Luna : Chalice07 ada dimana kau?
Raven : dia gak ada dari kemarin
?( gadis kecil rambut nya diikat kesamping dan ikatannya ada bulu nya) : saya datang karena di suruh author
Luna : siapa kau?
? (kita panggil saja K) : maaf, saya belum bisa kasih tau nama saya karena kemunculanku akan masih lama.
Raven : CEPAT KASIH TAHU ENGGAK, BOCAH!
K : *mendeathglarekan raven * idiot apa dikasih tahu gak ngerti-ngerti *ngeluarin mic dan piano (?)* kalau masih berisik saja kubunuh dengan secara instant ( wuih seram,s ejak kapan aku membuat OC sesadis ini / K : bukannya kau membuat chara ini sejak smp 1? Di buku mu itu? kenapa nanya? *deathglare* / chalcie07 : *sweatdropped dan takut* orang boleh bocah tapi sifatnya... / K : diam! *ngehajar chalice 07*
Raven : *membatu*
Reicy : *sweatdrop* kau tahu dimana author sarap, umm... K? (takut karena ngelihat bocah itu menang lawan raven)
K : dia ngambek jadi gak bakal kesini, jadi sementara waktu saya gantikan, toh otak saya hampir sama seperti dia *muka dingin*
R,R,L,E : *sweatdroped*
K : baiklah saya saja disclaimernya.
Disckaimer : GC BUKAN MILIK AUTHOR SARAP ITU, TAPI MILIK MEGAXUS, INGAT MEGAXUS BUKAN CHALICE07! IDIOT! ( bocah yang mulut seperti mafia *sweatdrop* )
Warning : gaje, Lebay , aneh , abal , ngaco ,bosenin, DLL yang pokoknya gak jelas. Dan tolong jangan maafkan author gak bertanggung jawab itu ( chalice07 : K! Dasar bocah gak berperikemanusiaan (?), mohon maaf semuanya saya mungkin di pembukaan dan akhir gak ada untuk sementara waktu karena... hmm... *demon laugh (?)* muahahahahhahaha! Itu rahasia *evil grin*)
Kazusa Room
At 00 : 02 AM
Di kamar kazusa terlihat bayangan seseorang yang bukan lain adalah akito, 'dimana laci gambar monyet nya? Smuanya gambar iblis *sweatdrop*' pikir akito. Dan dia melihat sebuah laci bergambar monyet di dekat jendela. 'itu dia' pikir akito girang saat dia akan meraihnya... sebuah muka kuntilanak di jendela, kontak saja dia langsung teriak histeris " UWAAAAAAAAAAAAAHHHHHH! KUNTILANAK!" dengan cepat-cepat akito mengambil hp potion dan membuka pintu tapi... cklek...cklek...cklek... pintu tekunci tentu saja akito hanya bermuka pucat dan dibelakangnya ada yang loncat-loncat saat dia lihat kebelakang...
"POOOOCOOOONG!" teriak akito ngelihat pocong dan langsung memukul pintu dan alhasil pintunya rusak ( K : *munch* hebat juga dia, *munch* hmm... muffin buatan R nee-san the best!). "kau...akan mendapatkan...ganjarannya karena merusak tempat kami berdiam..." ucap pocong itu di depan akito. "dengan cara, orang yang kau sayangi akan hilang" ucapnya dan hilang. Akito hanya cengo dan begitu sadar langsung mempercepat larinya ke kamar luna.
Dan saat dia membuka pintunya luna menghilang. Tentu saja akito terkejut dan diam sementara waktu, mencari luna tapi tidak ketemu-ketemu, 'masa, perkataan pocong itu benar sih? ...luna' pikir akito dan despresi, tiba-tiba...
MUAHAHAHHAHAHAHAHHAHA
Sebuah tawa mengelegar yang bukan lain adalah kazuna, tentu saja akito hanya cengo melihat kazuna dan kazusa muncul di depannya dan melihat kazuna lagi menggendong luna ala bridal style. " hehehe, maaf akito kami hanya mengerjaimu kok..."ucap kazuna sambil cengengesan, sedangkan kazusa didalam hatinya ketawa guling-guling tapi diluarnya hanya tawa kecil dan gentle. Akito hanya cengo "...terus hantu itu..." tanya akito, "hahahha...oh yang jadi kuntilanaknya kazusa. Cocok kan? Yang jadi pocong ya saya" ucap kazuna sambil ketawa tanpa memedulikan death glarenya kazusa yang di paksa pakai baju cewe untuk jadi kuntilanak.
"...ini aku balikin" ucap kazuna sambil menaruh luna ke ranjangnya. Dalam sekejap sesuana tempat itu jadi berat alias gara-gara aura membunuh akito. "kalian..." ucap akito dengan muka kesal dan aura membunuhnya yang tinggi membuat kazuna berkata. "waduh, kita telah membuatnya marah" ucap kazuna dengan suara gak takut apa-apa. "kalau dia sudah serius... berati..." ucap kazusa terpotong. "yah... kabuuuuuur!" ujar kazuna dan langsung menghilang alias kabur. "*sigh* tertinggal aku nih? Akito, yang rencana kan bukan aku loh, tapi rencana gila kazuna, aku hanya korban" ucap kazusa seolah-olah dia korban,padahal dia dan kazuna sama-sama punya rencana yang sama dengan bodohnya akito percaya dan mengeluarkan darkswordnya dan mengejarnya. "akito, jangan buat dia mati tapi setengah mati saja" teriak kazusa dan akito mengangguk dan melanjutkan larinya ( K : contoh teman yang buruk? Aku bilang itu sangat bagus membunuh teman sendiri *evil smile*)
Dan kazusa sendirian di ruangan itu, luna lagi tidur. Tiba-tiba ada suara cengengesan.
"hihihi... aku menemukanmu.. kazusa nii-san" tiba-tiba muncul seorang gadis berambut ungu diikat 2 dan memakai baju pusarnya terlihat. "tch, R..." ucap kazusa pas melihat wujud gadis itu. " *applause* Kazusa nii-san, hebat sekali. Bisa mengelabui S nee-san dan bergabung ke grandchase, kakak apa tahu akibatnya jika masuk ke klompok musuh?" tanya gadis itu, kazusa hanya mengeluarkan keringat dingin tapi wajahnya tetap santai. "uwah, itu hal paling kusukai dari kakak tetap tenang di situasi apapun, tapi tenang saja kazusa nii-san R gak bakal kasih tau kok, biar scenarioku menjadi menarik" ucap R. "scenario?"tanya kazusa. "eit, musuh tidak perlu tahu." Ucap gadis itu dan lompat dari jendela ( K : *mata berbinar* R nee-san memang hebat, lompat dari lantai 3 masih hidup) dan kazusa hanya terdiam dan keluar ke ruang tamu setelah memberikan HP potion ke semuanya yang terluka ( K : duo idiot itu lupa memberikan HP potion ke temannya *munch*)
DI RUANG TAMU
Kazuna dan kazusa sedang membicarakan sesuatu disitu tidak ada akito karena dia menjaga luna dikamarnya.
"keliatannya S nee-san, bakal bergerak ketika keluarga kurogane kalah" prediksi kazusa. " kekuatan mereka di atas keluarga kurogane, itu akan sangat berbahaya jika mereka bergerak " ucap kazuna sambil bergaya dektetif. " semoga saja mereka belum bergerak sedikit pun" ucap kazusa khawatir, " jika mereka sudah bergerak maka dunia ini..." ucap kazuna terpotong. "hancur" ucap kazusa dingin, "uwaaah! Kita harus menahannya, kazusa!" teriak kazuna pusing. " dan sayangnya kaze'aze dan kurogane menjadi sekutu 'mereka', kazusa dan kazuna" tiba-tiba muncul suara di jendela membuat 2 orang ini kaget. Dan terlihat bayangan seorang gadis bersayap iblis kecil.
"Hai!" sapa orang itu "aku kesini tidak melakukan apa-apa kok, hanya menjenguk adikku" lanjutnya. Kazusa dan kazuna cengo plus kaget melihat wujud gadis itu.
Terdapat topi bergambar tengkorak, berbaju serba hitam, berambut sampai pinggang, rok sepaha, dan sayap kecil di pungungnya.
"DEATH?" teriak mereka.
Raven : WOI! Kok lebih singkat dan pendek?
K : Malas ngebuatnya baka! Dan ngetiknya
Reicy : yang buat juga author, kau Cuma ngatur!
K : *deathglare* banyak complain
All :*ketakutan*
K : nah,semuanya [tolong] reviewnya, dan [maaf] jika cerita ini pendek dari biasanya.
