Pagi harinya, terlihat cho kyuhyun meraba-raba ranjang sebelahnya dengan mata yang masih terpejam. Tangannya mencari sosok tunanganya, tapi sepertinya choi siwon sudah tidak ada di ranjang bersamanya. Merasa yang dicarinya tidak ada, membuat mata kyuhyun sedikit terbuka, lalu mengucek kedua matanya untuk membiasakan silaunya sinar matahari yang masuk di kamar itu

" Kau sudah bangun princess? oppa baru saja mau membangunkan mu" ucap siwon

" Aku terbangun kare…. Yakk oppa! kenapa kau tidak memakai bajumu?" ucap kyuhyun sedikit teriak karena terkejut melihat siwon yang telah selesai mandi tapi hanya menggunakan handuk yang terlilit di pinggangnya

" Hahahahaha… kau jangan kaget seperti itu princess. Nanti setelah kita menikah, kau akan lebih sering melihat tubuh oppa" goda siwon

" Yakk! Siwon oppa! Cepat pakai bajumu! aku malu tau" ucap kyuhyun yang sudah menenggelamkan dirinya di balik selimut tebalnya

" Seharusnya yang mengatakan malu itu adalah oppa, bukan kamu" goda siwon lagi

" Ayo keluar dari selimut mu princess" bujuk siwon

" Tidak mau sebelum oppa pakai baju dulu" sahut kyuhyun yang masih dalam selimut

" Hahahaha.. arraseo.. arraseo"

" Oppa sudah pakai baju, ayo buka selimutnya"

Kyuhyun sedikit memunculkan kepalanya sedikit dari balik selimutnya

" CUP!" siwon mengecup kening kyuhyun

" Morning my princess"

" Seharusnya ucapan itu oppa katakan pertama kali saat aku baru bangun, bukan disaat aku sudah histeris begini" protes kyuhyun

" Hahaha… bagi oppa sama saja princess. Cepat mandi, habis itu kita sarapan oke"

" Iya… daritadi aku juga sudah mau mandi, tapi oppa terus saja menggoda ku.. uughhh" gumam kyuhyun tapi masih terdengar oleh siwon

" Oh iya oppa.. " tiba-tiba langkah kyuhyun terhenti

" Ada apa princess?"

" Ngg.. kalau boleh, aku ingin sarapan pancake hari ini, tapi oppa yang buat. Bolehkah? Tanya kyuhyun sedikit manja

" Anything for you my princess"

" Yeyyy! Gomawo oppa. Aku mandi dulu ne"

Siwon hanya tersenyum melihat kyuhyun yang setiap pagi pasti akan dibuat kesal oleh siwon. Sepertinya siwon sudah sangat terbiasa dengan kehadiran kyuhyun di rumahnya. Kedatangan kyuhyun dalam kehidupannya membuat siwon menjadi lebih bahagia. Apapun yang diminta oleh kyuhyun pasti akan dituruti oleh siwon. Ini adalah pertama kali kyuhyun meminta kepada dirinya untuk di buatkan sarapan dari hasil tangannya sendiri, tentunya siwon sangat senang walaupun dirinya sudah selesai mandi, dirinya tidak merasa keberatan jika tubuhnya nanti akan berbau masakan nantinya

" Oppa sudah selesai membuatkan ku pancake?" tanya kyuhyun setelah selesai mandi

" Iya. Oppa sudah selesai membuatkannya untukmu princess" ucap siwon yang sedang memasang dasi

" Kubantu memasangkan dasinya oppa" ucap kyuhyun langsung mengambil alih dasi

" Memangnya kau bisa memasang dasi?" tanya siwon yang sedikit heran

" Tentu. Changmin yang mengajariku. Dulu saat changmin masih aktif bekerja di kantor appa nya dan masih sering menginap di apartment ku, changmin sering meminta bantuan ku untuk memasangkannya dasi" jelas kyuhyun sambil terus memasangkan dasi di leher siwon

Wajah siwon tiba-tiba menjadi mengeras. Siwon benar-benar tidak suka jika dirinya mendengar ada nama pria lain yang di sebut oleh kyuhyun selain dirinya, apalagi kyuhyun baru saja menyebut nama changmin di hadapan siwon. Walaupun sekarang siwon sudah cukup dekat dengan changmin, tapi tetap saja changmin pernah mencintai kyuhyun dan pernah menjadi saingan terberat dari siwon

Langsung saja siwon mendekatkan dirinya pada kyuhyun, memojokkan tubuh kyuhyun ke dekat lemari, memenjarakan kyuhyun dengan tangan siwon yang berada di kiri dan kanan. Memandang kyuhyun dengan tatapan yang cukup mengerikan

" Oppa, kau kenapa?" tanya kyuhyun bingung melihat siwon yang wajahnya ditekuk

Siwon tidak menjawab pertanyaan kyuhyun. Mata siwon masih tetap menatap tajam ke arah kyuhyun, namun lambat laun sorotan tajam itu berubah menjadi sedikit frustasi.

" Hufff.. oppa tidak apa-apa. Ayo kita sarapan, pancake nya sudah oppa siapkan daritadi" ucap siwon yang kini membebaskan kyuhyun dari jeratan dirinya

" Mianhae oppa. Aku tidak bermaksud untuk membahas tentang changmin disini" ucap kyuhyun yang baru menyadari kekesalan siwon

" Tidak, bukan salahmu. Hanya saja entah mengapa hati ini sangat tidak bisa menahan diri jika dirimu membicarakan pria lain selain oppa dan mianhae jika membuat mu terbebani akan sifat oppa yang seperti itu" jelas siwon

" Tapi entah mengapa, aku sudah terbiasa akan sifat oppa dan aku juga menyukai sifat oppa yang seperti itu. Mungkin terdengar sedikit aneh, tapi itulah yang aku rasakan" ucap kyuhyun memberikan senyuman hangatnya

" Ngg.. Oppa.. aku sudah lapar, ayo cepat sarapan. Aku sudah tidak sabar ingin mencoba sarapan yang di buat sendiri oleh oppa" ucap kyuhyun menarik tangan siwon

" Kajja kita turun"

" Waaah.. sepertinya enak oppa" ucap kyuhyun begitu sampai di meja makan dan terlihat beberapa lembar pancake di piringnya

" Tentu saja. Salah satu keahlian oppa adalah membuat pancake. Kau ingin memakai selai, madu, atau es krim untuk pancake nya?"

" Hmmm.. sepertinya aku lebih suka eskrim oppa"

" Satu scoop saja yah, tidak boleh banyak makan eskrim di pagi hari" ucap siwon sambil menuangkan satu scoop eskrim di piring yang berisi pancake

" Oppa, kau seperti orang tua, bukan seperti tunangan ku, kau tau itu oppa?" gerutu kyuhyun

" Tapi itu untuk kebaikan mu. Ayo cepat buka mulutnya" ucap siwon yang sudah memegang garpu berisi pancake dan menyuapkan kepada kyuhyun

" Bagaimana? Enak?" tanya siwon

" Iya.. enak sekali, rasa manis nya sangat pas jika di barengi dengan eskrim. Aku suka oppa" ucap kyuhyun yang masih sibuk mengunyah

" Syukurlah kau menyukainya. Ayo buka mulutmu lagi"

" Oppa, aku bisa makan sendiri tidak perlu di suapi begini" protes kyuhyun

" Tapi oppa suka menyuapi mu. Cepat buka mulutnya" ucap siwon lagi

Seperti itulah pemandangan di pagi hari. Siwon sibuk memanjakan kyuhyun dengan semua perlakuan yang di berikan oleh siwon. Pagi hari memanjakan kyuhyun dengan membangunkan kyuhyun disertai dengan kecupan mesra, menyuapinya atau terkadang menyiapkan sarapan untuk dirinya dan kyuhyun, padahal di rumahnya terdapat puluhan pelayan. Tapi demi kyuhyun, siwon rela turun tangan sendiri. Pada malam harinya siwon memanjakan kyuhyun dengan membuat kyuhyun nyaman berada dalam pelukannya hingga tertidur.

" Kali ini kita masuk ke dalam kantor bersama" ucap siwon saat masih di dalam mobil menuju choi company

" Tapi aku..."

" Oppa tau kau masih belum terbiasa, tapi setidaknya setelah kita mempublikasi kan hubungan kita, oppa rasa tidak ada yang perlu di tutupi lagi ditambah lagi banyak pihak yang juga mendukung kita kan? Oppa mengetahui apa yang kamu khawatirkan. Tenang saja, ada oppa bersama mu, kau akan aman princess. Tidak perlu melihat ke arah orang lain, cukup lihat oppa" Jelas siwon yang kini menangkup wajah kyuhyun dengan kedua tangannya

Seolah mendengar mantra ajaib, kyuhyun yang merasa sedikit gelisah karena ini adalah hari pertama mereka akan jalan berdua ke dalam perusahaan. Merasa takut dan khawatir akan pandangan orang akan hubungan mereka, karena kyuhyun yang notabene adalah sekretaris siwon dan juga bukan kalangan yang sederajat dengan siwon, ditambah lagi kyuhyun khawatir di dunia bisnis mengenai siwon karena mempunyai hubungan kisah cinta dengan sekretarisnya sendiri.

Mereka berdua masuk dari lobby kantor, disambut oleh security yang membukakan pintu mobil mereka. Siwon yang keluar lebih dulu, lalu di susul oleh kyuhyun. Siwon tersenyum lembut pada kyuhyun dan menggenggam tangannya untuk menyampaikan kalau kyuhyun akan baik-baik saja dan tidak perlu mengkhawatirkan apapun.

Tangan siwon terus menggenggan tangan kyuhyun dengan erat, walaupun saat ini kyuhyun ingin segera melepas genggaman siwon, tapi tidak bisa di lakukan karena siwon begitu erat menggenggam tangannya. Semua karyawan yang melihat mereka langsung membungkuk sopan. Langkah kaki siwon sungguh berwibawa, tapi beda halnya dengan kyuhyun yang baru pertama kali mendapat perlakuan seperti ini, tentunya merasa canggung sekali. Mereka berdua masuk ke dalam lift khusus yang hanya boleh di masuki oleh para petinggi choi company. Bahkan saat mereka hendak masuk ke dalam lift pun, karyawan membungkuk sopan kepada wonkyu sampai pintu lift kembali tertutup

" Bagaimana perasaanmu setelah melewati ini semua?" Tanya siwon begitu pintu lift tertutup

" Sangat canggung dan aneh" sahut kyuhyun

" Sudah merasa lebih baik?" Tanya siwon lagi

" Tidak sama sekali oppa. Aku merasa semakin tidak pantas jika harus bersama dengan oppa. Sepertinya jarak kita terlalu jauh sekali" jelas kyuhyun lesu

" CUP"

Siwon mencium lembut bibir kyuhyun, dan itu berlangsung selama beberapa menit, kemudian siwon mencium kening kyuhyun sesaat

" Jangan pernah berbicara seperti itu lagi princess. Oppa benar-benar tidak suka. Oppa tidak perduli apa pandangan orang terhadap hubungan kita. Oppa hanya perduli terhadap dirimu. Tutup telinga dan matamu terhadap orang lain, oppa ingin agar kamu hanya melihat dan mendengarkan oppa seorang. Berpeganglah pada oppa seorang. Arraseo?" Ucap siwon yang menangkup wajah kyuhyun dengan kedua tangannya dan menatap kyuhyun tajam

" Ne oppa. Mianhae, aku tidak akan membicarakan hal itu lagi"

" Sudah merasa lebih baik sekarang?" Tanya siwon

" Iya oppa. Sudah jauh lebih baik. Gomawo" sahut kyuhyun dengan senyumannya

" Ting!" Pintu lift terbuka

" Aigooo.. Mentang-mentang semua orang sudah tau tentang hubungan kalian, sekarang sudah langsung berani tampil di area kantor" goda yesung

" Hyung, sama halnya dengan mu. Sudah berani menunjukkan pada seisi kantor. Aku mengikuti jejak mu hyung" jawab siwon

" Baguslah kalau begitu. Aku ikut senang. Oh ya, hyung saat jam makan siang akan sedikit terlambat, karena wookie dan hyung mau mencari gedung untuk wedding kami" jelas yesung

" Ohh baiklah kalau begitu hyung. Semoga bisa cepat ketemu yang cocok" ucap siwon

" Yahhh semoga, karena wookie cukup cerewet untuk masalah wedding, kami sebenarnya sudah melihat-lihat tempat lain tapi selalu saja ada yang kurang buat wookie.. Huffff" keluh yesung

" Karena aku ingin yang terbaik untuk wedding kita oppa" timpal wookie yang sudah bergelayut manja di lengan yesung

" Iya changi, oppa mengerti. Akan oppa turuti kemauan mu" ucap yesung

" Saranghe yesung oppa" ucap wookie

" Ckk! Hyung ini di kantor, jangan bermesraan begitu, apalagi ini masih pagi. Sungguh mengganggu saja" oceh siwon

" Hahahaha... Jangan iri begitu siwon-ah" ucap yesung

" Aishh.. Aku masuk ke ruangan ku dulu hyung, aku tidak mau lama-lama melihat kemesraan kalian lebih lama lagi. Ayo princess, kita jalan" ucap siwon yang langsung menarik tangan kyuhyun menjauh dari yewook

Begitu kyuhyun menghampiri ruangan kerja siwon, untuk memeriksa sebuah dokumen yang sudah di kerjakan oleh kyuhyun, terlihat siwon sedang memikirkan sesuatu karena wajahnya cukup serius saat ini.

" Oppa, kenapa wajah oppa seperti itu? Apa ada masalah?" Tanya kyuhyun

" Tidak. Hanya saja oppa sedang berfikir, sebenarnya oppa sudah cukup lama memikirkan hal ini, bagaimana siang nanti kita melihat wedding dress untuk kita?" Ucap siwon

" Mwoo? Secepat itu oppa? Kita kan belum lama bertunangan?"

" Tidak ada kata cepat dalam suatu hubungan princess. Oppa sangat serius dalam menjalin hubungan bersama mu dan oppa tidak ingin menunda terlalu lama untuk rencana pernikahan kita. Tapi jika kamu masih belum bisa melanjutkan ke jenjang pernikahan, oppa tidak keberatan untuk menunggu" jelas siwon yang kini berjalan mendekati kyuhyun dan membelai lembut pipi kyuhyun

" Bukan itu maksud ku oppa. A.. aku tidak pernah merasa keberatan kalau kita menikah dalam waktu dekat ini, hanya saja aku merasa terkejut karena oppa mengatakan hal itu di saat kita belum lama bertunangan" jelas kyuhyun dengan wajah memerah

" Jadi kau tidak keberatan tentang rencana pernikahan kita?" tanya siwon memastikan

" Tidak oppa" sahut kyuhyun malu-malu

" Kalau begitu tidak keberatan kan kalau hari ini kita melihat wedding dress?"

" Tidak sama sekali"

" Baiklah, nanti siang kita akan mulai mencarinya yah" ucap siwon yang kelihatan senang dari wajahnya

" Ne oppaaaa"

Begitu kyuhyun keluar dari ruangan siwon, tak henti-hentinya kyuhyun senyum-senyum sendiri, hingga membuat sahabatnya wookie merasa curiga dan menghampiri kyuhyun

" Ada apa kyu? Kenapa kau senyum-senyum sendiri?" tanya wookie

" Tadi oppa bilang, dia ingin melihat-lihat wedding dress untuk pernikahan kami"

" Benarkah? Aku tak menyangka siwon begitu serius sekali terhadap mu. Padahal kalian belum lama tunangan dan mempulikasikan hubungan kalian. Aku salut padamu kyu berhasil menaklukan si tembok es itu" ucap wookie

" Unnie.. dia itu tunangan ku, dan sebentar lagi akan menjadi adik ipar mu"

" Sekarang kau sudah terang-terangan membelanya dan sudah terang-terangan menyebut siwon tunanganmu. Ternyata acara pertunangan itu membuahkan hasil yang signifikan untuk hubungan kalian. Cukae kyunnie. Unnie ikut bahagia, malah sangat bahagia. Akan aku beritahukan hal ini apa yesung oppa" ucap wookie bersemangat

Sebelum jam makan siang, wonkyu couple sudah pergi meninggalkan kantornya. Tujuannya bukan untuk menemui klien atau makan siang, tapi tujuan mereka tak lain dan tak bukan adalah tempat bridal. Sepertinya siwon sudah tau rekomendasi bridal mana yang harus mereka datangi, terbukti siwon langsung saja tau kemana tujuan bridal yang akan mereka pilih nantinya

" Selamat siang tuan, ada yang bisa kami bantu?" tanya penjaga toko

" Siang. Kami ingin melihat-lihat koleksi dari wedding dress yang ada di tempat ini" ucap siwon

" Silahkan ikuti saya tuan, akan saya tunjukkan koleksi-koleksi kami"

Sampailah mereka di ruangan khusus di tempat itu, terdapat sederet baju wedding untuk yang wanita terjejer rapih di gantungan dan ada juga yang ada di patung-patung. Siwon dan kyuhyun sibuk melihat-lihat baju wedding tersebut. Tapi raut wajah dari siwon menunjukkan rasa kekecewaan terhadap baju-baju wedding yang ada di sana.

" Apakah semua ini koleksi kalian yang terbaru?" tanya siwon

" Bukan tuan. Baju wedding yang ada disini baju yang sudah pernah di pakai satu hingga dua kali pakai oleh bride yang lain"

" Ambilkan koleksi terbaru kalian. Aku tidak mau calon pengantinku memakai baju dari orang lain" ucap siwon

" Baik tuan. Mohon tunggu sebentar"

" Oppa, aku rasa tidak perlu. Aku rasa baju yang ada disini sudah sangat bagus, jadi tidak perlu memakai yang terbaru" bujuk kyuhyun sambil merangkul lengan siwon

" Tidak princess. Kau harus memakai yang terbaik saat pernikahan kita nanti, karena ini pernikahan pertama dan terakhir, jadi oppa tidak ingin mengecewakan mu. Bukankah setiap wanita selalu menginkan hal yang terbaik dan istimewa untuk hari pernikahannya?" sahut siwon sambil memebelai tangan kyuhyun yang berada dalam rangkulan lengannya

" Memang benar oppa. Aku juga menginkan hal itu, tapi aku sendiri tidak pernah mempermasalahkan harus seistimewa apa pernikahan kita nanti"

" Tidak ada penolakan princess. Oppa ingin yang terbaik hanya untuk mu, untuk kita, dan untuk pernikahan kita. Oppa ingin membuat mu bahagia dengan pernikahan kita nanti dan seterusnya"

" Tapi oppa sudah membuatku merasa bahagia selama ini"

" Kau tau, tidak ada kata puas dalam kamus manusia. Begitupun dengan oppa, tidak pernah ada kata puas untuk membuat mu bahagia princess. Jadi biarkan oppa membuatkan kenangan yang manis dan tak pernah bisa kau lupakan untuk pernikahan kita ini. Oke sayang?" ucap siwon sambil mengecup kening kyuhyun

" Gomawo oppa.. jeongmal gomawo"

" Tuan, ini koleksi gaun pengantin kami yang terbaru. Silahkan dilihat" tiba-tiba beberapa penjaga toko datang dengan membawa sederet beberapa gantungan gaun pengantin

" Saya lihat-lihat dulu" ucap siwon yang berjalan menghampiri deretan pertama dari gaun pengantin

Kyuhyun hanya diam, duduk manis di sofa yang ada di tempat bridal itu menunggu pilihan gaun pengantin yang akan di pilih oleh siwon untuknya. Sedangkan siwon sibuk memilihkan gaun pengantin untuk kyuhyun dengan wajah seriusnya mengitari deretan gaun pengantin, melihatnya dengan teliti tiap gaun tersebut. Melihat aksi siwon yang seperti itu, membuat kyuhyun hanya tersenyum. Pasalnya dimana-mana pasti mempelai wanitanya yang sibuk untuk mengurusi pernikahan. Tapi dalam pasangan ini yang sibuk mengurusi sesuatunya adalah siwon.

Dapat dilihat dari tempat duduk kyuhyun, kalau siwon sudah mendapatkan beberapa potong gaun pengantin yang menurutnya akan cocok di pakai oleh kyuhyun, karena ada tiga pelayan toko yang sudah sibuk memegang beberapa gaun tersebut.

" Princess, coba kau pakai gaun pengantin yang sudah oppa pilihkan untukmu" ucap siwon yang sudah selesai memilihkan

" Baik oppa" sahut kyuhyun sambil berdiri dari duduknya

" Silahkan masuk ke fitting room nona, kami akan membantu anda untuk memakainya" ucap salah seorang pegawai

Selama menunggu kyuhyun keluar dari fitting room, siwon sibuk dengan majalah yang tersedia, terus membolak-balikkan majalah tersebut tanpa memperdulikan isi yang ada di majalah tersebut. Terkadang siwon minum secangkir teh yang sudah di sediakan pula oleh pelayan toko tersebut.

" Ini dia tuan calon pengantin anda. Silahkan dilihat baju pilihan anda" ucap penjaga toko seraya membuka gorden

Terlihat kyuhyun yang sudah memakai gaun pengantin berwarna putih yang sangat panjang hingga menutupi kakinya. Rambut kyuhyun agak di atur keatas agar bagian belakang dari gaun tersebut dapat terlihat. Nampak siwon tercengang dengan apa yang dia lihat sekarang ini, hingga mulutnya sedikit terbuka saat melihat kyuhyun. Padahal kyuhyun saat ini hanya berdandan natural selayaknya pergi ke kantor.

" O. oppa.. bagaimana? Bagus tidak?" gugup kyuhyun

" Ne.. Ne.. bagus"

" Tapi oppa masih ingin melihatmu memakai beberapa gaun yang sudah oppa pilihkan. Nanti oppa akan memberitahu mu yang paling cocok untuk pernikahan kita nanti"

" Baik oppa" sahut kyuhyun lalu segera masuk kembali ke ruang fitting room

Dan hal itu terus saja terjadi hingga kyuhyun harus bolak balik mengganti gaun pengantinnya yang dirasa berat itu sebanyak tujuh kali. Sebenarnya tadi siwon hanya memilihkan lima gaun, tapi setelah melihat kyuhyun sudah memakai semua gaun tersebut, seolah merasa ketagihan akan pemandangan yang di sungguhkan akhirnya siwon memilih tambahan dua buah gaun untuk kyuhyun pakai hingga membuat kyuhyun sangat kelelahan dan cukup kesal dibuatnya.

" Oppaaaaa… ini sudah gaun ke tujuh yang kucoba, cepatlah memilih aku sudah sangat lelah" rajuk kyuhyun begitu keluar dari fitting room memakai baju terakhir yang dipilihkan oleh siwon

" Itu salah mu sendiri princess, mengapa kau membuat oppa seolah ketagihan melihat mu memakai gaun pengantin" jelas siwon yang berjalan menghampiri kyuhyun dan sedikit mengelap peluh yang ada di kening kyuhyun dengan jarinya

" Tapi aku sudah sangat lelah oppa. Berhentilah menggodaku dengan gaun-gaun ini" rajuk kyuhyun manja

" Oppa sedang tidak menggoda mu princess. Yang barusan oppa katakan adalah benar sayang. Baiklah oppa akan segera pilih gaun mana yang akan kamu pakai nantinya"

" Aku ambil yang pertama kali dipakai oleh calon istriku, sisanya reject" ucap siwon pada salah seorang penjaga toko

" Baik tuan"

" Oppa, habis ini aku ingin makan, perutku sudah keroncongan minta diisi daritadi dan aku ingin makan yang banyak kali ini" ucap kyuhyun sambil mempautkan bibirnya

" Baik my princess, akan oppa turuti" sahut siwon

Dari tempat bridal, mereka menuju sebuah salah satu restoran bergaya eropa. Kyuhyun yang sudah cukup kelelahan dan kelaparan tidak sempat protes karena lagi-lagi siwon memlihkan tempat mewah seperti ini. Padahal sebenarnya kyuhyun sedang ingin makan jajangmyun seafood kegemarannya. Kyuhyun juga tidak perduli dengan pilihan menu dari siwon saat ini, yang ada di pikiran kyuhyun adalah segera makan

" Silahkan tuan" ucap pelayan seraya menaruh dua piring steak di tempat wonkyu

" Selamat menikmati"

Seperti biasa, siwon yang selalu memanjakan kyuhyun mengambil piring steak miliknya dan memotong kecil-kecil agar kyuhyun dapat dengan mudah langsung memakannya. Kelelahan yang di dera oleh kyuhyun berangsur-angsur berkurang karena melihat ketulusan siwon yang memanjakan dirinya. Setelah daging yang dipotong sudah menjadi bagian kecil, siwon mengembalikan piring kyuhyun ke mejanya dan tanpa membuang waktu lagi, kyuhyun segera mengambil garpu yang ada di sampingnya dan menusuk daging tersebut dan memakannya

" Bagaimana princess? enak?" taya siwon yang sedang sibuk memotong daging steak yang ada di piringnnya

" Iya… enak sekali oppa. Aku sangat lapar sekali daritadi" ucap kyuhyun sambil mengunyah

" Cobalah punya oppa" ujar siwon sambil menyodorkan garpu miliknya yang berisi daging lalu menyuapi kyuhyun

" Nggg.. punya oppa juga enak. Lagipula disini tempat mahal oppa, tidak mungkin makanannya tidak enak kan" oceh kyuhyun

" Hahahahaha.. oppa sudah menduga kalau kau akan bicara seperti itu"

" Ishhh.. oppa ini sekarang sudah beralih profesi menjadi paranormal rupanya" rutuk kyuhyun

" Oppa, karena terlalu lama di tempat bridal tadi lihatlah sekarang sudah jam berapa eoh? Sekarang sudah jam lima" ucap kyuhyun

" Lalu?" tanya siwon santai

" Oppa, itu artinya kita sudah menelantarkan pekerjaan seharian ini"

" Tidak masalah. Lagipula oppa tidak merasa keberatan akan hal itu"

" Setelah makan, kita pulang yah kamu harus istirahat. Pasti kamu sangat kelelahan karena mencoba banyak gaun pengantin tadi" ucap siwon

" Sangat lelah oppa. Coba saja oppa pakai gaunnya, semuanya berat-berat. Badanku pegal-pegal semua sekarang ini" keluh kyuhyun

" Salahkan dirimu princess, mengapa kau begitu cantik memakai semua gaun pengantin itu hingga oppa di buat bingung untuk memilihnya" goda siwon

" BLUSHH!" langsung saja wajah kyuhyun memerah

" Hahaha.. princess, kita akan segera menikah, tapi tetap saja kau selalu malu jika oppa memujimu"

" Aku membenci mu oppa" gerutu kyuhyun tapi terlihat imut dimata siwon

" Tapi aku mencintaimu choi kyuhyun"

" Oppa.. berhentilah menggodaku terus" oceh kyuhyun lagi

Selama perjalanan di dalam mobil, nampak kyuhyun yang sudah kelelelahan mulai tertidur pulas. Tangan siwon yang masih setia daritadi menggenggam jemari kyuhyun tak pernah dilepasnya. Beruntungya hari ini siwon menggunakan supir jadi dia bisa dengan setia memeluk tubuh kyuhyun sekarang ini yang sedang tertidur pulas berada dalam dekapannya. Begitu sampai di rumah mewah milik siwon, sang supir membukakan pintu belakang, lalu keluarlah siwon dengan menggendong kyuhyun ala bridal style hingga menuju lantai dua tempat kamarnya dan kyuhyun berada

Di tempat lain, tepatnya di INCHEON AIRPORT, terlihat wanita tinggi semampai berjalan anggun sambil membawa sebuah koper dan kedatangannya disambut oleh orang yang membawa sign board bertuliskan namanya

" Nona Emma, selamat datang di korea. Saya bawakan koper anda nona"

" Terimakasih"

" Akhirnya aku bisa kembali ke Negara ku sendiri setelah bertahun-tahun lamanya aku meninggalkan Negara ini. Siwon oppa, kita akan segera bertemu lagi. Tunggu aku"

TBC