" Sajangnim? Apa anda sakit?" Tanya kyuhyun lagi

" Cepat keluar" ucap siwon pelan

" Ne?" Ucap kyuhyun tidak mendengar apa yang di ucapkan siwon

" Aku bilang Cepat Keluar!" ulang siwon dengan menekankan kata-katanya dan menatap kyuhyun tajam

" Ba.. Baik sajangnim" ucap kyuhyun cukup terkejut mendengar siwon membentak kyuhyun

" Ada apa dengan sajangnim? Kemarin dia baik-baik saja, sekarang marah lagi" gumam kyuhyun kebingungan

Sementara itu diruangan siwon, benar- benar tidak bisa fokus bekerja. Makanan yang di bawa oleh kyuhyun sama sekali belum di sentuh, moodnya benar-benar sedang tidak baik hari ini

" Kenapa aku membentaknya tadi? Padahal dia tidak melakukan kesalahan apapun. Kenapa aku jadi melampiaskan kekesalanku pada kyuhyun sshi?" ucap siwon menghela nafas panjang

" Kenapa perasaan ku tiba-tiba jadi tidak suka begitu melihat kyuhyun barusan terlihat akrab dengan pria yang semalam? Ada apa dengan diriku ini?"

" Sebenarnya siapa pria itu? Kenapa memikirkan itu kepala ku jadi sakit begini. Choi siwon, otakmu sudah tidak bekerja dengan baik akhir-akhir ini"

" Kyuhyun-ah, berikan ini pada choi sajangnim" ucap wookie memberikan map berisi dokumen

" Ne unnie" ucap kyuhyun menyanggupi

" Mood sajangnim sedang tidak baik. Tadi saja sudah di usir, kalau aku masuk sekarang jangan-jangan dilempar sama map ini lagi" gumam kyuhyun penuh ketakutan

" Permisi sajangnim, maaf mengganggu. Ada dokumen yang harus anda tanda tangani" ucap kyuhyun penuh takut

" Masih belum di makan sarapannya sajangnim? Atau mau saya ganti dengan yang lain?" Tanya kyuhyun memberanikan diri

Siwon hanya menatap lekat kyuhyun yang ada di hadapannya. Melihat siwon yang terus memandangnya dengan serius, kyuhyun jadi salah tingkah.

" Sa.. Sajangnim.."

" Maaf"

" Ne?!"

" Maaf sudah membentakmu tadi kyuhyun sshi" jelas siwon

" Tidak apa-apa sajangnim" sahut kyuhyun dengan memberikan senyum terbaiknya

" Jadi sajangnim, sarapannya mau saya ganti?" Tanya kyuhyun lagi

" Tidak perlu, dan ini dokumennya sudah saya tanda tangani"

" Saya mohon diri sajangnim"

Sudah jam 11.50am, waktunya untuk kyuhyun menanyakan siwon mau makan siang dengan menu apa.

" Sajangnim, sudah mau jam 12 anda mau makan siang apa? Akan saya pesankan sekarang" ucap kyuhyun

" Kau temani aku makan siang kyuhyun sshi" ucap siwon yang lagi-lagi menatap kyuhyun dalam

" Saya?"

" Ya. Kita makan siang di luar" ucap siwon sambil membereskan sedikit pekerjaannya

" Baik sajangnim"

Segera kyuhyun mempercepat langkahnya keluar ruangan siwon dan memberitahukan wookie kalau tidak bisa makan siang bersama

" Mianhae unnie.. " Ucap kyuhyun

" Aku mengerti" sahut wookie agak mempautkan bibirnya

" Kyuhyun sshi, kita jalan sekarang" ucap siwon yang tiba-tiba datang menghampiri mereka berdua

" Ya sajangnim. Unnie, aku pergi dulu yah" pamit kyuhyun

" Ne.. " Sahut wookie sambil lebih mempautkan bibirnya

" Ada apa changi"

" Oppa.. Aku sedang kesal" jawab wookie

" Wae?"

" Kyuhyun pergi lunch dengan choi sajangnim, aku jadi lunch sendirian deh" jelas wookie

" Mwoo? Lunch dengan siwon?"

" Yesung oppa, tidak perlu teriak begitu! Aiishhh" geram wookie

" Mianhae changi, aku hanya terkejut mendengar ceritamu. Tapi aku senang mendengarnya" jawab yesung dengan senyuman

" Kenapa oppa?" Tanya wookie heran

" Apa kau tak merasakan aura dingin dari siwon sudah berubah eoh?"

" Mana aku perhatikan oppa. Aku kan hanya memperhatikan dirimu" jawab wookie manja

" Aigoo.. Yeojachingu ku ini sangat manis kalau manja begini. Kajja kita lunch berdua juga, memangnya hanya siwon dan kyuhyun saja yang bisa lunch bareng" ajak yesung

" Dengan senang hati my oppa" sahut wookie riang dan menggandeng lengan yesung

Saat ini siwon dan kyuhyun sedang di dalam mobil. Siwon yang menyetir. Entah mengapa saat ini siwon ingin sekali menyetir sendiri, padahal luka di tangan kirinya baru saja sembuh.

" Kau ingin makan apa kyuhyun sshi?" Tanya siwon memecah keheningan di dalam mobil

" Saya? Ngg.. Saya mengikuti pilihan sajangnim saja"

" Tidak apa. Kau pilih saja mau makan dimana, aku sendiri sudah bosan dengan makanan yang ada di restoran perancis"

" Nggg.. Sajangnim.. Apa boleh makan mie?" Tanya kyuhyun malu-malu

" Tentu saja" sahut siwon dengan senyuman

" DEG!" Lagi-lagi detak jantung kyuhyun bergerak cepat

" Ada apa kyuhyun sshi?"

" Tidak apa-apa sajangnim" jawab kyuhyun gugup

" Ah, sajangnim di seberang situ ada tempat favorit ku"

" Baiklah, kita kesana kalau begitu "

Begitu mereka berdua memasuki restoran mie yang kyuhyun maksud, siwon begitu terheran-heran karena pertama kali datang ke restoran yang bisa dikatakan kelas bawah

" Sajangnim, ayo masuk ke dalam"

" Ya" jawab siwon ragu

" Mianhae sajangnim, tempatnya tidak mewah tapi makanannya enak dan bersih kok" ucap kyuhyun seolah tau apa yang di pikirkan siwon

" Tidak apa-apa kyuhyun sshi. Aku hanya baru pertama kali saja datang ke tempat seperti ini, jadi masih ingin memperhatikan tempat ini dulu" jelas siwon

" Ohhh.."

" Mau pesan apa?" tiba-tiba seorang ahjuma datang

" Satu jajangmyun dan teh hangat" jawab kyuhyun mantap

" Sajangnim mau pesan apa?"

" Sama denganmu"

" Kalau begitu ahjuma, jajangmyun dan teh hangatnya jadi 2 yah" ralat kyuhyun

" Ne, silahkan tunggu sebentar"

" Kau sering kemari kyuhyun sshi? Tanya siwon

" Tidak juga sajangnim. Jika saya sering-sering kemari, uang saya bisa habis.. "

" Silahkan .. " Tiba-tiba ahjuma datang membawa pesanan mereka

" Gomawo ajuma" sambut kyuhyun

Siwon nampak bingung dengan makanan yang ada di hadapannya. Dalam mangkuk itu terdapat mie yang berwarna hitam yang belum pernah ia coba sama sekali.

" Makan jajangmyun harus diaduk seperti ini sajangnim. Ini untuk sajangnim" ucap kyuhyun memberikan mangkuk mie yang sudah tercampur rata dengan kecap hitam dan memberikan pada siwon

Seolah lupa kalau yang duduk di hadapannya sekarang ini adalah atasannya, kyuhyun langsung melahap jajangmyun itu. Melihat kyuhyun yang makan tanpa malu-malu, tanpa sadar siwon tersenyum melihat mulut kyuhyun yang menggembung karena memasukkan mie terlalu banyak

" Kenapa sajangnim tidak makan?" Tanya kyuhyun yang mulutnya masih terdapat makanan

" Masih ada saus di mulutmu kyuhyun sshi" ucap siwon yang tangannya langsung menghapus sisa saus di bibir kyuhyun

Sontak hal itu membuat mata kyuhyun terbelalak lebar dan kembali jantungnya berdegup lebih kecang di banding sebelumnya. Mereka saling menatap satu sama lain. Jantung keduanya berdegup kencang, siwon sendiri baru tersadar apa yang dia lakukan barusan

" Go… Gomawo sajangnim.." Akhirnya kyuhyun membuka suara untuk memecah keheningan

" Ngg.. kyuhyun sshi, boleh aku bertanya sesuatu?" tanya siwon ragu

" Tentu saja sajangnim"

" Pria yang kemarin bersama mu itu siapa?" akhirnya siwon memberanikan diri untuk bertanya sesuatu hal yang mengganggu pikirannya selama ini

" Dia shim changmin sajangnim. Teman baikku sejak masih kuliah" jelas kyuhyun

" Hanya itu?" tanya siwon makin penasaran

" Iya sajangnim. Memangnya ada apa?"

" Tidak. Hanya saja aku merasa dia tidak menyukai kehadiran ku saat dekat dengan mu" jelas siwon

" Sebenarnya dia orang yang baik sajangnim, hanya saja dia terlalu melindungi ku. Wookie unnie juga sampai mengatakan kalau changmin seperti babysitter ku" jelas kyuhyun lagi

" Berarti kau cukup istimewa di matanya kyuhyun sshi"

" Ngg… mungkin juga sajangnim, karena kami berdua memang sangat dekat sampai tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata " sahut kyuhyun asal

Ada sedikit rasa kelegaan dalam diri siwon begitu mendengar penjelasan dari kyuhyun siapa pria yang selama ini menggangu pikirannya dan membuat moodnya benar-benar tidak terkontrol. Tapi ada juga rasa kecewa dari diri siwon, karena kyuhyun seperti seolah-olah menganggap changmin adalah orang yang cukup special di hatinya

" Terimakasih sajangnim telah mentraktir saya untuk makan siang" ucap kyuhyun setelah keluar dari restoran dan berjalan di samping siwon

" Tidak masalah. Kajja kita kembali ke kantor"

" Pip!" bunyi lampu hijau untuk pejalan kaki sudah meyala

Baru saja kyuhyun melangkahkan kakinya beberapa langkah untuk menyebrang jalan, tiba-tiba saja ada mobil melaju cukup kencang tidak melihat tanda lampu sudah berwarna merah untuk kendaraan dan warna hijau untuk pejalan kaki. Kyuhyun yang tidak menyadari hal itu tentu saja terus melangkahkan kakinya tanpa melihat ke sampingnya kalau ada mobil berwarna putih sudah berjalan cukup cepat

" KYUHYUN SSHII!" teriak siwon

TBC