" Sa.. Sajangnim.. Saya.. Saya.." Akhirnya kyuhyun bicara dan berusaha untuk mentralkan nafasnya yang agak sesak karena siwon menatapnya lekat

" CHO KYUHYUN!" Tiba-tiba ada suara terikan memanggil nama kyuhyun

Siwon dan kyuhyun sontak langsung menengok ke arah suara itu berasal

" Changmin-ah, sedang apa kau disini?!" Tanya kyuhyun heran tiba-tiba temannya sudah ada di depan matanya

" Pabboya, sudah tentu aku menjemputmu" ucap changmin sambil menyentil kening kyuhyun

" Aww.. Sakit minnie-ah" keluh kyuhyun

" Ayo cepat jalan, ini sudah malam kyunnie" ucap changmin sambil sedikit menarik tangan kyuhyun

" Sebentar min. Sajangnim saya pamit pulang dulu. Hati-hati di jalan sajangnim" ucap kyuhyun dengan membungkuk

" Ne" sahut siwon singkat

Setelah melihat kyuhyun dan changmin menghilang dari hadapan siwon, tiba-tiba saja wajah siwon menjadi mengeras, nafasnya menjadi cepat dan ada rasa tidak suka akan kejadian yang barusan siwon lihat

" Siapa pria itu?! Ada hubungan apa dia dengan kyuhyun sshi?" Ucap siwon sendiri yang masih berdiri di tempat itu

Sementara itu di tempat lain, kyuhyun dan changmin sampai di apartment kyuhyun. Jalanan sudah malam seperti ini, otomatis sudah sepi akan kendaraan

" Gomawo changmin-ah" ucap kyuhyun sambil memberikan helm dan memberikan jaket pada changmin

" Sama-sama. Ngomong-ngomong, siapa pria yang tadi bersamamu?"

" Itu atasan ku min " jawab kyuhyun

" Ooh..sepertinya dia akan menjadi saingan ku changi" goda changmin

" Pletak! Jangan bicara yang tidak-tidak changmin-ah" ucap kyuhyun sambil memukul kepala changmin

" Sudah cepat istirahat sana, langsung tidur oke.." Ucap changmin

" Aku juga sudah tau, lagipula aku sudah mengantuk" ucap kyuhyun

" Mimpikan aku changi" goda changmin lagi

" Jangan harap kau!" Oceh kyuhyun

Keesokan harinya changmin kembali menjemput kyuhyun di apartmentnya.

" Gomawo changmin-ah" ucap kyuhyun sambil memberikan helm dan jaket pada changmin

" Sama-sama changi"

" Berhentilah memanggil aku changi pabbo!" Oceh kyuhyun

" Pagi-pagi sudah kesal eoh? Nanti cepat keriput baru tau rasa" goda changmin lagi

" Kau benar-benar menguji kesabaranku shim changmin" ucap kyuhyun sembari mengambil sandal yang kyuhyun pakai

" Hei..hei.. Kau seperti bukan seorang wanita eoh" ucap changmin

" Hanya padamu!"

" Sejak kapan kau mempunyai sandal seperti itu? " Tanya changmin

" Ohh.. Ini kemarin atasan ku membelikannya. Kemarin kaki ku terluka karena sepatu baru darimu itu, jadi dia berbaik hati membelikan sandal" jelas kyuhyun santai

" Aku tidak yakin dia hanya menganggap dirimu hanya sebagai staff belaka cho kyuhyun" ucap changmin serius

" Jangan berfikir yang tidak-tidak pabbo. Sudahlan aku masuk dulu ke kantor ne.. Hati-hati min" ucap kyuhyun sambil melambaikan tangan

" Kau yang harus hati-hati terhadap atasan mu cho kyuhyun" gumam changmin pelan

" Pagi unnie" sapa kyuhyun begitu sampai di meja kerja wookie

" Pagi kyu. Bagaimana kakimu?" Tanya wookie

" Sudah lebih baik" jawab kyuhyun dengan senyuman

" Kyu, kenapa kau memakai sendal? Kau tidak takut akan di tegur oleh cho sajangnim?" Tegur wookie

" Aku sudah mendapatkan ijin dari sajangnim unnie, jangan khawatir"

" Apa maksudmu? Cepat jelaskan padaku" ucap wookie berbisik dan mendekatkan diri dengan kyuhyun

" Kemarin kaki ku sudah terluka cukup parah, dan sajangnim berbaik hati mau membelikan aku sandal ini unnie. Beliau juga memberitahuku boleh menggunakan sandal sampai kaki ku sembuh" jelas kyuhyun

" Mwwoooo! " Teriak wookie

" Sssttt.. Unnie jangan teriak begitu" bisik kyuhyun

" Maaf.. Aku ketelepasan kyu. Aku masih tidak mengerti bagaimana bisa choi sajangnim membelikan mu sandal kyuhyun-ah" ucap wookie tidak percaya

" Aku juga tidak tahu unnie, mungkin sajangnim hanya kasian padaku" ucap kyuhyun

" Sudah dulu yah unnie, aku mau menyiapkan sarapan untuk sajangnim" pamit kyuhyun

" Sarapan? Sepertinya aku sudah melewatkan sesuatu disini" ucap wookie dengan senyuman menggoda

" Yakk unnie, aku tidak suka wajahmu kalau seperti itu. Benar- benar menjengkelkan. Kenapa pagi-pagi sudah dua orang yang menggodaku" oceh kyuhyun dengan berlalu meninggalkan wookie

Tak lama kemudian kyuhyun kembali dengan membawa roti dan jus untuk siwon. Tentu saja kyuhyun harus melewati ruang kerja wookie.

" Ehem.. Sarapan cinta.. Hihihihi.. " Goda wookie

" Unnie, jangan aneh-aneh deh" oceh kyuhyun

" Pagi sajangnim" sapa kyuhyun

" Ini sarapan anda. Apa anda sakit sajangnim?" Tanya kyuhyun

Saat ini wajah siwon seperti awan gelap. Benar-benar moodnya sedang tidak enak. Salah bicara sedikit, pasti langsung kena omelan dari siwon

" Sajangnim? Apa anda sakit?" Tanya kyuhyun lagi

" Cepat keluar" ucap siwon pelan

" Ne?" Ucap kyuhyun tidak mendengar apa yang di ucapkan siwon

" Aku bilang Cepat Keluar!" ulang siwon dengan menekankan kata-katanya dan menatap kyuhyun tajam

TBC