Setelah pengakuan kyuhyun pada changmin yang secara tidak langsung mengakui kalau kyuhyun jatuh cinta pada siwon, changmin semakin over protective pada kyuhyun. Sering sms, telpon dan semakin mengantar- jemput kyuhyun. Awalnya kyuhyun biasa saja menanggapi itu semua, tapi lama-kelamaan jadi kesal juga dibuatnya
" Kyuhyun sshi, tolong kau bukingkan 2 tiket dan 2 kamar untuk tujuan Hongkong dari tanggal 10 febuari dan jika tidak ada halangan mungkin kita kembali ke korea tanggal 14 febuari" ucap siwon
" Untuk sajangnim dengan kim sajangnim?" tanya kyuhyun
" Untuk kita berdua. Akomodasi yesung hyung akan di tangani oleh Ryeowook sshi"
" Jadi kita berangkat besok sajangnim?"
" Ya benar. Perusahaan kita cabang di hongkong sepertinya ada sedikit masalah, jadi aku dan yesung hyung harus mengeceknya sendiri"
" Baik sajangnim, akan saya urus semua akomodasinya"
" Kyunnieee… kita akan ke hongkong besok.. aku sungguh tak sabar ingin cepat-cepat pulang dan membereskan pakaian ku ke koper" ucap wookie kegirangan
" AKu juga unnie. Apalagi aku belum pernah naik pesawat, benar-benar menjadi pengalaman yang menyenangkan, apalagi perginya sama unnie"
" Senang karena ada aku, atau karena ada sajangnim eoh?" goda wookie
" Yah unnie, mana mungkin aku bisa senang jika pergi hanya berdua dengan sajangnim. Yang ada malah aku bisa mati karena sesak nafas" sahut kyuhyun
" Drrt.. Drrtt" hp kyuhyun berbunyi
" Dari babysitter mu yah kyu?" terka wookie
" Tepat sekali unnie. Aku angkat dulu ne, nanti dia marah lagi'
" Ada apa lagi changmin? Sekarang ini aku sedang sibuk mau buking hotel"
" buking hotel untuk boss mu?"
" Iya dan untukku juga"
" Kalian akan pergi berdua? Kemana? Untuk apa? Bilang pada boss mu kau tidak bisa ikut"
" Changmin, ada apa denganmu sih? Aku tidak berdua saja dengan sajangnim, ada staff lain dan atasan ku yang lain"
" Berapa banyak orang yang ikut? Kapan kau pergi? Kapan kau kembali?"
" Minnie, kalau mau tanya satu-satu, aku jadi pusing mau jawab yang mana. Ada empat orang yang ikut, kurang lebih empat hari aku akan ke Hongkong. Aku akan pergi besok" jelas kyuhyun details
" besok? Mendadak sekali sih? dan Kenapa lama sekali perginya, kau pulang duluan saja. Biarkan boss mu itu di hongkong masih ada staff yang lain disana kan yang menemani dia"
" Aishh.. mana bisa begitu pabboya. Aku ini sekretarisnya, mana mungkin aku bisa pulang duluan. Mana ada aturan anak buah yang mengatur atasannya. Lagipula aku kesana untuk pekerjaan Minnie, bukan jalan-jalan" jelas kyuhyun berusaha menenangkan temannya yang sudah heboh
" Jam berapa pesawatnya? Aku akan mengantarmu besok"
" belum tau jam berapa, karena aku baru saja mau buking tiket dan hotelnya min, tapi kamu sudah keburu menelpon ku. Nanti aku kabari lagi oke"
" oke.. aku tunggu kabarmu. Ingat Janga LUPA kabari aku.. Araseoo"
" Iya"
Esok harinya changmin benar-benar mengantar kyuhyun ke airport menggunakan mobilnya dan membantu kyuhyun untuk membawakan kopernya.
" Sudah min aku saja yang bawa kopernya"
" Tidak apa, aku sekalian ingin melihat teman-temanmu changi, jadi aku bisa tenang melepasmu pergi berhari-hari"
" Aku bukan anak kecil min, berhentilah bersikap seolah kau ini babysitter ku" oceh kyuhyun
" Kyunnieeeee" teriak wookie
" Unnieee.. Lama menunggu?" Tanya kyuhyun
" Tidak, aku saja yang datang terlalu pagi"
" Choi sajangnim dan kim sajangnim belum tiba unnie?" Tanya kyuhyun sambil melihat sekeliling
" Belum, mungkin sebentar lagi"
" Ngg.. kyunnie, siapa pria di sebelah mu?" Tanya wookie
" Oh iya, aku lupa memeperkenalkan. Unnie perkenalkan ini teman baikku shim changmin"
" Minnie, ini wookie unnie teman satu divisi denganku"
" Shim changmin immida" ucap changmin sambil sedikit membungkuk
" Kim ryeowook immida"
" Ah itu kim sajangnim dan choi sajangnim sudah datang" ucap wookie
" Selamat pagi sajangnim" sapa wookie dan kyuhyun serempak sambil membungkuk
" Pagi. Semua sudah ready? Kita langsung masuk ke dalam saja" ujar yesung
" Siapa pria ini?" Tanya yesung heran
" Shim changmin immida" ucap changmin membungkukkan badannya
" Tolong jaga kyunnie salama perjalanan kalian" ucap changmin yang matanya lebih menyorot ke arah siwon
" Minnie, aku bukan anak kecil. Kau membuat ku malu" guman kyuhyun yang tentunya masih di dengar oleh changmin
" Memangnya salah aku mengkhawatirkanmu? Ini kan perjalanan pertama mu tanpa aku disisimu, siapa yang akan menjagamu?"
" Selama disana harus menghubungiku, dan ingat pakai baju yang hangat arraseo?" Ucap changmin dengan mengancingkan coat kyuhyun sampai leher yang tadinya sempat terbuka
" Iya, aku mengerti"
" Kita masuk kedalam" ucap siwon langsung meninggalkan yewook, changkyu
" Aku pergi min.. Bye bye" pamit kyuhyun
" Kyunnie, changmin sshi itu benar-benar seperti babysitter mu saja" ujar wookie
" Dia memang seperti itu unnie, itu semua dia lakukan untuk menjagaku" jelas kyuhyun
" Tapi itu cukup berlebihan juga kyu, apa kau tidak jengah menghadapinya?"
" Terkadang. Tapi aku memahami semua perlakuan yang dia berikan padaku, semua itu hanya semata-mata untuk melindungi ku unnie, karena hanya dia yang aku punya di dunia ini"
" Aku rasa bukan itu.. Ada maksud dari perhatiannya" ucap wookie
" Maksud unnie?"
" Aishhh.. Kau sudah lama bersama dia, tapi tidak mengetahui sorot matanya padamu. Kau sungguh polos kyunnie."
" Aku tambah tak mengerti nih unnie maksud pembicaraan unnie kemana. Jelaskan padaku dengan bahasa yang lebih mudah kucerna"
" Pletak!" Wookie memukul sayang kening kyuhyun
" Sakittt unnieeee.. Tega deh"
" Karena kau pabbo. Kau cari sendiri jawabannya. Pagi-pagi sudah membuatku stress" oceh wookie meninggalkan kyuhyun
" Unnie.. Tungguin aku donggg" kejar kyuhyun
Sementara itu wonkyu dan yewook sudah ada di ruang tunggu hanya tinggal menunggu flight mereka di panggil
" Siwon-ah, nanti aku duduk dengan wookie yah kau dengan kyuhyun sshi saja" ucap yesung
" Hyung jangan begitu. Mana mungkin aku duduk dengan kyuhyun sshi" tolak siwon
" Tidak mau, aku mau bersama yeojachingu ku. Kami berdua selalu sibuk setiap hari, jadi tidak ada waktu untuk berduaan. Aku tidak perduli sampai matipun aku akan duduk bersama wookie. Kalau kau tidak mau, cari saja tempat duduk yang masih kosong di pesawat" ujar yesung kekeuh
SKIP TIME…
Kini wonkyu, yewook sudah berada dalam pesawat. Seperti apa yang diinginkan oleh yesung, dia duduk bersama wookie dan siwon bersama kyuhyun. Yewook couple sudah terhanyut oleh moment-moment mereka berdua dan melupakan kedua orang yang di depan mereka yang tampak canggung.
" Nona, silahkan menggunakan seat beltnya" ucap pramugara menghampiri kyuhyun dengan senyuman ramahnya
" Ne? Ohh baik. Ngg.. Tapi aku tidak tau cara menggunakannya?" Jawab kyuhyun polos
" Mari saya bantu nona" sahut pramugara yang hendak memasangkan seat belt kyuhyun
" Tunggu. Tidak perlu, biar aku saja yang membantunya" cegah siwon
" Sajangnim?"
" Tapi ini sudah menjadi tugas saya membantu penumpang" jelas pramugara
" Saya bilang tidak perlu. Silahkan pergi" ucap siwon dengan menunjukkan death glarenya
" Baik tuan. Saya permisi"
" Sajangnim?" Ucap kyuhyun menatap siwon
" Aku bisa membantumu untuk memasang seat belt, tidak pelu bantuan orang lain bukan?" Jelas siwon dengan menunjukkan senyumnya
" DEG!"
" Penyakit jantung ku kumat lagi. Tiba-tiba dadaku terasa sakit" ucap kyuhyun dalam hati
" Cklek" seat belt sudah terpasang
" Jangan gugup seperti itu kyuhyun sshi. Aku tau ini penerbangan pertamamu. Tenang saja, hanya tiga jam"
" Jangan khawatir, ada aku disini" ucap siwon dengan menatap mata kyuhyun lekat
Sontak mendengar itu jantung kyuhyun makin cepat berdetak, nafas nya sudah tidak normal lagi. Tapi disamping gejala aneh itu, kyuhyun merasakan kehangatan dan kenyamanan mendengar ucapan siwon.
" Gomawo sajangnim" ujar kyuhyun dengan senyuman manisnya
Siwon tidak menyahut, dia hanya memberikan balasan dengan senyumannya sampai dimple di kedua pipinya terlihat jelas.
" Tidurlah kyuhyun sshi. Perjalanan kita masih cukup lama, kau bisa istirahat dulu" anjur siwon
" Lalu sajangnim?"
" Aku masih bisa membaca koran bukan?" Jelas siwon lembut
" Kalau begitu aku temani sajangnim mengobrol saja bagaimana?" Tawar kyuhyun
" Tidak boleh. Istirahatlah kyuhyun sshi, wajahmu sudah menunjukkan rona mengantuk daritadi" ujar siwon yang kemudian menyelimuti kyuhyun
" Tutup matamu" bisik siwon lembut masih dengan senyumannya yang khas
" Baik sajangnim" jawab kyuhyun menurut dan mulai memejamkan matanya
" Kenapa aku merasa sangat nyaman begini saat dekat dengan sajangnim? Kenapa suaranya seolah-olah merasuk kedalam tubuhku? Penyakitku ini benar-benar aneh. Aku harus segera periksa ke RS" ujar kyuhyun dalam hati
Kira-kira sudah sudah cukup lama kyuhyun tertidur, siwon membangunkan kyuhyun dengan membelai rambutnya.
" Kyuhyun sshi, ayo bangun. Kau harus sarapan" bisik siwon yang mendekatkan wajahnya ke wajah kyuhyun dan masih membelai rambut kyuhyun lembut
" Ngggg..."
Mendengar suara yang terdengar begitu dekat dengan telinganya, kyuhyun membuka matanya perlahan, mengerjapkan kedua matanya berkali-kali untuk membiasakan cahaya yang masuk ke matanya dan sedikit mempautkan bibirnya karena merasa tidurnya terganggu
Melihat pemandangan seperti itu, siwon hanya tersenyum lebar sampai dimplenya terlihat lagi dan terus menatap kyuhyun dalam, sampai membuat kyuhyun salah tingkah dan wajah kyuhyun langsung merona merah
" Sa.. Sajangnim.. Ja.. Jangan menatapku begitu" oceh kyuhyun malu
" Mianhae. Sekarang cepat makan. Sebenarnya makanan sudah datang beberapa saat lalu, tapi aku tidak tega membangungkan mu" jelas siwon sambil meletakkan nampan yang berisi makanan di tempat kyuhyun
Langsung saja kyuhyun mengambil gelas yang berisi air putih dan meminumnya sampai habis
" Kau haus sekali kyuhyun sshi?" Tanya siwon
" Sebenarnya tidak sajangnim, hanya saja minum banyak air putih baik untuk menenangkan jantungku" jelas kyuhyun asal
" Maksudmu kau sedang sakit?" Tanya siwon mulai khawatir
" Aku sendiri juga tidak tau sajangnim, hanya saja setelah banyak minum air putih, jantungku kembali normal" jelas kyuhyun
" Setelah sampai korea, kau harus memeriksakan dirimu kyuhyun sshi" saran siwon
" Aku juga berfikir seperti itu sajangnim, karena itu sangat menggangguku" sahut kyuhyun sambil mengunyah
Melihat kyuhyun yang sedang makan tanpa memperdulikan manner, sungguh membuat siwon kembali tersenyum lebar. Kyuhyun tidak melihat hal itu, karena dia sendiri tengah sibuk dengan makanannya
Sementara itu yewook couple melihat perhatian-perhatian kecil yang di berikan siwon kepada kyuhyun
" Changi, apa kau bisa merasakan perubahan siwon akhir-akhir ini?" Tanya yesung
" Tentu saja oppa" jawab wookie masih setia merangkul manja lengan yesung
" Aku sangat senang, setidaknya dongseang ku kembali seperti dulu"
" Tapi nampaknya siwon tidak menyadari akan hal itu oppa. Apa perlu oppa menanyakan hal ini apa siwon-ah?" Tanya wookie
" Tidak. Aku ingin siwon sendiri yang merasakan perubahan yang terjadi pada dirinya. Aku rasa itu akan lebih baik jika seperti itu changi, benar bukan?" Jelas yesung dengan senyuman
" Ne oppa. Kau benar "
TBC
