Begitu tiba di Hongkong, mereka langsung di jemput oleh supir yang notabene juga bekerja di choi company cabang Hongkong dan mereka segera menuju kantor cabang mereka di Hongkong

Dari pagi hingga malam menjelang, mereka baru bisa ke hotel untuk beristirahat. Kyuwook tinggal satu kamar di deluxe room, sedangkan Yewon masing-masing di president suite mereka.

" Haaahhh.. Akhirnya sampai di kamar juga " ucap wookie merebahkan dirinya di ranjang

" Aku juga lelah unnie. Baru sampai langsung ke kantor cabang. Menguras tenaga dan pikiran kita" keluh kyuhyun ikut merebahkan dirinya di ranjang

" Tapi tadi Kim sajangnim percaya diri sekali dengan mengatakan masalah seperti ini akan cepat selesai" ujar kyuhyun lagi

" Tentu saja, oppa ku kan orang hebat pasti semua masalah bisa selesai dengan cepat"

" Mwoo? Apa kau bilang unnie? Oppa?" Kyuhyun langsung duduk di ranjangnya

" E.. Maksudku, kim sajangnim" ralat wookie

" Kau jangan pura-pura meralatnya unnie. Aku mendengarnya dengan jelas kau memanggil Kim sajangnim dengan "oppa", cepat beritahu aku jangan-jangan kalian sepasang kekasih?" Cecar kyuhyun

" Ckkkk.. Menyebalkan. Iya, kim sajangnim adalah namjachingu ku.. Awas kau membocorkan pada yg lain"

" Unnie, kau tega sekali padaku. Karena kalian ingin berduaan di pesawat, aku harus duduk dengan choi sajangnim" oceh kyuhyun

" Tapi itu malah bagus kan, kalian jadi bisa berduaan. Sepertinya kalian berdua menikmatinya" goda wookie

" Mana mungkin aku menikmatinya? Malah penyakitku langsung kambuh unnie jika dekat-dekat sajangnim"

" Penyakit? Kau sakit kyu? Kenapa tidak bilang?" Ucap wookie khawatir

" Bisa di bilang begitu unnie, tapi masih bisa di obati dengan banyak minum air putih" jelas kyuhyun

" Unnie, aku mandi dulu yah.. Mau berendam dulu melepas lelah"

" Jangan lama-lama kyu, aku juga mau berendam" sahut wookie

" Kenapa unnie tidak berendam di kamar kim sajangnim?" Goda kyuhyun

" Ahh. Benar juga. Oke aku ke kamar oppa dulu ne. Bye bye kyunnie" seketika wookie langsung keluar kamar

" Unnie aku cuma bercanda tauu! Jangan tinggalkan aku!". Teriak kyuhyun

" Iishhhhhh.. Dasarrr menyebalkan" oceh kyuhyun

SKIP TIME..

" Sudah lama begini uunie benar- benar tidak kembali ke kamar? Lama sekali mandinya.." Gumam kyuhyun

" Tulilut.. Tulilut.. " Bunyi telpon hotel di kamar kyuhyun

" Hallo?"

" Kyunnie, ini aku wookie unnie. Sepertinya malam ini aku tidak kembali ke kamar, kamar oppa lebih enak dan nyaman di banding kamar kita"

" Yahhh unni, kau tega meninggalkan ku sendirian di kamar? " Oceh kyuhyun kesal

" Mianhae kyunnie, tapi aku dan oppa jarang berduaan, bye bye kyunnie"

" Grrrrrrrr... Benar-benar menyebalkan" oceh kyuhyun sambil memukul-mukul bantalnya

" Ting tong.. " Bel kamar kyuhyun berbunyi

" Wookie unnie ternyata hanya bercanda rupanya, katanya mau menginap di kamar kim sajangnim"

" Unnie, katanya kau... "

" Sajangnim?!"

" Yesung hyung bilang kalau kau sendirian di kamar, bagaimana kalau kita jalan-jalan saja?" tawar siwon

" Kau mau?" Tanya siwon lagi

" Ne.. Aku mau sajangnim, tunggu sebentar aku ambil coat dulu"

" Ngg.. Kita mau kemana sajangnim?" Tanya kyuhyun setelah keluar dari kamarnya

" Bagaimana kalau ke avenue of star?" Saran siwon

" Baiklah kalau begitu, aku ikut sajangnim saja"

" Tidak pakai supir sajangnim?" Tanya kyuhyun heran karena siwon yang menyetir

" Tidak perlu"

" Woaaahh.. Bagus sekali kota di hongkong ini sajangnim" takjub kyuhyun
" Kau akan lebih menyukai kalau kita sudah sampai tempat tujuan kita kyuhyun sshi"

" Jeongmal? Aku semakin tidak sabar melihatnya sajangnim" ucap kyuhyun sambil berbinar-binar

Melihat ekspresi kyuhyun yang kegirangan, membuat siwon ikut tersenyum lebar dan semua kelelahan yang melanda dirinya pada hari ini sirna begitu melihat wajah kyuhyun yang kegirangan

" Ada lautnya sajangnim!" Ucap kyuhyun senang begitu mereka sampai di tempat tujuan

" Eh.. Ada telapak dan tanda tangan artis dunia. Keren sekali sajangnim" ucap kyuhyun takjub

" Dari sini aku juga bisa melihat gedung-gedung tinggi. Bagusnyaaaaa"

" Ada patung bruce lee juga? Sungguh-sungguh bagus tempat ini sajangnim" ujar kyuhyun lagi dengan mata terkagum-kagum

" Sangking senangnya kau sampai tidak merasakan angin disini cukup kencang kyuhyun sshi" ujar siwon sambil tersenyum

" Kau harus mengancingkan coat mu sampai atas kyuhyun sshi, kalau tidak kau bisa masuk angin" ucap siwon sembari mengancingkan coat kyuhyun

" Bagaimana bisa kau pergi hanya menggunakan coat setipis ini eoh? Pakai syall ku, disini anginnya sangat kencang" ujar siwon lagi sambil melilitkan syall miliknya di leher kyuhyun

" BLUSHH!" Wajah kyuhyun langsung merah padam

Sesaat kyuhyun berhenti bernafas.

" Sa.. Sa.. Sajangnim.. "

" Kenapa? Masih kedinginan?" Tanya siwon mulai khawatir

" Sa.. Sajangnim.. Se.. Sepertinya saya kesulitan bernafas. Saya butuh banyak air putih" jawab kyuhyun yang akhirnya bisa juga mengeluarkan suaranya

" Kenapa? Kau sakit?" Tanya siwon lagi lebih khawatir

" Entahlah sajangnim. Saya sendiri juga bingung"

" Kalau begitu, kau tunggu sini sebentar, aku akan mecarikan air untukmu. Jangan kemana-mana" perintah siwon

" Baik sajangnim" jawab kyuhyun patuh

" Penyakitku sepertinya tambah parah. Jantung ini tidak beroperasi dengan baik, paru-paru ini seperti tidak menghasilkan udara buatku. Ya Tuhan, aku masih belum mau mati sekarang" ucap kyuhyun dalam hati sambil memegang dadanya

Tak berapa lama siwon datang sambil berlari kecil kearah kyuhyun. Terlihat siwon membawa satu kantong plastik kecil berisikan dua botol air minum. Siwon membukakan botol air minum dan memberikan botol yang sudah terbuka tutupnya kepada kyuhyun

" Gomawo sajangnim"

" Kau sudah tidak apa-apa kyuhyun sshi?". Tanya siwon khawatir dan nafasnya masih terengah-engah

" Sebenarnya sejak tadi sudah tidak apa-apa sajangnim. Mianhae.. Air putihnya jadi tidak begitu bermanfaat" sesal kyuhyun

" Jeongmal mianhe sudah merepotkan sajangnim"

" Syukurlah kau sudah tidak apa-apa. Aku cukup khawatir melihatmu cukup pucat tadi" sahut siwon dengan senyuman kelegaan

Tiba-tiba saja hujan cukup besar turun. Padahal mereka tidak membawa payung sama sekali

" Sajangnim hujan. Bagaimana ini?!" Panik kyuhyun

" Kita kembali ke parkiran kyuhyun sshi. Kajja"

Akhirnya mereka cepat-cepat berlari menuju parkiran mobil, padahal mereka belum lama menikmati keindahan di tempat avenue of star. Siwon langsung mengambil sapu tangan yang ada di saku coatnya begitu sampai di mobilnya, dan berusaha mengeringkan rambut kyuhyun yang cukup basah karena hujan

" DEG!"

" Setidaknya rambutmu tidak cukup basah jika aku keringkan dengan saputangan ku kyuhyun sshi" jelas siwon seolah tau apa yang ada di benak kyuhyun

" Sajangnim juga basah kan? Sajangnim saja yg pakai sapu tangannya. Saya tidak apa-apa" tolak kyuhyun, tapi siwon tetap mengelap rambut kyuhyun dan memberikan senyumannya

Tiba-tiba siwon mendekatkan wajahnya lebih dekat dari sebelumnya dan berbicara pelan

" Aku kan pria, jadi fisik ku lebih kuat di bandingkan mu kyuhyun sshi" jawab siwon dengan senyuman mautnya

" BLUSHH!"

" Sa... Saya perlu air putih sajangnim" ucap kyuhyun gugup

" Ini kyuhyun sshi. Kau tidak apa-apa kyuhyun sshi?!" Tanya siwon khawatir

" Sudah lebih baik sajangnim.. Gomawo" jawab kyuhyun setelah menghabiskan satu botol air putih

Setelah itu siwon membalikkan badannya ke tempat duduk belakang untuk mengambil jaket yang tergeletak di tempat duduk, kemudian memakaikan jaket itu ke tubuh kyuhyun

" Pakailah jaket ku. Kau pasti kedinginan kan?" Ucap siwon

" Sedikit sajangnim"

" Kita kembali ke hotel saja yah, bajumu sudah basah semua, nanti kamu bisa masuk angin" saran siwon

" Iya sajangnim"

Sesampainya di hotel, siwon mengantarkan kyuhyun sampai tiba di kamarnya.

" Gomawo sajangnim jaketnya" ucap kyuhyun dengan memberikan jaket siwon

" Sama-sama. Langsung istirahat ne"

" Iya.. Sajangnim juga"

" Oh tidak, aku lupa mengabari changmin hari ini" ucap kyuhyun begitu masuk ke kamarnya

" Pasti dia sedang galau menunggu kabar dariku"

Akhirnya kyuhyun memutuskan untuk sms saja. Mengingat tarif yang cukup mahal jika harus menelpon dengan ponsel

To : Minnie
From : Kyuhyun

Minnie-ah, mianhae aku lupa mengabarimu. Aku sudah sampai di hongkong siang tadi dan langsung ke kantor cabang, dan aku juga baru sampai hotel nih.. Melelahkan sekaliiii. Mianhae aku ga telpon, pulsanya mahalll :p

Tak lama kemudian hp kyuhyun bergetar tanda sms masuk…

To : kyuhyun
From : changmin

Dasar bodoh! Aku menunggu kabar darimu seperti orang gila dan membuatku tidak bisa tidur! Ya sudah, sekarang kau istirahat saja. Jangan lupa untuk selalu mengabari ku ne. Jaga kesehatan mu mengerti!

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali mereka sudah tiba di kantor cabang, kemudian pergi metting dengan beberapa perusahaan sampai sore hari. Hingga menjelang malam, mereka baru bisa kembali ke kantor mereka sendiri

" Siwon-na, tinggal sedikit lagi masalah kita selesai. Aku rasa kita bisa cepat kembali ke korea nantinya" ujar yesung saat di ruangan kerja siwon tanpa adanya kyuwook

" Aku rasa juga begitu hyung, ternyata masalah yang kita hadapi tidak serumit yang aku bayangkan "

" Siwon-ah, karena masalah perusahaan juga sudah tidak terlalu berat lagi, aku ingin memberikan free time untuk kedua sekretaris kita. Bagaimana menurut mu?" Saran yesung

" Terserah hyung saja baiknya bagaimana" sahut siwon

" Oke.. Aku akan menyampaikan pada wookie dulu"

SKIP TIME..

Akhirnya kyuhyun dan ryeowook mendapat free time untuk jalan-jalan berdua di hongkong. Sasaran utama mereka adalah ladies market, tempat untuk membeli oleh-oleh.

" Unnie, aku benci padamu. Kenapa kau membiarkan aku tidur sendirian dan tidur di kamar oppa mu itu. Benar- benar menyebalkan" gerutu kyuhyun

" Hehehehe.. Mianhae kyunnie, habisnya selain kamar oppa lebih nyaman dari kamar kita, aku kan juga merindukan kebersamaan bersama kekasihku. Kapan lagi aku bisa leluasa seperti ini untuk berduaan dengan yesung oppa" jelas wookie sambil merangkul lengan kyuhyun

" Aku mengerti sih hubungan kalian belum tercium oleh orang-orang di kantor, tapi tegaaaanyaaaa kau unnie padaku.." Gerutu kyuhyun lagi sambil mempautkan bibirnya

" Iya.. iya.. maaf. Hari ini aku tidur bareng dengan mu deh kalau begitu" bujuk wookie manja

" Janji yah.. Awas kalau unnie ingkar, tapi tidak usah manja dan dempet-dempet begini dong unnie, aku kan bukan kim sajangnim, bagaimana sih unnie" gerutu kyuhyun lagi sambil mempautkan bibirnya

" Aigooo.. Imoetnya kamu ini kalau sedang marah-marah begini. Rasanya aku ingin mencubitmu" ucap wookie yang sudah mencubit pipi kyuhyun yang chubby

" Yakkk wookie unnie.. Sakit tau!" Oceh kyuhyun sambil mengusap pipinya yang habis di cubit

" Begitu saja sakit. Payah.. Eh kyu, kita kesana yuk. Sepertinya ada tas yang menarik perhatianku" ajak wookie

" Neee" sahut kyuhyun menurut

Ryeowook akhirnya sudah terhanyut dengan satu tempat yang menjual tas, dan sibuk tawar menawar dengan penjualnya. Karena hambatan mereka adalah bahasa, akhirnya tawar menawar terjadi dengan menggunakan kalkulator dan bahasa tubur mereka.

" Unnie, aku keseberang sana yah. Aku bosan disini" ucap kyuhyun

" Ne.. Ne.. " Sahut wookie tanpa melihat ke arah kyuhyun

Kyuhyun berjalan sendiri melihat satu per satu toko yang masih berderetan dengan tempat wookie membeli tas.

" Jadi bingung mau membeli apa. Semuanya bagus-bagus disini" gumam kyuhyun sambil melihat ke kanan dan kiri

" Eh ada pajangan micky mouse yang lucu, kalau taruh di apartment pasti bagus"

Setelah memasuki toko tersebut, dan berusaha cukup keras untuk menawar. Akhirnya kyuhyun mendapatkan pajangan yang ia mau. Tawar menawar terjadi sangat lama, karena selain kendala bahasa, sang penjual juga sempat tidak mau mengurangi harga barang dagangannya

" Yeyyy.. Akhirnya dapat juga. Sekarang ketempat wookie unnie"

" Dimana wookie unnie? Kenapa tidak ada? Sudah jalan kemana dia?" Gumam kyuhyun yang sudah sampai di tempat wookie membeli tas

Akhirnya kyuhyun berjalan menyusuri toko-toko sepanjang jalan tersebut. Kepala kyuhyun tidak henti-hentinya menoleh ke kiri dan ke kanan berharap menemukan sosok wookie disana.

" Unnie.. Kau dimana? Kenapa tidak ada dimanapun. Sekarang aku dimana?" Gumam kyuhyun mulai ketakutan

Kyuhyun berjalan pelan sambil terus melihat sekelilingnya. Kecemasan terus meliputi kyuhyun saat ini, karena hari sudah mulai malam dan kyuhyun saat ini sedang berada di tempat yang dia sendiri tidak tau, bahkan ia sendiri lupa nama hotel yang ia tempati selama di hongkong.

Di tempat lain, yesung dan siwon sedang sibuk berkutat dengan berkas-berkas yang mereka pegang.

" Selesaaiiii.. Akhirnya beres juga pekerjaan ini dan kita bisa kembali ke korea secepatnya" ujar yesung lega

" Kau benar hyung"

" Tapi sebelum itu, aku mau jalan-jalan dulu nanti bersama dengan kekasihku. Selama berada disini, sekalipun kami belum ada jalan berdua" ucap yesung

" Terserah kau saja hyung. Take your time"

" Siwon-ah, beritahu aku kenapa kau bisa ada di tempat kyuhyun sshi semalam eoh?"

" Aku hanya jalan-jalan sebentar dengannya. Bagaimana hyung tau?"

" Kemarin setelah aku memberitahu mu kalau kyuhyun sshi sendirian di kamar, aku dan wookie berencana mengajak kyuhyun sshi ke kafe hotel, tapi sepertinya keduluan kamu" jelas yesung

" Aku seperti tidak ada privacy disini hyung" protes siwon

" Jujurlah padaku siwon-ah, apa yang kau rasakan saat bersama kyuhyun-sshi?" Goda yesung

" Tidak ada" jawab singkat siwon

" Masih mau membohongi ku? Kau pikir hyung mu ini anak kecil yang bisa kau bohongi? Jujurlah pada perasaan mu itu siwon-ah, kau akan... "

" Drrt.. Drrt.. Drrrt" belum selesai yesung bicara, ponselnya sudah bergetar

" Ne changi.."

" ..."

" Mwooo?! Kau dimana sekarang?" Teriak yesung yang kelihatan panik

" ..."

" Arraseo.. Tenanglah changi.."

" Ada apa hyung sampai panik begitu?" Tanya siwon setelah yesung selesai menelpon

" Kyuhyun sshi hilang di ladies market saat bersama dengan wookie, dan seka..."

Belum selesai yesung bercerita, tanpa basa-basi siwon sudah berdiri dan langsung berlari keluar ruangannya tanpa memperdulikan yesung yang terkejut dengan sikap siwon barusan

" Siwon-ah!" teriak yesung

" Masih bisa kau mengatakan tidak ada perasaan apapun terhadap kyuhyun sshi? Pabbo! Sampai kapan kau terus mengingkari perasaan mu siwon-ah" gumam yesung yang seorang diri di ruangan siwon

TBC