Chalice07 : Chap 7 up! Yuhuuu!
Raven : tapi kau gak dapet review sedikitpun... Cuma ada 2 itupun udah lama...
Envy : iya... dan kau juga gak tau ada yang baca atau enggak...
Sieghart : jadi... jangan dilanjutin *happy face*
Chalice07 : tidaaaaaaaaaakkk! Kalian berpikirlah positif! Pasti ada yang baca Cuma gak reviewwwww!
Luna : saya setuju dengan author!
Chalice07 : luna *hugged*
Luna : Chalice07 *hugged*
All : *sweatdropped*
Gadis berenda : woi author-sarap! Gua dapet perannya kok tersesat melulu!
Gadis bertopi : Chalice07~ saya ingin nanya~
Chalice07 : *cuekin gadis berenda* ada apa?
Gadis bertopi : kok oc mu banyak amat? Dan chara GC jarang muncul?
Chalice07 : apa boleh buat... aku paling suka buat chara baru. khusus nya yang cewe. Aku buat chara barunya dengan cara menggambarnya... sekarang sudah 3buku. ku gambarin... chara gc nya jarang muncul karena aku...lupa masukin... (jadi wawancara saja)
All : *sweatdropped*
All gc : sial,dia lupain kita semua! Cuma mentingin OC nya *siap-siap nebas author*
Chalice07 : tidaaaaak! *ngacir entah kemana*
All GC : *ngejar author* tunggu!
Disclaimer : GC bukan milik saya tapi megaxus, kalau milik saya, saya buat sieghart jadi kakek-kakek! *di gebukin sama fans sieghart*
Warning : agak gaje, ngaco , aneh , kacau
Happy reading, don't read don't like.
SOME PLACE
AT 18 : 23 PM
seorang gadis bertopi sedang berjalan. "... 'dia' ada dimana... kan kakak khawatir..." ucap gadis bertopi itu. tiba-tiba muncul gadis yang mempunyai tatapan kosong. "kakak...khawatir dengan 'dia' ya?" " apa boleh buat... dia adik terakhir kan maklum khawatir"jawab gadis bertopi. "yah... tapi jangan kabur dari mansion donk ntar diomelin kakak chain" ucap gadis bertatapan kosong sambil menarik gadis bertopi. " dia kan sudah besar di tambah lagi dia juga kuat. Jadi jangan terlalu khawatir" lanjutnya. Gadis bertopi itu hanya diam dan menangguk setuju. Sambil ditarik sama gadis bertatapan kosong itu.
GRANDCHASE MANSION
At 20 : 14
Di dapur tercium bau gosong... ya.. luna lagi membuat kue. Semua chaser melihatnya membuat kue hanya ketakutan dan berdoa ' semoga jangan aku yang jadi kelinci percobaannya' "nah... siapa yang mau coba?"tanya luna ke para chaser. Hening sejenak...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"saya coba ya?" ucap akito sambil mengambil kue itu. "silakan" ucap luna sambil memberikannya. "mari kita doakan keselamatanya"ucap sieghart. Di setujukan anggukan teman-temannya.
Nyam...nyam...nyam... (suara makan)
On the procces loading... wait a minute...
0%
15%
56%
78%
89%
99%
100%
Dalam sekejap akito langsung pingsan. Semuanya sudah menduganya. Bahwa masakan luna 100% mematikan. "untung dia hanya pingsan"ucap mari santai. "ya, kalau mati teman kita berkurang 1" ucap amy. " dan luna menjadi pembunuh"ucap sieghart.
"ada apa dengan ku?"tanya luna dan membuat semua chaser kaget.
"ti,ti,tidak ada apa apa kok"ucap ronan terbata-bata. ( chalice07 : jadi batu bata? *di hajar karena gak nyambung*) "?" luna bingung kenapa semuanya mukanya pucat. "kalian mau?"tanya luna. Dalam sekejap ruangan jadi sepi. "lho? Kok hilang semua?"tanya luna kebingungan karena ruangan langsung sepi.
Sudah lah kita skip saja hari gak mutu ini *di hajar*
GC MANSION
AT 10 : 00 AM
"sepi ya mansion ini"ucap sieghart yang lagi malas-malasan. "hah masa?kubilang rame deh"ucap jin. "maksudku 4 orang itu lagi ke trialtower dan kita disuruh diam disini sama knight master (?), bosan"ucap sieghart malas.
"wuhuuu! Biar hilang bosannya amy akan bernyanyi!"teriak amy antusias.
Dan amy bernyanyi dengan lantang sambil memaikan violinnya.
Mari kita lihat keadaan para chaser :
Jin = mendengar amy bernyanyi sambil teriak-teriak gaje *di hajar sama jin dan fansnya*
Amy = nyanyi sambil memaikan violinnya dan menari (nah loh! Gimana caranya? Ya ada in saja caranya...)
Ley dan dio = pacaran ( chalice07 : WhaaAaAaAaaaAaAAT! /ley & dio : lebay lu author / chalice07 : *pundung di pojokan*)
Zero = bicara dengan grandark (gak jelas bicara apa. Bicara bahasa alien *di tebas*)
Nina = melukis (eh? Nina melukis? Dia hobi melukis ya? Ah buat aja kaya gitu)
Mari = melakukan sesuatu eksperimen dengan menggunakan korban (nah loh siapa yang jadi korbannya?)
Ryan = korban eksperimen mari alias badannya mau di otopsi ( chalice07 : nah loh~ ryan badan lu mau di otopsi / ryan : tidaaaaaakkkkk! Gua masih mau hiduuup! *ketakutan*)
Lire = panik melihat ryan mau di otopsi sama mari (takut yayangnya mati *di hajar*)
Sieghart = tidur di sofa sambil ngorok *di tebas*
Elesis = latihan di training ground ( dia mah paling suka latihan)
Ronan = berlatih bersama elesis.
Arme = mencoba magic baru (siapa kah yang jadi korbannya? / arme : gak ada korbannya kok/ chalice07 : oh...*sweatdropped*)
Lass = melihat arme lagi mencoba magic baru.
Damai sekali ya keadaan mereka itu~ ( readers : apanya! Lihat ada yang mau di otopsi! / chalice07 : itu deritanya~/ ryan : noooooo!*cry*)
DUAR!PRANG!
"!"
Semua chaser kaget dengan serangan tiba-tiba seseorang yang entah lain gadis berbaju renda itu. tapi yang lebih membuat chaser kaget adalah wajah gadis itu...
"fuh, ketemu juga kalian Grandchase~ susah sekali mencari kalian sampai-sampai tersesat selama 1hari~"ucap gadis berenda itu.
"kau..."ucap amy kaget.
"Luna?" teriak nina kaget karena gadis itu mirip luna.
"luna? Kalian mengenal luna adikku yang bandel itu?" tanya gadis berenda itu.
"adik? Jadi kau kakaknya?"tanya arme.
"aku anak kedelapan keluarga kurogane, dan jawaban ku ya! Aku kakaknya" ucap gadis berenda itu.
"kurogane? Bukannya marganya versilion?" tanya jin.
"hmp! Dia mengganti marganya karena gak setuju kami membantu kaze'aze jadi dia kabur" jawab gadis berenda itu.
"jadi kau membantu kaze'aze?dan siapa namamu!" teriak lass.
"oh...aku lupa kasih tahu ya namaku..."ucap gadis berenda itu kaget.
"namaku mizuki kurogane. Salam kenal"ucap mizuki memperkenal kan dirinya.
"jadi kau kesini karena..." ucap zero terpotong sama mizuki. "...membunuh kalian!" ucap mizuki easy talk.
Semua yang mendengarnya mengatur posisi battle.
"wah... kalian baru sadar aku akan membunuh kalian!"ucap mizuki sambil siap-siap mencast magic
"meteor!"teriak mizuki spontan saja membuat arme kaget. Kenapa kata kalian?
Ya iyalah wong dia menggunakan magic tanpa shortwand gimana bisa sukses mencast magicnya..
.
.
.
.hening
.
.
.
"lho?lho? kok gak keluar meteornya?"ucap mizuki kebingungan.
"umm... kau mengeluarkan magic tanpa shortwand?" tanya arme. "iya, tanpa itu kau mana bisa mengeluarkan meteor" ucap amy.
"eh... benar juga." Ucap mizuki dan dia membongkar tasnya mencari shortwandnya.
'gawat! Aku lupa bawa shortwandnya!' pikir mizuki panik karena tidak membawa tongkat sihirnya.
"hari ini aku kalah! Tapi aku akan datang lagi untuk membunuh kalian!" teriak mizuki dan menghilang di hadapan para chaser.
"hahahaha! Kita menang! Wuhuu we win!" teriak amy sambil menari-nari.
"kita menang karena dia lupa bawa shortwandnya... mau membunuh tapi lupa bawa senjatanya... musuh yang terlalu ceroboh..." ucap ronan.
"tapi dia bilang dia saudara luna" tanya mari ke semuanya yang mengangkibatkan semuanya membisu.
"dia...gak pernah kasih tau... itu" ucap arme.
CKLEK...
Panjang umur yang lagi dibicarakan...
"uwaah... wendy nya cukup kuat" ucap reicy kecapean.
"ng? Kenapa kalian semua diam saja?" tanya kazuna karena merasa tempat itu sunyi sekali.
"umm... luna... ada yang ingin kubicarakan..."ucap amy. "ya?" ucap luna kebingungan.
Chalice07 : uwaah~ gadis berenda ternyata kakak lunaaa! *panik mode : on*
Amy : aku tidak percaya kalau luna punya kakak.
Elesis : kau tidak percaya apa lagi aku!
Amy : Luna... aku gak nyangka kakak mu jadi antagonis *prihatin mode on*.
Luna : terimakasih amy... *hugged*
Amy : *hugged*
Jin : *cemburu*
Chalice07 : nah, maaf chap ini agak pendek selanjutnya juga mungkin pendek chapnya.
Raven : jadi?
Chalice07 : gomenansai~ minna...
Raven : siapa yang minta review
Chalice07 : mari~
Mari : tolong review nya...
