAR SI LUNA YANG HEAL KAN! BAKA!' bentak gadis itu di dalam telepon
TUT...TUT...TUT...(telepon dimatikan)
Amy hanya sweatdropped mendengar bentakan gadis yang bicara di telepon itu.
"jin, kau angkat orang itu. agar anggota baru menghealnya katanya tadi ia bisa whiet magic" ucap amy.
"oke" jawab jin singkat dan mengangkat akito dan membawanya ke mansion.
GRANDCHASE MANSION
06 : 00 PM
"jadi... kita harus kenalan lagi nih?" tanya luna dengan muka malu-malu.
" iya.. karena semua chaser belum kenal sepenuhnya" jawab knight master.
"...merepotkan..." ujar kazusa dengan muka kesal.
" tadi kan udah kenalan *nunjuk ke arah arme dan lass*" ujar kazuna.
"tapi kan tidak semuanya, kazuna" jawab knight master.
"...*bingung mau ngomong apa*" akito hanya diam saja dan luka nya sudah menutup sambil melirik kearah luna dengan muka blushing ( author : eh? Eh? Ehhh ! sejak kapan akito suka luna ? / readers : meneketehe! Wong yang buat elu ngapain nanya ke kami? / author : iya ya...*sweatdropped*... lupa :p / readers : *sweatdropped*)
Author : pasti kalian bingung kenapa kan? Mari kita flash back nya.
Flash back
In Infimary , At 04 : 00 PM
"gah-" "eh. Kamu sudah bangun toh" ucap luna saat melihat akito sadar. "... ini..." ucap akito melihat sebuah ruangan yang asing. "ini di grandchase mansion, akito" jawab luna. "oh..iya ya. Aku tersesat saat kesini dan diserang sama flower carnibal dan..." ucapan akito terpotong karena dia tidak ingat apa apa selanjutnya.
"tersesat? Waah~ sama kaya kami donk~" ucap luna eh atau reicy ya? Yang pasti suara nya menjadi sok akrab dan kekanakkan. "eh... 'kami?'"tanya akito.
"akan saya jelaskan nanti. Yang pasti kamu pasti akan mati jika tidak ada whiet magic luna yang high class..." ucap envy langsung muncul. "luna? Mati?"tanya akito kebingungan.
"orang yang pertama kamu temukan yang mengatakan 'kamu sudah bangun toh' itulah luna" jawab envy dengan muka santai tidak menghiraukan tatapan akito yang mengatakan anak-ini-sudah-gila.
"AKU TIDAK GILA SEPERTI KAMU PIKIRKAN! BAKA!" bentak raven yang mengerti tatapan akito dan mengamuk. Membuat akito sweatdropped. "sudah lah,raven... maklum lah dia bingung." Ujar luna menasihati raven. 'anak ini...kenapa ngomong sendiri ya? Apa dia sudah gila?' pikir akito kebingungan melihat luna bicara sendiri. Tapi entah kenapa akito merasa dia terus melihat luna dengan wajah blushing. ( author : jatuh~cinta~ pandangan~ pertama awal~ aku berjumba~~*nyanyi lagu dengan GaJenya sambil menari* *ditebas sama akito*)
"minum teh hijau ini dulu, stamina mu pasti habis gara-gara melawan flower carnibal kan?" tanya luna sambil menyerah kan teh hijau buatan dia walau warna nya...umm... biru dan mengeluar kan aura tengkorak yang menyeramkan. ( author : maklum luna dan 3 jiwa lainnya tidak jago masak. Hehehehe :9 *di gantung sama envy,reicy dan raven*. Membuat akito ketakutan untuk meminumnya. Tapi terpaksa meminumnya karena tidak mau membuat luna kecewa. ( author : iyalah wong udah telanjur jatuh cinta mana mau ngecewakan gadis yang ia sukai~ / akito : ...*muka blushing dan siap-siap menebas author* / luna : apa maksud author? / author : kau benar benar gak peka ,luna. Dia suka pada... / akito : *membungkam mulut author dengan lakban dan mengikatnya lalu melemparnya kelaut amazon biar dimakan ikan piranha*...)
"a..aku...minum...ini?" tanya akito. "tentu saja~" jawab reicy.
"aman tidak?" tanya nya lagi. "aman kok..." jawab envy. "*gulp*..."
GLEK...(suara lagi minum)
0%
15%
30%
50%
70%
95%
100%
Dalam sekejab akito pingsan lagi dan Hit Point(HP)nya langsung nol lagi.
"eh... dia pingsan lagi" ucap luna dengan kebingungan. " *sigh* musti di heal lagi nih keliatannya, Luna." Ucap envy. "eh... ok"jawab luna siap siap mencast skill healnya.
Flash Back -end-
Readers + all chaser + oc 1-4 : tunggu break time dulu!
Author : ada apa?
Readers+all chaser+oc 2-4: ini flash back menceritakan tentang kenapa akito menyukai luna tapi kenapa diceritakan juga sedetailnya sampai adegan si akito tewas lagi gara gara minum teh hijau mematikan buatan luna dan 3 jiwanya. *sweatdropped*
Raven : APA MAKSUD KALIAN HAH? JADI MAKSUD KALIAN BUATAN KAMI ITU BERACUN? NGOMONG SEKALI LAGI ATAU KU CABUT JIWA KALIAN DARI TUBUH KALIAN!
Readers + all chaser + oc 2-4 : ti...tidak kok...bercanda...*pucat dan langsung lari entah kemana*
Author : break time nya kita end dulu sekarang lanjutkan ceritanya *sweatdropped*
Break time -end-
"kita kenalan lagi nih?" tanya kazuna dengan muka orang idi-*ditendang sama kazuna*. "tentu saja, kazuna" jawab knight master karena cape mengulang-ngulang terus gara-gara mereka tanya melulu kaya orang belum yakin.
"cih... aku benci kenalan dengan orang asing.." keluh kazusa.
"lho?lho? kita bukan orang asing kok. Kita sama sama grand chase kan?" ujar amy dengan muka keheranan.
"jadi...kita mulai kenalan nih?" tanya luna dengan malu-malu.
"IYAAAAA! DI BILANGIN GAK NGERTI-NGERTI YA!" bentak knight master karena kesabarnnya sudah di tingkat meter 0%. Semuanya sweatdropped melihat knight master mengamuk.
"*sigh* aku kazusa kazeki... dan disamping ku ini kazuna kazeki. Saudara kembarku yang paling menyebalkan" ucap kazusa memperkenalkan dirinya. Kazuna yang mendengarnya langsung mengamuk.
"APA MAKSUD MU,DARAH DINGIN! JUSTRU KAU YANG PALING MENYEBALKAN!" bentak kazuna. "APA KATAMU ,PENGHANCUR!"
"LAKI-LAKI DINGIN!"
"KEPALA BIRU!"
"KAMU JUGA SAMA KEPALA BIRU! BAKA!"
Semuanya sweatdropped melihat 2 saudara kembar itu berantem lalu mencuekan mereka yang siap siap bertarung.
"aku... akito kurosaki" ucap akito
"aku luna versilion"ucap luna lalu dia memperkenal kan jiwa yang berada di dalam tubuhnya sehingga para chaser tidak menganggap dia gila.
"nah..para chaser apa ada pertanyaan pada 4 orang ini?" tanya knight master pada semua chaser.
"aku! Aku!" teriak amy dan arme bersamaan.
"apa job kalian?"tanya arme.
"eh... aku shinigami dan whiet mage, lalu kalau raven dia prime knight, reicy Gunner , lalu si envy dia elemental" jawab luna menyebutkan job nya satu persatu.
"aku sword master" jawab kazusa
"aku descruction" jawab kazuna
"aku dark knight (?) , dan bisa dark magic" jawab akito
"senjata kalian?" tanya arme lagi.
"aku death scthye, raven soluna, reicy dual gun , envy crystal wand" jawab luna
"demon sword (author : emang ada ya? / readers : meneketehe yang buat elu ngapain nanya? / author : lupa...lagi ;9 / readers : *sweatdropped*)"jawab kazusa.
"sarung tangan yang ditengah tengah nya lambang penghancur" jawab kazusa.
"dark sword (?)" jawab akito.
"selanjutnya aku!" teriak amy gak sabaran.
"berapa umur kalian?" tanya amy
"aku... 16 tahun" jawab luna
"aku 17 tahun" jawab akito
"aku 18 tahun" jawab kazusa dan kazuna bersamaan.
"ada yang kalian sukai atau apa kalian punya pacar" tanya amy terlalu bersemangat.
"eh...apa itu suka?" tanya luna saking polos nya sampai tidak tahu artinya. 'aduh... ini anak idiot banget sampai tidak tahu hal seperti itu' keluh raven dalam bentuk suara. 'apa~boleh buat luna terlalu polos~' jawab reicy. Semuanya sweatdropped mendengar pertanyaan luna.
"segitu penting kah... sampai harus dijawab?" tanya kazusa dengan sewot. "eng...enggak sih...*mundur sambil sweatdropped*"jawab amy.
"hmm...siapa ya? ? ?" tanya kazuna sambil berpikir dia apa dia punya orang disukai. ( author : mikirnya paling paling 5jam / all : maybe)
"...*ngelirik ke luna sambil blushing*" tidak ada jawaban dari akito tapi hanya pandangan ke luna dengan wajah merah tomat. Amy dan jin yang melihatnya tersenyum kaya orang id-*di lempar ke rawa buaya*
"sudah-sudah amy itu urusan pribadi orang" nasehat knight master. "hehehe...maaf habis pernasaran sih~" jawab amy sambil tersenyum iseng bersamaan dengan jin.
"nah kalian saya ingin menguji kekuatan kalian jadi besok kalian datang ke trial forest untuk membunuh treant saya ingin tahu kekuatan kalian" ucap knight master.
" jam berapa?" tanya mereka ber4 bersamaan.
" jam 8 pagi" jawab knight master.
"hah! SEPAGI ITU? MANA BISA BANGUN SEPAGI ITU! RATA RATA GUA BANGUN JAM 11 PAGI!'' TERIAK RAVEN karena kaget harus bangun sepagi itu.
"jah... raven itu kan elu... kalau luna mah dia biasa bangun jam 7" jawab reicy sambil sweatdropped
"hmp! NANTI PAS DI TRIAL FOREST JANGAN BANGUN AKU LOH!" bentak raven lalu menggantikannya dengan luna.
"nah... sudah jam segini ayo kita makan! Kata koki mansion menu hari ini ada babi panggang!" teriak happy elesis. "hmp! Makan babi melulu bisa gendut lho , kepala merah" ejek sieghart. " apa katamu, kakek- kakek !" teriak elesis karena kesal.
Akhirnya terjadilah pertarungan sieghart VS elesis di ruang tamu.
Semuanya melakukan jalan aman yaitu... pergi ke ruang makan agar nyawa mereka aman dari ancaman(?).
Luna : selesai... untung saja chalice07 udah menulisnya di buku ini. Jadi tinggal diketik.
Reicy : nah, author. Chap selanjutny apa~?
Chalice07 : error...error... data not found... file cannot found...error..
akito : nih author manusia atau komputer, kok kelakuannya kaya komputer?
Kazuna : kelewatan stress kali jadi gila kaya gini.
kazusa : nah, kita sadarkan nih author sarap ini gimana caranya?
Envy : mana kutahu *santai*
Raven : *menyiapkan ember berisi air lalu mengguyurkannya*...
Raven : sudah sadar author sarap?
Chalice07 : dzzt..dzzt...virus found...virus scanned... anti virus actived *ngeluarin bazzoka*
Oc 1-4 : eh?
BUAR!
Luna : *kritis*...
Reicy : *koma*...
Akito : *sekarat sambil nulis di lantai 'i hate author' dengan darahnya.
Kazuna : *sekarat* awas...kau..author...kubuat..kau...jadi...debu...nanti...*pingsan*
Kazusa : *sekarat + nulis sesuatu*...*pingsan*
Envy : *minum dulu habis itu pingsan*...
Raven : *sehat walfiat* *sigh*... mati semua..siapa yang bakal jadi yang bilang minta reviewnya?
Raven : *ngelihat sieghart lagi jalan ngelewati kamar author* oi! KAKEK TUA! SINI KAU ATAU KAU KUPOTONG JADI 10 POTONGAN!
Sieghart : *ketakutan* ada apa?
Raven : lu minta review nya gua ngurusin nih korban dari author sarap itu *nunjuk luna,envy,reicy,akito,kazuna,kazusa*
Sieghart : kalau gua nolak?
Raven : KU GORENG KAU LALU KUMAKAN!
Sieghart : 'anak ini kanibal ya?' *sweatdropped* o..oke...oke..
Raven : *ninggalin sieghart yang ketakutan*...
Sieghart : tolong reviewnya ya... terimakasih sudah membaca cerita GaJe ini dan lebih kacau dibanding kan sebelumnya.
Chalice07 : ...virus founded...*ngeluarin bazzoka* anti virus..on..
BUAR!
Sieghart : *sekarat* gua...Cuma numpang lewat...*pingsan*
Raven : *membaca surat chalice07 sebelum error*...*sigh* keliatanyya nih author bakal lama updatenya...*sweatdropped*
Chalice07 : *sudah sembuh* yah...ada kemungkinan iya mungkin juga tidak...;9, yah,mungkin chap selanjutnya side story...*santai*
Raven : author error ini sudah sembuh toh*sweatdropped*
Chalice07 : nah, minna-san tolong reviewnya ya~~*angelic smile*
Raven : tadi si sieghart sudah bilang itu tadi... author sarap...*sweatdropped*
chalice07 : ga apa-apa diulangin lagi~*innocent*
Raven : *kesal melihat wajah innocent author sehingga ingin menebasnya*...
Chalice : kyaaaaaa! my oc help meeeee!*ngacir entah kemana*
Note : maaf jika cerita ini kepanjangan sama bagian extra diatas juga kepanjangan + gak jelas semua begitu juga storynya lebih kacau jadi...Gomenansai...
