Hari berikutnya pasangan wonkyu mulai di sibukkan dengan mencari cincin pernikahan mereka di salah satu toko perhiasaan terkemuka di korea. Terjadi sedikit perbedaan pendapat lagi antara kedua pasangan ini.

" Selamat siang tuan, bisa kami bantu" tanya pelayan toko

" Aku ingin melihat cincin pernikahan, bisa ambilkan yang terbaik dan terbagus yang kalian punya?" Ucap siwon

" Baik tuan, akan saya ambilkan. Mohon ditunggu"

" Oppa, kenapa tidak ke toko lain saja? Tempat ini pasti menjual perhiasan yang mahal sekali harganya. Kita tidak perlu membeli cincin pernikahan yang harganya selangit kan?" saran kyuhyun

" Tapi tempat ini salah satu tempat perhiasan terbaik, oppa juga membeli cincin pertunangan kita disini" jelas siwon

" Oppa sangat menyukai perhiasan yang di jual disini, design dan kualitasnya sangat memuaskan, jadi oppa memilih tempat ini lagi untuk membeli cincin pernikahan kita" jelas siwon lagi

" Fuuhhh.. Tapi tetap saja menurutku semua perhiasan itu sama saja oppa. Sama-sama keras dan tidak bisa dimakan" kesal kyuhyun

" Hahahaha.. Ayolah princess. Kenapa sih kita selalu berdebat hal yang sama? Sudah turuti oppa saja dan tidak ada penolakan oke?" Ucap siwon

" Maaf tuan menunggu lama, ini beberapa koleksi perhiasan kami. Ada yang satu set berisi kalung, cincin dan anting, ada juga yang cincin saja. Silahkan di lihat tuan dan nona" jelas penjaga toko

Begitu perhiasan yang di berikan penjaga toko itu tiba, tidak pakai menunggu lama siwon langsung melihat perhiasan tersebut. Dengan wajah yang cukup serius siwon mengamati perhiasan tersebut. Lagi-lagi kyuhyun di buat heran oleh siwon, karena wajah seriusnya sama seperti ketika siwon sedang berhadapan dengan klien atau sedang membaca suatu dokumen.

" Oppa, wajahmu serius sekali" ucap kyuhyun sambil menyentuh pipi siwon

" Tentu saja, oppa harus memilihkan yang bagus untuk mu jadi oppa harus memilihnya dengan cermat" jawab siwon sambil mengambil tangan kyuhyun yang berada di wajahnya dan menggenggamnya

" Lalu, kenapa kamu tidak ikut memilih cincin yang cocok untuk pernikahan kita?" Tanya siwon

" Oppa, daripada kita berdebat karena beda selera, lebih baik aku percayakan saja padamu, lagipula aku tidak mau mengecewakan oppa yang sangat bersemangat akhir-akhir ini untuk mengurusi segala sesuatunya tentang pernikahan kita" jawab kyuhyun malu-malu

" Iya, oppa sangat bersemangat dan menikmati semua moment ini. Gomawo princess"

" Coba kau pakai cincin yang ini" ucap siwon seraya memasangkan di jari manis kyuhyun

Begitu di pasangkan di jari manis kyuhyun, siwon terlihat menyukai cincin yang terpasang di jari kyuhyun hingga terlihat jelas senyum kebahagiaan di wajahnya

" Sangat cantik di jarimu princess, terlihat lebih menawan di jarimu" puji siwon

" Itu semua karena efek dari berliannya yang besar ini oppa dan pada dasarnya cincin ini juga sudah sangat bagus" sahut kyuhyun

" Cincin berlian jika tidak dipakai oleh pemiliknya akan menjadi benda mati tak bernilai, tapi jika dipakai oleh sang pemiliknya akan menjadi sangat bernilai berkali-kali lipat, apalagi jika dipakai oleh dirimu princess" goda siwon

" Aishhh oppa, berhentilah menggombal sekarang. Kita sedang di tempat umum" oceh kyuhyun

" Hahahaha.. Tapi kau menyukainya kan?" Goda siwon lagi

" Oppa, coba kau pakai cincin pasangannya" ucap kyuhyun mencoba mengalihkan pembicaraan

" Kamu pakaikan di jari manis oppa dong" rajuk siwon manja

" Kau seperti anak kecil oppa, tidak seperti CEO dari choi company yang seperti tembok es" oceh kyuhyun tapi tetap memakaikan cincin di jari manis siwon

" Hanya padamu princess" goda siwon

" Oppa, bagus sekali di jarimu"

" Tentu saja. Kalau begitu kita ambil yang ini saja yah" ucap siwon

" Kami ambil yang ini, tapi aku minta di dalam cincin tersebut menggunakan ukiran dari inisial nama kami " wonkyu"" ucap siwon kepada penjaga toko

" Baik tuan"

" Kenapa setiap cincin kita harus ada ukirannya oppa?" Tanya kyuhyun

" Menandakan kalau kau hanyalah milik oppa seorang" sahut siwon

" BLUSH!" Wajah kyuhyun langsung merona
" Dan selamanya akan menjadi milik oppa" lanjut siwon langsung memeluk kyuhyun

" Drrrt.. Drrrtt.. Drrrttt" ponsel siwon bergetar

" Sebentar princess, oppa angkat ponsel oppa dulu" ucap siwon

" Ne oppa"

Siwon mengambil jarak beberapa langkah menjauhi kyuhyun , melihat siapa gerangan yang sudah mengganggu kebersamaannya dengan kyuhyun. Tidak tertera nama dari yang menelpon, hanya tertera nomer yang tak siwon kenal. Tapi pada akhirnya siwon memencet tombol berwarna hijau pada layar ponselnya

" Hallo.." ucap siwon

" Oppa.. "

Mata siwon langsung terbelalak lebar begitu mendengar suara dari yang menelponnya. Siwon masih ingat betul suara siapa ini. Nafasnya menjadi cukup berat tapi berusaha untuk menutupi rasa kegugupannya saat ini

" Mau apa kau menghubungi ku?" Tanya siwon ketus

" Oppa, kau masih mengingat suaraku? Senangnya. Aku bersyukur oppa masih memakai nomor ponsel yang lama, aku..."

" Katakan padaku apa maumu emma sshi?" Tanya siwon dengan penekanan sshi

" Aku ingin bertemu denganmu oppa"

" Aku tidak bisa" tolak siwon

" Kalau oppa tidak mau menemuiku, biar aku yang menemui oppa di kantor" ancam emma

" Baiklah. Ketemu dimana?" Dengan berat hati siwon menyanggupinya

" Kita bertemu di restoran asdf tempat kita sering bertemu dulu. Aku ingin bernostalgia oppa. Aku tunggu sekarang" ucap emma

" Baiklah" ujar siwon langsung memutuskan hubungannya dengan emma

Hati siwon benar-benar berkecambuk saat ini. Dirinya benar-benar tidak menyangka kalau baru saja menerima telpon dari mantan kekasihnya dulu. Orang yang telah merubah hidupnya secara drastis sampai melupakan jati dirinya yang sesungguhnya. Sebelum melangkahkan kakinya ke arah kyuhyun, siwon menarik nafas dalam mempersiapkan dirinya agar berperilaku senormal mungkin tanpa membuat kyuhyun curiga.

Dilihatnya kyuhyun yang sedang melihat kearah dirinya sambil tersenyum manis pada siwon, membuat hati siwon yang tadinya terasa berat menjadi ringan dan tenang. Melihat senyuman kyuhyun seolah mendapat energi baru dalam diri siwon, dengan langkah pasti siwon berjalan kearah kyuhyun dengan senyuman

" Apa yesung oppa yang menghubungi?" Tanya kyuhyun

" Bukan princess. Sudah jam makan siang, ayo kita makan, pasti kau sudah lapar kan?" Tanya siwon lembut

" Iyah.. Sudah lumayan merasa lapar sih oppa. Kalau begitu... Ayo jalan" jawab kyuhyun semangat langsung merangkul lengan siwon

Selama dalam perjalanan, siwon memikirkan untuk apa emma kembali lagi ke korea setelah bertahun-tahun lamanya dia meninggalkan korea juga dirinya. Siwon tidak takut jika harus dihadapkan kembali dengan emma, karena ada sumber kekuatan yang ada di sampingnya yaitu kyuhyun. Seorang wanita yang telah berhasil mengangkat siwon dari rasa keterpurukan hidupnya, berhasil mengembalikan kebahagiaan dan juga mengembalikan jati dirinya yang dulu

" Princess, nanti di dalam kita akan bertemu dengan teman lama oppa bernama emma, tidak apa kan kalau kita tidak bisa makan siang berdua?" tanya siwon begitu selesai memarkinkan mobilnya

" Tidak apa oppa. Sama sekali tidak masalah buatku" sahut kyuhyun cepat

" Ayo kita turun" ajak siwon

Mereka berjalan sambil bergandengan tangan sampai menuju tempat yang sudah di tempati oleh emma. Sedikit keterkejutan dari wajah emma karena siwon ternyata membawa serta kyuhyun di tempat janjian mereka. Raut kecewa terpampang jelas di wajah emma, tapi dia bisa menutupinya karena dia adalah seorang model dan juga aktris di paris

" Selamat siang emma sshi" sapa siwon berusaha sopan dan ramah di hadapan kyuhyun

" Oppa, sudah lama tidak bertemu kau semakin tampan" ucap emma yang langsung memeluk siwon di depan mata kyuhyun

Melihat kejadian itu, membuat kyuhyun cukup terkejut. Pasalnya di Negara korea yang cukup kental akan budayanya, jika seorang wanita dan pria bertemu akan saling menundukkan badan 180 derajat atau berjabat tangan. Kalau untuk berpelukan biasanya di lalukan oleh keluarga saja. Tapi disini siwon memperkenalkan emma kepada kyuhyun sebagai teman bukan keluarga dari siwon. Muncul cukup tanda tanya dalam diri kyuhyun, apalagi tadi emma memanggil siwon dengan sebutan oppa, sebenarnya sedekat apa hubungan siwon dengan emma? tapi kyuhyun hanya tersenyum melihat adegan tersebut

" Emma sshi, apa yang kau lakukan?" protes siwon langsung melepas pelukannya

" Maaf oppa aku ketelepasan karena aku sangat merindukan oppa" ucap emma

" Dia siapa oppa?" tanya emma sambil menunjuk kearah kyuhyun

" Cho kyuhyun immida" ucap kyuhyun

" Choi kyuhyun, calon istriku" ralat siwon tapi menggunakan marga siwon dalam memanggil kyuhyun

" O.. Ooh.. Emma immida, annyeong kyuhyun sshi" ucap emma berusaha basa basi

" Duduklah oppa, kyuhyun sshi. Aku sudah memesan makanan untuk kita berdua, maaf kyuhyun sshi, aku tidak tau kalau kau akan datang jadi aku tidak memesan makanan untuk mu" jelas emma berusaha ramah

" Tidak apa emma sshi, aku yang akan memesankan makanannya" ucap siwon langsung mengangkat tangannya untuk memanggil pelayan

" Bisa saya bantu tuan?" tanya pelayan

" Aku mau pesan menu tambahan sirloin steak, dengan tingkat kematangan well done. Kau ingin dessert es krim princess?" tanya siwon di sela-sela memesan makanan

" Iya oppa, aku mau"

" Dessert eskrim stroberi, tapi hanya satu scoop" lanjut siwon

" Baik tuan, silahkan tunggu sebentar" ucap pelayan segera berlalu

" Oppa.. kenapa hanya…"

" Tidak boleh protes princess, oppa tau apa yang mau kau katakan. Akhir-akhir ini kau sering makan eskrim, bahkan terkadang sarapan pagimu juga adalah eskrim. Oppa masih berbaik hati memberikan mu eskrim hari ini walaupun hanya satu scoop" jelas siwon sambil menggenggam tangan kyuhyun yang ada di meja

Seolah lupa kalau di hadapan mereka ada orang lain, mereka tetap mengumbar kemesraan walaupun tanpa mereka sadari itu karena begitulah keseharian mereka tanpa ada kepura-puraan dalam hubungan mereka walaupun di hadapan orang lain. Sedangkan emma yang telah jelas-jelas melihat itu, cukup geram dibuatnya. Bagaimana tidak, seharusnya saat ini hanya dia dan siwon lah yang sedang makan siang bersama, dan mengobrol. Emma seolah merasa kalau dirinya seperti patung diantara mereka.

" Oppa, bagaimana dengan pekerjaanmu?" emma akhirnya membuka suara untuk mengalihkan wonkyu moment di antara mereka

" Baik" sahut siwon singkat tapi tak lepas dari menggenggam tangan kyuhyun

" Kapan kalian akan menikah?"

" Secepatnya" sahut siwon singkat lagi

" Ooh.. Apa kalian sudah berhubungan cukup lama?" tanya emma penasaran

Belum sempat siwon menjawab pertanyaan emma, pelayan sudah membawakan pesanan makanan mereka. Pelayan tak lupa menuangkan red wine terbaik mereka

" Tidak perlu tuang red wine ke gelas calon istriku. Dia tidak minum alkohol" larang siwon begitu melihat pelayan yang siap menuangkan red wine ke gelas kyuhyun

" Baik tuan. Silahkan di nikmati hidangannya" pamit pelayan

Seperti biasa, siwon akan dengan telaten memanjakan kyuhyun. Jadi piring kyuhyun yang ada di mejanya di ambil oleh siwon, di taruh di mejanya sendiri lalu dengan cekatan siwon mengambil pisau dan garpu miliknya lalu memotong daging tersebut menjadi bagian yang kecil. Emma tampak bingung dengan apa yang di lakukan siwon, karena dia sendiri belum pernah melihat siwon seperti itu pada siapapun termasuk pada dirinya dulu. Jadi emma hanya melihat dan mengamati apa yang akan siwon lakukan selanjutnya.

Kyuhyun yang memang sudah tau apa yang akan siwon lakukan hanya terdiam saja dan tersenyum kearah siwon sambil menunggu piringnya yang berisi sirloin steak itu akan kembali ke mejanya

" Makanlah princess, oppa sudah potongkan dagingnya" ucap siwon sambil tersenyum

" Ne"

" Apa makanannya enak?" tanya siwon

" Iya oppa sangat enak. Lagipula oppa, di restoran mewah seperti ini tidak ada yang menjual makanan yang tidak enak" oceh kyuhyun sambil mengunyah

" Hahahaha.. oppa sudah tau kau akan bicara seperti itu"

" Dan aku juga sudah bosan dengan memberikan jawaban yang sama setiap kali oppa bertanya akan hal itu" oceh kyuhyun sambil mempautkan bibirnya

" Coba punya oppa" ucap siwon sambil mengarahkan garpu berisi daging miliknya ke mulut kyuhyun

" Hmmm.. enak" ucap kyuhyun lagi dengan semangatnya

" Hahahaha.. baru saja kau mengomel pada oppa, tapi begitu oppa memberikan mu makanan sudah langsung lupa" ucap siwon

" Aiishhh.. berhentilah menggoda ku oppa" oceh kyuhyun lagi

Saat ini perasaan emma sangat kesal, seolah merasa siwon sengaja melakukan itu semua di hadapannya. Emma merasa kalau siwon sengaja memancing dirinya untuk cemburu di depannya. Emma merasa kalau yang di lihatnya saat ini adalah kepura-puraan dari siwon. Senyuman paksa terlihat jelas di wajah emma begitu melihat

" Ini dissertnya nona" ucap pelayan

" Gomawo" sahut kyuhyun

" Kau sangat menyukai eskrim kyuhyun sshi?" tanya emma

" Oh.. iya emma sshi. Sangat suka" sahut kyuhyun

" Panggil saja unnie, aku tidak keberatan jika kamu memanggilku dengan sebutan unnie. Sudah lama aku tidak di panggil dengan sebutan itu selama aku di paris" ucap emma berusaha ramah

" Iya.. unnie" ralat kyuhyun

Siwon hampir saja melupakan kalau mereka sedang makan siang bersama emma. Karena daritadi siwon terlalu terhanyut dengan momentnya bersama kyuhyun. Siwon hampir tidak percaya saat ini emma meminta dirinya untuk dipanggil unnie. Padahal setau siwon, mantan kekasihnya tidak akan dengan mudahnya memperbolehkan orang memanggil dirinya dengan sebutan unnie kecuali orang tersebut sudah cukup dekat dengan dirinya. Karena emma dulu adalah seorang model di korea yang sudah cukup terkenal, jadi emma lebih suka kalau di panggil dengan sebutan sunbae jadi terkesan derajat jam terbang emma sebagai model sudah tinggi dan lebih dihormati.

" Kenapa oppa melihat ku seperti itu? Apa oppa mau eskrim ku juga?" tanya kyuhyun dengan wajah polosnya

" Ne.. oppa mau" sahut siwon dengan tersenyum

" Akhir-akhir ini tumben oppa mau memakan makanan manis? Kalau begitu oppa buka mulutnya" ucap kyuhyun yang sudah siap dengan sendok di tangannya

Dengan senang hati siwon menyambut suapan eskrim dari kyuhyun dan sedikit mengusap wajah kyuhyun pelan. Lagi-lagi emma melihat wonkyu moment di depan matanya. Jujur saja emma sudah merasa mual saat ini di perutnya. Hatinya terasa panas sekali melihat moment mereka. Rasanya ingin sekali emma pergi dari sini, tapi dia tidak bisa melakukan itu, karena dia adalah seorang model dan aktris papan atas, jadi tidak mungkin dia melakukan hal tidak sopan di depan umum apalagi di hadapan siwon

" Oppa menjadi suka makanan manis karena kamu akhir-akhir ini sering meminta oppa untuk membuatkan pancake untukmu dan toppingnya selalu saja eskrim" jelas siwon

" Bagus oppa, itu suatu kemajuan. Biasanya kan oppa selalu minum kopi pahit yang aneh rasanya itu" ucap kyuhyun

" Iya, tapi tetap saja makan eskrim sesering mungkin tetap tidak baik. Perutmu akan sakit princess" ujar siwon

" Arraseo oppa"

" Sudah selesai makannya princess?" tanya siwon lembut

" Iya oppa"

" Emma sshi, kami mohon diri karena harus kembali ke kantor" ucap siwon

" Cepat sekali? tidak mengobrol dulu?" tanya emma

" Tidak terimakasih. Ayo princess kita kembali ke kantor" ucap siwon sambil menggenggam tangan kyuhyun

" Ne Oppa. Unnie saya permisi dulu" pamit kyuhyun

" Ne.. hati-hati dijalan" ucap emma berusaha ramah

" Oppa, apa tidak apa-apa kita langsung pergi meninggalkan teman oppa itu sendirian? Daritadi kalian kan belum mengobrol secara leluasa" ucap kyuhyun begitu sampai di mobil

" Tidak perlu, oppa juga tidak berminat untuk bertemu dengan dia sebenarnya. Pakai seat belt mu sayang" ucap siwon sambil memasangkan seat belt kyuhyun

" Tapi sepertinya emma unnie sangat…"

" CUP!" tiba-tiba siwon mencium sesaat bibir kyuhyun

" Kenapa kau begitu memperhatikan emma? Kenapa tidak memperhatikan oppa saja?" goda siwon

" Issshhh.. oppa ini. AKu kan hanya merasa tidak enak, karena sepertinya aku menjadi penghalang kalian untuk mengobrol tadi"

" Oppa tidak merasa dirimu penghalang princess. Oppa justru ingin memperkenalkan mu padanya kalau kau adalah calon istri oppa"

" Drrttt.. Drrttt.. Drrrtt" ponsel kyuhyun bergetar

" Hallo…"

" Kyunnie, apa benar kalau kau dan siwon hyung akan segera menikah?" tanya changmin

" Tentu saja Minnie-ah. Memangnya kenapa?"

" Cepat sekali? kalian kan baru saja tunangan, memangnya tidak bisa menundanya satu atau dua tahun dulu" oceh changmin

Mendengar kyuhyun menyebut nama changmin, siwon langsung saja mengambil alih ponsel kyuhyun dan mendengar ocehan changmin barusan

" Minnie-ah, kenapa kau begitu keberatan kyuhyun segera menikah denganku? Apa kau masih mencintainya eoh?" tanya siwon yang sudah cemburu

" Yak hyung, kenapa kau sabotase ponsel kyunnie? Kyunnie tidak ada privasi nya disini" oceh changmin lagi

" Tapi calon istriku tidak keberatan akan hal itu changmin-ah"

" Tapi aku keberatan hyung. Sejak kyunnie tinggal berdua denganmu, dia jadi sulit aku temui karena kauuuuu terlalu memonopoli kyunnie" oceh changmin lagi

" Berbagilah denganku sedikit hyung, lagipula kalian kan akan segera menikah. Aku sudah sangat merindukan kyunnie ku" rajuk changmin

" Tidak akan!" sahut siwon cepat dan langsung memutuskan hubungannya dengan changmin

" Pria yang bernama shim changmin ini, sampai kapan akan berhenti untuk menggoda hubungan kita" oceh siwon

" Hihihihi.. kalian masih sering bertengkar rupanya. Tapi Minnie itu teman ku oppa, satu-satunya orang yang sudah ku anggap keluarga ku" jelas kyuhyun

" Kalau oppa tidak memandang pertemanan kalian yang sudah cukup lama, oppa sudah menyewakan mu seorang bodyguard untuk menjauhkan mu dari seorang shim changmin" oceh siwon

" Hahahaha.. Oppa.. rasa cemburu mu itu entah mengapa sangat lucu sekali" ucap kyuhyun

" Tertawalah choi kyuhyun.. " oceh siwon

Pada malam harinya, wonkyu berada di kamarnya. Siwon sedang asyik sendiri dengan dokumen yang di bacanya. Siwon sengaja membawa pulang beberapa dokumen karena lebih dari sentengah hari mereka meninggalkan kantornya otomatis ada beberapa pekerjaan yang tertunda olehnya. Sedangkan kyuhyun sedang tiduran dengan berbantalkan paha siwon dan asyik nonton drama korea favoritnya.

" Hix.. Hix.." Tiba-tiba kyuhyun terisaka saat nonton drama

" Kenapa menangis princess?" Tanya siwon agak panik dan langsung menghentikan membaca dokumennya

" Dramanya sedih oppa, kekasih pria itu meninggal di tabrak.. Hix .. Hix.." Adu kyuhyun

" Kemarilah. Itu hanya drama, tidak perlu di anggap serirus" ucap siwon seraya memeluk kyuhyun

" Tapi tetap saja, membuat hatiku sakit" rajuk kyuhyun

" Pip" siwon mematikan tv

" Oppaaaa, kenapa di matikan tv nya? Aku kan masih mau nonton"

" Ini sudah larut malam princess, waktunya tidur. Oppa tidak mau besok pagi kamu bangun dengan mata sembab karena nonton drama itu. Sekarang ayo tidur" titah siwon

" Nggg oppa, sebelum kita tidur apa boleh aku bertanya sesuatu?" Tanya kyuhyun

"Tentu saja princess, asalkan kau tidak kembali menonton drama itu"

" Sebenarnya hubungan oppa dan emma unnie sedekat apa?"

" Kami dulu teman kuliah waktu di amerika tapi kami beda fakultas. Yesung hyung dan Oppa di fakultas bisnis dan managment, emma di bagian seni. Setelah lulus emma terjun ke dunia model dan akhirnya pindah ke paris dan menjadi aktris yang oppa rasa sudah cukup terkenal disana"

" Oohh begitu.. Pantas saja emma unnie kelihatan cukup dekat dengan oppa"

" Benarkah? Oppa rasa tidak begitu princess. Sekarang cepat tidur, oppa tidak mau besok kau akan lebih sulit oppa bangunkan karena kamu tidur larut malam"

" Drrrttt... Drrtt.. Drrrttt.." Ponsel siwon bergetar

" Malam-malam begini siapa yang menelpon" oceh siwon

" Angkat saja oppa, mungkin penting" anjur kyuhyun

" Hallo"

" Oppa.. Aku ingin bertemu denganmu"

Mata siwon langsung terbelalak lebar mendengar suara emma yang menelpon dirinya malam-malam begini. Wajahnya terlihat tegang begitu mendengar suara emma. Siwon segera bangun dari ranjangnya, berjalan sedikit menjauh dari ranjangnya agar kyuhyun tidak mendengar percakapannya di telpon dengan emma

" Aku tidak bisa" sahut siwon ketus

" Tapi aku ingin bertemu denganmu sekarang oppa"

" Tidak bisa"

" Kalau oppa tidak mau bertemu denganku sekarang, maka aku akan kerumah oppa sekarang juga" ancam emma

Siwon cukup tau akan sifat emma, apa yang dia ucapkan pasti akan dilakukannya dan siwon tidak ingin emma menginjakkan kakinya lagi di rumahnya, apalagi bertemu dengan kyuhyun.

" Kau tinggal dimana?" Tanya siwon

" Seoul hotel, kamar president suite nomor 4350. Kutunggu kedatanganmu oppa"

Secara sepihak siwon mematikan telponnya. siwon menarik nafas dalam-dalam. Jujur saja ia tidak ingin bertemu kembali dengan emma saat ini, nanti atau kapanpun itu. Tapi jika siwon tidak menemui dirinya, ia sungguh takut emma akan nekat melakukan segala cara untuk bertemu dengan dirinya dan membuat kyuhyun salah paham akan hal itu

" Siapa yang menelpon oppa?" Tanya kyuhyun yang sudah siap untuk tidur

" Ooh.. Dari yesung hyung, katanya ada sesuatu yang mau di bicarakan dengan oppa sekarang" ucap siwon menutupi rasa gugupnya

" Harus sekarang juga oppa? Tapi kan sekarang sudah malam. Besok pagi saja"

" Tidak bisa princess, karena oppa harus menyelesaikannya sekarang juga" jawab siwon yang mempersiapkan dirinya untuk pergi

" Ohh begitu.."

" Oppa pergi dulu yah. Ingat, langsung tidur setelah oppa pergi walaupun oppa tidak di sisimu. Oppa akan segera pulang setelah urusan oppa selesai" ucap siwon yang mendekat ke arah kyuhyun hanya sekedar untuk menyelimuti dan mencium kening kyuhyun

" Arraseo oppa. Hati-hati di jalan, dan jangan lama-lama yah, aku ga bisa tidur kalau oppa tidak ada" rajuk kyuhyun

" Oppa tau sayang. Oppa akan segera kembali agar oppa bisa segera melakukan ritual tidurmu. Sekarang cepat tidur oke" ucap siwon sambil membelai kepala kyuhyun

" Ne"

Dengan berat hati siwon meninggalkan kyuhyun sendirian di kamarnya, padahal siwon sendiri ingin sekali tetap tinggal di kamar bersama kyuhyun dan terus memeluk kyuhyun hingga tertidur seperti biasa. Tapi siwon harus segera menemui emma dan segera menyudahi semuanya. Siwon mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi karena jalanan sudah sangat sepi, hanya segelintir mobil saja yang masih ada di jalanan.

" Ting tong" siwon memencet bell kamar hotel

" Cklek"

" Masuklah oppa, aku sudah lama menunggu" sambut emma

" Cepat katakan apa yang ingin kau bicarakan" ucap siwon

" Duduklah dulu oppa, kenapa harus terburu-buru begitu"

" Aku tidak punya waktu, kyuhyun aku tinggalkan di rumah sendirian, jadi cepatlah bicara atau aku akan pergi sekarang juga"

" Jadi wanita itu sudah tinggal di rumah mu?" Tanya emma yang kelihatan cemburu

" Bukan urusanmu" sahut siwon dingin

" Oppa.. Jangan seperti ini padaku. Aku tau kau masih mencintai aku dan hanya melampiaskannya pada wanita itu. Kau sengaja kan membuatku cemburu saat tadi siang di restoran kan?"

" Tidak pernah terlintas dalami fikiranku kalau aku sengaja membuatmu cemburu, dan sudah lama aku mengubur dalam-dalam rasa cintaku padamu semenjak kau menendang ku keluar dari kehidupanmu dan lebih memilih bersama selingkuhan mu itu. Jadi jangan terlalu percaya diri kalau aku masih mencintaimu emma sshi" jelas siwon dengan sorot mata yang tajam

" Waktu itu aku khilaf oppa, ternyata pria itu hanya memanfaatkan ketenaran ku hanya untuk meningkatkan popularitasnya. Setelah dia sudah cukup terkenal, lalu dia membuangku dan pergi bersama wanita lain. Aku baru sadar ternyata selama ini aku sangat mencintaimu di bandingkan dengan pria itu dan aku sangat menyesal akan kejadian waktu itu. Kumohon kembalilah padaku oppa, aku masih sangat mencintai mu" jelas emma sambil menangis

Emma tau cara melemahkan hati siwon, yaitu menangis. Siwon paling tidak bisa melihat seorang wanita menangis.

" Tapi itu sudah terlambat sekarang emma sshi. Aku sudah sangat mencintai kyuhyun. Sebaiknya segeralah kau kembali ke paris dan jangan mengganggu hidupku" ucap siwon langsung beranjak dari hadapan emma

Sungguh tidak bisa dipercaya, air mata emma sangat tidak berpengeruh pada siwon, padahal dulu jika emma merengek apalagi menangis pasti siwon akan tidak tega melihat itu dan akan menuruti apapun permintaan dari emma

" Oppa tunggu!" Cegah emma sedikit berlari dan langsung menarik lengan siwon kasar

Tarikkan kasar emma berhasil membuat siwon membalikkan tubuhnya, lalu dengan gerakan cepat emma mencium bibir siwon. Menangkup wajah siwon dengan kedua tangannya. Siwon sungguh kaget dengan serangan mendadak dari emma, dirinya tidak menyangka kalau emma bisa senekat itu. Segera siwon mendorong tubuh emma hingga dirinya mundur beberapa langkah dan siwon melangkah mundur untuk menjaga jarak dengannya

" YAK! KAU SUDAH GILA!" Ucap siwon yang meninggikan intonasi suaranya

" Ya! Aku sudah gila! Aku gila karena mu oppa. Kumohon kembalilah padaku" ucap emma histeris

" Jangan bermimpi!" Sahut siwon lalu pergi keluar dari kamar emma dan meninggalkan emma yang sudah terpuruk sendirian di kamarnya

" Kau sudah berubah terlalu banyak oppa, dan semua itu karena wanita yang bernama cho kyuhyun. Aku benci wanita itu" gumam emma kesal

TBC