Saat ini siwon sedang mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Yang sedang di pikirannya saat ini adalah segera menemukan kyuhyun, jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam dan toko-toko di ladies market segera akan tutup. Dan setelah memarkirkan mobilnya, siwon bergegas berlari mengitari ladies market.
" Kau ada dimana kyuhyun sshi? Jangan membuatku khawatir seperti ini" ucap siwon sambil berlari dan terus menatap sekekelilingnya
" Hyung, apa ada kabar dari kyuhyun sshi?" Tanya siwon dengan hpnya
" ... "
" Apa wookie nunna tau nomer ponsel kyuhyun sshi?"
" ... "
" Oh GOD! Baiklah, kabari aku kalau ada info tentang kyuhyun sshi"
" Kenapa tidak ada yang tahu nomer ponsel mu kyuhyun sshi! Aku harus mencarimu kemana lagi" rutuk siwon frustasi
Siwon tanpa henti terus mengelilingi ladies market, terus melihat ke kiri dan ke kanan, tapi tetap belum ketemu juga. Rasa putus asa, rasa takut melanda siwon saat ini. Belum pernah siwon merasakan perasaan seperti ini sebelumnya. Putus asa karena tidak berhasil menemukan kyuhyun, dan rasa takut karena siwon tidak bisa membayangkan sesuatu yang buruk jika terjadi pada kyuhyun
Toko-toko sekitarnya satu persatu sudah mulai tutup dan lampu-lampu nya juga sudah mulai redup
" Wookie unnie.. Kau dimana? Gimana caranya aku pulang.." Gumam kyuhyun dengan suara parau
" Sudah gelap disini.. Ottokhee?"
" Aku sudah lelah berjalan, tidak tau lagi harus jalan kemana. Daritadi aku berjalan sepertinya aku kembali ke tempat yang sama"
Akhirnya kyuhyun berhenti dan duduk di salah satu toko yang sudah tutup. Kyuhyun mulai menyandarkan dirinya di pintu toko yang sudah tutup itu, menekuk kedua kakinya dan kepalanya di benamkan diantara kedua lututnya. Terdengar isakkan kecil yang keluar dari mulutnya, tanda ia sudah menyerah dan putus asa. Kakinya sudah tidak sanggup lagi untuk melangkah, yang terisisa hanyalah rasa ketakutan akan kesendiriannya di tempat asing
" SRRRETT"
" Akhirnya aku menemukan mu kyuhyun sshi" ucap siwon yang tiba-tiba langsung menarik tangan kyuhyun hingga berdiri dan langsung memeluk tubuh kyuhyun
" S.. Sajangnim.. Benarkah ini sajangnim?" Tanya kyuhyun dengan suara paraunya tak percaya dan masih berada di pelukan siwon
" Ne.. Ini aku. Tenanglah, ada aku disini kau aman sekarang" jawab siwon sambil mengusap punggung kyuhyun dengan lembut
Mendengar ucapan siwon, tangisan kyuhyun langsung pecah. Ketakutan yang daritadi menyiksa hatinya akhirnya lepas juga. Kyuhyun memeluk erat tubuh siwon dengan kencang, menenggelamkan kepalanya di dada bidang siwon. Terus menangis melepaskan semua ketakutan akan kesendirian dan kegelapan di tempat asing.
" Ssshhh... Tenanglah kyuhyun sshi.. Tenanglah.. Kau sudah aman bersama ku" bisik siwon menenangkan dan masih terus mengusap punggung kyuhyun
Merasa tangisan kyuhyun hanya tinggal isakan kecil, siwon melonggarkan sedikit pelukannya dan mulai melihat wajah kyuhyun yang sudah memucat mungkin karena kedinginan atau mungkin karena ketakutan. Kedua tangan siwon mulai menangkup wajah kyuhyun yang masih menghasilkan air mata dan mengusapnya perlahan dengan lembut air mata itu. Siwon menatap kyuhyun dengan intens, dan memberikan senyuman kehangatan
" Sudah merasa lebih baik?" Tanya siwon lembut dan masih memberikan senyuman hangatnya
Tidak ada jawaban dari kyuhyun, hanya anggukan kecil yang bisa ia berikan untuk saat ini.
" Kau aman jika bersama ku. Jangan takut lagi ne" ucap siwon mengelus pipi halus kyuhyun
" Pakai coat ku, pasti kau kedinginan sudah berlama-lama di udara luar sampai tubuhmu terus gemetar seperti ini" ucap siwon membuka coat yang ia pakai sekarang dan langsung memakaikan coat miliknya ke tubuh kyuhyun
" Kita pulang yah.." ucap siwon sambil mengelus pipi kyuhyun lembut
Hanya anggukan yang kyuhyun berikan. Kemudian siwon menggenggam tangan kyuhyun erat dan berjalan menuju parkiran mobil. Sesampainya di mobil, siwon memakaikan seat belt untuk kyuhyun dan memberikan senyuman hangatnya. Selama perjalanan pulang, siwon menyetir sambil terus menggengam tangan kyuhyun dengan erat seolah ingin menyalurkan kehangatan kepada kyuhyun.
Sesampainya di hotel, siwon membawa kyuhyun ke kamar president suite miliknya. Untuk saat ini entah atas dorongan apa, siwon ingin sekali agar kyuhyun selalu tetap bersamanya. Tidak ada penolakan dari kyuhyun saat ini. Kyuhyun hanya menurut akan semua tindakan dan perlakuan siwon terhadap dirinya karena itu membuat dirinya sangat merasa nyaman
Siwon menuntun kyuhyun untuk duduk di ranjang miliknya, menatap wajah kyuhyun untuk mencari tau apakah wanita yang di depannya sudah tenang, kemudian siwon memeluk kyuhyun untuk kesekian kalinya
" Kau sudah merasa lebih baik di banding tadi kyuhyun sshi?" Tanya siwon di sela pelukannya
" Aku sudah tidak apa-apa sajangnim. Gomawo sudah menemukanku. Jeongmal gomawo. Aku sungguh takut tadi, bagaimana jika tidak ada yang menolongku" ujar kyuhyun dengan suara paraunya dipelukan siwon
" Jangan berpikiran seperti itu kyuhyun sshi. Kau baru saja mengurangi jumlah umurku separuh, kau tau itu kyuhyun sshi?" Gurau siwon sambil melepas pelukannya dan mengelus pipi kyuhyun lembut
" Mianhae sajangnim. Aku tidak bermasud untuk membuat sajangnim khawatir" sahut kyuhyun sambil menunduk
" Jangan sedih lagi. Yang penting kau sudah ada di hadapanku sekarang. Kecemasanku langsung hilang begitu melihatmu tadi. Jangan membuatku khawatir lagi oke" ucap siwon dengan senyuman
" Baik sajangnim"
" Akan aku siapkan air hangat untukmu mandi, tunggu disini yah" ucap siwon sambil mengelus lembut pipi kyuhyun
" Ne"
" Sementara pakailah bajuku kyuhyun sshi" ucap siwon setelah kembali dari kamar mandi
Setelah mandi, kyuhyun nampak lebih segar. Wajahnya yang tadi pucat sudah kembali normal.
" Kemeja sajangnim panjang sekali. Jadi seperti baju tidur kalau begini jadinya. Tanganku saja sampai tidak kelihatan. Seperti hantu jadinya" keluh kyuhyun
" Sajangnim, terimakasih bajunya.." Ucap kyuhyun keluar dari kamar mandi
Mata siwon langsung terbelalak melihat kyuhyun yang sedang menggunakan kemejanya sendiri yang berwarna biru muda. Tangan kyuhyun nampak tidak terlihat karena kemeja yang kebesaran. Kemudian siwon tersenyum simpul dan berjalan kearah kyuhyun serta menuntunnya untuk duduk di ranjangnya
" Aku sudah menghubungi yesung hyung, dan sudah memberitahu kalau kau sudah kutemukan dan aku juga memberitahu kalau kau saat ini sedang berada di kamarku untuk beristirahat, jadi mereka tidak perlu mengkhawatirkan mu lagi" jelas siwon sambil menggulung kemeja yang kyuhyun pakai sampai jari jemari kyuhyun terlihat
" Aku sudah memasukkan nomer ponsel ku ke poncesel mu, jadi kau tinggal men-dial angkat satu. Saat kau menghilang tadi, aku sempat frustasi karena tidak ada satupun di antara kami yang mengetahui nomer ponselmu. Jadi disaat kau sedang kesulitan, dial angka satu. Arra?"
" Arraseo sajangnim. Gomawo"
" Sekarang tidurlah kyuhyun sshi, sudah tengah malam. Istirahatlah" ucap siwon lembut
" Lalu sajangnim tidur dimana?" Tanya kyuhyun polos
" Aku bisa tidur di sofa. Jangan mengkhawatirkan aku, sekarang cepatlah tidur" titah siwon sambil menyelimuti kyuhyun sampai batas dadanya
" Gud nitez" ucap siwon lembut dan mematikan lampu tidur yang ada di samping ranjangnya
Mata kyuhyun langsung terpejam dan mulai bergabung ke alam mimpi karena kelelahan, saat ini perasaanya sangat merasa nyaman yang luar biasa. Belum pernah ia merasakan hal ini sebelumnya
" Drrrtt.. Drrrttt.. Drrrttt" ponsel kyuhyun bergetar
Sontak mengejutkan siwon karena saat ini siwon masih berada di dekat kyuhyun dan terus memandang wajah kyuhyun yang sedang tidur. Matanya langsung melebar karena melihat nama yang tertera di ponsel kyuhyun.
" Drrrtt.. Drrrttt..Drrttt.. Drrrtt"
" Hallo" akhirnya siwon mengangkat ponsel kyuhyun yang terus bergetar karena takut mengganggu tidur kyuhyun
" Siapa ini? Mana kyuhyun?" Tanya changmin
" Aku choi siwon. Saat ini kyuhyun sedang tidur" jelas siwon datar
" Kalau kyuhyun sedang tidur, kenapa ponselnya ada padamu?" Cecar changmin
" Kyuhyun sshi sedang tidur di kamarku. Maaf changmin sshi, saya sudahi dulu pembicaraan ini. Saya tidak mau mengganggu kyuhyun sshi yang sedang tidur. Selamat malam" secara sepihak siwon memutuskan pembicaraan dengan changmin
Setelah siwon selesai berbicara dengan changmin, terlihat raut wajah kyuhyun mulai gelisah dalam tidurnya. Siwon yang melihat kegelisahan kyuhyun, langsung membelai kepala kyuhyun lembut dan berbisik
" Tidurlah kyuhyun sshi, aku akan selalu menjagamu" bisik siwon
TBC
Ps :
gomawo bagi yang ga henti-hentinya utk comment.. aku benar-benar sangat berterimakasih akan hal itu m(_ _)m . Sampe terharu T_T
Untuk yg merasa alur ceritnya kecepetan, menurut aku sih engga cepet yah, soalnya aku berfikir, kalau "cinta" sudah bergerak, tidak ada lagi kata cepat atau lambat, jauh atau dekat, karena tidak ada orang yang bisa tau kapan cinta itu akan datang dan tidak ada yang bisa mengelak dari yang namanya cinta.
Itu sih menurutku yah.. hehehe ^^
Terus makasih juga utk yang nunggu update ff ku, dan ada jg yg minta update cepet, tapi itu bikin aku semangat ( aneh diriku ini, di push orang kok malah seneng -_-" )
Big hug for you gals
