" Kalau kau suka, kenapa tidak kau jadikan kyuhyun sshi sekretarismu saja hyung?" ucap siwon

Seketika itu juga yesung menghentikan langkah kakinya dan membalikkan badannya menghadap siwon

" Mau aku kemanakan ryeowook sekretarisku yang cantik itu ha? Lagipula sepertinya kyuhyun sshi sangat cocok bekerja menjadi bawahanmu" jelas yesung

Setelah itu yesung meninggalkan ruangan siwon dan berjalan menghampiri kyuhyun yang tengah sibuk dengan komputernya dan kertas-kertas yang berhamparan di meja kerjanya

" Kyuhyun sshi, boleh aku meminta tolong padamu?" Ucap yesung

" Tentu saja sajangnim. Ada yang bisa kubantu?"

" Tolong jaga siwon untukku" ucap yesung pasti

" Ne? Maksud sajangnim apa? Saya tidak mengerti? Tanya kyuhyun sambil mengkerutkan keningnya

" Aku sudah dengar apa yang sudah kau lakukan pada choi sajangnim tadi pagi, dan itu membuatku merasa senang dan sedikit lega, karena setidaknya ada orang yang memperhatikan dia selain aku" jelas yesung

" Yang tadi pagi itu hanya spontanitas saja sajangnim. Tadi pagi saya melihat choi sajangnim sedang sepertinya sedang tidak sehat karena lupa meminum obat dari RS, dan mungkin saya besok tidak akan berada disini lagi karena pasti akan di pecat oleh choi sajangnim" jelas kyuhyun lemas

" Kenapa kau berpikiran seperti itu kyuhyun sshi?" Tanya yesung heran

" Karena saya secara spontan dan terang-terangan menceramahi dan bicara tidak sopan pada choi sajangnim, apalagi ini hari pertama saya bekerja" jelas kyuhyun sambil mempautkan bibirnya imoet

" Tenang saja, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan mu disini, dengan catatan tunjukkan kinerja mu yang baik selama disini dan.. " Ucapan yesung terhenti dan mulai menatap kyuhyun dengan serius

" Dan apa sajangnim?" Tanya kyuhyun penasaran

" Tolong jaga dan perhatikan siwon. Saat ini aku sedang berbicara dengan identitas ku sebagai sahabat dan hyung untuk adikku siwon. Aku sangat menghawatirkan adikku dengan kondisinya yang semakin hari semakin terpuruk oleh pe kerjaannya dan melupakan kehidupan pribadinya dan kesehatan dirinya sendiri" ucap yesung

" Setidaknya aku sedikit merasa lega karena ada orang lain selain diriku yang memperhatikannya" ucap yesung lagi dengan memberikan senyuman hangat

Mendengar penjelasan yesung yang panjang, perasaan kyuhyun menjadi bingung. Apa yang harus dia lakukan sekarang ini? Dia hanyalah seorang sekretaris saja bukan? Bukan saudara, teman, ataupun kekasih dari siwon.

" Akan saya usahakan yang terbaik untuk choi sajangnim" sahut kyuhyun sambil memberikan senyum tipisnya

" Terimakasih kyuhyun sshi, aku percayakan adikku padamu. Selamat bekerja dan jangan pernah berfikir untuk resign dari sini, karena aku orang pertama yang akan menolaknya" ucap yesung

Seketika itu juga timbul rasa percaya diri dalam diri kyuhyun. Seolah mendapat dukungan dari yesung secara tidak langsung, kegalauan yang dia alami sejak pagi sirna seketika itu juga. Hatinya terasa hangat dan tenang.

" Permisi sajangnim, ini makan siang anda" ucap kyuhyun sambil memberikan makanan di meja siwon

" Aku tidak lapar kyuhyun sshi, cepat bawa kembali makanan ini" sahut siwon tanpa memperdulikan kyuhyun di depannya

" Sajangnim harus makan. Ini sudah jam 2 siang. Maaf sajangnim bukannya saya tidak sopan, tapi saya melakukan ini sebagai salah satu tugas sebagai sekretaris anda. Jika anda sakit... "

" Oke.. Oke.. Aku akan makan" ucap siwon yang tiba-tiba memotong omongan kyuhyun dan mulai mengambil makanan di mejanya

Kyuhyun tersenyum puas karena usahanya berhasil untuk membuat siwon untuk makan siang. Walaupun sebernya dia sangat ketakutan, tapi mengingat pembicaraan yesung dan dirinya barusan, seperti ada perlindungan dari balik ketakutannya itu

" Dan ini obatnya sajangnim" ucap kyuhyun memberikan beberapa pil ke tangan siwon

Siwon melihat ke arah kyuhyun yang sudah berada di sampingnya dan siwon tidak menyadari kapan kyuhyun mengambil obat yang ada di laci nya dan mulai mengambil obat dari tangan kyuhyun

Setelah urusan siwon berakhir, kyuhyun tersenyum manis ke arah siwon. Kyuhyun hanya merasa sedikit lega, setidaknya dia tidak di marahi oleh siwon karena sikap lancangnya hari ini

" Sajangnim, ini dokumen yang harus anda periksa dan ada beberapa jadwal metting esok hari yang sudah saya atur, ada metting dari supplier xx jam 10 pagi, metting dengan supplier oxo jam 2 siang dan saya juga sudah mengatur sajangnim untuk check up besok ke RS besok setelah selesai metting" jelas kyuhyun

Mendengar kata RS, siwon langsung menatap kyuhyun dengan intens.

" Jadwal ku untuk chack up masih beberapa hari lagi, kenapa harus besok?" Tanya siwon dengan wajah tidak suka

" Tadi pagi sajangnim demam bukan? Walaupun saya tidak menyentuh kening sajangnim dan sajangnim tidak memberitahu kepada saya, tapi saya bisa merasakan tangan sajangnim hangat pada saat saya memberikan obat. Lebih baik sajangnim cek ke dokter, saya takut terjadi sesuatu yang buruk terhadap luka di tangan anda" jelas kyuhyun mantap

Mendengar penjelasan kyuhyun, otomatis membuat mata siwon terbelalak, karena wanita yang ada di hadapannya ini begitu memperhatikan details dari dirinya

" Terserah kau saja" ucap siwon seraya kembali berkutat dengan pekerjaannya

" Baik sajangnim. Saya permisi" pamit kyuhyun sambil membungkuk

Pada malam harinya jam 8 malam..

" Kyuhyun-na, kau tidak pulang eoh? Tanya wookie menghampiri tempat kyuhyun

" Belum unnie. Sajangnim masih memberikan pekerjaan untukku dan dia juga belum pulang kan" jelas kyuhyun

" Kalau begitu aku pulang duluan ne. Semangat yah kyu" ucap wookie

" Ne unnie, gomawo dan hati-hati" ucap kyuhyun

" Sudah jam segini, dan aku sama sekali tidak melihat sajangnim keluar dari ruangannya. Apa dia tidak merasa lapar yah?" ucap kyuhyun heran

" Ini minumnya dan makan malamnya sajangnim" ucap kyuhyun sambil menyerahkan makanan dan minuman ke meja siwon

Kyuhyun bisa melihat kalau siwon sedang menahan sakit, tapi ia pura-pura tidak mengetahuinya dan tetap berdiri di hadapan siwon

" Aku tidak butuh makanan dan air putih, bawakan aku kopi" ucap siwon

" Sajangnim tidak bisa minum kopi sebelum anda makan terlebih dahulu. Minum air putih yang banyak sangat bagus untuk kesehatan di banding kopi sajangnim"

" Mungkin sajangnim mau minum terlebih dahulu, karena saya lihat gelas sajangnim daritadi selalu kosong, pasti sajangnim belum minum air putih sejak lama kan?Silahkan di minum airnya sajangnim" ucap kyuhyun sambil menyerahkan air putih dengan tangannya

Karena tidak ingin berdebat lebih lama denga kyuhyun, siwon meminum air putihnya sampai tak tersisa, dan kyuhyun yang melihat itu hanya tersenyum puas, setidaknya perhatian yang kyuhyun berikan walaupun atas permintaan yesung, tidak di tolak oleh siwon sedikitpun hari ini.

" Sekarang kau hendak menyuruhku apalagi?" Ucap siwon dengan raut muka yang kesal

" Lebih baik anda makan sajangnim, lalu segera minum obat" sahut kyuhyun

" Brakk.. !" Siwon memukul meja kerjanya pelan

" Sudah cukup kyuhyun sshi, hari ini kau banyak sekali memerintah dan mengeluarkan pembicaraan yang tidak penting sama sekali di hari pertama mu bekerja. Jika kau masih ingin bekerja lebih lama disini, jangan sekali-kali untuk mengatur ku" ucap siwon dengan tatapan dinginnya dan menatap wajah kyuhyun dengan intens

TBC

Ps ; gomawo buat yg udah review ^^

Gomawo jg yg udah ingetin typo aku. Sebenernya aku tau marga siwon itu "choi" tapi entah mengapa tangan sama otak kaga singkron begini, jadi selalu ngetik jadi margana kyuhyun -_-"

Sekali lagi gomawo yah gals atas support n reminder aku akan typonya.. Big hug 4 u :)