Chap 8
Kyuhyun sadar sekarang ini bahwa dia pasti akan di anggap menyebalkan oleh siwon, tapi dia tidak mungkin melepas tanggung jawab yang di berikan oleh yesung bukan? Yesung sudah memberikan kepercayaan penuh pada kyuhyun untuk menjaga kesehatan dongsaengnya, apalagi saat ini siwon sedang sakit, sedangkan yang mengalami sakit malah tidak memperdulikan akan kondisinya dan orang sekelilingnya yang memperhatikan dirinya
" Maaf sajangnim, bukan saya tidak sopan, tapi ini merupakan salah satu kewajiban saya sebagai seorang sekretaris untuk menjaga anda agar tidak jatuh sakit dan mencegah supaya anda tidak menelantarkan pekerjaan anda. Bukankah nantinya anda akan terkesan tidak profesional karena menelantarkan pekerjaan anda hanya karena sakit?"
" Dan saya juga tidak perduli jika sekarang ini juga anda akan memecat saya, karena yang saya lakukan ini murni karena saya ingin menjalankan tugas saya sebaik mungkin" Jelas kyuhyun dengan tegas
Sebenarnya saat ini kyuhyun sangat ketakutan, menjelaskan maksud dan tujuan baik kyuhyun secara lantang di hadapan boss nya tersebut, bisa saja setelah omongan barusan dirinya bisa langsung di pecat saat ini juga, apalagi dia sendiri yang membuka omongan tidak perduli jika dirinya akan di pecat.
" Jadi sajangnim, anda mau makan kan sekarang dan segera minum obat? Karena tanpa sajangnim sadari, anda sudah kembali demam" ucap kyuhyun yang dengan nada bicara yang mulai melunak
" Fiuhhh.. Baiklah aku menyerah. Semua penjelasan yang kau utarakan benar-benar membuatku tidak bisa berkutik sama sekali. Aku akan turuti nasihatmu kyuhyun sshi" ucap siwon sembari mengambil makanannya
Seketika itu juga nampak kyuhyun tersenyum puas melihat siwon menuruti nasihatnya.
" Ini obatnya sajangnim" ucap kyuhyun memberikan obatnya
" Kau tau kyuhyun sshi, kau merupakan sekretaris yang nekat, dan keras kepala yang pernah aku temui dan cukup berani menasihati ku" ucap siwon
" Mianhae sajangnim " ucap kyuhyun lesu
" Kali ini benar- benar tamatlah kau kyuhyun" ucap kyuhyun ketakutan dalam hati
" Tapi aku berterimakasih atas semua perhatianmu kyuhyun sshi. Semua yang kau utarakan adalah benar" ucap siwon dengan nada yang cukup melembut dan memberikan senyuman tipis pertama kali dan itu membuat jantung kyuhyun berdetak cukup kencang
" Tidak masalah sajangnim, itu sudah menjadi tugas saya. Kalau begitu saya mohon diri"
" Goshh.. Ada apa dengan dadaku ini? Kenapa berdetak lebih cepat dari biasanya?!" Ucap kyuhyun sambil memukul pelan dadanya sebelah kiri setelah keluar dari ruangan siwon
" Drrtt.. Drrtt.. Drrt" hpnya bergetar
" Hallo minnie, ada apa?" Ucap kyuhyun
" Kau dimana? Aku sudah sampai di apartementmu tau" tanya changmin
" Mianhae changmin-ah, aku masih di kantor sekarang"
" Mwoo?! Sekarang sudah hampir jam sembilan kyu dan kau belum pulang?! Aishhh.. Dasar kantor gila, ini hari pertama mu bekerja dan kau belum pulang selarut ini. Sekarang juga aku akan bicara pada boss mu dan menyeretmu untuk pulang" oceh changmin setengah berteriak
" Minnie-ah, aku sudah mau pulang kok sekarang. Ini aku sedang beres-beres" ucap kyuhyun berbohong
" Kau tunggu disitu, aku jemput sekarang"
" Tidak perlu min, aku sudah mau jalan ke halte bus kok, nanti aku telpon kalau sudah sampai rumah" ucap kyuhyun lagi-lagi berbohong
" Oke.. Jangan lupa untuk hubungi aku arraseo"
" Untung saja minnie ga curiga aku berbohong. Susah juga punya teman over protective seperti minnie, dia pikir kantor ini punya ku apa main seenaknya pulang" ucap kyuhyun sendiri setelah menutup telpon dari minnie
" Kyuhyun sshi, kau sudah boleh pulang" ucap siwon saat keluar dari ruangannya dan nampaknya siwon juga sudah hendak untuk pulang
" Baik sajangnim" ucap kyuhyun sambil berdiri
Keadaan choi company saat ini sudah gelap, hanya beberapa lampu di dalamnya yang masih menyala. Orang-orang tidak ada satupun kecuali mereka berdua
" Ting.. " Tanda lift terbuka
Siwon mulai masuk ke dalam lift, dan kyuhyun hanya diam. Saat ini ia sedang kebingungan mau ikut masuk ke dalam lift atau tidak.
" Kau tidak masuk kyuhyun sshi?" Tanya siwon
" Ng, baik sajangnim" ucap kyuhyun ragu
" Kenapa lagi ini? Kenapa jantung ku berdetak cepat lagi" ucap kyuhyun dalam hati sambil memegang dadanya
" Apa aku sedang sakit yah? Tapi tidak panas" ucap kyuhyun dalam hati lagi sambil memegang keningnya sendiri
" Ting.. !"
" Hati-hati sajangnim" ucap kyuhyun sambil membungkuk
" Ne, kau juga" ucap siwon singkat sambil berjalan
" Sekarang aku harus naik apa pulang ke rumah? Jam sembilan mana ada bus dan kereta lagi. Naik taksi yang ada uangku habis bulan ini, minta tolong changmin yang ada malah di omeli habis-habisan karena berbohong"
" Fiuhhh.. Sepertinya aku harus jalan kaki" ucap kyuhyun lunglai
Akhirnya setelah berjalan hampir dua jam, kyuhyun akhirnya sampai di apartmentnya. Ditambah lagi dia harus naik tangga sampai lantai 3, lengkaplah sudah penderitaan kyuhyun di hari pertamanya bekerja
" Ohhh GOD, badanku serasa mau rontok. Aduh kaki ku sakit dan perih, sepertinya lecet" ucap kyuhyun sambil melepaskan sepatu barunya dari changmin
" Benar juga, lecet dimana-mana. Sebaiknya aku berendam dengan air hangat dulu, padahal aku sudah sangat mengantuk.. Ottokhe.. " Oceh kyuhyun kesal karena kelelahan
Keesokan paginya, kyuhyun pergi ke kantor dengan menggunakan flat shoes, nanti pada saat sampai di kantor baru ia akan menggantinya dengan sepatu heels yang di belikan oleh changmin. Kakinya lecet dan masih merah-merah, jadi tidak mungkin kan pakai sepatu high heels lama-lama. Begitu sampai di meja kerjanya, kyuhyun langsung melepaskan flat shoes nya
" Seharusnya tadi aku pakai sandal saja yah, sekarang malah tambah parah sakitnya" ucap kyuhyun begitu melihat kakinya ada kulit yang sedikit terkelupas
" Kyu, kau kenapa?" tanya wookie saat mampir ke meja kyuhyun
" Ini unnie, kakiku lecet-lecet" ucap kyuhyun sambil menunjukkan kakinya yang lecet dan kemerahan
" Ya Tuhan, cukup parah juga kyu kakimu. Sudah kau obati? Memangnya kenapa bisa seperti itu?'" tanya wookie khawatir
" Kemarin aku sudah merendam kakiku di air hangat kok unnie. Kemarin aku pulang cukup malam, dan kendaraan umum sudah tidak ada jadinya aku pulang jalan kaki unnie sampai rumah" jelas kyuhyun sambil masih terus memijat kakinya
" Jalan kaki? Berapa lama kau jalan kaki dengan heels mu itu kyu?" tanya wookie makin cemas
" Kira-kira dua jam lebih unnie, tapi aku ada duduk sebentar kok di taman lalu lanjut lagi. Begitu seterusnya, jadi mungkin itu yang menyebabkan aku sampai larut malam pulangnya" jelas kyuhyun klarifikasi agar wookie tidak tambah khawatir
" Mwoo? Dua jam? Pantas saja kaki mu seperti itu kyuhyun-ah. Berendam saja tidak cukup untuk menghilangkan rasa nyeri itu" ucap wookie tambah cemas
" Sepertinya seru sekali pembicaraan kalian, memangnya ada apa?" tanya Yesung yang tiba-tiba datang menghampiri mereka berdua
" Ini sajangnim, kaki kyuhyun lecet karena berjalan dari kantor sampai rumahnya" jelas wookie
" Jalan kaki? Kenapa tidak naik bus, taxsi atau kereta?" tanya yesung heran
" Ng.. begini sajangnim, sebenarnya kemarin saya pulang cukup malam dan pada jam tersebut kendaraan umum sudah tidak beroperasi lagi, dan jika saya naik taxi sepertinya uang saya tidak akan cukup, jadi saya memutuskan untuk jalan kaki" jelas kyuhyun ragu-ragu
" Berapa lama kau jalan kaki kyuhyun sshi?" tanya yesung lagi
" Kira-kira dua jam lebih sajangnim" jawab kyuhyun dengan suara yang lebih pelan
" Mwoo?! Siwon benar-benar sudah gila" ucap yesung agak kesal
" Ini bukan kesalahan choi sajangnim, saya sendiri yang memilih untuk jalan kaki. Tolong jangan memarahinya kim sajangnim" ucap kyuhyun memohon
" Disaat seperti ini, kau masih membela dia? Semoga kau bertahan lebih lama disini kyuhyun sshi, aku takut akan peristiwa ini kau malah ingin resign" ucap yesung
" Hyung, kenapa kau ada disini?" tanya siwon yang baru saja datang
" Bagus kau sudah datang siwon-ah, ada yang mau aku bicarakan" ucap yesung
" Siwon-ah, kau tau apa yang terjadi dengan sekretarismu itu ha?" ucap yesung saat sudah di dalam ruangan siwon
" Aku baru sampai kantor hyung, jadi mana aku tau" ucap siwon acuh dan segera duduk
" Choi siwon, sekretaris mu itu pulang larut malam dan kau sama sekali tidak menawarkannya untuk diantar pulang? Minimal kau carikan dia taxi"
" Hyung, dia itu sudah dewasa untuk apa aku mengantarnya pulang? Aku ini atasannya hyung, bukan saudara, teman, apalagi kekasihnya" jelas siwon yang mulai emosi
" Yak Choi Siwon! Semua yang kau bicarakan itu benar, tapi tidak kah kau berfikir kyuhyun sshi itu seorang wanita?! Wanita yang pulang sendirian di malam hari, bagaimana kalau terjadi sesuatu siwon-ah? apa kau bisa bertanggung jawab jika terjadi sesuatu padanya?" ucap yesung emosi dan menaikkan nada suaranya. Untungnya ruangan siwon kedap suara
" Sudah berkali-kali aku pernah katakan padamu, semua staff mu itu juga manusia bukan robot. Sudah cukup siwon-ah kau menyiksa dirimu seperti ini, jangan kau siksa lagi dirimu dengan menenggelamkan dirimu kepada perlu kau ketahui, kyuhyun sshi jalan kaki sampai ke rumahnya sampai dua jam, menggunakan heels nya, dan aku cukup salut karena pagi ini dia masih bisa bekerja disini dan tidak terlambat, padahal aku melihat kakinya tadi cukup parah jika memaksakan diri untuk tetap berjalan dan aku tidak tau apakah dia akan bisa bertahan berapa lama bekerja disini jika kau tetap bersikap seperti ini"
" Aku sangat menghargai kyuhyun sshi yang masih sanggup datang ke kantor ini walaupun kakinya terluka parah. Kau boleh saja membutakan dan menulikan dirimu sendiri siwon-ah, tapi kumohon jangan kau butakan dan menulikan rasa kemanusiaan mu siwon-ah. Kyuhyun sshi orang yang cerdas, sangat disayangkan jika dia meninggalkan perusahaan ini bukan? " ucap yesung melembut
" Pikirkan apa yang baru saja aku sampaikan siwon-ah" ucap yesung lagi sambil meninggalkan siwon sendirian dengan keadaan membisu
Setelah yesung menceramahi siwon habis-habisan pagi ini, siwon langsung menghela nafas panjang dan memijat kepalanya perlahan. Belum pernah siwon melihat yesung semarah itu, mungkin yesung sudah lama memendam kekesalannya terhadap siwon karena terus bersikap seperti itu pada bawahannya dan meledak pada hari ini setelah melihat apa yang di alami kyuhyun kemarin.
" Pagi sajangnim. Saya bawakan sarapan dan jus untuk anda, jadi anda bisa segera minum obatnya" ucap kyuhyun sambil menaruh piring berisi roti dan jus di meja kerja siwon
Tidak ada sahutan dari siwon. Saat ini siwon hanya memandang intens kyuhyun dari atas sampai kakinya, terutama di bagian kakinya
" Sajangnim… Sajangnim..?" ucap kyuhyun berkali-kali karena melihat siwon hanya melamun
" Iya aku akan makan. Kau boleh keluar kyuhyun sshi" ucap siwon
" Baik sajanangnim"
" Tidak ada yang aneh dari wajah kyuhyun sshi apalagi dengan kakinya. Kata hyung kakinya terluka, seharusnya dia berjalan tidak selancar itu kan? Yesung hyung terlalu berlebihan" ucap siwon setelah melihat kyuhyun pergi meninggalkan ruangannya
" Oh God.. sakit sekali kaki ku ini, bahkan dipakai berjalan dengan jarak sependek ini saja sakitnya bukan main. Hei kamu kaki, hari ini jadwal ku padat jadi jangan cari perkara eoh" ucap kyuhyun sambil memukul-mukul dan memarahi kakinya sendiri
" Kyu, ini aku berikan kamu obat gosok" ucap wookie
" Unnie.. kau baik sekali" ucap kyuhyun terharu
" Tidak masalah. Hari ini jadwalmu padat kan? Pakai sekarang, jadinya nanti kaki mu itu lebih baik" ucap wookie
" Ne unnie.. gomawo"
" Oh iya hampir lupa, ini aku berikan kamu vitamin jangan lupa di minum yah" ucap wookie sambil memberika satu botol kecil
" Unnie.. saranghae" ucap kyuhyun dengan mata berbinar dan memeluk wookie dari samping
" Araseo.. araseo.. tapi aku ini masih normal kyuhyun-ah" ucap wookie sambil mengelus pundak kyuhyun
" Aku juga masih normal unnie" ucap kyuhyun sambil mempautkan bibirnya
" Hahaha.. baiklah kalau begitu, aku kembali bekerja. Jangan lupa diminum vitaminnya okay" ucap wookie
" Ne unnie, gomawo"
Jam sembilan pagi, siwon dan kyuhyun sudah berada dalam satu mobil karena hari ini siwon ada metting. Kyuhyun duduk di depan bersama supir dan siwon duduk di belakang seorang diri. Selama perjalanan ke tempat kliennya itu, siwon hanya sibuk dengan ipad nya dan kyuhyun hanya melihat jalanan
" Drrttt…Drrtt.. Drrttt" hp kyuhyun bergetar
" Changmin? Mau apa dia telpon disaat seperti ini?!" ucap kyuhyun dalam hati setelah melihat siapa yang menghubunginya
" Drrttt..Drrttt..Drtttt"
" Drrrtt.. Drrrtt.. Drrrtt"
Bekali-kali hp kyuhyun terus bergetar, dan kyuhyun sama sekali tidak mengangkatnya. Dan changmin adalah typical yang tidak akan berhenti menelpon kyuhyun jika tidak diangkat
" Shim changmin pabbo.. jika aku tidak mengangkat berarti aku sedang sibuk. Harus berapa kali sih aku kasih tau" ucap kesal kyuhyun dalam hati
" Drrrttt..Drrrtt…Drrrrtt"
" Angkat saja kyuhyun sshi. Getaran hp mu cukup menganggu konsetrasi ku" ucap siwon datar
" Ne sajangnim" ucap kyuhyun menuruti
" Changmin-ah, ada apa?" tanya kyuhyun langsung
" CHO KYUHYUN! KEMANA SAJA KAU TIDAK SEGERA MENGANGKAT TELPON KU BERKALI-KALI HA?" teriak changmin keras yang secara otomatis kyuhyun langsung menjauhkan hp dari kupingnya
Teriakan changmin di telpon cukup membuat seisi mobil dapat mendengarnya dengan jelas apa yang di ucapkan oleh changmin, dan siwon pun tanpa disadari olehnya mengamati kyuhyun dari kaca tengah mobilnya
" Mianhae Minnie-ah, aku sedang bersama dengan atasanku jadi aku…"
" AKU TIDAK PERDULI KAU MAU BERSAMA DENGAN SIAPAPUN, YANG JELAS KAU HARUS ANGKAT TELPONKU!"
Jika saja saat ini kyuhyun sedang tidak di mobil atasannya dan sedang bersama dengan atasannya, pasti kyuhyun juga sudah membalas omongan changmin dengan tidak kalah hebohnya
" Mianhae min.. lain kali akan kuangkat oke" ucap kyuhyun dengan suara yang di pelankan agar tidak terdengar oleh siwon
" Satu lagi, kemarin kenapa kau tidak menelpon ku? Semalam kau pulang jam berapa kyunnie?" tanya changmin yang mulai ingat akan tujuan semula menelpon kyuhyun
" Maaf aku lupa menghubungi mu, karena semalam aku sudah sangat lelah sekali jadi aku langsung tidur begitu sampai rumah" jawab kyuhyun dengan suara yang masih pelan
" Lain kali jangan lupa untuk menghubungi ku kyunnie, dari kemarin aku terus menunggu telponmu seperti orang gila dan akhirnya ketiduran. Begitu aku bangun siang ini, aku cek hp ku dan tidak ada miscall atau pesan atau email dari mu kalau kau sudah pulang" ucap changmin kali ini dengan suara melembut
" Oh iya, mian kalau hari ini aku tidak mengantarmu pergi ke kantor karena aku baru saja bangun.. hehehehe.. dan kalau sorenya aku tidak bisa menjemputmu karena aku ada kencan dengan wanita cantik lagi" ucap changmin lagi
" Tidak masalah, lagipula aku tidak pernah menyuruhmu melakukan itu dan aku juga bukan anak kecil lagi shim changmin. Berhentilah bersikap seolah kau ini adalah baby sitter ku" ucap kyuhyun tanpa sadar sudah mempautkan bibirnya imut
" Hahaha.. kalau begitu aku mandi dulu yah, aku tidak mau membuat pacarku menunggu lama.. bye kyu" ucap changmin
Tanpa kyuhyun sadari, sejak tadi siwon terus memperhatikan kyuhyun melalui kaca tengahnya tanpa berpaling sedikitpun dan siwon juga melihat wajah kyuhyun saat sedang marah di telpon tadi dan sampai sekarang terus mempautkan bibirnya karena masih kesal dengan changmin
TBC
