Chalice07 : Oke ,saat nya main story dimulai dan saya mulai bingung dengan idenya jadi maklumin oke jadi saya buat main story dulu, dan cerita ini saya buat sebelum chap 18 saya update hehehehe ^.~, awalnya mau saya buatkan menjadi side story tapi kaga jadi dengan alasan 'aku tidak tahu kenapa tidak jadiin ini chapter menjadi side story'
Raven : dasar author idiot! *ngegebuk author* alasannya kaga tahu, padahal kau pembuatnya!
Chalice07 : ampun , ndoro (?) *sujud-sujud*
Akito : *celingak-celinguk* oi author mana si luna?
Chalice07 : mana kutahu, mungkin lagi mandi
Akito : *blushing* ba,baka author! Jangan ngomong seperti itu!
Flea : Awwww~ , aoi-chan. Malu mendengar hal luna lagi mandi~
Azusa : *menghela nafas sambil membaca buku* menyedihkan, saudara kembarku suka dengan gadis aneh itu
Akito : apa katamu?! *mulai lagi deh pertarungan dengan azusa*
Chalcie07 : *sweatdropped* ma,mari kita mulai main storynya dan disclaimernya adalah flea.
Disclaimer : GC bukan milik chalice07-sama, tapi Megaxus-chan~ lets to first step before we begin this main story.
Warning : GaJE, Aneh , sarap , OOC, OC saya malah ikut-ikutan OOC (?), kebanyakan OC dan lain-lain yang pasti author capai mengulang-ngulang terus.
To All readers :
thanks banyak yang sudah mau membaca cerita gaje buatan saya, ^.^ (arigatou gozimasu (?))
Malam hari entah kenapa para chaser sedang berpesta mungkin karena kedatangan chaser baru~
"salamat datang ke grandchase, azusa-kun, flea-chan" ucap amy disambut koor para chaser (kecuali zero dan mari plus akito).
"oh ya, azusa-kun dan flea-chan, kukasih peta menuju kamar kalian dan peta mansion ini" ucap elesis sambil menyerahkan 2 buah kertas ke mereka.
"hmm... kamar ku di dekat kamar akito ya, cih" ucap azusa sambil mendeathglare ke akito.
"aku juga kaga mau kali dekat dengan mu, kutu buku!" ucap akito kesal.
"waaaah, jadi kamarku dekat luna-chan~" flea memeluk luna.
Melihat flea memeluk luna, tentu saja akito cemburu donk (A : *bersiul* suit, suit~ / Akito : *dengan muka blushing berusaha menebas author*)
"*sigh* aku benci keramaian," ucap azusa dan hendak membuka pintu tapi ditahan flea.
"mau kemana kau, ai-chan?" tanya Flea.
"kekamarku, untuk membaca buku" ucap azusa dan pergi keluar dari ruang tamu.
"hmm... selalu saja membaca buku, apa kaga bosan ya..." keluh flea.
"Flea-chan, ini minuman untuk mu" amy menyerahkan secangkir minuman.
"terimakasih"ucap flea.
Saat flea mau meminumnya dihentikan sama amy "jangan minum dulu, kita harus toast biar seru" ujar amy dan flea menurut sampai semua kebagian dan toast.
"BTW, mana azusa, ini gelas untuknya" ucap amy sambil memegang gelas azusa dan luna yang belum dia kasih.
"dia lagi di kamarnya mending gak usah kekamarnya atau kau bakal tenggelam di tumpukan buku (R : sejak kapan, dikamarnya ada buku?/ A : hmm... sejak... umm... kaga tahu deh :P/ R : author sarap, ngebuat sendiri kaga tahu ujung-ujungnya *Swt*) " peringatan flea membuat amy ketakutan.
"baiklah ini gelas yang terakhir" ucap amy sambil memberikan gelas ke luna.
"thanks, amy-chan" ucap luna sambil bermuka angelic smile yang membuat akito yang melihat luna langsung blushing seberat 100ton (?)
Flea yang melihat akito sedang blushing hanya tersenyum 'aduh, aoi-chan. Lucu banget kalau blushing, semoga saja cinta mu terbalas' pikir flea.
"mari kita toast!" teriak amy dan semuanya bersorak ria (kecuali zero dan mari )
Saat akito mau meminumnya dia mencium bau sake(?) dan berteriak " jangan diminum itu sake!(emang ada ya?)" teriak akito.
Terlambat... mereka semua (chaser, luna/reicy/envy/raven, flea, kazusa dan kazuna) sudah meminumnya dan mabuk.
"*hic* kepala ku pusing..." ucap luna sambil bermuka merah karena minum sake sambil memegang keningnya.
"apa kau baik-baik saja?"tanya akito dengan muka khawatir dengan tiba-tiba luna memeluk akito
"huwaaaa!" spontan saja akito kaget dan menjauh sejauh-jauhnya dengan muka blushing berat.
"hmm... kenapa kabuuur~" tanya luna dengan muka merah karena mabuk nada suaranya sedikit menggoda.
"hahaha... lu, luna. Kau kenapa? Sikap mu aneh" ucap akito dengan muka blushing.
"aku aneh? Tentu saja karena aku suka kamu~" ucapan luna membuat akito kaget sekaligus senang.
"kau...seriu—" ucapan akito terpotong karena luna.
"tentu saja bercanda , baka akito" ucap luna err... mungkin reicy.
"... reicy?" akito kaga sadar dari tadi itu reicy yang menggodanya, bisa dibilang dia gak teliti dahulu sebelum di jahilin reicy.
"kau pikir serius ya?, ini aku loh, reicy. Makanya teliti dahulu sebelum di jahilin, siapa yang muncul" ejek reicy.
"hahaha... maaf..." ucap akito.
"muuuuh, kaga seru kalau Cuma segitu saja," ucap reicy dengan muka seperti ini (XI).
"eh? Apa maksudnya?"akito mempunyai feeling kaga enak.
Reicy langsung mengganti bajunya sama seperti baju luna (dengan cara pakai baju dobel, paling dalam baju sama seperti luna, dan paling depan memakai baju khasnya dia), dan bergaya sama seperti luna.
"te-he-he~ gimana kalau aku bergaya seperti ini" ucap reicy.
"jangan bilang sama seperti di cafe waktu itu" ucap akito pucet sepucet mayat yang baru keluar dari ruang mayat (?)
"te-he-he~, benar" ucap reicy sambil membuka kancing pertamanya.
"uwaaaah," akito udah keduluan kabur.
"muuuuh, payaaah ," ucap reicy sambil bermuka seperti ini =(DX, XI)
Azusa masuk ke ruang tamu karena mendengar suara aneh,
CKLEK ( suara pintu dibuka)
Pas azusa membuka pintu tiba-tiba ada seseorang yang langsung memeluknya dari depan.
"...Flea?"azusa kebingungan dengan sikap flea.
"..." tidak ada reaksi.
"...kau mabuk?"ucapan azusa to the point banget.
"Te-he-he~" flea langsung mencium pipi azusa.
"?!"
Spontan saja azusa langsung kaget setengah mati dan langsung mundur ke belakang.
"ap,apa yang kau lakukan, flea...?"tanya azusa sambil memegang pipinya yang di cium flea dengan muka blushing.
"..." flea malah membuka kancingnya (dari kancing 1-4)
"o,oi. Apa yang kau lakukan?!" tanya azusa panik melihat kelakuan aneh flea.
"..." flea masih diam saja dan tetap membuka kancing ke lima
Tentu saja azusa langsung kabur, karena dia gak suka melihat seperti itu sama seperti akito (benar-benar soulmate *ditebas akito dan azusa*).
"muuuuh, kenapa si ai-chan ya? Padahal aku pakai baju dobel" ucap flea sambil melepaskan baju depan karena kepanasan.
Terlihat flea sedang memakai baju biru kesukaanya.
DI SUATU TEMPAT TAPI YANG PASTINYA DI MANSION GC
Terlihat seorang gadis berambut pendek sependek bahu, warna rambutnya hijau daun, dan di sampingnya terdapat chainKelihatannya mereka berdua sedang sweatdropped melihat kelakuan para chaser (termasuk azusa dan akito, flea dan luna (and jiwanya satu lagi).
"chain, sampai kapan waktunya tiba?"tanya gadis berambut pendek itu.
"aku gak tahu yang pasti tunggu sampai skenario 'dia' selesai, baru kita selesaikan permainan ini," ucap chain.
"*sigh* Cuma demi 'hal itu' saja kita harus melaksanakan skenario gila ini?"ucap gadis berambut pendek sambil mengakat bahu dan geleng-geleng.
"kau khawatir kan apa,sora? Tumben kau segelisah ini" tanya chain.
"tidak ada apa-apa, Cuma demi 'hal itu' saja harus melibatkan 3 kelompok terkuat antar dimensi (?), apa 'dia' gak kelewatan gila?"ucap gadis yang bernama sora.
"... kau kebanyakan complain ya, sora" ucapan chain membuat sora kebingungan.
"complain? Kapan? Aku hanya bicara kok"
"..."chain hanya sweatdropped.
"yah, yang pasti kita harus menunggu waktunya tiba , sora, chain" ucap cynthia yang entah kapan ada disitu.
"membosan kan" suara yang tidak asing bagi mereka.
"hmm...sejak kapan kau disitu, soul?" tanya mereka bertiga dengan kaget, karena melihat 1 orang lelaki sekitar berumur 17tahun, memakai baju serba hitam dan jubah biru (?), memakai topi seperti yuna cuman bedanya icon ditopinya bergambar jiwa, rambutnya biru tua.
"sejak tadi" ucap orang yang dipanggil soul dengan santai.
"..." semuanya sweatdropped-ria.
"bosaaaan, gak ada hal yang seru, aku ingin secepatnya membunuh merekaaaa" ucap soul dengan nada bosan.
Mereka semua (kecuali soul) double sweatdropped (?).
"tuan muda, kau jangan seenaknya pergi" tiba-tiba muncul seorang gadis berambut panjang lurus dengan bando seperti maid dan berbaju seprti maid, rambutnya berwarna hitam.
"alice? Pasti kau kesini karena disuruh yuna kan?" ucap soul dengan muka iblis.
"iya," ucap alice dengan muka datar.
"alice, kau benar-benar setia sama yuna ya" ucap sora kagum.
"... tentu saja, karena alice adalah maid setianya" ucap alice kaga nyambung "baiklah, tuan muda soul, kau dipanggil nona yuna" ucap alice sambil menarik soul (contoh maid yang tidak bagus *di cakar*)
Sora, cynthia dan chain hanya sweatdropped.
"jadi... pembicaraan(sejak kapan?) kita sampai mana?"tanya cynthia yang anmesia sesaat (?)
Akito dan azusa bertemu di halaman belakang mansion (?)
"cih, kenapa kau ada disini, tukang makan/ kutu buku?"ucap mereka bersamaan.
Tentu saja terjadi pertengkaran antar saudara.
Dimalam yang indah ini,cahaya bulan bersinar terang (kok malah puisi ?) , indah dan cantik (?), dan sibawah bulan (?) terdapat pertarungan antar saudara yang gaje *ditebas*
Bisa dibilang di mansion heboh karena semuanya mabuk (kecuali akito dan azusa)
Di halaman belakang berisik karena ada pertengakaran kecil-kecilan dari 2 saudara gaje ini *ditebas* (R : apanya kecil-kecilan?, itu mau bunuh-bunuh, idiot!).
Di suatu tempat yang pasti di mansion GC, 3 mahluk * di tebas* 'teman' kaze'aze yang sedang membicarakan hal yang susah di mengerti.
Chalice07 : hehehe, penutupan chapternya gaje ya? Apa boleh buat pusing mau di tutupin dengan apa (?).
Azusa & akito : jangan banya ngoceh kau ,author sarap.
Chalice07 : kenapa marah?
Azusa & Akito : gara-gara kau, aku sampai mati kaget tahu!
Chalcie07 : iyakah? Aku gak ingat tuuh *salting*
Azusa & akito : grrr, kauuuu *ngejar author*
Chalice07 : *kabur* hiiiiii! Flea tolong minta reviewnyaaaaa!
Flea : oke, para reader tolong review ya ^.^.
Luna : author, rela menerima apa saja, flame, pujian, usul, kritik, saran, semangat dan lain-lain (note : tapi jangan merobohkan semangat saya oke maksudnya merobohkan saya (?)).
