All Begin In Summer
Warning : Kalo gak suka gak usah dibaca, alur lemot (Lumayan), OOC, gaje, dll (Temukan jawabannya setelah membaca sendiri! Author emang agak unik. Jadi maklum ya?)
OC di chapter ini : Ruka (Adik perempuan Mystogan), Ancilla (Maid di rumah Mystogan. Saking dekatnya, sudah dianggap ibu sama anggota rumah. Bahkan kerja sambilan diluar sampe gak pulang berhari-hari untuk mencukupi kebutuhan orang serumah. Benar-benar seorang ibu!), Crimson (Kucing raksasa peliharaan)
I do not own Fairy Tail.
.
0
.
Ruka's POV
Belakangan ini kakak lagi uring-uringan. Habis, gak ada kerjaan yang menurutnya menarik sih.. Repot deh. Kadang, dia susah menyukai sesuatu. Cewek bohai aja gak dilirik. Yep, dia gak suka cewek agresif. Aku melihat apa yang ada ditangannya. Kutarik secara paksa. "Hei!", hihi.. dia reflek menarik tanganku. Eiits.. aku bisa menghindar. Ruka dilawan... :3
Kurang lebih, isi notes di tanganku gak menarik. Ternyata dia beneran nulis jadwal yaa. Huu.. "Thanks", kukembalikan notes itu ke tangan kakakku yang daritadi masang wajah cemberut. Uhm.. dia imut. "Tidurlah, kak", dia berdiri dan mengecup keningku. "Itu kalimatku sebagai kakak, tau!", yang kutahu, selanjutnya ia mengelus kepalaku. Sesuatu yang membuatku tersenyum. Karena belakangan ini kakak jarang keluar kota, aku makin mudah tersenyum. Hehe.. Soalnya aku biasanya berwajah dingin dan jarang tersenyum ikhlas.
Kututup pelan pintu dibelakangku. Aku berjalan ringan ke kamarku. Seperti biasa, aku tak bisa langsung masuk ke dunia mimpi. Setelah olahraga ringan sedikit, akhirnya aku bisa tidur juga -Aku dan kakakku insomnia. Wajar kalau susah tidur.-
.
0
.
Sinar matahari mengusik tidurku. Humph.. Gila. Aku bangun jam 07.30! Padahal biasanya jam 08.00 lebih. Asoy... Eee ini lagi liburan musim panas. Jadi wajar kalo aku bangun jam segitu.
Biasanya, kakak bangun jam 5 pagi.. tapi...
Begitu kuintip di kamarnya, ia masih tidur pulas. Lagi-lagi aku senyum. Tapi, aku langsung sweatdrop habis liat obat tidur yang ada di atas meja kakakku. Ni orang gila apa ya? Terakhir kali –alias kemarin- aku liat masih ada sekitar 8 pil obat tidur. Sekarang sisa 6. Harusnya diminum 1 butir aja. Pantes jam segini masih tidur. Ya, emang sih, hari ini dia free. Duuh, ni orang ngerepotin. Tapi aku tetep sayang. Hehe..
Habis liat pemandangan langka –kakak masi tidur jam segini- aku Cuma busa menafsirkan satu hal : Gak-Ada-Yang-Nyiapin-Sarapan. Ok, bukan masalah besar. Percaya gak percaya, aku bisa masak. Meski gak sepinter kakak ato Ancilla.
Oke, buka kulkas. Yep. Yang terlihat di depan mataku hanya telur, kecap, sambal botol, apel, dan tomat. Aku ngucek mata. Kulihat ulang isi kulkas. Ternyata emang aku gak salah lihat. Isinya cuma itu. Mau gak mau, kumasak aja. Ya.. tepatnya, kutumis sih. Tapi, kalo cuma makan segini, aku masih laper. Cuma ngganjal perut ajalah.
Habis makan makanan gak jelas –Lumayan enak. Karena lagi laper kali ya?- , aku mandi lalu cepat-cepat ke pasar buat beli bahan makanan. Kuputuskan dengan asal apa yang akan dimasak hari ini. Kroket mie dan kroket tahu. Ah! Sama kentang juga. Yang jelas pake nasi. Mau hasilnya enak ato gak tetep aja aku gak peduli. Ada makanan juga udah untung.
Kuberjalan melewati pepohonan. Keadaan yang kusukai. Mengingat rumahku ada di tengah hutan.
Setelah keluar dari hutan, ku langsung melihat salah satu majalah yang terbuka di toko –tokonya ada di depan hutan- . Salah satu isi majalah yang asal kubuka itu membahas Lucy Heartfillia. Cewek cantik pendatang baru. Aku sudah beberapa kali bertemu dengannya., ketika aku ke Fairy_Tail Agency. Dia orang yang ramah, jadi aku bisa dibilang, nyaman berbicara dengannya. Hum... dia satu agency dengan Levy Mcgarden, salah satu seiyuu yang akan bekerjasama dengan kakak. Menarik. Meski aku gak yakin kakak bakal tertarik. Meski kekanakan, kadang dia dingin.
Aku memberikan lambaian tangan dan senyum sekilas pada ibu penjaga toko. Ia balik tersenyum kearahku. Aku lagsung lari ke pasar di sebelahnya. Berburu bahan masakan, dimulai!
.
0
.
"Aku pulang. Hai Crimson, kakak sudah bangun?", kutanya pertanyaan gak penting. Crimson hanya mengangguk. Ku mencium kening Crimson dan menaruh bahan makanan yang kubeli barusan di kulkas.
"Ruka", suara itu... lembut dan terdengar ramah. Pelan namun jelas. Itu... pasti suara kakak. Kulihat ia mulai membuka mulutnya lagi,"Berikan kresek yang kau pegang itu. Biar aku yang masak." Aku Tersenyum mendengarnya
"Uhm!"
.
"Ah ya. Besok aku ke Fairy_Tail kan?", tanya pria berambut biru yang sedang memotong bahan makanan yang akan dimasak itu.
"Ya. Kenapa emang?" Kakak menjawab tanpa berhenti memotong.
"Takut salah informasi aja. Kayak sebelumnya." Ah ya.. di beberapa pekerjaan kakak yang sebelumnya, aku salah informasi. Jadi kakak pergi ke tempat yang salah. Ataupun melakukan pekerjaan yang seharusnya dikerjakan orang lain. Dan dia terpaksa menahan malu. Hehe. Aku sebenarnya menjabat jadi manager pribadi kakak! Sebenernya dia gak butuh manajer sih.
"Ehehe... ya gak lah kak. Yang sebelumnya cuma kecelakaan. Percayalah!"
"Pekerjaan apapun memang butuh ketelitian" Kakak melirikku sebentar. "Ehe.. ya maap", yang bisa kusadari, aku lagi masang muka bego ala Natsu-san sekarang.
"Yah, namanya manusia pasti berbuat kesalahan. Ya kan?", kakak senyum lagi.
"Un! Pasti! Kakak juga, yang kakak potong bukan kentang, tapi cabe, lho? Kita gak butuh cabe sebanyak itu kak!"
Kakak langsung kaget dan melihat apa yang dipotongnya selama ini. Matanya mlebar dan tak percaya apa yang dilihatnya. Ehehehe. "Tapi, gak biasanya kakak ceroboh. Jangan-jangan, bakal ada badai dateng nih? Hihi."
"Hn. Mungkin.", kakak menggelembungkan pipinya.
"Kikikik!" Lho? Ketawaku kok jadi kayak kuntilanak sih? Sadako, mungkin?. Saat makan makanan kakak, aku merasa terbang ke langiit (LEBAY LU AKH!). Sumpah ini enak.
"Cih. Kenapa aku harus kerja besok sih?" Kakak mulai ngomel gak jelas.
Hehe. Jadi penasaran. Besok apa yang terjadi yaa?
.
0
.
Sudah dibilang diawal, ini gaje. Tapi cerita intinya belum dimulai hehe.. Jadi.. ya.. ini masih kayak prolog gitu. Alurnya emang lemot. =,='' ...
Kalo ada yang butuh di riview, ato diperbaiki, bilang aja.
Yuzurin menghargai semua perkataan reader. ^-^
