" AKKKKHHH!" siwon berteriak kencang saat tanganya di pukul oleh benda keras

Seketika itu juga siwon langsung tumbang dekat parkiran mobilnya sambil memegang erat tangan kirinya yang kesakitan dan penjambret itu pun langsung melarikan diri dengan motornya menggunakan kecepatan tinggi

" Akkhh… tolong aku.. " pekik siwon kesakitan

Melihat sekelilng tidak ada yang bergerak, wanita itu merasa iba melihat siwon semakin lama semakin merintih kesakitan sambil memegang tangan kirinya yang kesakitan

" Tuan.. bertahanlah.. aku akan membawamu ke RS " ucap wanita itu sambil membantu siwon masuk ke mobilnya

Dengan susah payah wanita itu memapah siwon yang cukup berat bagi dirinya, karena dia adalah wanita yang bisa di kategorikan cukup kurus ( tidak langsing seperti layaknya model ) dan tidak lupa dia masih memegang map nya

" Kau mau apa ?" tanya siwon di sela-sela menahan rasa sakitnya

" Tentu saja membawamu ke Rs. Kau tenang saja, aku bisa menyetir kok, dulu aku ini supir taxi. Sekarang kau tenang saja dan tutup matamu " ucap wanita itu lagi

Tanpa disadari oleh siwon, wanita yang belum iya ketahui siapa namanya mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang cukup kecang, mengingat yang mengemudikan adalah seorang wanita cantik dan memakai sepatu ber-hak lumayan tinggi, dan siwon melihat sebuah map di pangkuan wanita itu

Sesampainya mereka di RS, siwon langsung segera di tangani di UGD dan wanita itu menunggu dengan setia di ruang tunggu

" Maaf nona, anda keluarganya ?" ucap salah seorang dokter

" Ha? Aku ? aishh.. iya kenapa dokter?" ucap wanita itu terpaksa mengaku sebagai bagian keluarganya

" Pasien mengalami keretakan tulang yang tidak terlalu parah, dan beruntung segera di bawa ke RS dengan segera, karena sedikit saja pasien memaksa untung menggerakkan tangannya bisa berakibat cacat permanent untuk tangannya. Untuk saat ini kami sudah memberikan obat penenang agar pasien bisa beristirahat, mengingat lukanya cukup membuatnya kesakitan" jelas dokter

" Setelah pasien sadar, sudah bisa kembali pulang, tapi jangan lupa untuk rutin minum obat dan mengontrol ke RS seminggu sekali untuk check up" Jelas dokter kembali

" Baik dokter"

Setelah mendengar penjelasan dokter, wanita itu langsung melihat keadaan siwon di dalam ruang UGD yang tertutup rapat oleh tirai

" Sudah tidur rupanya.. kasian sekali kau ini, tampan tapi dirampok.. benar-benar malang nasibmu" gumam wanita itu

" Drrttt… Drrttt " tiba-tiba hp wanita itu bergetar di tas nya

" Hallo.."

" Apa benar ini nomor nona Cho Kyuhyun ?"

" Iya benar "

" Kami hanya ingin memberitahukan bahwa anda sudah kami release dari interview hari ini, karena kami sudah menunggu kehadiran anda satu jam"

" Oh tidak.. maaf tuan.. saya mohon tolong tunggu sebentar lagi, tadi saya menolong orang yang sedang kecelakaan karena dirampok, dan sekarang saya masih ada di RS, saya akan menuju kesana sekarang "

" Baiklah, kami tunggu kehadiran anda dalam waktu sepuluh menit, jika tidak maka kami akan benar-benar merelease anda dari daftar interview hari ini"

" Baik tuan, terimakasih"

" Permisi nona, saya membawakan obat untuk pasien. JIka pasien sudah sadar, mohon untuk membantu memberikan obat ini kepada pasien dan ini adalah obat untuk pasien selama rawat jalan di rumah " ucap suster menerangkan pada Kyuhyun

" Ohh.. Iya suster " ucap Kyuhyun nampak galau

" Aishh.. disaat aku sedang terburu-buru seperti ini ada saja yang harus aku kerjakan" ucap kyuhyun frustasi

Kyuhyun mulai menulis di selembar kertas dan meletakkan di dekat obat tersebut berharap pasien yang baru saja di tolongnya itu membacanya. Seketika itu juga Kyuhyun pergi dan hampir berlari dengan cepat menuju tempat interview nya itu

" Aaaa.. " tiba- tiba kyuhyun mengaduh sakit

" Oh tidakkk.. lagi-lagi kesialan datang padaku.. hak sepatu ku patah" keluh kyu sambil mengambil sepatunya sebelah kiri

" Drrt.. Drttt"

" Hallo… " ucap Kyu sambil masih memegang sepatunya dan berjalan dengan satu sepatu

" Nona Cho kyuhyun, maaf dengan ini kami menyatakan anda gugur untuk mengikuti interview di perusahaan kami di karenakan tidak menghadiri panggilan kami.. Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas CV yang sudah anda berikan.. Selamat siang"

" Hallo.. halloo… tunggu .. tunggu.. " ucap kyuhyun agak berteriak

Tapi sayangnya teleponnya sudah terputus secara sepihak… tanpa disadari tampak raut kekecewaan yang luar biasa dari wajah kyuhyun. Wajahnya sudah menampakkan kelelahan pada hari ini. Dengan langkah gontai Kyuhyun berjalan dengan menggunakan sebelah sepatunya dan tidak memperdulikan orang-orang sekitar yang lewat memperhatikannya

Kyuhyun adalah seorang wanita pengangguran, sudah dua bulan ini dia menganggur. Mencari pekerjaan di Korea itu tidaklah mudah, sebelumnya Kyuhyun sudah melamar di berbagai tempat dan semuanya berakhir dengan di pecat atau dia berhenti di tempat kerjanya. Kyuhyun bukan gadis yang tidak berpendidikan, dia adalah gadis yang sempat mengenyam bangku pendidikan sampai kuliah, dengan kepintarannya dia mampu mendapatkan bea siswa penuh selama dia kuliah, tapi malang kepintarannya tidak sebanding dengan ketidak beruntungannya dalam bidang pekerjaan

" Minnie ah.. lagi apa kau ?" ucap Kyuhyun sambil menelpon dengan hp nya

" Kenapa kau Kyu? Lemas sekali.. "

" Ne.. Minnie, aku butuh bantuan mu.. tolong datang ke tempat *** " ucap Kyu lemah

" Oke.. tunggu aku "

Sementara itu di RS, siwon menelpon yesung dengan menggunakan bantuan suster di RS untuk menghubungi yesung dan memberitahukan untuk datang ke RS segera

" Won… kamu kenapa ? apa yang terjadi denganmu ha?!" ucap Yesung panic begitu tiba di ruang UGD

" HP ku di ambil orang dan jadilah begini " jelas siwon datar

" Ck.. disaat terluka begini masih bisa seperti itu sikap mu. Eh.. notes apa ini ?" ucap yesung sembari memegang kertas di dekat obat

" Mana hyung? Coba kulihat" ucap Siwon

" Maaf tuan aku tidak bisa menemanimu sampai kau terbangun karena aku ada panggilan interview hari ini, dan aku tidak mau terlambat, yah walaupun sudah terlambat satu jam sih karena menolongmu, tapi setidaknya aku berusaha untuk tetap datang dan interview walaupun kemungkinannya kecil. Ngomong-ngomong, ada beberapa obat yang harus kau minum secara rutin, untuk cara minumnya sudah di tulis rapih oleh suster dan jangan lupa untuk seminggu sekali check up ke RS. Kata dokter tanganmu mengalami keretakan, tapi tidak terlalu parah. Cepat sembuh tuan..

Cho Kyuhyun "

" Apa isinya won? " tanya yesung penasaran

" Dari orang yang menolongku " ucap siwon sembari memberikan notes kepada yesung

" Hyung.. cari data mengenai Cho Kyuhyun dan pekerjakan dia sebagai sekretaris ku" ucap siwon sambil berusaha duduk di ranjang

" Mwoo ?!"

" Aku tidak mau berhutang budi pada siapapun dan pastikan dia bekerja di perusahaan kita " ucap siwon lagi dengan berdiri

" Apa maksudmu won? Ucap yesung tidak mengerti

" Wanita yang barusan menolongku adalah seorang pengangguran hyung, itu bisa kulihat saat dia menolongku sambil membawa map yang berisi CV. Dan aku tidak mau disalahkan olehnya kelak jika interview nya kali ini gagal karena telah menolongku. Jadi pastikan dia bersedia dan bekerja di perusahaan kita dan yang terpenting aku tidak mau merasa berhutang budi pada siapapun. Berapapun yang dia minta untuk besarnya gaji, berikan saja " jelas siwon dingin

" Dan hyung, tolong belikan aku hp yang baru " ucap siwon sambil berlalu meninggalkan yesung

" Kupikir sesaat kau sudah kembali seperti dulu wonnie ah, tapi aku salah" ucap yesung sambil menghela nafas panjang

Disisi lain, Kyuhyun masih setia duduk di dekat taman dan muncullah seorang pria tampan, tinggi sambil mengenakan kacamata hitamnya

" Ada apa dengan mu kyu ? " ucap pria itu begitu sampai

" Minnie ah.. " ucap kyu lemah

" Wae? Sudahlah, aku tahu apa yang kau mau bicarakan. Ayo kita makan siang, pasti kau belum sarapan dan lunch kan ?" ucap pria itu

" Hix.. hix.. " hanya tangisan yang keluar dari kyuhyun

" Ssst… sudahlah.. lain kali kau bisa interview ditempat lain kan.. sudah, sudah.. jangan bersedih yah" ucap pria itu lagi sambil membelai rambut kyuhyun

" Yakk Shim Changmin.. ! jangan kau membelai kepalaku seperti itu! Kau pikir aku ini anjing kecil apa ha ?!" hardik Kyuhyun

" Wkwkwkwkw…cepat sekali mood mu berubah kyu. Ayo kita pergi makan " ucap changmin sambil menarik tangan kyuhyun

" Tidak bisa Minnie ah.. kau lihat sepatuku hak nya patah" ucap kyuhyun sambil memperlihatkan sepatunya

" Ck! Menyusahkan saja. Ayo kugendong" ucap changmin sambil jongkok

" Asyiikk ! " ucap kyuhyun kegirangan

" Aishh.. kau belum makan daritadi, tapi kenapa berat begini ha? Makan apa kau? Aku tidak yakin kalau yang kugendong ini perempuan" ucap changmin

" Ck… kau saja yang lemah.. sudah jangan banyak bicara, cepat ke restoran ! perutku sudah rock n roll minta diisi "

" Baiklah kyu.. tapi lain kali cobalah untuk diet okay.. kau sungguh.. " belum selesai changmin bicara, pukulan keras mendarat di kepalanya

" PLETAKK !"

" Jangan banyak bicara Minnie, cepat jalan " ucap kyuhyun

TBC