Chaice07 : update! Akhirnya XD, maaf jika update nya lama, soalnya saya lagi malas ngetik dan lagi saya lagi asyik baca komik (soalnya saya nemu komik bagus di mangaf*x jadi gomen~ dan lagi saya keasyikan main Grand Fantasia *sujud-sujud*

Chalica : jadi? Kapan mulainya nih cerita.

Chalice07 : tapi sebelum itu feedback XI.

Chalica : yah,yah what ever.

Chalice0 7 : oke saatnya feedback!

To DarkMelt :

Menegangkan?! 0w0 saya kaga tahu bakal menegangkan tapi makasih atas reviewnya ya XD, soal rufus dan soal yang di PM itu masih saya pikirkan, jadi jika nanti si rufusnya kaga jahat beda dengan yang anda minta... gomenansai, tapi sabar ya... itu mungkin bakal terjadi jika chap depan atau 2 chap lagi tapi jika yang anda minta di PM mungkin kemungkinan bakal 10% *di hajar* dan mungkin 5chap lagi atau 6 chap lagi ato 7chap lagi... intinya makasih atas reviewnya (lagi?)

.

To Perfect Maid Haruka :

Tertabrak? *membaca ulang* eh iya... saya salah menulisnya... mustinya 'menabrak' bukan 'tertabrak' maaf atas kesalahan penulisannya ya ,haruka. Tapi intinya terimakasih atas reviewnya, oh ya seperti yang anda bilang, grandchase bakalan gulung tikar (?) karena para anggotanya pada diculik XD.

.

To TFP-IS-MY-NAME:

Jadi jahat kaga ya si luna, yang pasti si Luna kaga jahat cuman sisi gelapnya yang jahat (Sama aja *chalice di hajar*), yang pasti makasih atas reviewnya XD.

Chalice07 : baiklah saatnya mulai ceritanya~, Aoi disclaimer~ Aoki Warning~

Aoi : *sigh* oke,

Disclaimer :Grandchase bukan milik chalice07, tapi megaxus, jika GC punya Chalice mungkin characternya kebanyakan ,sarap,gila,kaga jelas dan lain-lain.

Chalice07 : apa maksudmu ,Aoi! *nimpuk aoi pakai deathscthye*

Aoi : Aoki TT^TT, chalice07-sama jahat *nangis kearah aoki*

Aoki : *deathglare ke chalice07*

Chalice07 : ..iya,iya. Aku salah, jadi hentikan tatapan membunuhmu itu...

Aoki : Warning : GaJe, kebanyakan OC, Kaga nyambung dengan cerita sebelumnya, Bahasa gado-gado (alia bahasanya nyampur-nyampur dari indo ke inggris lalu kejepang), mungkin beberapa OC ada yang diobrak sedikit ciri-cirinya, Properti tambahan, Aneh, OOC, Lebay tingkat dewa, alur kecepatan, dan typo tersebar dimana-mana dan Cerita yang tidak memenuhi syarat EYD

Chalice07 : baiklah sebelum mulai saya mau kasih tahu dulu fisik siapa yang saya ubah.

Aoi Haruna *14 tahun*

Rambut : awalnya pirang diubah jadi Biru muda

Mata : sama alias Aquamarine.

Alasan warna rambut diganti karena : masa rambut pirang namanya aoi? Aoikan artinya biru jadi saya ubah rambutnya biru dan matanya yang awalnya biru kaga saya ganti, nah baru cocok namanya Aoi *author di hajar reader*

.

Aoki Haruna *14 tahun*

Rambut : Sama kaya saudara kakak kembarnya.

Mata : sama...

Alasan : sama kaya saudara kembarnya cuman kalau soal namanya saya kaga tahu artinya *dihajar reader dan Aoki* karena nama aoki saya ambil dari aoi dan tinggal ditambah K.

Chalice07 (?) *15 tahun*

Warna : Pirang jadi hitam kemerahan (alami... karena dari kecil rambut saya kena matahari akhrinya jadi kaya gini... padahal saya maunya hitam TT^TT)

Mata : Coklat kehitaman (cuman yang paling kelihatan hitamnya cuman kata temen mata saya ada coklatnya dikit (?))

Alasan : saya dulu dikasih tahu ama temen rambut coklat kemerahan itu pirang cuman seiringnya waktu akhirnya saya tahu rambut saya bukan namanya pirang, pirang itu kuning keemasan, jadi saya ubah jadi coklat kemerahan (bukan disemir! Ini alami dari kecil karena [mungkin] dulu karena sering kena matahari jadi kaya gini (itu kata orang).

Oke cuman 3 orang ini aja yang saya ubah..., nah kita mulai saja ceritanya

-Happy reading-


Pagi hari nan damai tanpa masakan mematikan Luna, Amukan seram si kembar kurosaki yang menyeramkan, berantemnya si kembar kazeki, tanpa amukan amarah Raven, godaan dari Reicy (?), eksperimen menyeramkan Envy (?)

Tapi... siapa sangka suasana ini sungguh mencekam dan soal amukan Raven,Godaan Reicy dan eksperimen menyeramkan envy masih ada... kenapa kalian tanya?

Ya iyalah! Soalnya Raven,Reicy dan Envy tidak diculik Death (?).

"GRAAAAAH! SI LUNA MEMANG BAKA (arti baka : Bodoh, Idiot) BISA-BISANYA MELEPASKAN BELENGU SI SYNC!" teriak Raven kesal sambil nendang-nendang tembok mansion yang kaga ada dosanya dan teriakannya membuat para chaser bisa-bisa budeg *author ditebas*.

"fufufufu... mau gimana lagi~ dan lagi sekarang kita dalam wujud Roh, R-A-V-E-N –chan~" ucap Reicy sambil senyum menyeramkan.

"... gorgonnya kabur..." ucap Envy datar sambil ngejer gorgonnya yang kabur karena takut jadi korban eksperimen Envy.

Para chaser hanya sweadropped (kecuali Mari, Zero dan Lass yang stay cool)

"hei, bisakah kalian diam? Dan bisakah kalian membatu kami membetulkan mansion?" tanya Sieghart sambil sweadropped dan sedang memukul paku untuk betulin genteng (?).

"benar, dari tadi kalian hanya melakukan aktivitas yang sama tanpa membantu kami sedikit pun" protes Elesis sambil membawa balok kayu entah buat apa.

"heee~ kami dalam wujud Roh~ kalau dalam wujud ini kami tidak bisa apa-apa" ucap Reicy.

"..."

"..."

"..."

Sunyi...senyap(?).

"baiklah! Ayo kita latihan untuk melawan mereka untuk menyelamatkan teman-teman kita!" ucap Energik Elesis dan sieghart bersamaan.

"baiklah" ucap para chaser bersamaan dengan rian (except Lass, Mari, Zero, Raven,Envy,dan Reicy)

Dan para chaser pergi ke training ground.


KUROGANE MANSION.

Sync a.k.a Dark side Luna, mengetuk pintu mansion kurogane bersaudara.

Tiba-tiba muncul 2 gadis kembar menggunakan kimono (?), berambut biru mirip mizuki dan mizuna, bermata sama seperti mizuki dan mizuna (?),yang satu berkimono yang dirok bagian kanan nya terdapat gambar tengkorak, berpita yang logonya ada tengkoraknya, mukanya datar, dan dikuncir 1 kesamping, yang satunya lagi berkimono berwarna pink,berambut lurus ke bawah dan sepunggung, dan pitanya terdapat logo hati retak.

"eh? Sync~ Mizuko kangen sama adik bungsu ku~" tiba-tiba gadis yang menggunakan pita hati retak memeluk Sync.

"lho? Kakak sudah keluar dari rantai mengurung kakak di alam bawah sadar ya?"tanya gadis yang kelihatannya maniak tengkorak *author langsung ditemanin para zombie (?)*

"hehehe... kelihatannya kalian berhasil melewati maut ya?" tanya Sync dengan muka happy smile tapi beraura hitam (?).

"ya! aku, Mizuto dan Kak Rye hampir mati gara-gara eksperimen gila kak yuna, selama 10 tahun dan pulang-pulangnya kakak chain dan kakak lainnya nyaris kaga ingat sama kami!" ucap gadis yang di kasih pita hati retak atau di panggil Sync, Mizuko.

"heeee~ gimana kalian bisa lolos?" tanya Sync lagi.

"entahlah, dan bisa kah Sync tidak menanyakannya lagi? Aku benci mengingat nya" ucap sinis gadis pita tengkorak tersebut.

"tadi kalian bilang kak mizuko, kak mizuto dan kak Rye, nah si kakak ryenya mana?" tanya Sync sambil dielus rambut dari kakaknya

"heee~~ dia ada di mansion kakak Yuri" ucap Mizuko sambil tetap memeluk sayang Sync.

"...ka...k M...i...zu...ko...sy...nc... tid...ak bis...a na...f..as..." ucap Sync sesak nafas karena death hug dari Mizuko.

"waaah~ aku minta maaf~" ucap Mizuko sambil melepaskan death hugnya.

"lho? Sync? " tiba-tiba Chain langsung muncul sambil memegang gunting rumput.

"hallo, Kak chain? Bagaimana dengan matamu? Apa kau bisa melihat sekarang?" tanya Sync.

Chain hanya menggelengkan kepalanya. "belum... dan mana mungkin aku bisa melihat karena bukannya kakak dari lahir tidak bisa melihat" ucap Chain depressi.

"...maaf kan aku... kakak Chain" ucap Sync sedih.

"tidak apa..." ucap Chain sambil tersenyum walau dia buta tapi dia bisa melihat aura sehingga sama saja bisa melihat walau tidak maksimal...

"Yuna juga minta maaaf~" tiba-tiba muncul Death a.k.a Yuna sambil memeluk Chain dan dimatanya ada air terjun (?).

Semuanya hanya sweadropped ria (kecuali Mizuto) karena Death langsung muncul dan main nangis segala.

'sejak kapan dia disana?' pikir semuanya.


YURI MANSION.

Tap...tap...tap...

Dilorong mansion yuri terdapat pemuda yang sekitar berumur 17tahun, rambutnya merah seperti darah (?) dan bermata hitam mirip Yuna, dan Yuri.

BRAAAK!

Pemuda itu membuka (baca : mendobrak) pintu.

"Yuri-niisan! Apa kau disana?!" teriak pemuda itu.

"ugh... Rye... bisakah kau tidak mengganggu diriku yang lagi di alam mimpi?" ucap Yuri kesal dan bangun dari tempat tidur.

"HOREEEE! YURI-niisan tidak lupakan adik laki-laki mu yang dikurung sama Yuna-neesan~~~" ucap pemuda itu atau bernama Rye langsung memeluk kakak pertamanya (jadi kaya Homo aja *di tebas*).

"Wha?! Rye?! Kau masih hidup dari siksaan percobaan yuna?!" ucap Yuri kaget.

"heeee?! Jadi Kak Yuri juga nganggep Rye udah is death gitu?!" teriak Rye kesal.

"apa boleh buat, kaukan sudah tahu jika Yuna bereksperimen kaya apa, hanya 5% mahluk percobaannya hidup dari eksperimennya.

"Muuuh... aku kabur lah!" ucap Rye kesal "sekian 10 tahun aku berjuang untuk kabur akhirnya terkabul juga, terimakasih dewa thanatos (?)" ucap Rye berdoa dan terdapat sorotan lampu dari atas Rye.

Yuri ,Ryena dan Kyle hanya sweadropped (sejak kapan Ryena dan Kyle ada disitu?)

"ngomong-ngomong, kakak Yuri sedang mengadakan permainan untuk chaser kan~~~?"

"kok tahu?!"

"hahahaha... sebenarnya aku tidak kabur hanya selesai eksperimen Yuna atas memperkuat kekuatan ku, dan aku dikasih tahu sama Alice-chan~"

"hooo..."

"jadi... aku boleh ikut?" seringai Rye.

"heeee... tentu saja, dengan kekuatan mu mungkin permainan ini semakin menarik" seringai kejam Yuri.

"kalau begitu... apa aku boleh membunuh para chaser?" tanya Rye dengan senyum kejamnya.

"..."

Yuri langsung membeku

"kakak?"

"...entah kenapa kau makin mirip dengan Yuna dan Sync aja..." ucap yuri ketakutan dan bersembunyi di balik bangku.

"?"

"*sigh* kelihatannya si Yuri masih agak trauma sama yuna yang tomboi itu..." keluh Kyle.

"apa boleh buaaaat~ Yuna-saaaamaaa kan pernah hampir membunuh Yuri-sama karena masalah sepele~" ucapan Ryena bernada.

"hasilnya?"

"tentu saja Yuri-sama yang menang, tentunya dengan serangan licik yaitu menggunakan kelemahan Yuna"

"...benar-benar licik majikan kita ini" ucap Ryena dan Kyle bersamaan sambil menatap Yuri yang bersembunyi.

"aku tidak licik!" sangkal Yuri kesal.

Dan terjadilah adu mulut antar majikan melawan anak buahnya.

"1 VS 2 siapakah yang menang? Saksikan sebentar lagi di BloodKnightTV" teriak Rye sambil menggunakan Toa curian Mesjid terdekat yaitu di Silverland (?)

Biarkan acara gaje di Mansion Yuri itu...


PRIMITIVE ISLAND –YUNA MANSION-

Terlihat pintu depan terbuka dan tampak Akito dan Azusa dengan badan berlumuran darah dan yang pasti itu bukan darah mereka tapi mahluk tidak berdosa.

"sudah, selesai misimu dari Yuna, Akito,Azusa?sukses?" tanya Lie yang muncul di depan mereka dengan seringai kejam

Akito dan Azusa menatap Lie dengan tatapan dingin dan melewatinnya.

"fufufufu... kelihatannya sukses membunuh warga Silver land disekitar Ruins." seringai Lie.

"bisakah kau diam, Lie" ucap Akito Dingin dengan tatapan membunuh.

"tidak" jawab Lie.

"kelihatanya aku ingin memotong lidah mu itu" ucap Azusa sambil mengeluarkan pedang kegelapannya.

"silahkan" ucap Lie dan sekarang dalam posisi Battle.

Kita abaikan mereka yang siap-siap bertarung.

GRANDCHASE MANSION.

Di depan mansion muncul gadis berambut pink dan diikat 1 di belakang dengan tinggi dan rambut depannya (bukan poni yang pasti di depan telinga itu) panjang sepanjang bahu.

"hmm... jadi ini mansion para grandchase ya..." ucap gadis itu dengan seringai.

~TBC~


Chalice : ah... cape... terlalu lama nunggak jadi keder otak saya *meleleh (?)*

Luna : jangan meleleh, Author-san!

Sync : meleleh saja, biar lenyap! *nyiapin api *

Luna : Sync! Tidak boleh begitu!

Sync : *menjulurkan lidah* EGP (Emang Gue Pikirin)!

Akito : ...

Azusa : ...

Flea : ...

All Chaser : ...

Chalice : kenapa?

All : ceritanya gaje banget!

Chalice : *pundung*

Sync : baiklah! Tolong REVIEWNYA YA!

PLEASE REVIEW!