" Kyuhyun sshi sedang tidur di kamarku. Maaf changmin sshi, saya sudahi dulu pembicaraan ini. Saya tidak mau mengganggu kyuhyun sshi yang sedang tidur. Selamat malam" secara sepihak siwon memutuskan pembicaraan dengan changmin
Setelah siwon selesai berbicara dengan changmin, terlihat raut wajah kyuhyun mulai gelisah dalam tidurnya. Siwon yang melihat kegelisahan kyuhyun, langsung membelai kepala kyuhyun lembut dan berbisik
" Tidurlah kyuhyun sshi, aku akan selalu menjagamu" bisik siwon
Di lain pihak, changmin yang mendengar kyuhyun sedang tidur di kamar siwon langsung merasa emosi. Berbagai pikiran buruk terus saja menghantui dirinya kala itu. Dirinya tidak bisa tidur, terus saja berjalan mondar-mandir di dalam kamarnya. Menghela nafas panjang.
" Kenapa kyunnie bisa ada di kamar siwon? Apa yang terjadi dengan mereka? Apa yang mereka lakukan tengah malam begini? Kenapa kyunnie tidak mengabari keadaanya padaku hari ini?"
" Apa mungkin mereka mabuk lalu melakukan "itu" di hongkong? Ah tidak.. tidak.. kyunnie tidak bisa minum alkohol jadi tidak mungkin dia mabuk. Tapi jika choi siwon yang mabuk lalu memaksa kyunnie melakukan "itu" bagimana? Tapi saat aku telpon, suara dari choi siwon tidak sedang mabuk, malah terlihat sangat sadar. Jangan-jangan selama di hongkong mereka tidur di kamar yang sama?"
" Arrrggghhhh… PRANG!" changmin melempar gelas yang di pegangnya dan melemparnya kearah cermin yang ada di hadapannya
" BRE*****K KAU CHOI SWON!" teriak changmin frustasi
Keesokan paginya, kyuhyun terbangun karena merasa ada cahaya matahari yang menggangu tidurnya. Sedikit melakukan perenggangan badannya di atas ranjang dan mengerjapkan kedua matanya berkali-kali untuk membiasakan diri dengan silaunya matahari di kamar itu
" Pagi Kyuhyun sshi" sapa siwon yang duduk di atas rangjangnya
" Pagi sajangnim"
" Bagaimana tidurmu kyuhyun sshi?" tanya siwon
" Sangat nyenyak sajangnim. Bagaimana dengan sajangnim? Apa badan sajangnim tidak pegal-pegal karena tidur di sofa?" tanya khyuhyun sedikit khawatir
" Tidak. Cepat bangun dan basuh wajahmu kyuhyun sshi, lalu kita sarapan bersama" ajak siwon
" Ne sajangnim" ucap kyuhyun lalu dengan lincahnya langsung bangun dari tempat tidurnya
Tak berapa lama…
" Woaaahhh! Banyak sekali makanannya sajangnim?" ujar kyuhyun takjub karena melihat banyak sekali makanan di atas meja
" Aku tidak tau kau menyukai apa saat sarapan, jadinya aku memesan beberapa jenis makanan. Ayo dimakan" jelas siwon
" Ne… "
" Enak sekali pancake nya sajangnim. Topping es krimnya juga enak" celoteh kyuhyun
" Kau menyukainya kyuhyun sshi?"
" Sangat!" jawab kyuhyun yang masih sibuk mengunyah
Keasyikan kyuhyun makan sedikit terganggu karena kemeja yang di pakai kyuhyun sedikit kebesaran, jadinya kemeja yang sudah di gulung terus melorot turun hingga tangan kyuhyun tidak kelihatan. Melihat kyuhyun yang kerepotan menggulung bajunya sendiri, siwon berinisiatif untuk datang mengahampiri kyuhyun dan duduk di sebelah kyuhyun
" Buka mulutmu" ucap siwon
" Untuk apa sajangnim?"
" Cepat buka mulutmu" ucap siwon lagi
Akhirnya kyuhyun menuruti perintah siwon, dan ternyata siwon malah menyuapi kyuhyun makan. Sontak membuat kyuhyun terkejut setengah mati dan membuat jantungnya cukup berdetak kencang, tapi masih bisa di kendalikan oleh kyuhyun
" Kau cukup diam saja kyuhyun sshi, aku yang akan menyuapi mu makan" ujar siwon
" Sa… sajangnim.. " tiba-tiba rona merah menghiasi pipi kyuhyun
" Sa.. saya bisa makan sendiri. Sajangnim silahkan makan saja" ucap kyuhyun lagi
" Ani… aku ingin menyuapi mu makan kyuhyun sshi, karena kau kerepotan dengan kemeja ku yang kebesaran itu. Jadi daripada kemeja ku kena kotor, lebih baik aku yang menyuapi mu bukan? Kemeja ku itu sangat mahal kau tau itu?" goda siwon
" Ne.. sajangnim.."
Melihat kyuhyun yang makan dengan lahap, membuat siwon tak henti-hentinya menebarkan senyuman lebarnya. Pipi chubbynya yang menggembung karena makanan yang masuk ke dalam mulutnya, dan mulutnya yang sedikit belepotan karena eskrim vanilla dari pancake tetap memperlihatkan sisi keimutan kyuhyun yang sangat sayang jika di lewatkan oleh siwon
" Kau seperti anak kecil kyuhyun sshi. Kenapa kau makan sampai belepotan es krim begini eoh?" ujar siwon sambil mengelap noda es krim di mulut kyuhyun
" BLUSHH!" rona pink kembali muncul di wajah kyuhyun dan siwon tentu saja melihatnya dengan jelas karena siwon sedang berada di samping kyuhyun sekarang
" Pancakenya sudah habis, kau masih mau makan lagi?" tanya siwon
" Tentu saja. Aku mau sandwich itu " jawab kyuhyun semangat
" Arraseo.. akan aku ambilkan"
" Ternyata nafsu makanmu banyak juga kyuhyun sshi" goda siwon
" Changmin juga sering berkata seperti itu sajangnim. Tapi mau bagaimana lagi, aku tidak bisa menolak kalau ada makanan" jelas kyuhyun
Mendengar kyuhyun menyebut nama changmin, membuat siwon tidak suka. Tidak suka karena kyuhyun menyebut pria lain selain dirinya, apalagi di depan nya.
" Sajangnim.. anda tidak apa-apa?" ucap kyuhyun memecah lamunan siwon
" Iya.. ngomong-ngomong soal changmin, kemarin dia menelpon ke ponselmu"
" Oh ya? Pasti dia gelisah karena aku tidak mengabarinya seharian, makanya menghubungiku" ucap kyuhyun
Mendengar kyuhyun bicara seperti itu, membuat siwon lebih tidak suka lagi. Apalagi siwon mengetahui kalau ada pria lain yang juga ikut meperhatikan kyuhyun dan lebih mengenal kyuhyun di banding dirinya
" Karena kau sudah tertidur, jadi aku yang mengangkat ponsel mu dan mengatakan kalau kau sudah tidur. Maaf kalau aku sudah lancang mengangkat telpon mu kyuhyun sshi" jelas siwon lagi
" Tidak apa sajangnim. Justru lebih baik sajangnim angkat saja" jawab kyuhyun enteng
" Maksudmu?"
" Kalau ponsel ku tidak di angkat, mungkin changmin tidak akan henti-hentinya menelpon ponsel ku atau sms berkali-kali" jelas kyuhyun lagi
" Kenapa pria yang bernama changmin begitu sensitive jika berkaitan dengan kyuhyun? Apa changmin menyukai kyuhyun? Kenapa aku menjadi tidak suka setiap kali kyuhyun menyebut nama changmin? Ada apa dengan diriku ini?" ucap siwon yang galau dalam hatinya
" Sajangnim.. sajangnim.. kau tidak apa-apa?"
" Ne.. ayo cepat dimakan sandwichnya, habis itu segera mandi dan aku sudah menyiapkan air hangatnya untukmu" ucap siwon
" Gomawo sajangnim. Sejak kemarin sajangnim sangat baik padaku dan aku terus saja merepotkan sajangnim. Saya sungguh tidak berguna sama sekali" sesal kyuhyun
" Jangan bicara seperti itu kyuhyun sshi. Aku tidak pernah keberatan melakukan semua itu" ujar siwon
" Cepat mandi, karena hari ini kita bisa sepuasnya menikmati Hongkong di hari terakhir" titah siwon
" Ne sajangnim"
Akhirnya mereka berempat menikmati hongkong untuk terakhir kalinya karena besok mereka harus kembali ke Korea. Tujuan mereka kali ini adalah berjalan-jalan melihat patung lilin yang terkenal di sana ( madame tussauds ).
" Oppa. Aku ingin coba masuk ke area scream ( seperti rumah hantu yang terdapat di dalam madame tussauds )" ucap wookie
" Mwo? Apa kau yakin changi?" ucap yesung terkejut
" Ne! aku ingin masuk" kekeh wookie
" Baiklah kalau begitu, oppa tidak tanggung yah kalau nanti kau akan menangis karena ketakutan" oceh yesung
" Iyah oppa.. Kyunnie ayo masuk juga" ajak wookie
" AKu? Tidak.. tidak.. aku sangat tidak suka tempat seperti itu, tepatnya takut sekali" tolak kyuhyun
" Ayolah kyunnie, kenapa harus takut? Kan ada siwon. Iya kan siwon-ah?' bujuk wookie
" Lagipula kita tidak masuk sendirian kok" bujuk wookie lagi
" Ayo kyuhyun sshi, kita masuk bersama" akhirnya siwon angkat bicara
" Yesss! Kajja" ucap wookie ceria tanpa memperdulikan wajah kyuhyun yang keberatan
" Sajangnim.. tapi saya takut kalau masuk ke rumah hantu" ucap kyuhyun panik
" Ada aku kyuhyun sshi, tenanglah" sahut siwon dengan senyum simpulnya berusaha menenangkan kyuhyun
Note : mau inform dulu sebelumnya.. sebenarnya scream yang ada di madame tussauds itu masuknya maximal kira-kira 7-8 orang ( kalau ga salah ingat yah, agak lupa-lupa gitu), harus berdiri beruntun (seperti main kereta api) dan tiap orang harus berpegang erat di pundak orang yang ada di depannya. Tapi berhubung ini FF ku, jadi agak ku rubah sedikit yah rules madame tussauds nya.. so continue reading ^^
Yewook sudah masuk terlebih dulu ke dalam scream. Aura menyeramkan sudah bisa di rasakan oleh kyuhyun saat ini. Dapat terdengar suara-suara menyeramkan dari dalam sana dan itu semakin membuat kyuhyun bergetar. Merasakan keanehan dalam diri kyuhyun, siwon berinisiatif untuk menggengngam tangan kyuhyun erat. Merasakan tangannya berada dalam genggaman siwon, membuat kyuhyun langsung menoleh ke arahnya
" Sudah merasa lebih baik?" tanya siwon
" Sedikit sajangnim" jawab kyuhyun pelan namun masih bisa terdengar
Setelah yewook couple sudah masuk ke dalam selama sepuluh menit, barulah giliran wonkyu couple masuk ke dalamnya. Baru beberapa langkah saja bulu kuduk kyuhyun sudah berdiri. Ruangan scream menjadi lebih dingin di dalam, terdengar suara-suara teriakan yang semakin membuat kyuhyun gemetar. Siwon yang menyadari itu semakin mengeratkan genggaman tangannya
" Tenanglah kyuhyun sshi, mereka hanya orang yang di dandani menyeramkan seperti ini hanya untuk menakuti orang" jelas siwon berusaha untuk menangkan kyuhyun
" Aku tau sajangnim, tapi tetap saja.. AAAAAAAAAAAAA" tiba-tiba kyuhyun berteriak karena melihat sosok drakula yang tiba-tiba datang menghampirinya
Mendengar teriakan kyuhyun yang berada di sampingnya, membuat siwon langsung menarik tangan kyuhyun yang tadi di genggamnya hingga jatuh ke pelukan dada bidang siwon
" Tenanglah.. tenanglah.. mereka tidak akan berani menyentuh kita.. ssshhhh… tenang kyuhyun sshi" ucap siwon sambil mengusap punggung siwon
" Aku mau cepat-cepat keluar dari sini sajangnim. Aku tidak suka disini" ucap kyuhyun tanpa mengangkat kepalanya dan masih terus membenamkan kepalanya di dada siwon
" Aku mengerti. Ayo kita jalan. Kalau diam seperti ini malah tidak akan membuat kita keluar dari permainan ini" jelas siwon berusaha menyemangati kyuhyun
" Tidak boleh kembali lagi ke sana?" tanya kyuhyun menunjuk ke arah tempat mereka masuk
" Tidak boleh kyuhyun sshi. Kita harus tetap menyusuri jalan ini sampai bertemu pintu keluar. Ada aku disini, maka kau akan aman. Kau percaya padaku?" ucap siwon dengan menatap intens kyuhyun
" Aku percaya pada sajangnim" sahut kyuhyun seolah terhipnotis oleh tatapan mata siwon
Akhirnya kyuhyun sedikit berani untuk melangkah setelah mendengar ucapan siwon yang terdengar seperti mantra di telinganya. Dengan tetap menggenggam tangan siwon erat, kyuhyun memberanikan diri berjalan perlahan-lahan. Siwon juga tidak mempermasalahkan hal itu, malah siwon semakin mengeratkan pegangannya untuk menyamankan kyuhyun
" AAAAaaaaaaa…..." lagi-lagi kyuhyun berteriak kencang
" Sajangnim.. aku tidak mau lagi.. aku sungguh takut.. aku mau segera keluar dari sini, aku mau pulang saja.. aku benci tempat ini sajangnim… " rengek kyuhyun kali ini dengan menitikkan sedikit air matanya
Melihat kyuhyun yang begitu panik, ketakutan dan sudah menitikkan air mata, membuat perasaan siwon gundah. Siwon tidak suka melihat kyuhyun yang seperti ini, begitu ketakutan dan badannya terlihat gemetar hebat. Dipelukanya tubuh kyuhyun dari samping, dan di usapnya punggung kyuhyun untuk menenangkan ketakutanya sekarang ini
" Tutup matamu, dan berbeganglah erat padaku. Apapun yang terjadi jangan membuka matamu dan jangan pernah melepas pelukan mu dariku. Arraseo ?" bisik siwon masih sambil mengelus punggung kyuhyun dengan lembut seolah mengisyaratkan bahwa siwon tidak akan pernah melepasnya
Kyuhyun hanya mengangguk kecil mendengar ucapan siwon. Melihat kyuhyun yang mengangguk, siwon mulai melangkahkan kakinya untuk berjalan perlahan. Baru beberapa langkah saja siwon sudah mulai di hadang oleh berbagai jenis hantu-hantu. Siwon sungguh berani melihat itu semua dan tidak merasa ketakutan sama sekali melihatnya. Padahal kyuhyun saja sudah bisa merasakan kalau saat ini hantu-hantu itu sendang mengganggu mereka. Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya kepada siwon.
Merasa pelukan kyuhyun semakin mengencang, siwon semakin berusaha untuk membalas pelukan kyuhyun yang tak kalah eratnya. Siwon ingin memberikan pernyataan secara tidak langsung melalui pelukan hagatnya kalau selama ada siwon maka kau tidak perlu takut.
Kira-kira sepuluh menit mereka dalam area scream, akhirnya siwon menemukan pintu exit nya. Sungguh lega hati siwon saat ini. Saat ini siwon sungguh merasa tidak suka melihat kyuhyun yang ketakutan seperti ini apalagi tubuh kyuhyun tak henti-hentinya gemetar hebat saat kyuhyun merasakan ada hantu yang berusaha mendekati mereka, seperti mengulang memory buruk saat kyuhyun yang menghilang di ladies market kemarin malam.
" Kyuhyun sshi, kita sudah ada di pintu keluar. Kau tidak perlu ketakutan lagi ne" bisik siwon
Perlahan kyuhyun membuka kedua matanya. Membuka matanya perlahan untuk memastikan apakah benar ia sudah keluar dari tempat menyeramkan itu. Setelah merasa yakin kalau saat ini sudah berada di tempat yang aman, kyuhyun benar-benar membuka matanya
" Kau baik-baik saja kyuhyun sshi?" tanya siwon dan mereka masih saling berpelukan
" Iya sajangnim. Saya baik-baik saja"
" Ehem…."
" Hyung… !" ucap siwon terkejut
" Ckckck.. kalau mau bermesraan jangan di tempat umum siwon-ah" goda yesung
Spontan mereka berdua langsung melepas pelukannya masing-masing dan menjadi salah tingkah keduanya. Dapat terlihat jelas rona pink muncul dari wajah kyuhyun
" Kalian seperti pasangan saja eoh?" goda wookie
" Unnie, bicara apa kau ini" oceh kyuhyun
" Hyung, ayo cepat keluar dari tempat ini" ucap siwon
Pada malam harinya mereka menikmati A Symphony of Light di area avenue of star, melihat pertunjukkan lebih dari 40 gedung di sebelah pelabuhan Victoria memancarkan cahaya yang menakjubkan diiringi dengan irama musik. Membuat melupakan betapa dinginnya cuaca saat ini
" Bagus sekaliii unnieee" ucap kyuhyun
" Neeeee… sangat indah sekali" sahut wookie
" Unnie.. kenapa kau malah nempel-nempel terus padaku dan merangkul lenganku bukannya pada kim sajangnim?" oceh kyuhyun sambil mempautkan bibirnya
" Sekali-kali kan aku juga ingin bergelayut manja padamu kyunnie" sahut wookie santai
" Kau tidak keberatan kan kyunnie?" tanya wookie manja
" Aku sih memang tidak keberatan unnie, tapi lihat tuh kim sajangnim sudah memberikan death glare nya padaku" jawab kyuhyun
" Ommo… oppa.. kau cemburu pada kyunnie?" tanya wookie manja
" Changi, kenapa kau nempel-nempel terus pada kyuhyun sshi sedangkan aku kekasihmu di cuekin begini" rajuk yesung manja dan mulai berjalan meninggalkan tempatnya
" Yakk oppa.. kau mau kemana? Aishh dia malah ngambek deh jadinya" oceh wookie sambil mengejar yesung
" Hihihi.. aku baru kali ini melihat kim sajangnim seperti itu" ucap kyuhyun menahan tawa
" Kau senang hari ini kyuhyun sshi?" tanya siwon
" Iya sajangnim, kecuali tempat hantu itu… aku membencinya" jawab kyuhyun mempautkan bibirnya sebal karena mengingat kejadin buruknya
Tiba-tiba saja siwon mengalungkan syall miliknya ke leher kyuhyun, dan itu membuat kyuhyun terkejut. Kyuhyun menatap siwon sekarang ini, lagi-lagi kyuhyun mendapat perhatian dari siwon.
" Sudah tidak dingin lagi kan? " tanya siwon
" Iya.. sangat hangat" jawab kyuhyun
" Ng.. sajangnim tidak kedinginan?"
" Aku pria kyuhyun sshi, aku lebih kuat darimu. Jadi kau tidak perlu khawatir, Angin laut disini cukup kencang, kalau tidak memakai pakaian cukup tebal kau bisa sakit" jelas siwon pelan
" Tapi tangan sajangnim dingin" ucap kyuhyun memberanikan diri untuk memegang tangan siwon
Seolah kesempatan untuk siwon, tangan kyuhyun yang sudah berada di genggamannya segera di eratkan. Hal itu membuat kyuhyun cukup terkejut, karena niat awalnya hanya untuk memegang tangan siwon untuk mengetahui seberapa dinginnya tubuh siwon
" Sekarang aku sudah merasa lebih hangat kyuhyun sshi, Gomawo" ucap siwon dengan senyumannya dan kembali melihat pertunjukan Symphony of Light
" BLUSH!" rona pink tipis menghiasa pipi kyuhyun yang tidak terlihat oleh siwon
Keesokan paginya, mereka segera check out dari hotel cukup pagi dan kembali menuju korea. Selama perjalanan kurang lebih tiga jam, akhirnya mereka tiba di airport korea.
" Kyunnie, kau pulang dengan siapa?" tanya wookie
" Naik taxi saja unnie"
" Kenapa harus naik taxi? Kan bisa bareng dengan siwon" ucap yesung
" Siwon-ah, kau tidak keberatan kan jika mengantar kyuhyun sshi pulang?" tanya yesung
" Kyuhyun akan pulang bersama ku tuan-tuan"
TBC
