Pagi harinya siwon terbangun lebih dulu sebelum alarmnya berbunyi, kemudian dilihatnya wanita yang ada di sebelahnya masih tertidur lelap dalam pelukannya. Siwon sangat menikmati pemandangan manisnya saat ini, dibelainya wajah kyuhyun, di kecupnya lembut kening kyuhyun, pipi kyuhyun, lalu bibir kyuhyun. Mendapat perlakuan seperti itu, kyuhyun malah semakin menyamankan tidurnya dalam pelukan siwon, menikmati aroma maskulin dalam tubuh siwon
Melihat kyuhyun yang masih merengkuh manja dalam pelukannya membuat siwon tersenyum, di usapnya kembali pipi kyuhyun, hingga kyuhyun sedikit membuka matanya perlahan dan mengerjap-ngerjapkan kedua matanya
" Morning Princess" sapa siwon dengan kecupan di kening kyuhyun
Kyuhyun tidak membalas sapaan siwon, hanya tersenyum sebagai balasannya dan tubuh kyuhyun kembali di rapatkan kembali di badan siwon
" Kau semakin manja princess" goda siwon
" Itu karena oppa yang membiasakan ku"
" Bagaimana tidurmu?" tanya siwon
" Nyenyak seperti biasa karena oppa selalu membelai rambutku hingga aku tertidur" jelas kyuhyun dengan wajah imutnya, melingkarkan tangannya di perut siwon dan menyandarkan kepalanya di dada siwon
Siwon terkekeh kecil mendengar penuturan tunangannya itu. Memang benar siwon sangat memanjakan kyuhyun, bukan dengan harta yang siwon punya, tapi dengan segudang perhatian dan kasih sayang dari siwon hingga kyuhyun menjadi manja dan tidak bisa lepas dari siwon. Bahkan saat kyuhyun hendak tidur, siwon harus membelai kepala kyuhyun hingga tertidur atau mencium aroma maskulin dari tubuh siwon, baru setelah itu kyuhyun dapat tertidur.
" Berhentilah mentertawakan aku oppa. Itu semua salahmu, aku menjadi manja begini juga karena ulahmu" protes kyuhyun
" Oppa tidak keberatan princess. oppa senang melakukannya"
" pip pip pip pip pip.." alarm kamar siwon berbunyi
" Alarm nya sudah berbunyi oppa, aku mandi dulu ne. Oppa juga segera mandi" ucap kyuhyun segera bangkit dari ranjang
" Oke my princess"
CHOI COMPANY
" Wahh siwon-ah, wajahmu semeringah sekali pagi ini. Aura kebahagiaan terus memancar dari wajahmu" goda yesung begitu sampai di ruangan siwon
" Ne hyung. Rasanya sangat bahagia setelah pertunangan itu"
" Oh ya hyung, aku butuh bantuan mu dan wookie nunna sekali lagi" ucap siwon
" Apa itu? Katakan saja"
Mereka berdiskusi cukup serius. Saling memberikan pendapat satu sama lain bagimana baiknya agar rencana mereka berjalan sukses
" Baiklah hyung, begitu saja. Semuanya aku serahkan padamu dan wookie nunna" ucap siwon
" Tenanglah.. serahkan pada kami"
Disisi lain, wookie sedang bertandang ke meja kerja kyuhyun
" Kau tidak membuatkan sarapan untuk tunanganmu itu?" goda wookie
" Tidak. Tadi pagi kami sudah sarapan bersama, jadi tidak mungkin aku menyiapkanya lagi kan unnie" jawab kyuhyun
" Aigoo.. Yang sudah tinggal satu rumah sekarang sudah bisa sarapan bersama, juga bisa menghabiskan waktu berdua. Sungguh romantis" goda wookie lagi
" Lalu bagaimana perasaan mu sekarang setelah tinggal bersama dengan siwon?" Selidik wookie
" Unnie.. Jangan bertanya seperti itu, aku malu tau"
" Aishh.. Cepat katakan aku ingin tau bagaimana si manusia es itu memperlakukan mu" ucap wookie lagi
" Manusia es itu sudah berubah menjadi pria lembut unnie." Protes kyuhyun
" Aku sangat bahagia tinggal di rumah oppa, dia begitu memanjakan ku dan sedikit menambah jumlah possessive nya" ujar kyuhyun
" Kalian ini sudah seperti layaknya pengantin baru saja. Sungguh membuat ku menjadi iri"
" Kyunnie, kau di panggil oleh siwon. Baru saja berpisah sebentar dia sudah merindukan mu, padahal hanya terpisah beberapa langkah saja dari ruangannya" oceh yesung begitu keluar dari ruangan siwon
" Hahahaha.. Gomawo yesung oppa. Aku segera kedalam" ucap kyuhyun segera beranjak dari tempat duduknya
" Ada apa oppa memanggilku?" Tanya kyuhyun begitu sampai di ruangan siwon
" Hari ini oppa dan yesung hyung akan keluar kantor, mungkin akan kembali sore hari"
" Tapi hari ini oppa sudah ada janji dengan perusahaan xxxx untuk tanda tangan kontrak jam tiga siang" ucap kyuhyun mengingatkan
" Oppa benar-benar lupa sudah ada janji dengan perusahaan xxxx"
" Bagaimana kalau aku pergi duluan kesana, lalu oppa menyusul? Jadi oppa tidak perlu menjemputku, dan akan ku siapkan dokumen yang diperlukan nantinya. Setidaknya jangan sampai oppa merubah jadwal pertemuannya, karena sekretaris perusahaan xxxx sudah mengingatkan padaku kalau atasannya akhir-akhir ini sering bolak balik keluar negeri untuk urusan kantor cabangnya yang ada di luar korea" jelas kyuhyun
" Baiklah kalau begitu, setelah urusan bersama dengan yesung hyung selesai, oppa akan langsung menuju ke perusahaan xxxx, akan oppa usahakan tidak terlambat sampai disana"
" Gomawo princess, kau adalah tunangan dan sekretaris ku yang terbaik" puji siwon
" Oppa.. kau membuatku malu" sahut kyuhyun yang kini wajahnya sudah merona merah
" Hubungi pak Lee, minta dia untuk mengantarmu ke perusahaan xxxx dengan mobil kantor" saran siwon
" Pak lee tidak masuk hari ini oppa. Aku bisa menyetir, jadi aku saja yang mengendarainya"
" Andwee! Berbahaya jika kau seorang diri menyetir dan tidak ada pendampingnya princess " Tolak siwon
" Oppa.. Aku kan bisa menyetir. Dulu aku juga pernah menjadi supir taxi sebelum aku bekerja disini, jadi tidak masalah untukku. Lagipula ini masih siang oppa, kau tidak perlu berlebihan begitu"
" Baiklah kalau begitu. Tapi begitu kau sudah sampai segera hubungi oppa. Arraseo?"
" Neeeee oppaaaa.."
Terkadang kyuhyun merasa bingung dengan sifat overprotect dan possessive dari siwon jika sudah berhubungan dengan dirinya. Padahal kyuhyun merasa dirinya tidaklah cantik, tidak seksi, dan sedikit tomboy walaupun semenjak berhubungan dengan siwon sifat tomboynya sudah cukup banyak berkurang. Tidak ada sesuatu yang spesial dari dirinya, tapi mengapa seorang choi siwon yang tampan, begitu sangat mencintainya?
" Unnie, aku ke pergi ke perusahaan xxxx. Jika nanti ada pesan untuk siwon oppa tolong taruh saja di meja ku ne" pamit kyuhyun
" Baiklah kyu. Tumben pergi sendiri tidak dengan siwon?" Tanya wookie
" Iya. Oppa pergi ke suatu tempat bersama dengan yesung oppa. Aku sendiri tidak tau mereka kemana, oppa tidak bilang padaku. Apa unnie tau kemana mereka?"
" Ohh. Itu aku juga tidak tau. Oppa tidak bilang apa-apa juga padaku" jawab wookie
" Ooohh.. Baiklah unnie. Aku pergi dulu yah takut nanti macet dan terlambat sampai perusahaan xxxx"
" Okee"
Momomika ChaN
" Selamat siang, saya cho kyuhyun dari choi company sudah ada janji dengan Lee sungmin sshi" ucap kyuhyun pada receptionist
" Mohon tunggu sebentar nona"
" Nona cho, anda sudah di tunggu oleh Lee sungmin di ruangannya di lantai lima. Silahkan masuk" ucap receptionist lagi
" Terimakasih, saya permisi dulu"
" Nona cho.. Apa kabarmu? Kenapa siwon sshi tidak datang?" Sambut sungmin dengan cerianya saat kyuhyun memasuki ruangannya
" Selamat siang lee sajangnim. Kabar saya baik. Maaf choi sajangnim sedikit terlambat karena ada pertemuan di tempat lain, karena itu saya datang lebih dulu dan mungkin sebentar lagi choi sajangnim akan tiba. Maaf jika sajangnim harus menunggu lama" jelas kyuhyun
" Suatu keberuntungan untukku karena siwon sshi datang terlambat. Silahkan duduk nona cho"
" Gomawo sajangnim"
" Apa kau sudah makan siang?" Tanya sungmin berusaha mengakrabkan diri
" Sudah sajangnim, terimakasih"
" Apa kau mau minum atau yang lain? Biar aku siapkan"
" Tidak perlu sajangnim, terimakasih sebelumnya"
" Tadi kau kemari naik apa kalau siwon sshi tidak bersamamu?" Tanya sungmin lagi-lagi berusaha mengakrabkan dirinya dengan kyuhyun
" Saya mengendarai mobil perusahaan, sajangnim"
" Kenapa tidak memakai supir? Kenapa harus kamu yang menyetir nona cho?"
" Supir kantor kami berhalangan hadir hari ini, jadi terpaksa saya yang menyetir"
" Waaahhh.. Kau sungguh hebat nona cho. Siwon sshi sungguh beruntung mempunyai sekretaris yang sudah cantik, pintar dan juga mandiri. Biasanya kan sekretaris itu sedikit manja dengan fasilitas. Kalau sekretaris lain mungkin akan naik taxi" puji sungmin
" Gomawo atas pujiannya sajangnim"
" Nona cho, kalau kau tidak betah kerja di sana, aku bersedia menerima mu untuk bekerja disini"
" Maaf mengganggu sajangnim, choi siwon sshi dari choi company sudah datang" ucap sekretaris sungmin yang tiba-tiba masuk
" Ckk.. Cepat sekali datangnya dia" gerutu sungmin
" Suruh dia masuk" titah sungmin
" Baik sajangnim"
" Siang sungmin sshi. Maaf membuatmu menunggu lama" ucap siwon begitu masuk ke ruangan sungmin
" Tidak masalah siwon sshi, aku malah merasa senang ditemani oleh nona cho disini. Kami sedang berbincang-bincang tadi" jelas sungmin
Hanya senyuman kecil yang diberikan oleh siwon untuk menanggapi ucapan sungmin. Tapi di balik senyuman dari siwon, dapat terlihat oleh kyuhyun raut wajah siwon yang menahan kekesalannya. Kyuhyun yang menyadari itu, hanya bisa menghela nafas panjang
" Dengan begini Lee company dan choi company sudah resmi bekerja sama. Terimakasih siwon sshi" ucap sungmin sambil berjabat tangan dengan siwon
" Terimakasih sungmin sshi"
" Nona cho, terimakasih atas kedatangannya" ucap sungmin yang sudah mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dengan kyuhyun
" Sama-sama sajangnim" sambut kyuhyun
" Terimakasih juga sudah menemaniku ngobrol tadi, aku sangat senang sekali" ucap sungmin yang kini mengelus punggung telapak tangan kyuhyun yang masih berjabat tangan dengan sungmin
" Saya juga senang sajangnim"
" Kami pamit dulu sungmin sshi" ucap siwon
" Baiklah, hati-hati di jalan" ucap sungmin
" Ting" pintu lift terbuka
Tampak siwon masuk lebih dulu, kemudian disusul oleh kyuhyun. Didalam lift itu kebetulan hanya ada mereka berdua, dapat terlihat siwon menghela nafas panjang. Melihat kegusaran siwon, langsung saja kyuhyun meraih jemari tangan siwon yang sontak membuatnya menoleh ke arah kyuhyun. Melihat kyuhyun yang memasang wajah tersenyum, siwon semakin mengeratkan genggaman tangannya
" Kenapa kau tidak mengabari oppa kalau sudah sampai? Oppa sungguh khawatir" akhirnya siwon memecah keheningan dan menoleh kearah kyuhyun
" Maaf oppa, aku tidak sempat mengabarimu karena waktunya sungguh sempit sekali saat aku sudah sampai sini. Jalanan cukup macet tadi" sesal kyuhyun
" Ting" pintu lift terbuka
Pintu lift terbuka, dan mereka berdua masih berpegangan tangan sampai keluar dari Lee company
" Lalu, hanya karena itu wajah oppa terlihat kesal tadi?" Tanya kyuhyun masih sambil berjalan
Siwon tidak menjawab pertanyaan kyuhyun, ia hanya mengeratkan tangan kyuhyun yang saat ini masih berada di genggaman tangannya.
" Kau parkir dimana?" Tanya siwon mengalihkan pembicaraan
" Aku parkir di basement oppa"
Tidak ada pembicaraan lagi dari mereka hanya suara derap kaki yang terdengar
" Pip" kyuhyun membunyikan alarm mobilnya
Tanpa basa basi siwon ikut masuk ke dalam mobil yang sudah ditempati oleh kyuhyun
" Oppa tidak bawa mobil?" Tanya kyuhyun heran
Lagi-lagi tidak ada jawaban dari siwon, hanya hembusan nafas siwon yang cukup berat terdengar diantara keheningan mereka. Sepertinya siwon sedang menahan sesuatu yang tidak di ketahui oleh kyuhyun. Melihat sesuatu yang tidak beres terhadap tunangannya, kyuhyun langsung saja memeluk siwon hingga dirinya pun terkejut melihat aksi spontan dari kyuhyun
" Sepertinya masih ada kekesalan di hati oppa. Kalau memang kekesalan oppa masih ada, katakan saja padaku, tak perlu ditahan lagi. Utarakan saja. Kalau memang aku berbuat kesalahan yang tidak aku sadari, aku minta maaf oppa" ucap kyuhyun di sela-sela pelukannya
Mendengar semua penuturan dari kyuhyun membuat hati siwon luluh. Bagaimana tidak, padahal daritadi ia hanya diam. Berusaha bersikap senatural mungkin di depan kyuhyun walaupun itu sangat sulit. Kyuhyun sungguh-sungguh mengerti akan dirinya bahkan saat dia belum mengutarakan kekesalan di hatinya pun kyuhyun bisa mengetahui perubahan akan dirinya. Siwon semakin mengeratkan pelukannya pada kyuhyun
" Mianhae princess. Awalnya memang oppa kesal karena tidak mendapatkan kabar darimu, tapi setelah melihat dirimu tiba disini dengan selamat, kekesalan itu sudah berkurang sedikit dan di tambah dengan penjelasanmu kenapa tidak bisa mengabari oppa" jawab siwon yang masih memeluk kyuhyun
" Lalu?"
" Tapi begitu aku mendengar dari sungmin sshi kalau kalian sedang ngobrol dan ditambah lagi aku melihat dengan mataku betapa berusahanya dia menggodamu waktu kalian bersalaman, itu sungguh membuatku sedikit..."
" Cemburu?" Terka kyuhyun sebelum siwon melanjutkan ucapannya dan melihat kearah siwon setelah melepaskan pelukannya
" Ne"
" Hihihihi.. Oppa, kau sungguh lucu saat sedang seperti ini. Tadi kulihat kau sangat serius sekali, tapi disini saat bersamaku kau seperti anak kecil"
" Huufff.. Tertawalah princess, tapi itulah yang aku rasakan. Oppa berusaha bahkan sudah sangat berusaha untuk mengatasi rasa cemburu itu, tapi malah semakin membuatku terasa sakit"
" Mau ku beri saran oppa?" Ucap kyuhyun
" Ya?"
" Mulai sekarang oppa jangan lagi menahan perasaan itu. Bicarakan padaku, ungkapkan apa yang oppa rasakan, apa yang oppa inginkan. Aku tidak mau oppa menahan rasa sakit itu seorang diri. Mungkin oppa bisa menahan itu semua saat sedang bekerja atau sedang bertemu dengan klien, tapi jika bersama denganku, aku mohon lepaskanlah semua beban berat yang ada di hati oppa" ucap kyuhyun sambil menyentuh dada bidang siwon
Kali ini siwon benar-benar merasa beruntung telah memiliki tunangan seperti kyuhyun yang begitu mengerti akan dirinya. Hatinya sungguh merasa sangat hangat setelah mendengar ucapan dari kyuhyun. Diraihnya tangan kyuhyun yang berada di dadanya, di ciumnya punggung dari tangan kyuhyun, di ciumnya kening kyuhyun, lalu berlanjut mencium bibir kyuhyun sekilas
" Gomawo princess.. Jeongmal gomawo. Oppa merasa sangat beruntung telah memiliki mu untuk menjadi pasangan oppa. Padahal oppa berusaha keras untuk tidak membebanimu dengan sifat possessive yang dimiliki oppa dan berusaha untuk tidak mengatakannya padamu apa yang oppa rasakan, tapi seolah mempunyai ikatan batin kau sudah mengetahui apa yang oppa rasakan" jelas siwon
" Aku menyukai oppa apa adanya, jadi jangan merubah apapun itu. Sekarang sudah merasa lebih baik?"
" Iya.. Sangat baik" ucap siwon pasti dengan senyuman khas nya
" Apa oppa tidak membawa mobil?"
" Tidak. Ayo kita tukar posisi, biar oppa yang menyetir saja"
" Baiklah, dengan senang hati oppa"
Pada malam harinya, di kediaman choi siwon mereka berdua sedang berada di kamarnya. Siwon sibuk membaca buku berbahasa inggris tapi tangannya tetap asyik membelai kepala kyuhyun yang bersandar pada dada siwon. Sedangkan kyuhyun sibuk menonton drama korea.
" Sudah waktunya tidur princess, ini sudah larut" ucap siwon yang langsung mematikan tv
" Oppaaaaa.. Aku masih ingin nonton" rajuk kyuhyun
" Tidak boleh! Ini sudah jam sebelas malam, sudah waktunya istirahat" larang siwon sambil mematikan lampu kamar
" Menyebalkan" gerutu kyuhyun pelan tapi masih terdengar oleh siwon dan memunggungi siwon, menutupi dirinya dengan selimut
Siwon hanya terkekeh kecil melihat tingkah laku kyuhyun seperti itu dan akhirnya siwon memejamkan kedua matanya. Kira-kira satu jam kemudian, terlihat kyuhyun tidak tenang. Kyuhyun terus membolak-balikkan badannya ke kiri dan ke kanan. Berusaha memejamkan matanya agar segera tidur, tapi sia-sia saja. Mata kyuhyun terus terbuka tidak bisa tidur.
" Oppa.. Apa kau sudah tidur?" Ucap kyuhyun pelan sambil menyentuh wajah siwon dengan jari telunjuknya
" Hmmm.. "
" Oppa..aku tidak bisa tidur"
" Kemarilah princess" ucap siwon yang pada akhirnya membalikkan tubuhnya dan merentangkan tangannya agar kyuhyun mendekap kedalam pelukan siwon
" Tidak bisa tidur karena oppa belum mengusap rambutmu?" Goda siwon
" Iiishhhh.. Ini semua karena oppa terlalu memanjakan aku. Aku benci padamu oppa" oceh kyuhyun
" Tapi aku sangat mencintaimu princess. Tidurlah sayang, ini sudah malam" ucap siwon sambil mengecup kening kyuhyun
TBC
