" Hyung, pakai mobil ku kita kembali ke kantor " ucap siwon

" Siwon, tanganmu terluka dan kau masih saja mau ke kantor? Jangan gila kau! " Ucap yesung marah

" Tidak, aku tetap mau ke kantor hyung. Suruh pak Lee ambil mobilmu dan kita pakai mobilku ke kantor " ucap siwon lagi sambil masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi sebelah supir

" Anak ini benar-benar keras kepala " gerutu yesung

" Hei.. Map apa ini? Kenapa ada banyak map begini?" Tanya yesung sambil memegang beberapa map kearah siwon

" Bukan punya ku " ucap siwon datar

" Berisi cv? Mau apa kau dengan cv sebanyak ini siwon?" Tanya yesung heran saat melihat isi dari map itu

" Coba kau lihat ini siwon " ucap yesung menyerahkan salah satu map itu

Begitu siwon melihat map tersebut, matanya langsung melihat dengan intens prestasi yang di capai oleh kyuhyun selama mengenyam pendidikan waktu kuliah

" Hyung, panggil orang ini dan pekerjakan dia " ucap siwon sambil menutup map itu dan menyerahkan pada yesung

" Mwoo?! Maksudmu?"

" Dia yang sudah menolong ku hyung. Panggil dia untuk interview dan pekerjakan dia segera sebagai sekretrisku " ucap siwon lurus kedepan

" Baiklah kalau itu maumu. Tapi ini pilihan mu yah, jika orang itu resign sebelum satu bulan, jangan salahkan aku " ucap yesung

Tak ada pembicaraan lebih lanjut lagi antara siwon dan yesung selama perjalanan menuju kantor. Dulu saat siwon masih belum seperti ini, siwon dan yesung selalu bersenda gurau dimana pun dan kapanpun. Siwon tidak pernah menjadi sekaku dan sedingin ini. Tapi yesung selalu memahami keadaan teman baiknya ini yang sudah di anggap sebagai dongsaengnya.

Di tempat lain, kyuhyun dan changmin sedang makan di kedai mie.

" Habis kita makan, kita ke dept store dulu " ucap changmin

" Untuk?"

" Ya pabbo! Kau lupa sepatu mu itu sudah patah yah?! " Jawab changmin sambil menyentil kepala kyuhun

" Aku lupa.. Hehehehe.. Tidak perlu lah min, lagipula aku hari ini tidak menyerahkan cv ke perusahaan lain lagi dan belum ada panggilan interview lagi " jelas kyuhyun sambil mengunyah mie nya

" Kenapa? Bukannya biasanya dalam sehari kau bisa menyerahkan cv ke banyak tempat?" Tanya changmin heran

" Karena menolong orang itu, cv yang kubawa itu hilang entah ada dimana " jelas kyuhyun

" Jadi kau akan langsung pulang setelah ini?" Tanya changmin

" Tentu saja, memangnya mau kemana lagi aku? Persediaan uangku sudah menipis. Berbulan-bulan tidak bekerja jadi tidak ada pemasukan tau"

" Kenapa kau masih saja keras kepala tidak mau mengambil pemberian uang dariku selama kau menganggur " ucap changmin

" Yakk shim changmin, tidak usah sejelas itu kau katakan aku ini pengangguran " ucap kyuhyun kesal sambil mempautkan bibirnya imoet

" Tapi kenyataannya memang begitu kan? " Ucap changmin sambil menyeringai

" Sudah terima saja uangku selama kau menganggur kyunnie, aku juga tidak pernah keberatan sama sekali " ucap changmin lagi

" Aku tau, tapi aku tidak mau minnie, nanti aku akan jadi manja padamu kalau kau memperlakukan ku seperti itu " jelas kyuhyun

" Aku tidak pernah keberatan jika kau bermanja-manja padaku, aku malah senang.. Sepertinya sudah lama sekali kau tidak bersikap manis padaku kyunnie ah " ucap changmin sambil tersenyum jahil

" Rasanya saat ini aku ingin melemparmu dengan botol air ini minnie. Jangan bicara yang aneh-aneh" ucap kyuhyun

" Ckckck.. Kemana kyunnie ku yang manis dulu eoh? Ayo cepat kau habiskan makanan mu, kita jalan-jalan oke.. " Ucap changmin sambil mengedipkan sebelah mata

" Tidak mau.. Nanti aku bisa di lempar ke sungai han oleh pacar mu gara-gara jalan berdua dengan mu " tolak kyuhyun

" Pacar yang mana?! Aku masih single kyunnie sayang " ucap changmin

" Aishhh.. Berarti wanita itu juga sudah pergi dari hidup mu minnie ah? Cepat sekali.. Padahal baru beberapa hari aku melihat mu dengan nya " ucap kyuhyun

" Kau lupa kalau aku tidak pernah mau terikat dengan suatu hubungan yang seperti itu changi. Jadi jangan heran begitu.. Hahahaha.. " Ucap changmin ringan

" Tapi aku yang pusing minnie, sudah satu truk wanita kau perkenalkan padaku sebagai pacarmu, tapi dengan secepat kilat kau mengatakan sudah berakhir dengan semua wanita-wanita itu" ucap kyuhyun lagi

" Mulailah berhubungan serius dengan satu wanita minnie, berhentilah bermain dengan perasaan wanita. Dasar pabbo" ucap kyuhyun menasihati

" Sudah ku lakukan kok " ucap changmin

" Maksudmu? Kau sudah menemukan wanita yang tepat?" Ucap kyuhyun dengan mata bersinar

" Bisa di bilang begitu, tapi sepertinya dia tidak merasakan kehadiran ku. Ayo cepat pergi, kita senang-senang " ucap changmin sambil berdiri dan meninggalkan beberapa lembar uang di meja

" Memangnya kau hantu apa sampai perempuan itu tidak tau keberadaan mu? Dasar pabbooo!" Ucap kyuhyun sambil ikut berdiri

" Mungkin juga. Ayo cepat lambat sekali kau ini "

" Yak changmin, kau lupa keadaan sepatuku yang patah eoh? Masih saja protes " oceh ku kesal

" Okeh, kalau gitu aku bantu kau sampai ke parkiran motor " ucap changmin

" Ayo naik ke punggungku " ucap changmin sambil berjongkok

" Dengan senang hati, dan jangan salahkan aku jika kau mengeluh pinggangmu patah karena menggendongku, aku habis makan banyak loh barusan.. Hehehehe " ucap kyuhyun

" Tak masalah.. Let's go! " Ucap changmin sambil menggendong kyuhyun

Mereka berdua akhirnya pergi ke lotte world mall dan changmin masih setia menggendong kyuhyun di belakang. Rona merah menyelimuti wajah kyuhyun karena malu.

" Minnie, sudah turunkan aku sekarang. Aku malu nih " ucap kyuhyun merona

" Kenapa? Kan sepatumu rusak, nanti jalannya bagaimana?" Ucap minnie masih terus berjalan

" Aku malu tau dilihat orang banyak begini, apalagi mall ini untuk kalangan atas. Cepat turunkan aku " ucap kyuhyun lagi sambil menepuk lembut pundak changmin

" Biarkan saja. Anggap saja kita pasangan yang kasmaran " ucap changmin dengan senyuman

" Kepalamu pasangan! cepat turunkan aku minnie" ucap kyuhyun makin merona

" Sebentar.. Sabar sedikit jadi perempuan " ucap changmin

Dan mereka masuk ke toko sepatu dan di sambut oleh pegawai toko tersebut dengan ramah

" Tolong carikan sepatu untuk nona ini, ukuran 39" ucap changmin masih sambil menggendong kyuhyun

" Mau yang seperti apa tuan sepatunya? "

" Yang cocok untuk wanita karir " jawab changmin

" Baik tuan, segera kami carikan "

" Yak minnie, kau gila mengajak aku beli sepatu disini, mau bayar pakai apa?" Ucap kyuhyun yang baru saja di turunkan oleh changmin dari gendongannya

" Tenang saja, aku yang bayar oke.. Dan tidak ada kata penolakan " ucap changmin yang sepertinya tau reaksi wajah kyuhyun

" Kenapa wajahmu merah padam begitu changi? " Ucap changmin sambil memegang dagu kyuhyun

" Aku masih malu tau karena kau terus menggendongku sampai sini, ini mall kelas atas minnie.. Lama-lama aku bisa gila" ucap kyuhyun frustasi

" Untuk apa malu, aku saja biasa saja tuh " ucap changmin santai

" Maaf tuan, bagaimana dengan sepatu yang ini? " Ucap pegawai toko yang seolah melerai perdebatan mereka

" Coba aku pakai dulu " ucap kyuhyun hendak mengambil sepatu dari pegawai toko

" Sudah biar aku saja, kau duduk manis saja disini" ucap changmin langsung mengambil sepatu

Kemudian changmin mulai berlutut di hadapan kyuhyun dan memakaikan sepatu di kakinya. Seperti sepasang kekasih sungguhan bukan? Dan lagi-lagi rona kemerahan terlihat dari wajah kyuhyun akan perlakuan changmin padanya

" Bagus. Cocok untukmu changi" ucap changmin sambil berdiri dan melihat kearah kaki kyuhyun

" Aku ambil yang ini " ucap changmin lagi

" Mwooo?" Ucap kyuhyun shock karena dia belum memutuskan untuk mengambil sepatu itu atau tidak mengingat dia belum melihat harganya

" Baik tuan " ucap pegawai toko seolah tidak mendengar suara teriakan kyuhyun yang keberatan

" Apa yang kau lakukan minnie? Kau gila yah, aku saja belum tau harganya berapa " oceh kyuhyun setelah pegawai toko itu meninggalkan mereka

" Tenang saja kyunnie. Kau duduk manis disini saja yah, aku ke kasir sebentar. Jangan nakal okay " ucap changmin sambil mengedipkan matanya

" Ishhhhh.. Dasar gila " gerutu kyuhyun pelan yang masih terdengar oleh changmin

Changmin hanya tersenyum manis kepada kyuhyun dan segera berjalan meninggalkan kyuhyun ke meja kasir

" Kemarikan kakimu " ucap changmin yang tiba-tiba langsung berlutut lagi di depan kyuhyun

Kyuhyun hanya menurut saja, dan memberikan kaki kanannya untuk changmin pakaikan sepatunya.

" Aku bisa pakai sendiri minnie, kau tidak perlu repot-repot begitu. Aku bukan cinderella tau " ucap kyuhyun

" Tapi kau cinderella buatku " ucap changmin sambil menatap kyuhyun dengan senyuman terbaiknya

" Gombal.. aku tidak akan termakan oleh kegombalan mu minnie " ucapku sambil memukul pelan pundak changmin sambil tersenyum

" Kenapa cuma kau yang tidak termakan oleh rayuan ku eoh? Padahal semua wanita akan merona merah jika aku berkata seperti itu. Atau kau tidak menyukai pria?" goda changmin

" Yakk pabboo! Aku masih wanita asli tau, jangan berpikir yang tidak-tidak" ucup kyuhyun sambil mempautkan bibirnya

" Iya iya.. Hahahaha.. Ayo kita jalan " ucap changmin sambil mengulurkan tangannya kepada kyuhyun

" Okay.. Mau kemana kita sekarang?" Ucap kyuhyun sambil menyambut uluran tangan changmin

" Kemana saja asal bersama mu kyunnie " gombal changmin

" Sekali lagi kau gombal, ku tendang kau sampai parkiran. Cepat keluar dari toko ini, nafasku sesak melihat barang-barang yang ada disini yang pastinya mahal semua " ucap kyuhyun sambil menarik tangan changmin

" Ne.. Ne.. As you wish changi" ucap changmin

Mereka keluar dari toko sepatu itu sambil bergandengan tangan, orang-orang yang melihat pasti mengira mereka ada sepasang kekasih. Changmin dan kyuhyun adalah teman sejak kuliah, dan mereka tetap berteman baik sampai sekarang

Changmin selalu membantu kyuhyun kapanpun dia membutuhkan sandaran untuk mengadu. Kyuhyun sudah sebatang kara hidupnya, ibunya meninggal saat masih kuliah karena penyakit kanker paru-paru. Dan disaat kyuhyun seorang diri di dunia ini, changmin selalu setia menemani kyuhyun dan menjadi pelindung untuknya..

" Drrt.. Drrt.. Drrtt.. Drrtt"

" Hallo.. " Ucap kyuhyun

" ... "

" Benar saya cho kyuhyun"

" ... "

" Mwoo? "

TBC