CHAPTER 9

Tanpa kyuhyun sadari, sejak tadi siwon terus memperhatikan kyuhyun melalui kaca tengahnya tanpa berpaling sedikitpun dan siwon juga melihat wajah kyuhyun saat sedang marah di telpon tadi dan sampai sekarang terus mempautkan bibirnya karena masih kesal dengan changmin

" Imut.." ucap siwon dalam hati

" Aishhh.. Apa yang kau pikirkan choi siwon, jangan berpikiran yang aneh-aneh" ucap siwon dalam hati lagi lalu mengalihkan pandangannya ke jendela mobilnya

" Mianhae sajangnim sudah menganggu ketenangan anda" ucap kyuhyun

Dan saat itu juga lamunan siwon pecah..

" Tidak masalah" ucap siwon berusaha untuk bersikap wajar

Tak lama, sampailah siwon dan kyuhyun di tempat metting mereka pagi ini. kyuhyun berusaha menahan rasa sakit di kakinya dan berusaha untuk berjalan normal dengan heels nya, dia tidak mungkin kan berjalan terpincang-pincang, bisa-bisa harga diri atasannya runtuh karena dirinya

" Selamat siang siwon sshi, silahkan duduk"

" Selamat siang yunho sshi "

" Ada apa dengan tanganmu siwon sshi?" tanya yunho terkejut

" Hanya kecelakaan kecil yunho sshi. Bisa kita lakukan metting sekarang yunho sshi" ucap siwon datar karena tidak ingin membuang waktu untuk pembicaraan tidak bermanfaat

" Tentu saja siwon sshi.." sahut yunho dengan senyuman tipisnya

Dan metting pun dimulai. Kyuhyun duduk di sebelah siwon, karena kyuhyun adalah sekretarisnya, otomatis dia akan berada dimanapun siwon ada bukan? Selama metting, kyuhyun terkadang sedikit memijat pahanya karena masih merasakan seluruh badannya sakit dan terutama kakinya yang lebih perih dari sebelumnya

" Terimakasih yunho sshi atas waktunya" ucap siwon setelah metting selesai

" Sama-sama siwon sshi, hati-hati dijalan" ucap yunho ramah

" Saya pamit dulu sajangnim" ucap kyuhyun sambil membungkuk

" Ne.." ucap yunho dengan senyuman ramah

" Kyuhyun sshi, sekarang jam berapa?" tanya siwon sambil berjalan

" Sekarang jam 11.50 sajangnim" jawab kyuhyun sambil melihat jam tangannya

" Masih banyak waktu untuk metting kedua" ucap siwon pelan tanpa bisa di dengar oleh kyuhyun

" Pak Lee, tolong ke restoran xxxxx" ucap siwon begitu duduk di mobilnya

" Baik sajangnim" ucap supir

" Tumben sekali sajangnim mau makan tanpa harus aku paksa terlebih dahulu atau dia ada janji dengan orang lain yah diluar jadwal?" ucap kyuhyun dalam hati sambil kebingungan

Sesampainya di restoran yang di perintahkan oleh siwon, pak lee selaku supir siwon bergegas keluar mobil untuk membukakan pintu untuk siwon. Kyuhyun juga ikut keluar dari mobil dan tiap terpaku disana.

" Kyuhyun sshi, ikut aku" ucap siwon

" Baik sajangnim" ucap kyuhyun kikuk

" Pak Lee, apa pesanan saya sudah anda belikan?" tanya siwon

" Ini sajangnim pesanan anda" ucap pak lee sambil menyerahkan plastik kepada siwon

" Terimakasih pak" ucap siwon

" Selamat siang tuan, untuk berapa orang?" tanya pelayan yang berdiri di depan pintu

" Dua orang, dan req ruangan tertutup" ucap siwon

" Silahkan ikuti kami ke ruangan VIP tuan" ucap pelayan itu sambil menunjukkan arahnya

" Ruangan VIP? Untuk apa sampai ke tempat private segala? Kan masih banyak tempat kosong disini?" ucap kyuhyun dalam hati lagi

" Apakah ruangan ini sudah sesuai dengan keinginan anda tuan?" tanya pelayan itu lagi setelah membuka pintu ruangan VIP

" Ya. Sudah cukup baik. saya pakai ruangan ini saja" ucap siwon sambil masuk ke dalam

Saat ini mereka berdua sedang berada di restoran perancis yang tentunya sangat mahal dan mereka berada di ruangan VIP. Ruangan itu cukup besar, berkapasitas maximal lima orang. Jadi bisa dibayangkan luasnya ruangan itu jika hanya dipakai oleh dua orang yang keduanya sama-sama diam tidak ada yang membuka pembicaraan sama sekali. Tak lama pelayan datang dengan membawakan red wine dan menuangkan ke gelas siwon terlebih dahulu untuk tester

" Bagaimana tuan winenya? Apa boleh kami tuangkan?" tanya pelayan

" Ne.." ucap singkat siwon

Tak lama pelayan itupun berjalan menghampiri tempat kyuhyun dan segera menuangkan red wine ke gelas kyuhyun

" Tidak usah.. saya tidak bisa minum. Terimakasih " tolak kyuhyun dengan senyuman tipisnya

" Baik nona" kemudian pelayan itupun pamit meninggalkan mereka berdua

" Kyuhyun sshi, ambil ini" ucap siwon sambil menyerahkan satu kantong plastik

" Ne sajangnim" ucap kyuhyun menuruti

" Obat? Untuk apa obat ini sajangnim?" tanya kyuhyun heran begitu membuka kantong plastic yang ada di tangannya

" Yesung hyung memberitahu ku kalau kakimu sakit bukan? Aku hanya membelikan mu obat dan plester, setidaknya itu untuk meredakan rasa sakitmu untuk sementara kyuhyun sshi" jelas siwon kemudian meneguk red wine nya

" Oh… terimakasih sajangnim" ucap kyuhyun sambil memberikan senyuman terbaiknya untuk siwon

" Manis…" ucap siwon dalam hati

" Aku merasa diriku sudah gila.." ucap siwon dalam hati lagi dan langsung meneguk red wine nya sampai habis

TBC