Setelah melakukan metting dengan perusahaan sungmin, mereka menuju ke restoran mengingat sekarang ini sudah menunjukkan waktu untuk makan siang. Restoran perancis lah yang di pilih oleh siwon

" Selamat siang tuan, untuk berapa orang?" Tanya pelayan yang berada di depan pintu

" Dua orang dan di ruangan vip " sahut siwon

" Oppa, jangan di ruangan vip lagi" ucap kyuhyun yang bergelayut manja di lengan siwon

" Baiklah, di tempat yang biasa saja" ralat siwon

" Silahkan ikuti saya tuan dan nona"

Wonkyu mengikuti petunjuk pelayan untuk duduk menempati tempat dekat jendela lalu mereka segera memesan makanan.

" Kenapa kau tidak mau di ruangan vip princess?" Tanya siwon begitu mereka sudah selesai memesan makanan

" Nngg.. Rasanya aneh saja, di ruangan sebesar itu hanya kita berdua dan aku belum terbiasa dengan semua kemewahan yang oppa berikan padaku" jelas kyuhyun

" Mianhae sudah membuatmu kurang nyaman dengan ini semua. Seharusnya aku lebih peka akan hal itu" Sesal siwon dengan mengenggam kedua tangan kyuhyun

" Jangan begitu oppa, aku saja yang belum membiasakan diri" ucap kyuhyun dengan senyumannya

" Ini pesanan anda tuan dan nona. Selamat menikmati" ucap pelayan dengan menyerahkan dua piring steak

Begitu piring diletakkan di meja kyuhyun, siwon langsung mengambil piring kyuhyun, tampak kebingungan di wajahnya, tapi kyuhyun hanya diam dan melihat apa yang akan dilakukan oleh siwon selanjutnya. Ternyata siwon memotong daging steak yang ada di piring kyuhyun satu per satu hingga nantinya kyuhyun akan dengan mudah memakannya. Melihat itu kyuhyun menjadi malu, ternyata siwon sungguh memanjakan dirinya.

" Makanlah princess" ucap siwon yang sudah mengembalikan piring kyuhyun ke mejanya

" Oppa, kau terlalu memanjakan ku, kau tau itu?"

" Memangnya salah kalau aku memanjakan kekasih ku sendiri?"

" Tidak. Tapi aku takut nantinya malah jadi kebiasaan tidak bisa lepas dari sikap oppa yang terus memanjakan ku" jelas kyuhyun

" Tidak masalah. Aku tidak keberatan akan hal itu" sahut siwon dengan senyuman

" Bagaimana, kau suka makanannya?" Tanya siwon

" Ya.. Sangat suka. Mana ada makanan mahal yang tidak enak sih oppa" jawab kyuhyun sambil mengunyah

" Princess, kau ini sudah umur berapa sih, kenapa makan masih saja belepotan begitu" ucap siwon langsung menghapus saus yang ada di pinggiran bibir kyuhyun dengan tangannya tanpa menggunakan lap yang ada di sisi meja

Pengunjung yang ada di sekeliling langsung menatap kearah meja siwon dan kyuhyun, dan melihat siwon dengan perhatiannya menghapus noda di bibir kyuhyun. Karena ini restoran mahal, tentunya orang-orang makan dengan sangat beretika bukan. Tidak seperti kyuhyun makan sampai mulutnya cukup menggembung karena dia memasukkan daging dalam jumlah yang cukup banyak. Tapi siwon tidak pernah protes akan hal itu, malah siwon sangat menyukai semua sikap natural dari kyuhyun. Sangat berbanding terbalik dengan wanita yang pernah siwon jumpai selama ini.

" Oppa, kau membuat ku malu" oceh kyuhyun pelan

" Kenapa?"

" Oppa lihat, daritadi orang-orang disini melihat kearah meja kita saat kau mengelap bibir ku" jelas kyuhyun

" Biarkan saja orang melihatnya. Oppa tidak perduli. Lagipula, kau ini kekasih oppa, harusnya hanya oppa yang kau perhatikan, bukan orang lain princess" jelas siwon

" Coba ini princess, rasanya enak sekali" ucap siwon sambil memegang garpu yang berisi daging yang berasal dari piringnya dan hendak menyuapi kyuhyun

Dengan malu-malu kyuhyun menyambut suapan itu, walaupun saat ini masih saja orang-orang di sekitar mereka memperhatikan keromantisan yang mereka lakukan

" Enak kan?" Tanya siwon setelah melihat kyuhyun yang sudah mengunyah makanan yang dia suapi

" Ne.. Sangatttt enak" sahut kyuhyun semangat

" Hahahaha.. Princess kau ini lucu sekali. Tadi kau mengomel karena pandangan pengunjung disini, tapi setelah kau menerima makanan dari oppa, kekesalan itu seolah hilang begitu saja" ujar siwon dengan tawanya

" Oppaaaaa.. " rajuk kyuhyun dengan memapautkan bibirnya imoet

" Jika saja kita sedang tidak di tempat umum, aku pasti akan mencium mu sekarang princess. Kau sungguh menggemaskan" goda siwon

" BLUSH!" wajah kyuhyun langsung memerah padam

Setelah acara makan siang, wonkyu menuju universitas xox untuk memberikan penyuluhan tentang bisnis. Begitu mereka berjalan di lorong kampus, mereka berdua sudah menjadi sorotan oleh mahasiswa dan mahasiswi disana. Apalagi kalau bukan ketampanan siwon dan kewibawaan siwon saat sedang berjalan. Dibelakangnya terdapat kyuhyun yang mengikuti langkah kaki siwon.

" Selamat siang choi siwon sshi, terimakasih anda mau datang ke tempat kami. Silahkan duduk" ucap salah satu petinggi di kampus itu

" Selamat siang. Jangan merasa sungkan Park jungsu sshi" ucap siwon sopan

" Siapa wanita di belakang anda siwon sshi?" Tanya jungsu

" Anyeonghaseo, cho kyuhyun immida. Saya sekretaris choi sajangnim"

" Ne.. Anyeonghaseo nona cho"

" Langsung saja kita menuju ke aula tempat anda nanti memberikan penyuluhan untuk mahasiswa kami" ucap jungsu

" Sepertinya kehadiran anda disini cukup menjadi sorotan siwon sshi, terbukti mahasiswa kami tidak henti-hentinya menatap lekat ke arah anda"

" Mungkin karena siwon sshi terlalu tampan, dan menurut saya anda lebih tampan aslinya dibandingkan dengan yang ada di majalah bisnis siwon sshi" puji jungsu

" Anda terlalu memuji jungsu sshi" sahut siwon singkat

" Selamat siang semuanya, kali ini choi siwon sshi yang merupakan salah satu executive muda dan sukses di korea akan melakukan memberikan sedikit kiat sukses nya untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses seperti dirinya. Waktu dan tempatnya akan langsung saya berikan pada choi siwon sshi" ucap jungsu begitu sampai di aula kampus yang sudah berisi ratusan mahasiswa

" Selamat siang, choi siwon immida. Langsung saja saya akan mulai kedalam topik pembicaraan" ucap siwon yang serius

Selama dua jam siwon memberikan penyuluhan untuk mahasiswa/i disana. Kyuhyun juga ikut membantu siwon dengan mengarahkan proyektor dan mengganti slide demi slide. Selama penyuluhan itu berlangsung, ada banyak pertanyaan yang mengalir, hingga siwon tidak henti-hentinya harus menjawab banyaknya pertanyaan yang diajukan. Kyuhyun juga tak henti-hentinya tersenyum melihat kekasihnya yang terlihat berwibawa itu, kadang ada saja yang memberikan pertanyaan di luar dari topik mereka, seperti mengarah ke pertanyaan pribadi

" Choi siwon sshi, apakah anda sudah mempunyai seorang kekasih?" tanya salah seorang mahasiswi disana

" Kalau belum, kami ingin mendaftarnya choi siwon sshi" ucap mahasiswi yang lain

" Ne.. Saya sudah mempunyai kekasih. Ada lagi yang ingin bertanya, tapi saya harap pertanyaannya tidak menyimpang dari topik" ucap siwon tegas

Suasana aula pun menjadi cukup gaduh setelah pernyataan dari siwon. Kyuhyun yang melihat dan mendengar hal itu hanya tersenyum geli melihat kekasihya. Entah mengapa kyuhyun merasa cukup beruntung karena hanya kepada dirinya siwon dapat menunjukkan aura kehangatan. Sedangkan pada orang lain, siwon menunjukkan sifat dingin, tegas dan profesionalnya.

Setelah penyuluhan itu selesai, mereka langsung menuju tempat yang masih di sekitar aula itu untuk tea time. Terdapat beberapa kue dan juga minuman seperti kopi, teh, dan jus. Siwon berkumpul dengan jungsu juga beberapa mahasiswa lainnya sekedar berbincang-bincang, sedangkan kyuhyun yang merasa itu bukan wilayahnya untuk bergabung memisahkan diri dan berjalan kearah tempat di sajikannya minuman

" Siang nunna, silahkan minumannya" ucap salah seorang mahasiswa yang memberikan segelas jus pada kyuhyun

" Gomawo" sahut kyuhyun dengan senyuman

" Nunna, siapa nama nunna?" Tanya nya lagi

" Cho kyuhyun immida"

Tiba-tiba saja kyuhyun di kerumuni oleh beberapa mahasiswa/i, kira-kira lima sampai enam orang

" Unnie, apa jabatan unnie di perusahaan choi siwon sshi?" Tanya salah satu mahasiswi

" Aku sekretaris choi sajangnim"

" Wahhh berarti enak dong, unnie bisa selalu dekat dengan siwon sshi" ucap mahasiswi yang lain

" Iya.. Jadi iri deh.."

" Eh unnie, apa benar siwon sshi sudah punya pacar? Dia hanya berbohong saja kan? "

" Ngg… Kalau itu aku tidak tau. Bukannya tadi choi sajangnim sudah memberitahu kalian kalau dia sudah punya pacar?"

" Iya sih. Tapi apa iya siwon sshi sudah punya pacar di sela-sela kesibukannya? Kalau memang sudah punya pacar, apa unnie tau pacarnya seperti apa?"

Kyuhyun sedikit kesulitan menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh mahasiswi mengenai siwon. Posisinya sedikit terpojok.

" Eh nunna, apa nunna punya waktu luang nanti? Kalau nunna tidak sibuk kita jalan-jalan nanti sore" ajak salah seorang mahasiswa yang mengerumuni kyuhyun

" Ma.. Maksudnya?" Tanya kyuhyun gugup

" Nunna ini bagaimana, masa tidak mengerti maksudku. Kita kencan nunna. Kapan nunna bisa?"

" Ne? Kencan?" Kali ini kyuhyun benar-benar bingung

" A.. Aku tidak bisa.." Tolak kyuhyun halus

" Yah.. Sayang sekali.. Apa nunna sudah punya kekasih?"

" Iya.. Kekasihnya adalah aku" ucap siwon yang tiba-tiba datang di sela kerumunan mahasiswa/i yang sudah mengerumuni kyuhyun

" Princess, kajja kita pulang" ucap siwon langsung menggandeng lengan kyuhyun dan mengeluarkan kyuhyun dari kerumunan itu

" Jungsu sshi, kami mohon pamit" pamit siwon yang menghampiri jungsu

" Buru-buru sekali siwon sshi. Kalau begitu hati-hati dijalan dan terimakasih untuk kesediaan anda datang kemari"

" Tidak masalah jungsu sshi. Kami permisi"

Sepanjang jalan menuju parkiran, siwon tidak melepas genggaman tangannya dari kyuhyun. Rona merah sudah menghiasi wajah kyuhyun.

" Sepertinya aku tidak bisa lengah dalam mengawasimu princess" ucap siwon saat sudah sampai dalam mobil

" Maksud oppa?"

" Bahkan mahasiswa yang usianya lebih muda darimu juga tertarik akan dirimu. Dengar princess, kau tidak boleh lagi dekat-dekat dengan pria manapun selain aku. Arraseo?" Jelas siwon sambil mengelus pipi kyuhyun

" Tapi aku rasa, mahasiswa itu hanya bercanda saja oppa, tidak serius akan ucapannya"

" Bagaimana bisa di bilang bercanda kalau mereka serius mengajak mu berkencan princess? Dengar, oppa tidak mau mendengar apapun alasan mu, yang jelas oppa tidak suka melihat mu bersama pria lain" ucap siwon yang menatap kyuhyun serius

" Oppa, jangan melihatku seperti itu. Kau terlihat menyeramkan di banding biasanya" ujar kyuhyun gugup

" Maafkan oppa ne. Oppa tidak bermaksud membuatmu takut tadi. Hanya saja..."

" Oppa kembali cemburu yah?" Terka kyuhyun dengan senyuman jahilnya

" Huuufff. Kau benar princess, oppa cemburu. Sangat cemburu. Hari ini sepertinya tidak henti-hentinya oppa melihat pria-pria yang ada di sekelilingmu mencari kesempatan untuk dekat denganmu. Oppa tidak tau kenapa tidak bisa mengendalikan rasa ini" keluh siwon

" Hihihihi.. Oppa pikir hanya oppa saja yang merasa cemburu eoh?"

" Maksudmu?" Tanya siwon heran

" Daritadi wanita-wanita cantik di universitas itu selalu melihat oppa, aku tidak tau apa mereka menyimak yang di sampaikan saat penyuluhan tadi. Malah ada yang terang-terangan bertanya oppa sudah punya pacar atau belum. Bahkan tadi ada yang betanya langsung padaku"

" Oppa ini terlalu tampan, makanya banyak sekali wanita yang mengincar oppa" rajuk kyuhyun dengan mempautkan bibirnya dan sambil menangkup wajah siwon dengan kedua tangannya

Melihat kyuhyun yang sudah merajuk manja seperti itu dan juga mendengar penuturan kyuhyun membuat raut wajah siwon yang tadinya menegang menjadi tersenyum cerah..

" Mungkin kalau saja wajah oppa terdapat sedikit jerawat atau mungkin hidung oppa juga tidak mancung seperti ini, tidak ada wanita lain yang mengganggu oppa" goda kyuhyun

" Maafkan oppa princess, oppa tidak tau kalau kau menahan rasa kesal di hatimu daritadi"

" Tidak apa oppa. Itu berarti oppa sangat menyayangi aku. Gomawo"

" Kau tidak merasa marah atau keberatan jika oppa sedikit, atau mungkin terlalu..."

" Terlalu overprotective? possessive? Pencemburu?" Terka kyuhyun

Siwon mengangguk pelan dan dibarengi dengan senyumannya

" Tidak. Aku merasa oppa melakukan itu karena oppa sangat menyayangiku dan mencintai ku. Jadi aku tidak keberatan sama sekali" jelas kyuhyun

" Sepertinya aku sudah terbiasa akan hal itu. Apalagi dulu changmin juga memperlakukan aku seperti itu, jadi aku.. hhmpphh..."

Belum selesai kyuhyun bicara, siwon sudah membungkamnya dengan ciuman kasarnya. Kyuhyun langsung membelalakan matanya karena belum terbiasa dengan serangan dadakan siwon yang sudah terjadi dua kali. Siwon menekan leher kyuhyun, melumatnya dalam, dan memasukkan lidahnya kedalam rongga mulut kyuhyun. Merasa sudah terbiasa dengan permainan siwon, tangan kyuhyun yang tadinya ada di dada siwon beralih mengalungkan ke leher siwon.

Merasa kyuhyun sudah menikmati ciuman yang di berikan siwon, maka ciuman siwon beralih ke leher jenjang kyuhyun yang putih. Siwon ingin meninggalkan jejak kepemilikan di leher kyuhyun. Siwon ingin memberitahui orang-orang bahwa kyuhyun hanyalah miliknya seorang

" Oppa.. Apa yang lakukan?" Tanya kyuhyun terkejut karena bibir siwon beralih ke leher kyuhyun

" Hanya ingin memberikan stempel kepemilikan. Bahwa cho kyuhyun adalah milik choi siwon seorang" bisik siwon seduktif di telinga kyuhyun

" Dengan ini tidak ada lagi pria yang mendekati mu princess" ucap siwon merasa puas akan hasil karyanya di leher kyuhyun

" Issshhh oppa, sekarang gimana aku menutupinya. Akan terlihat jelas nantinya" oceh kyuhyun begitu melihat kaca, terdapat tanda kemerahan di leher kyuhyun

" Biarkan saja seperti itu princess. Kalau kau berani menutupinya, akan ada banyak stempel nantinya di tubuhmu" goda siwon

" Ja..jangan .. Aku tidak akan menutupinya" ucap kyuhyun takut

" Itu karena kau nakal princess. Kau berani menyebut nama pria lain saat bersama dengan ku" goda siwon

" Kita kembali ke kantor ne" ucap siwon

Kyuhyun tidak mampu untuk menjawab, hanya mempautkan bibirnya kesal, karena lagi-lagi siwon berhasil membuatnya malu dan tidak bisa berkutik terhadap semua perlakuan siwon padanya.

" Hi unnie" sapa kyuhyun begitu sampai di kantor

" Omoo.. Kenapa dengan lehermu? Jangan bilang kalau kau dan choi sajangnim sudah..."

" Kami tidak melakukan sampai tahap itu unnie. Aku masih waras untuk melakukan hal itu di jam kerja kami" oceh kyuhyun yang tau kemana arah pikiran wookie

" Tapi kalian melakukannya dimana sampai kau mendapatkan kiss mark semerah itu eoh?" Cecar wookie

" Unnie.. Kau membuatku malu tau"

" Cepat beritahu aku" desak wookie lagi

" Di.. Di.. di mobil unnie" jawab kyuhyun pelan

" Dasar anak itu, memangnya tidak bisa menahan hasratnya sebentar saja untuk tidak menyerangmu. Kasian kau kyunnie" ucap wookie prihatin

" Gwencana unnie. Gwencana" sahut kyuhyun sekedar meredakan amarah wookie

" Siwon-ah, kenapa wajahmu ceria sekali hari ini?" Tanya yesung yang masuk ke ruangan kerja siwon

" Hanya merasa senang hyung. Oh ya hyung, kebetulan kau datang. Aku mempunyai satu rencana dan aku membutuhkan bantuan hyung dan wookie nunna"

" Tentu saja, katakanlah pada ku. Pasti aku akan membantumu"

TBC