CHALICE07 : uwaah terimakasih buat TFP. Mau mengikutin cerita buatan ku yang gak jelas ini...*happy crying*
Sieghart : kenapa author- gak- jelas ini? *nunjuk ke chalice07 yang lagi nangis gaje*
Luna : *angelic smile*...
Sieghart : WOI!
Raven : monyong, mak di monyongin dan kuntilanak kesambar petir gara-gara ketawa mati *latah* (buset dah nih anak latah atau ngomong? panjang amat)
Sieghart : *sweatdropped*
Raven : *malu* kakek tua... *suara menjadi berat dan beraura gelap* dengar gua latah ya?...
Sieghart : iya.. memang kenapa kalau denger elu latah?
Raven : ITU TABU BAGI GUAAA! *teriak di kuping sieghart pakai toa*
Sieghart : *pingsan*
Chalice07 : *masih nangis gak jelas*
Luna : *angelic smile*...
Raven : *ingin menebas sieghart*...
Reicy : *menari*...
Envy : *membaca buku romance*
Kazuna : *berantem dengan kazusa*
Kazusa : *sama kaya kazuna*
Akito : ...*cengo* jadi saya yang musti bilang disclaimernya nih?
Disclaimer : grandchase bukan milik saya tapi megaxus. Kalau milik saya, saya buat sieghart bukan immortal *di gebukin sama megaxus* ( readers: yang jadi korban sieghart mulu... / chalice07 : ya saya main GC pakai sieghart jadi dia yang jadi korbannya. / roh sieghart : sedih amat nasib ku *cry*)
warning : cerita ini mungkin Agak gaje atau sepenuhnya gaje , ngaco dan aneh
Happy reading , don't like don't read
DI SEBUAH MANSION
AT 10 : 35 AM
" jadi luna ada disitu? Uwaah, luna tunggu kakak!" teriak gadis bertopi itu dan siap-siap loncat dari jendela ( di lantai 6 (nah loh?)) tapi di tahan sama gadis bertatapan kosong.
"uwaah... death nee-san masa lebih sayang luna sih...*cry*" ucap seorang gadis rambutnya depannya kaya pamela di MK1 dan berambut panjang lurus.
"uwaah, jangan nangis yuka... death Cuma bercanda kakak sayang yuka juga kok.."ucap gadis bertopi ke bingungan. "saya setuju dengan yuka, kakak." Ucap gadis bertatapan kosong dan berkacamata bersamaan.
"uwaahh kakak juga sayang kalian bertiga kok!" ucap gadis bertopi itu semakin bingung. "jadi kita enggak?"tanya gadis berbaju seksi dan di kuncir 1 bersamaan.
"uwaaah kakak juga sama... kakak chain tolong!" teriak gadis bertopi itu. "hehehehe... repot ya jika terlalu manjain adik-adik mu itu..."ucap gadis berbando ketawa. "diam kau c******!"teriak gadis bertopi kesal. "'*sigh*repot jadi kakak ke empat, ya..."keluk gadis bertopi itu. "kakak!" teriak 5 gadis itu sambil memeluk gadis bertopi itu. "tolooong!" teriak gadis bertopi itu minta tolong karena gak bisa nafas.
Gadis yang banyak rantai, mizuki , muka baik dan berbando hanya sweatdropped melihat 5 gadis itu manja sama kakaknya.
"dan kau mizuki... kau gagal?"tanya gadis berantai itu.
"uwaaah! Maaf kakak ke tiga! Mizuki gak sengaja ninggalin tuh senjata! Maaf kan mizuki!" teriak mizuki sambil menangis. "... ngomong-ngomong kakak pertama dan ren kemana?"tanya gadis berantai ke gadis yang mukanya baik.
"...mereka belum pulang selama sebulan ini alias ke sekolah serdin... mereka ingin meningkat kan kekuatan mereka" jawab gadis muka baik itu.
"*sigh* padahal mereka anak dewasa masa sekolah lagi..." keluh gadis berantai itu.
"apa boleh buat kita semua mukanya kaya anak umur 16-18 kan? Bisa dibilang awet muda" ucap mizuki bangga. "... oh ya... mereka jadi guru di sekolah serdin..." ucap gadis bermuka baik sambil memegang sebuah surat.
"mereka! Jadi mereka mengajarin kekuatan keluarga kurogane? Ke orang-orang yang gak ada hubungan darah dengan keluarga kurogane? Aduh... pasti orang tua kita di surga marah-marah" keluh gadis berantai sambil minta maaf pada 2 buah foto. Membuat orang disitu (kecuali 5 gadis yang manja sama gadis bertopi) sweatdropped.
GRANDCHASE MANSION
AT 12 : 35 PM
Mari kita lanjutin pembicaraan serius mereka.
"luna..."ucap amy terpotong dia gak sanggup lanjutin omongannya begitu juga para chaser.
"ya?" luna hanya bingung.
"gak... gak jadi"ucap amy dan pergi.
"?.?.?" luna hanya bingung melihatnya.
"oh ya amy~ kita bernyanyi lagi yuk!" ucap reicy antusias dan menarik amy.
"oh...okey " ucap amy dan muka nya yang awal tegang menjadi tenang.
"apa ada terjadi sesuatu?" tanya akito kesemuanya.
"tidak... tidak ada apa-apa" ucap sieghart.
"..."
"kazusa, kita lanjutin lagi pertarungan kita yang tertunda di trial tower" ucap kazuna dengan tatapan membunuh ke kazusa. semuanya yang melihat tatapan kazuna hanya merinding ketakutan, terkecuali kazusa ( chalice07 : ya,iyalah gak takut. Udah terbiasa) malah di balas dengan tatapan pembunuh ( chalice07: jadi lah si kembar pembunuh *di tebas*) "siapa takut ,gadis penghancur *killer face*"ucap kazusa mengejek. "apa katamu,darah dingin!" teriak kazuna kesal
"gadis ceroboh!"
"laki-laki dingin!"
"tomboy!"
"dasar cuek!"
"kepala biru!"
"kau juga sama kali! Biru!"
Jah, mereka awalnya mau bertarung dengan senjata di ubah jadi mouth wars alias bertarung dengan mulut. Semua yang melihatnya hanya sweatdropped dan meninggalkan mereka yang masih berantem (chalice07 : ck..ck.. gak pernah akur... / ? : sama kaya kamu dan adik mu! / chalice07 : diam lah kau, kakak! Dan jangan jadi hacker disini! / ? : terserah... *pergi* / chalice07 : gak nyaman jika dia lihat aku ngetik. Ngejek melulu *muka kesal*)
" oh ya sieghart kata mu mau..." ucap akito ke sieghart. "oh, iya ayo kita kekamarku" ucap sieghart dan mereka kekamar sieghart. reicy dan amy yang melihat dan mendengar itu berpikir yang aneh-aneh.
"re,reicy kau dengar itu?"bisik amy ke reicy. "ka-kamar? Jangan-jangan mereka itu..." ucap reicy panik. "gay?" ucap mereka bersamaan. "hahaha... gak mungkin lah... akito kan suka sama luna.." tawa reicy yang dipaksakan. "... tapi bisa jadi sieghart itu yaoi nya akito..."ucap amy. "apa itu gay?yaoi? dan apa maksudnya dia suka aku?" tiba-tiba luna mucul dengan sukses membuat amy kaget.
"lu,luna bisakah kau ganti dengan reicy? Ini privasi kita." Ucap amy dengan takut. "oh...oke"jawab luna dan muncul reicy.
"tadi dimana perkataan kita? Oh aku ingat yaoi..."ucap reicy dan dia diam sejenak.
"ayo kita intip mereka" ucap amy. "tida kita langsung dobrak masuk saja" ucap reicy overdosis.
Dan mereka ke tempat kamar sieghart.
BOY DORM
NEAR SIEGHART ROOM.
Mereka menempelkan telinga mereka ke pintu agar bisa mendengar sesuatu.
"gah—" teriak akito kesakitan 'suara kesakitan?' pikir amy danb reicy bersamaan.
"keras amat sih!" ucap sieghart. 'ke-keras?' pikir reicy dan amy bersamaanmereka sudah mulai overmind.
"woi jangan kasar! Nanti rusak!" teriak akito kesal. 'kasar? Rusak? Mereka lagi ngapain?'pikir amy dan reicybersamaan mereka sudar over-over mind ( chalice : aduuuh ini rated jadi M ini? *pamik mode on)
"hehehe...maaf"ucap sieghart. "dasar kau ini. Ayo lanjut!" teriak akito. 'la-lanjut?' pikir reicydan amy persamaan mereka sudah over-over-over mindkarena sudah pikir gak bener lagimereka ingin langsung melihat ke TKP(Chalice07 : aduh merekamulai mesum nih dan kok jadi OVJ? *di tendang*)
Brak! (suara pintu ditendang)
"hayooo! Lagi ngapain nih—" ucapan amy dan reicy persamaan terpotong karena mereka melihat sieghart dan akito lagi...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Main game alias main PS2 game Teken 5(gubrak) reicy dan amy jatuh ala anime. (chalice07 : makanya jadi anak jangan pikir hal gak bener duluan. kan jadi malu sendiri / Amy &reicy : diam! Kau juga sama hampir pikir hal gak bener! / chalice07 : lha? Kan aku yang buat jadi tau donk kelanjutannya *innocent* / amy & reicy : *sweatdropped*)
"kalian lagi ngapain?" tanya sieghart sambil memegang stik ps yang nasibnya sudah gak bernyawa. ( chalice07 : ya iyalah dihajar sama sieghart gara-gara tombolnya keras / amy : makanya dia bilang 'keras'... / reicy : ...dan akito teriak 'jangan di rusakin' itu toh maksudnya *sweatdropped* / chalice07 : makanya jangan pikir yang enggak-enggak dulu! Karma! Karma!*pakai toa mesjid hasil curian kemarin* / amy dan reicy : iya deh *sweatdropped*)
"iya ada apa?" tanya akito. "ka...kalian lagi main apa?" tanya amy sambil kebingungan.
"main teken 5!" teriak sieghart dan akito bersamaan. "ikuuuuuut" teriak luna antusias dan sifat nya sudah kaya anak kecil karena sudah terbiasa dengan teman-temannya. "pst... reisy jangan kasih tau soal tadi memalukan" bisik amy ke luna dan berganti dengan reicy. "iya gua juga tau bisa bikin malu"bisik reicy.
"ada apa?"tanya akito dan membuat 2 gadis ini kelabakan "eng-enggak kok!" teriak mereka bersamaan.
"kau..mau ikut.. um...luna?" ajak akito sambil muka merah. "iya" ucap luna dengan angelic smile nya dengan sukses membuat akito bermuka merah tomat. "aku ikut juga!" teriak amy. "kita main ganti-gantian yang kalah diganti" terang sieghart dan mereka main PS 2.
LIVING ROOM
"tadi kau lihat reicy dan amy ke kamar sieghart?" tanya dio ke jin.
"iya" jawab jin.
"jangan-jangan mereka mau.." ucapan dio di potong karena jin langsung memotongnya dengan wajah cemburu.
"ayo kita periksa" ucap jin
Near sieghart room
Mereka menempelkan telinga mereka agar bisa mendengar suara.
"cih, keras amat!" ucap amy kesal. 'ke-keras!"pikir jin dan dio mulai entah kemana dan karena itu suara milik amy. Jin langsung cemburu dan kesal tapi dia tetap mendengarnya
Nah di tambah lagi, 2 orang yang salah paham. Sudah lah kita tutup ini chap...
Chalice07 : yeyy! Selesai!
Mizuki : hiks... peran ku dikit amat *cry*
Chalice07 : cup...cup... jangan nangis...*mengelus-elus kepala mizuki layaknya kaya hewan*
Mizuki : *deathglare* kau pikir aku hewan? Main elus-elus saja! Dan yang buat juga elu *siap-siap mencast magic*
Chalice07 : uwaaah! Tolooong! *ngibrit entah kemana*
Luna : karena author di kejar sama mizuki jadi...
Raven : tolong reviewnya!
All oc : raven... mustahil! Raven mau jadi yang minta review dengan cara baik pula! Dunia kiamat!
Raven : apa maksud kalian*deathglare dan mengejar all oc*
All oc : *lari* toloooong
Terjadilah kejar-kejaran di studio chalice07... *sweatdropped* dan terimakasih semua. karena mau membaca chap gaje ini... chap kali ini tidak ada apa-apanya kok. Jadi gomenansai... dan byeee...
